3 Khasiat Menakjubkan dari Angkak, Beras Merah dari Cina

Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 21 Desember 2020 . Waktu baca 5 menit
Bagikan sekarang

Angkak adalah beras putih biasa yang menjalani proses fermentasi bersama jamur Monascus purpureus, sehingga memperoleh warna merah tua keunguan khas yang dikenal oleh banyak orang. Beras merah ini telah digunakan oleh masyarakat Cina dan hampir seluruh komunitas Asia di seluruh dunia sebagai pengawet makanan, agen pewarna makanan, campuran rempah masakan, dan juga bahan dalam anggur beras.

Di samping pamornya dalam dunia kuliner, beras Angkak juga telah digunakan selama berabad-abad dalam pengobatan tradisional Cina yang dipercaya bermanfaat untuk meningkatkan sirkulasi darah dan mengurangi gangguan pencernaan, seperti diare.

Apa kata dunia medis modern soal khasiat kesehatan dari beras Angkak?

Beragam manfaat kesehatan dari Angkak (beras ragi merah)

1. Menyembuhkan demam berdarah (DB)

Di Indonesia, Angkak menjadi salah satu obat-obatan herbal yang paling populer untuk menyembuhkan demam berdarah yang marak muncul selama musim penghujan. Angkak dapat menaikkan trombosit darah secara signifikan berkat efek antiperadangannya. Hal ini terbukti dalam sebuah penelitian dari Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga yang melaporkan bahwa adanya penurunan drastis dari kadar TPO (trombopoietin),  tolak ukur utama dalam menilai keparahan infeksi DB dan potensi perdarahan yang mengancam nyawa, dalam sumsum tulang belakang pasien demam berdarah.

BACA JUGA: 5 Langkah Mudah Mencegah Demam Berdarah

2. Menurunkan tekanan darah

Hipertensi atau tekanan darah tinggi merupakan salah satu kondisi medis kronis yang berpotensi membahayakan nyawa. Dilansir dari Mayo Clinic, penelitian pada manusia menunjukkan bahwa Angkak dapat memperlancar aliran darah dengan melebarkan pembuluh darah dan mengurangi peradangan berkat sifat antiperadangannya. Namun, penelitian lebih lanjut masih diperlukan untuk menentukan efek RYR pada gejala penyakit jantung dan risiko kematian yang diakibatkan dua kondisi ini.

3. Menurunkan kolesterol

Dilansir dari Penn State Hershey Medical Center, Angkak pada umumnya mengandung sejumlah senyawa yang mirip dengan bahan aktif dalam obat resep kolesterol tinggi yang disebut statin. Dokter meresepkan statin untuk menurunkan kadar kolesterol buruk (LDL) dan membantu mengurangi risiko penyakit jantung. Secara khusus, beras ragi merah ini mungkin berisi monacolin K, senyawa yang identik secara kimia dengan lovastatin, obat penurun kolesterol. Beberapa penelitian menunjukkan Angkak termasuk efektif dalam mengurangi kolesterol jahat (LDL dan trigliserida), yaitu sebesar 10-33% pada kolesterol LDL.

BACA JUGA: 9 Hal yang Harus Diajukan ke Dokter Saat Cek Kolesterol

Namun, para peneliti masih belum yakin jika beras ragi merah menurunkan kolesterol karena bahan kimia statin seperti atau karena hal lain beras ragi merah, seperti asam lemak tak jenuh, isoflavon, dan pitosterol yang dapat menurunkan kolesterol selain monacolin K, maka mekanisme penurun kolesterol dari Angkak masih belum jelas.

Di samping itu, karena tingginya kandungan monacolin K, suplemen ekstrak Angkak digolongkan oleh FDA sebagai obat medis (yang belum disetujui) jika dilihat dari semua kemungkinan efek samping, interaksi obat, dan tindakan pencegahan yang disamaratakan dengan lovastatin. Inilah alasan di balik mengapa FDA mewajibkan untuk produsen menarik kembali setiap produk Angkak yang mengandung monacolin dari pasaran.

Menurut FDA, ilegal hukumnya untuk menjual suplemen beras ragi merah yang mengandung kadar zar penurun kolesterol yang melebihi batas dan juga untuk mempromosikan beras Angkak sebagai alternatif penurun kadar kolesterol. Pertama, obat statin berhubungan dengan cedera otot dan ginjal bila digunakan sendiri atau dikombinasikan dengan obat lain.

