Nama Generik: Hydrochlorothiazide Merek: H.C.T..

Penggunaan

Untuk apa Hydrochlorothiazide?

Hydrochlorothiazide adalah obat dengan fungsi untuk mengobati tekanan darah tinggi. Menurunkan tekanan darah tinggi dapat mencegah stroke, serangan jantung, dan masalah ginjal. Hydrochlorothiazide adalah “water pill” (diuretic) yang dapat menyebabkan meningkatnya jumlah urin. Ini akan membantu tubuh Anda untuk menghilangkan garam dan air berlebih dari dalam tubuh.

Obat ini juga mengurangi kelebihan cairan dari dalam tubuh (edema) yang disebabkan oleh kondisi seperti gagal jantung, penyakit hati, atau penyakit ginjal. Serta dapat mengurangi gejala seperti sesak napas atau bengkak pada pergelangan kaki atau kaki.

Dosis hydrochlorothiazide dan efek samping hydrochlorothiazide akan dijelaskan lebih lanjut di bawah ini.

Bagaimana cara penggunaan Hydrochlorothiazide?

Ikuti aturan yang diberikan oleh dokter atau apoteker sebelum memulai pengobatan. Jika Anda memiliki pertanyaan, konsultasikanlah pada dokter atau apoteker Anda.

Minum obat ini sesuai petunjuk dokter, biasanya sehari sekali pada pagi hari dengan atau tanpa makanan. Lebih baik hindari minum obat ini kurang lebih 4 jam sebelum waktu tidur Anda untuk mencegah terbangun pada malam hari untuk buang air kecil.

Dosis diberikan berdasarkan kondisi medis dan respon terhadap pengobatan. Minum obat ini secara teratur untuk mendapatkan khasiat maksimal. Untuk membantu Anda mengingat, minum obat ini pada waktu yang sama setiap hari. Penting untuk terus melanjutkan minum obat ini walau Anda sudah merasa lebih baik. Kebanyakan orang penderita tekanan darah tinggi tidak merasa sakit.

Cholestyramine dan colestipol dapat menurunkan penyerapan hydrochlorothiazide. Jika Anda menggunakan salah satu dari obat tersebut, minumlah obat ini kurang lebih 4 jam sebelum atau sesudah meminum hydrochlorothiazide.

Beri tahu dokter jika kondisi Anda tidak meningkat lebih baik atau bertambah buruk (contoh, tekanan darah Anda bertambah).

Bagaimana cara penyimpanan Hydrochlorothiazide?

Obat ini paling baik disimpan pada suhu ruangan, jauhkan dari cahaya langsung dan tempat yang lembap. Jangan disimpan di kamar mandi. Jangan dibekukan. Merek lain dari obat ini mungkin memiliki aturan penyimpanan yang berbeda. Perhatikan instruksi penyimpanan pada kemasan produk atau tanyakan pada apoteker Anda. Jauhkan semua obat-obatan dari jangkauan anak-anak dan hewan peliharaan.

Jangan menyiram obat-obatan ke dalam toilet atau ke saluran pembuangan kecuali bila diinstruksikan. Buang produk ini bila masa berlakunya telah habis atau bila sudah tidak diperlukan lagi. Konsultasikan kepada apoteker atau perusahaan pembuangan limbah lokal mengenai bagaimana cara aman membuang produk Anda.

Dosis

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti dari nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter atau apoteker Anda sebelum memulai pengobatan.

Bagaimana dosis Hydrochlorothiazide untuk orang dewasa?

Standar dosis dewasa untuk Edema:

Dosis standar: 25 mg sampai 100 mg diminum sekali atau dua kali sehari

Standar dosis dewasa untuk hipertensi: Dosis awal: 25 mg diminum sehari sekali

Dosis pemeliharaan: dapat dinaikkan hingga 50 mg diminum setiap hari, sebagai dosis tunggal atau 2 dosis bagian.

