Nama Generik: Diphenhydramine Merek: Otede, Recodryl, Arcodryl, Benadryl, ParadryldanValdres.

Penggunaan

Untuk apa Diphenhydramine?

Diphenhydramine adalah obat dengan fungsi untuk menghilangkan rasa gatal dan nyeri sementara yang disebabkan oleh luka bakar/luka potong/luka gores ringan, terbakar sinar matahari, gigitan serangga, iritasi kulit ringan, atau ruam dari poison ivyracun pohon ek, atau poison sumac.

Diphenhydramine termasuk golongan antihistamin. Obat ini bekerja dengan memblok efek bahan kimia tertentu (histamin) penyebab gatal. Produk ini juga mengandung bahan lain (pelindung kulit seperti allantoin, zinc acetate) yang membantu menghilangkan gejala seperti kulit kering, basah, atau bernanah. Bacalah kemasan untuk informasi lebih lanjut.

Tergantung merek dan bentuk produk diphenhydramine yang Anda gunakan, informasi kemasan dapat menyatakan bahwa obat ini tidak dianjurkan untuk anak kurang dari 2, 6, atau 12 tahun kecuali bila diberikan oleh dokter.

Jika Anda menggunakan obat ini sendiri, penting untuk membaca aturan pakai pada kemasan dengan cermat sebelum memulai menggunakan produk ini untuk meyakinkan bahwa obat ini tepat untuk Anda. (Lihat juga section Peringatan).

Dosis diphenhydramine dan efek samping diphenhydramine akan dijelaskan lebih lanjut di bawah ini.

Bagaimana cara penggunaan Diphenhydramine?

Gunakan obat ini hanya pada kulit sesuai anjuran dokter. Jika Anda menggunakan sendiri, ikuti semua aturan pada kemasan obat. Jika Anda kurang yakin mengenai informasi tersebut, tanyakan pada dokter atau apoteker. Beberapa produk mungkin perlu dikocok sebelum pemakaian.

Sebelum menggunakan, bersihkan area kulit dengan sabun dan air. Keringkan dengan lembut. Pakaikan pada area kulit tersebut, biasanya tidak lebih dari 3-4 kali sehari. Cuci tangan segera setelah pemakaian, kecuali area kulit yang diobati.

Jangan menggunakan pada daerah tubuh yang luas atau lebih dari yang dianjurkan. Kondisi Anda tidak akan membaik lebih cepat, dan risiko terjadi efek samping meningkat.

Hindari obat dari mata, hidung, telinga atau mulut Anda. Jika obat masuk dalam area tersebut, bilas dan bersihkan segera dengan air.

Berhenti gunakan obat ini dan beri tahukan dokter Anda jika kondisi Anda memburuk jika gejala tidak membaik dalam 7 hari atau menetap setelah 7 hari terapi, atau jika gejala menghilang dan muncul kembali dalam beberapa hari. Jika Anda berpikir Anda mengalami masalah kesehatan serius, carilah pelayanan medis segera.

Ikuti aturan yang diberikan oleh dokter atau apoteker sebelum memulai pengobatan. Jika Anda memiliki pertanyaan, konsultasikanlah pada dokter atau apoteker Anda.

Bagaimana cara penyimpanan Diphenhydramine?

Obat ini paling baik disimpan pada suhu ruangan, jauhkan dari cahaya langsung dan tempat yang lembap. Jangan disimpan di kamar mandi. Jangan dibekukan. Merek lain dari obat ini mungkin memiliki aturan penyimpanan yang berbeda. Perhatikan instruksi penyimpanan pada kemasan produk atau tanyakan pada apoteker Anda. Jauhkan semua obat-obatan dari jangkauan anak-anak dan hewan peliharaan.

Jangan menyiram obat-obatan ke dalam toilet atau ke saluran pembuangan kecuali bila diinstruksikan. Buang produk ini bila masa berlakunya telah habis atau bila sudah tidak diperlukan lagi. Konsultasikan kepada apoteker atau perusahaan pembuangan limbah lokal mengenai bagaimana cara aman membuang produk Anda.

