Nama Generik: Atenolol Merek: Hanya generik. Tidak ada merek.

Penggunaan

Untuk apa obat Atenolol?

Atenolol adalah obat untuk menurunkan tekanan darah tinggi (hipertensi). Menurunkan tekanan darah tinggi membantu mencegah stroke, serangan jantung, dan gangguan ginjal. Obat ini juga berguna untuk mengobati nyeri dada (angina) dan meningkatkan peluang bertahan hidup setelah serangan jantung.

Atenolol termasuk dalam kelas obat bernama penghambat beta. Obat ini bekerja dengan menghambat aksi zat kimia alami tertentu di dalam tubuh, misalnya epinephrine, pada jantung dan pembuluh darah. Efek ini mengurangi detak jantung, tekanan darah, dan tekanan pada jantung.

Atenolol mungkin juga berguna untuk mengobati ketidakteraturan detak jantung, gagal jantung, gejala sakau alkohol, dan mencegah sakit kepala migrain.

Bagaimana aturan pakai Atenolol?

Minumlah obat ini dengan atau tanpa makanan sesuai dengan arahan dokter, biasanya 1-2 kali sehari.

Jus apel dan jus jeruk mungkin mencegah tubuh sepenuhnya menyerap atenolol. Cara terbaik adalah menghindari minum jus apel/jeruk dalam 4 jam setelah minum atenolol.

Dosis berdasarkan kondisi medis dan respon terhadap pengobatan. Gunakan obat ini secara teratur agar mendapatkan manfaat maksimal. Untuk membantu Anda mengingat, minumlah dalam waktu yang sama setiap hari. Penting untuk melanjutkan minum obat ini sekalipun Anda merasa sehat. Sebagian besar penderita tekanan darah tinggi tidak merasa sakit.

Jika produk ini digunakan untk nyeri dada, obat harus diminum secara teratur agar efektif. obat tidak boleh digunakan untuk mengobati nyeri dada saat terjadi. Gunakan obat-obatan lain (seperti nitroglycerin yang ditempatkan di bawah lidah) untuk meredakan nyeri dada sesuai dengan petunjuk dokter.

Mungkin membutuhkan 1-2 minggu sebelum Anda mendapatkan manfaat utuh obat. Beritahu dokter apabila kondisi tidak kunjung membaik atau semakin memburuk (contohnya, bila tekanan darah tetap tinggi atau meningkat, bila nyeri dada muncul lebih sering lagi).

Bagaimana cara menyimpan Atenolol?

Simpan obat pada suhu ruangan jauh dari cahaya dan kelembaban. Jangan simpan di dalam kamar mandi dan membekukan obat. Obat dengan merek yang berbeda-beda mungkin mempunyai cara menyimpan yang berbeda. Periksa kotak produk untuk mencari tahu instruksi bagaimana cara menyimpannya, atau menanyakan apoteker. Jauhi obat dari anak-anak dan binatang peliharaan.

Dilarang mengguyur obat di dalam toilet atau membuangnya ke dalam saluran pembuangan jika tidak disuruh. Buang produk ini dengan benar jika sudah melewati batas waktu atau tidak dibutuhkan lagi. Konsultasi dengan apoteker atau perusahaan pembuangan limbah lokal untuk detail lebih mendalam tentang bagaimana membuang produk dengan aman.

Dosis

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti dari nasihat medis. SELALU konsultasi pada dokter atau apoteker sebelum memulai pengobatan.

Bagaimana dosis Atenolol untuk orang dewasa?

Simpan obat pada suhu ruangan jauh dari cahaya dan kelembaban. Jangan simpan di dalam kamar mandi dan membekukan obat. Obat dengan merek yang berbeda-beda mungkin mempunyai cara menyimpan yang berbeda. Periksa kotak produk untuk mencari tahu instruksi bagaimana cara menyimpannya, atau menanyakan apoteker. Jauhi obat dari anak-anak dan binatang peliharaan.