Standar dosis dewasa untuk nephrocalcinosis:

Dosis awal: 25 mg diminum sehari sekali

Dosis pemeliharaan: dapat dinaikkan hingga 50 mg dua kali sehari

Standar dosis dewasa untuk osteoporosis:

Dosis awal: 25 mg diminum sehari sekali

Dosis pemeliharaan: dapat dinaikkan 50 mg setiap hari

Standar dosis dewasa untuk diabetes insipidus:

Dosis awal: 50 mg diminum sehari sekali

Dosis pemeliharaan: dapat dinaikkan 100 mg diminum setiap hari

Bagaimana dosis Hydrochlorothiazide untuk anak-anak?

Standar dosis pediatrik untuk edema:

Kurang dari 6 bulan: sampai dengan 3 mg/kg/hari (sampai 1.5 mg/pound) diminum dalam 2 dosis bagianKurang dari 2 tahun: 1 sampai 2 mg/kg/hari (0.5 sampai 1 mg/pound) diminum setiap hari dalam dosis tunggal atau dibagi menjadi 2 dosisDosis maksimal 37.5 mg per hari2 sampai 12 tahun: 1 sampai 2 mg/kg/hari (0.5 sampai 1 mg/pound) diminum setiap hari sebagai dosis tunggal atau dibagi menjadi 2 dosisDosis maksimal 100 mg per hari

Standar dosis pediatrik untuk hipertensi:

Kurang dari 6 bulan: sampai dengan 3 mg/kg/hari (sampai 1.5 mg/pound) diminum dalam 2 dosis bagianKurang dari 2 tahun: 1 sampai 2 mg/kg/hari (0.5 sampai 1 mg/pound) diminum setiap hari dalam dosis tunggal atau dibagi menjadi 2 dosisDosis maksimal 37.5 mg per hari2 sampai 12 tahun: 1 sampai 2 mg/kg/hari (0.5 sampai 1 mg/pound) diminum setiap hari dalam dosis tunggal atau dibagi menjadi 2 dosisDosis maksimal 100 mg per hari

Dalam dosis apakah Hydrochlorothiazide tersedia?

Hydrochlorothiazide tersedia dalam dosis-dosis sebagai berikut:

Kapsul, Oral: 12.5 mgTablet, Oral: 12.5 mg, 25 mg, 50 mg

Efek Samping

Efek samping apa yang dapat dialami karena Hydrochlorothiazide?

Mintalah segera bantuan tenaga medis jika Anda mengalami reaksi alergi terhadap HCTZ: gatal-gatal; kesulitan bernapas; bengkak pada wajah, bibir, lidah, atau tenggorokan. Hentikan penggunaan HCTZ dan hubungi dokter Anda jika Anda mengalami efek samping yang serius seperti:

  • Mata terasa sakit, gangguan penglihatan
  • Mulut kering, haus, mual, muntah-muntah
  • Merasa lelah, mengantuk, resah, atau pusing
  • Detak jantung tidak teratur
  • Otot terasa sakit atau lemah
  • Mati rasa atau terasa geli
  • Terdapat ruam kemerahan pada kulit, melepuh, mengelupas
  • Mual, perut sakit, demam, hilang nafsu makan, air seni berwarna gelap, feses berwarna seperti tanah liat, sakit kuning (menguning pada kulit atau mata)

Efek samping HCTZ yang tidak begitu serius diantaranya:

  • Diare
  • Sakit perut ringan
  • Sembelit
  • Penglihatan kabur

Tidak semua orang mengalami efek samping berikut ini. Mungkin ada beberapa efek samping yang tidak disebutkan di atas. Bila Anda memiliki kekhawatiran mengenai efek samping tertentu, konsultasikanlah pada dokter atau apoteker Anda.

Pencegahan & Peringatan

Apa saja yang harus diketahui sebelum menggunakan Hydrochlorothiazide?

  • Beri tahu dokter dan apoteker Anda jika Anda memiliki alergi terhadap hydrochlorothiazide, obat antibiotik sulfonamide, penicillin, atau obat lainnya
  • Beri tahu dokter dan apoteker Anda obat resep dan nonresep, vitamin, suplemen nutrisi, serta produk herbal yang sedang atau akan Anda gunakan. Pastikan untuk menyebut obat berikut: barbiturates seperti phenobarbital dan secobarbital (Seconal); corticosteroids seperti betamethasone (Celestone), budesonide (Entocort), cortisone (Cortone), dexamethasone (Decadron, Dexpak, Dexasone, others), fludrocortisone (Florinef), hydrocortisone (Cortef, Hydrocortone), methylprednisolone (Medrol, Meprolone, others), prednisolone (Prelone, others), prednisone (Deltasone, Meticorten, Sterapred, others), dan triamcinolone (Aristocort, Azmacort); corticotropin (ACTH, H.P., Acthar Gel); insulin dan obat lain untuk diabetes; lithium (Eskalith, Lithobid); obat untuk tekanan darah tinggi atau nyeri; nonsteroidal anti-inflammatory drugs (NSAIDs) seperti ibuprofen (Advil, Motrin, others) dan naproxen (Aleve, Naprosyn, others). Dokter mungkin akan mengubah dosis Anda atau memantau Anda dengan seksama untuk efek samping
  • Jika Anda menggunakan cholestyramine atau colestipol, minumlah 1 jam sebelum atau sesudah meminum hydrochlorothiazide
  • Beri tahukan dokter jika Anda memiliki penyakit ginjal. Dokter Anda mungkin tidak menyarankan Anda menggunakan hydrochlorothiazide
  • Beri tahu dokter Anda jika Anda memiliki atau pernah terkena diabetes, asma, gout, systemic lupus erythematosus (SLE, kondisi peradangan kronis), kolesterol tinggi, atau penyakit hati
  • Beri tahu dokter jika Anda hamil, berencana untuk hamil, atau sedang menyusui. Jika Anda hamil selama menggunakan hydrochlorothiazide, segera hubungi dokter Anda
  • Hindari terkena paparan sinar matahari untuk waktu yang lama dan kenakan pakaian pelindung, kacamata, dan sunscreen. Hydrochlorothiazide membuat kulit Anda sensitif terhadap cahaya matahari
  • Perlu Anda ketahui bahwa hydrochlorothiazide dapat menyebabkan pusing dan pingsan ketika Anda bangun terlalu cepat dari posisi berbaring. Hal ini umum terjadi pada saat pertama kali menggunakan hydrochlorothiazide. Untuk menghindari masalah ini, bangun secara perlahan dari tempat tidur, istirahatkan kaki di lantai beberapa menit sebelum berdiri. Alkohol bisa menambah efek samping ini

Apakah Hydrochlorothiazide aman untuk ibu hamil dan menyusui?

Tidak ada penelitian yang memadai mengenai risiko penggunaan obat ini pada ibu hamil atau menyusui. Selalu konsultasikan kepada dokter Anda untuk mempertimbangkan potensi manfaat dan risiko sebelum menggunakan obat ini. Obat ini termasuk ke dalam risiko kehamilan kategori B menurut US Food and Drugs Administration (FDA). Berikut referensi kategori risiko kehamilan menurut FDA:

A= Tidak berisiko

B=Tidak berisiko pada beberapa penelitian,

C=Mungkin berisiko,

D=Ada bukti positif dari risiko,

X=Kontraindikasi,

N=Tidak diketahui

Penelitian menunjukkan bahwa obat ini dapat mengubah produksi atau komposisi ASI. Jika alternatif dari obat ini tidak diberikan, Anda harus memantau efek samping pada bayi dan jumlah ASI yang mereka minum.