Dosis

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti dari nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter atau apoteker Anda sebelum memulai pengobatan.

Bagaimana dosis Diphenhydramine untuk orang dewasa?

Dosis Dewasa untuk Gejala Ekstrapiramidal

Parenteral: 10-50 mg IV atau IM sesuai kebutuhan. Dapat ditingkatkan hingga 100 mg jika dibutuhkan. Dosis maksimum harian 400 mg.

Oral: 25-50 mg diminum setiap 6-8 jam.

Dosis Dewasa untuk Insomnia

25-50 mg diminum sebelum tidur.

Dosis Dewasa untuk Mabuk

Parenteral: 10-50 mg IV atau IM sesuai kebutuhan. Dapat ditingkatkan hingga 100 mg jika dibutuhkan. Dosis maksimum harian 400 mg.

Oral: 25-50 mg diminum setiap 6-8 jam. Berikan dosis awal 30 menit sebelum paparan pada gerakan dan ulang sebelum makan dan sebelum perjalanan.

Dosis Dewasa untuk Batuk

25 mg diminum setiap 4 jam sesuai kebutuhan, tidak lebih dari 150 mg per hari.

Dosis Dewasa untuk Gejala Flu

25-50 mg diminum setiap 4-6 jam sesuai kebutuhan, tidak lebih dari 300 mg/24 jam.

Dosis Dewasa untuk Gatal

25-50 mg diminum setiap 4-6 jam sesuai kebutuhan, tidak lebih dari 300 mg/24 jam.

Dosis Dewasa untuk Urtikari0061

25-50 mg diminum setiap 4-6 jam sesuai kebutuhan, tidak lebih dari 300 mg/24 jam.

Bagaimana dosis Diphenhydramine untuk anak-anak?

Dosis Anak untuk Rhinitis Alergi

≥ 2 hingga kurang dari 6 tahun: 6.25 mg diminum setiap 4-6 jam, tidak lebih dari 37.5 mg/24 jam.

≥ 6 hingga kurang dari 12 tahun: 12.5-25 mg diminum setiap 4-6 jam, tidak lebih dari 150 mg/24 jam.

≥ 12 years: 25-50 mg diminum setiap 4-6 jam, tidak lebih dari 300 mg/24 jam.

Dosis Anak untuk Gejala Flu

≥ 2 hingga kurang dari 6 tahun: 6.25 mg diminum setiap 4-6 jam, tidak lebih dari 37.5 mg/24 jam.

≥ 6 hingga kurang dari 12 tahun: 12.5-25 mg diminum setiap 4-6 jam, tidak lebih dari 150 mg/24 jam.

≥ 12 tahun: 25-50 mg diminum setiap 4-6 jam, tidak lebih dari 300 mg/24 jam.

Dosis Anak untuk Mabuk

≥ 2 hingga kurang dari 6 tahun: 6.25 mg diminum setiap 4-6 jam, tidak lebih dari 37.5 mg/24 jam.

≥ 6 hingga kurang dari 12 tahun: 12.5-25 mg diminum setiap 4-6 jam, tidak lebih dari 150 mg/24jam.

≥ 12 tahun: 25-50 mg diminum setiap 4-6 jam, tidak lebih dari 300 mg/24 jam.

Dosis Anak untuk Insomnia

≥ 12 years: 25-50 mg diminum sebelum tidur.

Dosis Anak untuk Batuk

≥ 2 hingga kurang dari 6 tahun: 6.25 mg diminum setiap 4 jam, tidak lebih dari 37.5 mg/24 jam.

≥ 6 hingga kurang dari 12 tahun: 12.5 mg diminum setiap 4 jam, tidak lebih dari 75 mg/24 jam.

≥ 12 tahun: 25 mg diminum setiap 4 jam, tidak lebih dari 150 mg/24 jam.