Dilarang mengguyur obat di dalam toilet atau membuangnya ke dalam saluran pembuangan jika tidak disuruh. Buang produk ini dengan benar jika sudah melewati batas waktu atau tidak dibutuhkan lagi. Konsultasi dengan apoteker atau perusahaan pembuangan limbah lokal untuk detail lebih mendalam tentang bagaimana membuang produk dengan aman.

Bagaimana dosis Atenolol untuk anak?

Keamanan dan efektivitas belum dipastikan pada pasien anak-anak (kurang dari 18 tahun).

Dalam dosis dan sediaan apakah Atenolol tersedia?

Tablet 25 mg 50 mg 100 mg.

Efek Samping

Efek samping apa yang mungkin terjadi karena Atenolol?

Dapatkan pertolongan medis secepatnya apabila Anda mengalami tanda-tanda reaksi alergi: gatal-gatal sulit bernapas bengkak pada wajah, bibir, lidah, atau tenggorokan.

Hubungi dokter segera jika Anda mengalami efek samping serius berikut:

  • Detak jantung lambat atau tidak teratur
  • Merasa pusing, hendak pingsan
  • Napas pendek, bahkan saat hanya sedikit mengeluarkan tenaga
  • Bengkak pada pergelangan kaki atau kaki
  • Mual, sakit perut, demam ringan, kehilangan nafsu makan, urin berwarna gelap, kotoran berwarna seperti tanah liat, sakit kuning
  • Depresi atau
  • Tangan dan kaki terasa dingin.

Efek samping yang lebih ringan mungkin termasuk:

  • Nafsu seks berkurang, impotensi, atau sulit orgasme
  • Gangguan tidur (insomnia)
  • Merasa lelah atau
  • Cemas, gugup.

Tidak semua orang mengalami efek samping berikut ini. Mungkin ada beberapa efek samping yang tidak disebutkan di atas. Bila Anda mengalami kekhawatiran mengenai efek samping tertentu, konsultasikanlah pada dokter atau apoteker Anda.

Pencegahan & Peringatan

Apa yang harus diketahui sebelum menggunakan Atenolol?

Dalam keputusan menggunakan obat ini, risiko penggunaan obat harus dipertimbangkan melawan manfaatnya. Ini adalah keputusan yang Anda dan dokter akan buat. Untuk obat ini, hal-hal yang harus dipertimbangkan adalah:

Alergi

Beri tahu dokter apabila Anda pernah mengalami reaksi tidak wajar atau alergi terhadap obat ini atau obat-obatan lainnya, serta beritahu penyedia layanan kesehatan profesional jika Anda memiliki jenis alergi lainnya, misalnya makanan, pewarna, pengawet, atau hewan. Untuk produk tanpa resep, bacalah label atau bahan kemasan dengan teliti.

Anak-anak

Studi memadai belum dilakukan tentang hubungan umur dengan efek atenolol pada populasi anak-anak. Keamanan dan efisiensi belum dipastikan.

Lansia

Studi memadai yang dilakukan sampai saat ini belum menunjukkan masalah khusus lansia yang akan membatasi manfaat atenolol pada lansia. Namun, pasien lansia lebih rentan terkena gangguan hati, ginjal, atau jantung yang berhubungan dengan umur, yang mungkin membutuhkan perhatian dan penyesuaian dosis pada pasien yang menerima atenolol.

Apakah Atenolol aman untuk ibu hamil atau menyusui?

Tidak ada penelitian memadai mengenai risiko penggunaan obat ini pada ibu hamil atau menyusui. Selalu konsultasikan pada dokter Anda untuk mempertimbangkan potensi manfaat dan risiko sebelum menggunakan obat ini. Obat ini termasuk ke dalam risiko kehamilan kategori D (A= Tidak berisiko, B= Tidak berisiko pada beberapa penelitian, C= Mungkin berisiko, D= Ada bukti positif dari risiko, X= Kontraindikasi, N= Tidak diketahui).