Interaksi

Obat-obatan apa yang mungkin berinteraksi dengan Hydrochlorothiazide?

Interaksi obat dapat mengubah kinerja obat Anda atau meningkatkan risiko efek samping yang serius. Tidak semua kemungkinan interaksi obat tercantum dalam dokumen ini. Simpan daftar semua produk yang Anda gunakan (termasuk obat-obatan resep/nonresep dan produk herbal) dan konsultasikan pada dokter atau apoteker. Jangan memulai, memberhentikan, atau mengganti dosis obat apapun tanpa persetujuan dokter.

Beri tahu dokter semua obat-obatan yang Anda gunakan, terutama:

  • Lithium (Eskalith, Lithobid)
  • Digoxin (Lanoxin)
  • Cholestyramine (Prevalite, Questran) atau colestipol (Colestid)
  • Steroids (prednisone dan lainnya)
  • Obat tekanan darah lainnya
  • NSAIDs (non-steroidal anti-inflammatory drugs) seperti aspirin, ibuprofen (Advil, Motrin), naproxen (Aleve, Naprosyn, Naprelan, Treximet), celecoxib (Celebrex), diclofenac (Arthrotec, Cambia, Cataflam, Voltaren, Flector Patch, Pennsaid, Solareze), indomethacin (Indocin), meloxicam (Mobic), dan lainnya atau
  • Insulin atau oral obat diabetes lainnya

Apakah makanan atau alkohol dapat berinteraksi dengan Hydrochlorothiazide?

Obat-obatan tertentu tidak boleh digunakan pada saat makan atau saat makan makanan tertentu karena interaksi obat dapat terjadi. Mengonsumsi alkohol atau tembakau dengan obat-obatan tertentu juga dapat menyebabkan interaksi terjadi. Diskusikan penggunaan obat Anda dengan makanan, alkohol, atau tembakau dengan penyedia layanan kesehatan Anda.

Kondisi kesehatan apa yang dapat berinteraksi dengan Hydrochlorothiazide?

Adanya masalah kesehatan lain di tubuh Anda dapat mempengaruhi penggunaan obat ini. Beritahukan dokter Anda bila Anda memiliki masalah kesehatan lain, khususnya :

  • Anuria (tidak dapat buang air kecil)
  • Alergi obat Sulfa (contoh, sulfamethoxazole/trimethoprim, Bactrim®, septra®)—tidak boleh digunakan pada pasien dengan kondisi ini
  • Asma
  • Diabetes
  • Electrolyte tidak seimbang (contoh, hypercalcemia, hypokalemia, hyponatremia, hypomagnesemia)
  • Asam urat
  • Hypercholesterolemia (kolesterol tinggi pada darah)
  • Hyperuricemia (asam urat tinggi pada darah)
  • Hypoglycemia (kadar gula rendah)
  • Penyakit hati
  • Systemic lupus erythematosus (SLE)—Gunakan dengan hati-hati. Dapat membuat kondisi memburuk
  • Penyakit ginjal—Gunakan dengan hati-hati. Efek dapat meningkat karena lambatnya obat keluar dari dalam tubuh

Overdosis

Apa yang harus saya lakukan pada keadaan gawat darurat atau overdosis?

Pada kasus gawat darurat atau overdosis, hubungi penyedia layanan gawat darurat lokal (112) atau segera ke unit gawat darurat rumah sakit terdekat.

Apa yang harus saya lakukan bila melewatkan satu dosis?

Apabila Anda melupakan satu dosis obat ini, minum sesegera mungkin. Namun bila sudah mendekati waktu dosis berikutnya, lewati dosis yang terlupakan dan kembali ke jadwal dosis yang biasa. Jangan menggandakan dosis.

Hello Health Group tidak memberikan nasihat medis, diagnosis, maupun pengobatan.

Sumber

Direview tanggal: Desember 14, 2016 | Terakhir Diedit: Desember 14, 2016