Dosis Anak untuk Gejala Ekstrapiramidal

Reaksi distonik: 1-2 mg/kg (maks: 50 mg) IV atau IM [Pediatric Advanced Life Support]

Dosis Anak untuk Reaksi Alergi

1-12 tahun: 5 mg/kg/hari atau 150 mg/m2/hari diberikan secara oral, IM atau IV, atau setara dengan dosis terbagi setiap 6-8 jam,tidak lebih dari 300 mg/24 jam.

Reaksi hipersensitivitas akut: 1-2 mg/kg IV atau IM (maks: 50 mg) [Advanced Pediatric Life Support]

Dalam dosis apakah Diphenhydramine tersedia?

Diphenhydramine tersedia dalam dosis-dosis sebagai berikut.

Kapsul, Oral, sebagai hydrochloride:

  • Allergy Relief: 25 mg
  • Anti-Hist: 25 mg
  • Banophen: 25 mg, 50 mg
  • Benadryl: 25 mg
  • Benadryl Allergy: 25 mg
  • Diphenhist: 25 mg
  • Genahist: 25 mg
  • Geri-Dryl: 25 mg
  • Eliksir, Oral, as hydrochloride:
  • Altaryl: 12.5 mg/5 mL (120 mL, 480 mL, 3840 mL)
  • Generik: 12.5 mg/5 mL (5 mL, 10 mL)

Liquid, Oral, sebagai hydrochloride:

  • Allergy Relief Children: 12.5 mg/5 mL (118 mL, 480 mL)
  • Banophen: 12.5 mg/5 mL (118 mL) (473 mL)
  • Diphenhist: 12.5 mg/5 mL (118 mL, 473 mL)
  • PediaCare Childrens Allergy: 12.5mg/5 mL (118 mL)
  • Larutan, Injeksi, as hydrochloride:
  • Generik: 50 mg/mL (1 mL, 10 mL)
  • Strip, Oral, as hydrochloride:
  • Triaminic Cough/Runny Nose: 12.5 mg
  • Sirup, Oral, as hydrochloride:
  • Altaryl: 12.5 mg/5 mL (120 mL, 480 mL, 38785 mL)
  • Quenalin: 12.5 mg/5 mL (120 mL)

Tablet, Oral, sebagai hydrochloride:

  • Aler-Dryl: 50 mg
  • Allergy Relief: 25 mg
  • Anti-Hist Allergy: 25 mg
  • Banophen: 25 mg
  • Benadryl: 25 mg
  • Benadryl Allergy: 25 mg
  • Complete Allergy Medication: 25 mg
  • Complete Allergy Relief: 25 mg
  • Diphen: 25 mg
  • Diphenhist: 25 mg
  • Geri-Dryl: 25 mg
  • Nighttime Sleep Aid: 25 mg, 50 mg
  • Nytol: 25 mg
  • Simply Allergy: 25 mg
  • Simply Sleep: 25 mg
  • Sleep Tabs: 25 mg
  • Tablet, Dikunyah, as hydrochloride:
  • Benadryl Allergy Childrens: 12.5 mg

Efek Samping

Efek samping apa yang dapat dialami karena Diphenhydramine?

Efek samping yang sering dari Diphenhydramine yaitu mengantuk, merasa lelah, pusing, gangguan koordinasi, mulut kering dan menebal dan sekret lain dari pernapasan, dan gangguan lambung. Diphenhydramine juga dapat menyebabkan penglihatan kabur, penglihatan ganda, gemetar, hilang napsu makan, atau mual.

Berhenti gunakan diphenhydramine dan segera cari bantuan medis darurat jika Anda mengalami tanda reaksi alergi (sulit bernapas; tenggorokan tertutupi; bengkak wajah, bibir, atau lidah; atau gatal-gatal).