Interaksi

Obat-obatan apa yang mungkin berinteraksi dengan Atenolol?

Walaupun obat-obatan tertentu tidak boleh digunakan secara bersamaan, dalam kasus lain dua obat yang berbeda boleh digunakan bersama sekalipun interaksi mungkin terjadi. Dalam kasus ini, dokter mungkin ingin mengubah dosis, atau tindakan pencegahan lain mungkin penting. Beritahu penyedia layanan kesehatan profesional jika Anda sedang menggunakan obat resep atau tanpa resep.

Penggunaan obat ini dengan obat-obatan di bawah ini biasanya tidak disarankan, tapi mungkin dibutuhkan dalam beberapa kasus. Bila kedua obat diresepkan bersama, dokter mungkin mengubah dosis atau lama Anda menggunakan salah satu atau kedua obat.

  • Albuterol
  • Amiodarone
  • Arformoterol
  • Bambuterol
  • Clenbuterol
  • Clonidine
  • Colterol
  • Crizotinib
  • Diltiazem
  • Dronedarone
  • Fenoldopam
  • Fenoterol
  • Fingolimod
  • Formoterol
  • Hexoprenaline
  • Indacaterol
  • Isoetharine
  • Lacosamide
  • Levalbuterol
  • Metaproterenol
  • Olodaterol
  • Pirbuterol
  • Procaterol
  • Reproterol
  • Ritodrine
  • Salmeterol
  • Terbutaline
  • Tretoquinol
  • Tulobuterol
  • Verapamil
  • Vilanterol

Menggunakan obat ini dengan obat-obatan di bawah ini mungkin meningkatkan risiko efek samping tertentu, tapi penggunaan kedua obat mungkin merupakan pengobatan tertentu bagi Anda. Bila kedua obat diresepkan bersama, dokter mungkin mengubah dosis atau lama Anda menggunakan salah satu atau kedua obat.

  • Acarbose
  • Aceclofenac
  • Acemetacin
  • Acetohexamide
  • Acetyldigoxin
  • Alfuzosin
  • Amlodipine
  • Amtolmetin Guacil
  • Arbutamine
  • atenolol
  • Benfluorex
  • Bromfenac
  • Bufexamac
  • Bunazosin
  • Celecoxib
  • Chlorpropamide
  • Choline Salicylate
  • Clonixin
  • Deslanoside
  • Dexibuprofen
  • Dexketoprofen
  • Diclofenac
  • Diflunisal
  • Digitoxin
  • Digoxin
  • Dipyrone
  • Disopyramide
  • Doxazosin
  • Etodolac
  • Etofenamate
  • Etoricoxib
  • Felbinac
  • Felodipine
  • Fenoprofen
  • Fepradinol
  • Feprazone
  • Floctafenine
  • Flufenamic Acid
  • Flurbiprofen
  • Gliclazide
  • Glimepiride
  • Glipizide
  • Gliquidone
  • Glyburide
  • Guar Gum
  • Ibuprofen
  • Ibuprofen Lysine
  • Indomethacin
  • Insulin
  • Insulin Aspart, Recombinant
  • Insulin Degludec
  • Insulin Glulisine
  • Insulin Lispro, Recombinant
  • Ketoprofen
  • Ketorolac
  • Lacidipine
  • Lercanidipine
  • Lornoxicam
  • Loxoprofen
  • Lumiracoxib
  • Manidipine
  • Meclofenamate
  • Mefenamic Acid
  • Meloxicam
  • Metformin
  • Metildigoxin
  • Mibefradil
  • Miglitol
  • Morniflumate
  • Moxisylyte
  • Nabumetone
  • Naproxen
  • Nepafenac
  • Nicardipine
  • Nifedipine
  • Niflumic Acid
  • Nilvadipine
  • Nimesulide
  • Nimodipine
  • Nisoldipine
  • Nitrendipine
  • Oxaprozin
  • Oxyphenbutazone
  • Parecoxib
  • Phenoxybenzamine
  • Phentolamine
  • Phenylbutazone
  • Piketoprofen
  • Piroxicam
  • Pranidipine
  • Pranoprofen
  • Prazosin
  • Proglumetacin
  • Propyphenazone
  • Proquazone
  • Quinidine
  • Repaglinide
  • Rofecoxib
  • Salicylic Acid
  • Salsalate
  • Sodium Salicylate
  • St John’s Wort
  • Sulindac
  • Tamsulosin
  • Tenoxicam
  • Terazosin
  • Tiaprofenic Acid
  • Tolazamide
  • Tolbutamide
  • Tolfenamic Acid
  • Tolmetin
  • Trimazosin
  • Troglitazone
  • Urapidil
  • Valdecoxib