Ada kekhawatiran bahwa pasien yang sedang dalam pengobatan menggunakan statin dapat meningkatkan risiko cedera dan/atau nyeri otot kronis atau cedera ginjal parah dengan atau tanpa mengonsumsi Angkak (baik dalam bentuk alamiah maupun suplemen herbal). Kedua, FDA menganggap bahwa produk suplemen penurun kolesterol yang mengandung ekstrak Angkak masih tergolong baru, belum disetujui keamanannya, dan melanggar peraturan Federal Food, Drug, and Cosmetic Act.

BACA JUGA: 6 Cara Menurunkan Kolesterol Dalam Tubuh

Manfaat lainnya dari angkak

Selain tiga kondisi di atas, beras ragi merah juga digunakan untuk membantu dengan kondisi kesehatan lainnya, meskipun efektivitasnya tidak diketahui. Kondisi ini termasuk:

  • Kolesterol tinggi yang terkait HIV
  • Diabetes
  • Penyakit hati, misalnya perlemakan hati
  • Penyakit jantung koroner
  • Masalah pencernaan, termasuk diare dan gangguan pencernaan lainnya

Penggunaan angkak untuk kondisi kesehatan di atas masih berdasarkan tradisi dan teori-teori ilmiah yang sangat terbatas. Seringnya, teori-teori ini belum diujikan secara menyeluruh pada manusia, dan kefektivitasan dan keamanannya tidak selalu terjamin. Beberapa kondisi ini berpotensi serius, dan harus dievaluasi oleh penyedia layanan kesehatan yang berkualitas.

Kalkulator BMI

Benarkah berat badan Anda sudah ideal?

Ayo Cari Tahu!
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Baca Juga:

    Yang juga perlu Anda baca

    Mengapa Sebagian Orang Mudah Dihipnotis, Sementara yang Lain Tidak?

    Anda mungkin waspada ketika berjalan sendirian, takut dihipnotis oleh orang tak dikenal. Tahukah Anda tidak semua orang mudah dihipnotis?

    Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Arinda Veratamala
    Penyakit Saraf Lainnya 4 Maret 2021 . Waktu baca 4 menit

    Mengenal Angiosarkoma, Kanker yang Sering Menyerang Kulit Kepala dan Leher

    Anda mungkin sudah sering mendengar tentang kanker payudara, kanker serviks, dan jenis kanker lainnya. Bagaimana dengan angiosarkoma?

    Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
    Penyakit Kanker Lainnya 4 Maret 2021 . Waktu baca 4 menit

    9 Bahaya yang Bisa Terjadi Jika Nekat Bikin Tato di Mata

    Tertarik ingin mata Anda berwarna tidak hanya warna putih saja? Tato mata bisa jadi jawabannya. Sebelum lakukan, cari tahu dulu bahayanya di sini!

    Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Yuliati Iswandiari
    Kesehatan Mata, Penyakit Mata 3 Maret 2021 . Waktu baca 4 menit

    Mengapa Ada Orang yang Kena Demam Berdarah dan Tipes Sekaligus?

    Apakah Anda pernah kena demam berdarah dan tipes di waktu yang bersamaan? Kira-kira kenapa hal ini bisa terjadi? Simak penjelasannya.

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
    Penyakit Infeksi, Demam Berdarah 3 Maret 2021 . Waktu baca 3 menit

    Direkomendasikan untuk Anda

    Mengenal Misophonia

    Misophonia, Alasan Mengapa Anda Benci Suara Tertentu

    Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
    Ditulis oleh: Monika Nanda
    Dipublikasikan tanggal: 5 Maret 2021 . Waktu baca 5 menit
    manfaat pisang

    9 Manfaat Pisang yang Jadi Buah Favorit Banyak Orang

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Risky Candra Swari
    Dipublikasikan tanggal: 5 Maret 2021 . Waktu baca 6 menit
    berhenti minum pil kb

    7 Hal yang Bisa Terjadi Pada Tubuh Jika Anda Berhenti Minum Pil KB

    Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Risky Candra Swari
    Dipublikasikan tanggal: 4 Maret 2021 . Waktu baca 5 menit
    mencium bau

    Kenapa Beberapa Orang Cenderung Susah Mencium Bau?

    Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
    Dipublikasikan tanggal: 4 Maret 2021 . Waktu baca 5 menit