Supaya Cepat Pulih, Apa yang Harus Dikonsumsi Setelah Keracunan Makanan?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 28 Mei 2020 . Waktu baca 5 menit
Bagikan sekarang

Makan sembarangan bisa menimbulkan keracunan, apalagi jika makanan tersebut tidak bersih dan terkontaminasi dengan kuman penyakit. Biasanya, jika Anda mengalami keracunan makanan, gejala yang akan timbul seperti muntah, diare, hingga sakit perut. Gejala keracunan makanan umumnya akan bertahan sekitar 48 jam dan setelahnya menghilang. Meski begitu untuk mengatasi keracunan makanan supaya tubuh benar-benar pulih, Anda tidak bisa sembarangan makan lagi. Ada beberapa hal yang wajib Anda konsumsi setelah keracunan makanan, apa saja?

Setelah keracunan makanan, ini yang harus Anda konsumsi

1. Minum air untuk jaga hidrasi tubuh

jenis air minum, air putih, air suling, purified water, distilled water

Minum air putih bisa jadi salah satu cara mengatasi keracunan makanan hingga tuntas. Gejala yang paling umum dari keracunan makanan adalah diare dan muntah-muntah. Hal ini akan membuat jumlah cairan tubuh berkurang. Maka itu, untuk mencegah tubuh mengalami dehidrasi dan semakin parah akibat efek samping keracunan makanan, Anda harus banyak minum air.

Ketika muntah berhenti, minum satu sampai dua gelas air setiap 10 menit. Namun jika itu membuat Anda muntah lagi, berhenti sementara minum cairan dan satu jam ke depan coba lagi untuk minum.

Jika sudah semakin stabil Anda juga bisa minum dengan cairan elektrolit untuk cegah dehidrasi. Cairan lainnya juga bisa dijadikan pembuka seperti teh tanpa kafein, kaldu ayam atau kaldu sayuran. Jangan minum soda, susu, atau teh yang berkafein karena bisa memperburuk gejala.

2. Makan makanan yang mudah dicerna

alergi pisang

Cara untuk mengatasi keracunan makanan selanjutnya adalah dengan memberikan makanan ke perut secara bertahap. Pilih makanan yang lembut di perut membantu membantu kerja sistem pencernaan.

Dilansir dalam laman Healthline, pilih makanan rendah lemak dan rendah serat setelah mengalami keracunan makanan. Lemak lebih sulit dicerna oleh perut, terutama ketika perut sedang sakit. Makanan yang dianjurkan adalah:

  • Pisang
  • Sereal
  • Putih telur
  • Madu
  • Selai kacang
  • Kentang
  • Roti
  • Diet BRAT, diet yang terdiri dari pisang (Banana), nasi (Rice), saus apel (Apple sauce), dan roti panggang

Makanan-makanan tersebut yang sebaiknya Anda makan setelah sakit perut.

3. Pilih bahan yang alami

manfaat jahe

Saat keracunan terjadi, tubuh secara alamiah akan berusaha untuk membersihkan zat yang dianggap racun dari tubuh. Tubuh akan berusaha membersihkan saluran pencernaan dari kuman penyakit yang membahayakan.

Nah, Anda bisa membantu perut membersihkan semua bakteri lebih cepat dengan mengonsumsi ramuan dari bahan alami, seperti teh jahe murni yang berkhasiat meredakan sakit perut. Teh jahe bisa Anda konsumsi saat gejala muncul, supaya perut Anda terasa lebih nyaman.

Sementara, jika gejala sudah reda Anda bisa minum yogurt yang mengandung probiotik selama setidaknya dua minggu ke depan. Probiotik yang terkandung di dalam yogurt membantu perut membersihkan bakteri-bakteri jahat penyebab keracunan makanan.