Apakah makanan atau alkohol dapat berinteraksi dengan Atenolol?

Obat-obatan tertentu tidak bisa digunakan pada saat makan atau saat makan makanan tertentu karena interaksi obat dapat terjadi. Mengonsumsi alkohol atau tembakau dengan obat-obatan tertentu juga dapat menyebabkan interaksi terjadi. Diskusikan dengan penyedia layanan kesehatan profesional mengenai penggunaan obat dengan makanan, alkohol, atau tembakau.

Kondisi kesehatan apa yang dapat berinteraksi dengan Atenolol?

Adanya gangguan medis lain mungkin mempengaruhi penggunaan obat ini. Pastikan Anda memberitahu dokter jika Anda mengalami gangguan medis lain, terlebih:

  • Bradycardia (detak jantung lambat) atau
  • Jantung tersumbat atau
  • Gagal jantung atau
  • Pheochromocytoma (tumor kelenjar adrenal), tidak terobati—tidak boleh digunakan pada pasien dengan kondisi ini.
  • Diabetes atau
  • Hyperthyroidism (tiroid terlalu aktif) atau
  • Hypoglycemia (gula darah rendah)—mungkin menutupi sejumlah tanda dan gejala penyakit ini, misalnya detak jantung cepat.
  • Penyakit ginjal—gunakan dengan hati-hati. Efek mungkin meningkat karena pembuangan obat yang lebih lambat dari dalam tubuh.
  • Penyakit paru-paru (misalnya asma, bronkitits, emphysema)—mungkin menyebabkan kesulitan bernapas pada pasien dengan kondisi ini.

Overdosis

Apa yang harus saya lakukan pada keadaan gawat darurat atau overdosis?

Pada kasus gawat darurat atau overdosis, hubungi penyedia layanan gawat darurat lokal (119) atau segera ke unit gawat darurat rumah sakit terdekat. Gejala overdosis mungkin termasuk:

  • Kekurangan energi
  • Sulit bernapas
  • Batuk mendesah
  • Detak jantung lambat
  • Pingsan
  • Pembengkakan tangan, kaki, pergelangan kaki, atau kaki bawah
  • Berat badan bertambah secara tidak biasa
  • Gemetaran
  • Pusing
  • Detak jantung sangat cepat
  • Berkeringat atau kebingungan
  • Penglihatan buram
  • Sakit kepala
  • Mati rasa atau perasaan geli pada mulut
  • Lemas
  • Lelah berlebihan
  • Kulit pucat
  • Mendadak merasa lapar

Apa yang harus saya lakukan bila melewatkan satu dosis?

Apabila Anda melupakan satu dosis obat ini, minum sesegera mungkin. Namun, bila sudah mendekati waktu dosis berikutnya, lewati dosis yang terlupakan dan kembali ke jadwal dosis yang biasa. Jangan menggandakan dosis.

 

Hello Health Group tidak menyediakan nasihat medis, diagnosis, atau pengobatan.

Sumber

Direview tanggal: Maret 14, 2017 | Terakhir Diedit: Maret 14, 2017

Ingin hidup lebih sehat dan bahagia?
Dapatkan update terbaru dari Hello Sehat seputar tips dan info kesehatan