Efek samping lain yang lebih ringan lebih sering terjadi. Lanjutkan penggunaan diphenhydramine dan bicarakan dengan dokter jika Anda mengalami:

  • Mengantuk, lemas, atau pusing
  • Sakit kepala
  • Mulut kering
  • Sulit buang air kecil atau pembesaran prostat

Tidak semua orang mengalami efek samping berikut ini. Mungkin ada beberapa efek samping yang tidak disebutkan di atas. Bila Anda memiliki kekhawatiran mengenai efek samping tertentu, konsultasikanlah pada dokter atau apoteker Anda.

Pencegahan & Peringatan

Apa saja yang harus diketahui sebelum menggunakan Diphenhydramine?

Sebelum menggunakan diphenhydramine,

  • Beri tahukan dokter dan apoteker jika Anda alergi diphenhydramine atau obat lain
  • Beri tahukan dokter dan apoteker Anda obat resep dan non resep yang Anda konsumsi, vitamin, suplemen gizi, dan produk herbal yang Anda konsumsi atau rencana Anda konsumsi. Pastikan Anda menyebutkan obat berikut ini: produk diphenhydramine lain (termasuk obat kulit); obat lain untuk flu, hay fever, atau alergi; obat untuk cemas, depresi, atau kejang; pelumpuh otot; obat narkotik untuk nyeri; sedatif; obat tidur; dan penenang
  • Beri tahu dokter jika Anda menderita atau pernah menderita astma, emfisema, bronkitis kronik, atau penyakit paru lain; glaukoma (kondisi di mana tekanan bola mata meningkat yang dapat menyebabkan hilangnya penglihatan bertahap); ulkus; sulit buang air kecil (akibat pembesaran kelenjar prostat); penyakit jantung; tekanan darah tinggi; kejang; atau hiperaktif kelenjar tiroid. Jika Anda akan menggunakan liquid, beri tahukan dokter Anda jika Anda sudah diberi tahu untuk melakukan diet rendah garam
  • Beri tahu dokter jika Anda hamil, berencana hamil, atau sedang menyusui. Jika Anda akan hamil dan sedang konsumsi diphenhydramine, hubungi dokter segera
  • Bicarakan dengan dokter Anda mengenai risiko dan keuntungan menggunakan diphenhydramine jika Anda ≥ 65 tahun. Lansia sebaiknya tidak menggunakan diphenhydramine karena tidak seaman obat lain yang dapat digunakan untuk mengobati kondisi yang sama
  • Jika Anda akan melakukan operasi, seperti operasi gigi, beri tahu dokter atau dokter gigi bahwa Anda menggunakan diphenhydramine
  • Anda sudah tahu bahwa obat ini dapat membuat Anda mengantuk. Jangan menyetir mobil atau menjalankan kendaraan bermesin hingga efek obat sudah habis
  • Ingat bahwa alkohol dapat menambah rasa kantuk yang disebabkan obat ini. Jangan mengonsumsi alkohol saat Anda menggunakan obat ini
  • Jika Anda memiliki phenylketonuria (PKU, sebuah keadaan turunan dimana harus melakukan diet khusus untuk mencegah retardasi mental), Anda harus mengetahui bahwa beberapa merek tablet kunyah dan tablet cepat larut yang mengandung diphenhydramine dapat diberikan pemanis aspartame, sumber phenylalanine

Apakah Diphenhydramine aman untuk ibu hamil dan menyusui?

  • Peringatan Diphenhydramine untuk Kehamilan

Diphenhydramine termasuk kategori kehamilan B oleh FDA. Studi pada hewan gagal menunjukan teratogenitas. The Collaborative Perinatal Project melaporkan 595 paparan trimester pertama dan 2,948 paparan kapanpun selama kehamilan.  Telah ditemukan hubungan yang mungkin dengan malformasi individu. Satu studi melaporkan hubungan statistik antara penggunaan diphenhydramine di trimester pertama dengan bibir sumbing. Telah dilaporkan satu kasus putus obat pada seorang bayi dengan ibu yang mengonsumsi diphenhydramine 150 mg per hari. Bayi ini mengalami tremor pada 5 hari pertama yang diobati dengan fenobarbital. Diphenhydramine hanya dianjurkan digunakan saat kehamilan saat potensi manfaat melebihi risiko.

  • Peringatan Diphenhydramine saat Menyusui

Diphenhydramine disekresikan dalam ASI. Diphenhydramine juga menghambat laktasi. Karena potensi efek samping serius pada bayi menyusu, pabrik obat menganjurkan untuk menghentikan pemberian ASI atau penggunaan obat, tergantung dari seberapa pentingnya obat bagi ibu.

Berikut referensi kategori risiko kehamilan menurut FDA :

  •  A= Tidak berisiko
  •  B=Tidak berisiko pada beberapa penelitian
  •  C=Mungkin berisiko
  •  D=Ada bukti positif dari risiko
  •  X=Kontraindikasi
  •  N=Tidak diketahui

Interaksi

Obat-obatan apa yang mungkin berinteraksi dengan Diphenhydramine?

Interaksi obat dapat mengubah kinerja obat Anda atau meningkatkan risiko efek samping yang serius. Tidak semua kemungkinan interaksi obat tercantum dalam dokumen ini. Simpan daftar semua produk yang Anda gunakan (termasuk obat-obatan resep/nonresep dan produk herbal) dan konsultasikan pada dokter atau apoteker. Jangan memulai, memberhentikan, atau mengganti dosis obat apapun tanpa persetujuan dokter.

Tanyakan pada dokter atau apoteker sebelum menggunakan obat ini jika Anda juga menggunakan obat lain, termasuk obat resep/nonresep,vitamin dan produk herbal. Beberapa obat dapat menyebabkan efek yang tidak diinginkan atau bahaya saat digunakan bersama. Tidak semua interaksi yang mungkin terjadi disebutkan pada petunjuk obat ini.

Menggunakan obat ini dengan obat lain yang dapat membuat Anda mengantuk atau memperlambat napas Anda dapat memperparah efek ini. Tanyakan dokter sebelum menggunakan diphenhydramine dengan obat tidur, obat antinyeri narkotik, pelumpuh otot, atau obat cemas, depresi, atau kejang.

Apakah makanan atau alkohol dapat berinteraksi dengan Diphenhydramine?

Obat-obatan tertentu tidak boleh digunakan pada saat makan atau saat makan makanan tertentu karena interaksi obat dapat terjadi. Mengonsumsi alkohol atau tembakau dengan obat-obatan tertentu juga dapat menyebabkan interaksi terjadi. Diskusikan penggunaan obat Anda dengan makanan, alkohol, atau tembakau dengan penyedia layanan kesehatan Anda.

Hati-hati dalam mengonsumsi alkohol. Alkohol dapat meningkatkan rasa kantuk dan pusing saat menggunakan diphenhydramine.

Kondisi kesehatan apa yang dapat berinteraksi dengan Diphenhydramine?

Adanya masalah kesehatan lain di tubuh Anda dapat mempengaruhi penggunaan obat ini. beri tahukan dokter Anda bila Anda memiliki masalah kesehatan lain.

Overdosis

Apa yang harus saya lakukan pada keadaan gawat darurat atau overdosis?

Pada kasus gawat darurat atau overdosis, hubungi penyedia layanan gawat darurat lokal (112) atau segera ke unit gawat darurat rumah sakit terdekat.

Apa yang harus saya lakukan bila melewatkan satu dosis?

Apabila Anda melupakan satu dosis obat ini, minum sesegera mungkin. Namun bila sudah mendekati waktu dosis berikutnya, lewati dosis yang terlupakan dan kembali ke jadwal dosis yang biasa. Jangan menggandakan dosis.

Hello Health Group tidak memberikan nasihat medis, diagnosis, maupun pengobatan.

Sumber

Direview tanggal: Desember 14, 2016 | Terakhir Diedit: Desember 14, 2016