4. Hindari makanan dan minuman yang sulit dicerna

makanan gorengan penyebab sakit kepala

Jika Anda mengalami keracunan makanan, jangan langsung berikan perut Anda makanan yang sulit dicerna. Hal ini hanya memperparah gejala yang timbul. Makanan dan minuman yang sebaiknya dihindari adalah:

  • Alkohol
  • Kafein (contohnya ada dalam minuman energi, kopi, soda)
  • Makanan pedas
  • Makanan tinggi serat
  • Makanan berlemak
  • Gorengan
  • Makanan berbumbu tajam
  • Jus buah

5. Makan makanan yang sudah pasti bersih

mencuci sayuran selada

Tentu saja Anda tidak ingin mengalami keracunan makanan lagi, kan? Jika begitu, Anda harus memastikan bahwa semua makanan dan minuman yang dikonsumsi bersih dan bebas dari kuman penyakit.

Perhatikan cara menyimpan, mencuci, serta mengolah bahan makanan hingga menjadi sebuah menu yang siap dimakan. Dengan begitu, Anda akan terhindar dari gejala keracunan yang berulang.

Dilansir dalam laman Department of Health Western Australia, cara mengolah yang higienis adalah dengan:

  • Selalu mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir saat akan mengolah makanan. Apalagi ketika dari toilet, ketika akan menyentuh makanan matang dari makanan mentah dan sebaliknya.
  • Selalu cuci buah dan sayur sebelum dimakan, terutama ketika Anda akan makan buah atau sayur yang mentah. Jika dicuci dengan air mentah, pastikan air sudah tiris sebelum dimakan. Atau keringkan dengan tisu dapur.
  • Gunakan telenan dan pisau yang terpisah untuk tiap jenis makanan. Telenan dan pisau untuk makanan yang sudah matang, untuk daging dan ikan mentah, untuk sayuran.
  • Selalu bersihkan peralatan masak dan alat makan dengan sabun hingga menyeluruh.
  • Simpan bahan makanan dengan baik, contohnya pisahkan penyimpanan daging mentah dengan makanan yang sudah matang. Jaga bahan makanan dan makanan yang sudah jadi dilindungi tertutup. Perhatikan juga suhunya.

Kalkulator BMI

Benarkah berat badan Anda sudah ideal?

Ayo Cari Tahu!
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Mengenal Bilas Lambung, Terapi Medis Darurat untuk Atasi Keracunan

Bilas lambung alias gastric lavage adalah terapi medis untuk mengatasi keracunan. Dinilai sebagai terapi dengan pro dan kontra, seperti apa prosedurnya?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Kesehatan Pencernaan 18 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit

Makan Telur Mentah, Sehat atau Malah Berbahaya?

Telur mentah bisa ditemukan dalam berbagai minuman dan masakan. Tapi ternyata ada banyak risiko makan telur mentah, apalagi untuk orang-orang tertentu.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Fakta Gizi, Nutrisi 13 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit

Keracunan Makanan

Keracunan makanan adalah gangguan pencernaan umum. Cari tahu gejala, penyebab, diagnosis, serta cara mengobati dan mencegahnya di Hello Sehat.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Novita Joseph
Kesehatan Pencernaan, Keracunan Makanan 6 Januari 2021 . Waktu baca 11 menit

Begini Gejala bagi Tubuh Anda yang Mengalami Keracunan Makanan

Keracunan makanan bisa menyebabkan Anda dehidrasi. Perhatikan ciri-ciri dan gejala keracunan makanan berikut ini, dapatkan pertolongan pertama segera.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Novita Joseph
Kesehatan Pencernaan, Keracunan Makanan 26 Desember 2020 . Waktu baca 7 menit

Direkomendasikan untuk Anda

penanganan keracunan makanan di IGD

Kapan Harus ke IGD Jika Mengalami Keracunan Makanan?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 9 Februari 2021 . Waktu baca 3 menit
cara menjaga kebersihan makanan

5 Cara Menjaga Kebersihan Makanan agar Terhindar dari Penyakit

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
Dipublikasikan tanggal: 4 Februari 2021 . Waktu baca 4 menit
pertolongan pertama keracunan makanan

Pertolongan Pertama untuk Mengatasi Keracunan Makanan

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: dr. Ivena
Dipublikasikan tanggal: 1 Februari 2021 . Waktu baca 5 menit
cara mencegah keracunan makanan

7 Cara Sederhana untuk Mencegah Keracunan Makanan

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 30 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit