backup og meta
Kategori
Cek Kondisi
Tanya Dokter
Simpan

7 Tanda dan Bahaya Kelebihan Asupan Zinc

Ditinjau secara medis oleh dr. Andreas Wilson Setiawan · General Practitioner · None


Ditulis oleh Larastining Retno Wulandari · Tanggal diperbarui 29/11/2022

7 Tanda dan Bahaya Kelebihan Asupan Zinc

Zinc (zink) berperan penting dalam menunjang fungsi tubuh. Asupan zink harian yang dibutuhkan memang sangat sedikit, yaitu 8 – 11 miligram untuk orang dewasa. Namun, kelebihan asupan zinc bisa menimbulkan masalah pada kesehatan.

Tanda dan bahaya kelebihan zinc

Sebenarnya sangat jarang seseorang mengalami kelebihan zink dari makanan. Kelebihan asupan mineral ini biasanya disebabkan oleh konsumsi suplemen zink dosis tinggi. 

Berikut bahaya kelebihan zinc yang bisa Anda alami.

1. Mual dan muntah

Konsumsi suplemen zink sebenarnya membantu mengurangi durasi dan keparahan gejala flu dan pilek.

Meski begitu, studi terbitan Canadian Medical Association Journal (2012) menemukan pengguna suplemen zink untuk flu dan pilek memicu mual dan muntah.

Hal ini disebabkan dosis zinc yang sangat tinggi akan dilepas di dalam perut. Akibatnya, perut pun mengalami iritasi sehingga Anda mual dan muntah.

Terlalu banyak zinc juga membuat Anda mengalami muntah darah atau muntah kehitaman. Kondisi ini akan semakin parah bila perut sedang kosong.

2. Sakit perut dan diare

diare saat hamil muda

Biasanya, sakit perut dan diare dapat terjadi bersamaan dengan gejala mual-muntah.

Kombinasi gejala-gejala ini bisa menjadi pertanda Anda mengalami efek kelebihan zinc, bahkan keracunan.

Masih dari penelitian yang sama, sebanyak 40 persen peserta melaporkan sakit perut dan diare setelah mengonsumsi suplemen zink. 

Dampak fatalnya, kebanyakan mengonsumsi asupan zinc dapat memicu iritasi usus dan perdarahan pada saluran pencernaan walaupun kasusnya terbilang jarang.

3. Muncul gejala mirip flu

Memang sudah ada penelitian yang mengungkapkan bahwa suplemen zinc dapat mempercepat durasi penyakit flu. 

Akan tetapi, bukan berarti Anda boleh mengonsumsi zinc kebanyakan agar cepat sembuh dari flu. 

Kelebihan asupan zinc dapat memunculkan gejala-gejala yang mirip dengan flu, seperti demam, batuk, menggigil, sakit kepala, dan kelelahan.

Karena gejalanya mirip dengan flu, Anda mungkin akan sulit membedakan mana gejala kelebihan zinc dan mana gejala penyakit flu. 

Meski begitu, kondisi ini lebih sering dijumpai bila Anda menghirup zinc, bukan mengonsumsinya dalam bentuk suplemen.

4. Lidah terasa pahit atau seperti logam

mulut terasa pahit saat puasa

Kalau Anda baru saja mengonsumsi obat sakit tenggorokan berbentuk tablet atau cairan lalu lidah terasa pahit, bisa jadi Anda mengalami kelebihan zink.

Zink berperan penting terhadap kepekaan indera perasa alias lidah Anda. 

Kekurangan mineral diketahui bisa menyebabkan hypogeusia atau gangguan lidah untuk merasakan rasa makanan. 

Sementara itu, kelebihan zat gizi ini dapat mengubah kepekaan lidah. Anda merasakan sensasi pahit di lidah, bahkan rasanya seperti logam.

5. Mudah terinfeksi bakteri atau virus

Banyak orang yang mengonsumsi suplemen zink untuk membantu meningkatkan daya tahan tubuh. 

Namun hati-hati, kelebihan zinc dalam tubuh justru dapat memberikan efek sebaliknya, yaitu menekan respons imun tubuh.

Studi terbitan International Journal of Environmental Research and Public Health (2010) mengamati bahwa kelebihan zink menyebabkan sel T menurun. 

Sel T merupakan salah satu jenis sel darah putih yang berperan melawan kuman penyebab penyakit.

Artinya, terlalu banyak asupan zink bisa menurunkan kemampuan tubuh untuk melawan infeksi.

6. Penurunan kadar tembaga di dalam tubuh

Kelebihan zinc di dalam tubuh ternyata bisa mengganggu kemampuan tubuh untuk menyerap tembaga.

Lama-kelamaan, tubuh pun kekurangan tembaga, padahal mineral ini diperlukan untuk menyerap zat besi dan memproduksi sel darah merah dan putih.

Oleh karena itu, kekurangan tembaga akibat kelebihan zink bisa menimbulkan beberapa gangguan darah.

  • Anemia defisiensi besi: kekurangan sel darah merah akibat kekurangan zat besi.
  • Neutropenia: kekurangan sel darah putih.
  • Anemia sideroblastik: kekurangan sel darah merah untuk memetabolisme zat besi.

7. Kadar HDL menurun

Asupan zinc berlebih ternyata menurunkan kadar kolesterol baik alias HDL. 

Padahal, kolesterol baik membantu menyerap kolesterol jahat dari dalam darah, dibawa ke liver, dan liver pun membuangnya dari dalam tubuh. 

Nah, kelebihan zinc membuat tubuh sulit menyerap kadar tembaga sehingga tubuh kekurangan tembaga.

Tembaga berperan penting untuk menjaga meningkatkan kolesterol baik. Kekurangan inilah yang membuat kadar HDL menurun. 

Tak hanya itu, kadar kolesterol jahat pun naik saat tubuh kekurangan tembaga. Kondisi ini tentu membahayakan kesehatan jantung.

Penanganan kelebihan zinc dalam tubuh

Jika Anda kelebihan asupan zink, cobalah minum susu. Kandungan kalsium dan fosfor pada susu membantu menghambat penyerapan zink di saluran pencernaan.

Dengan begitu, zink dapat cepat dikeluarkan melalui urine. 

Dokter mungkin memberikan obat proton pump inhibitor, atau H2-blocker. Kedua obat ini membantu mengurangi jumlah cairan di lambung sehingga mengurangi penyerapan zink di dalam tubuh.

Anda juga mendapatkan obat antimual untuk mengurangi gejala yang timbul.

Kesimpulan

Kelebihan zink umumnya dijumpai akibat konsumsi suplemen berlebih. Jarang sekali kondisi ini muncul akibat makanan kaya zink
Untuk itu, pastikan Anda mengonsumsi suplemen hanya berdasarkan arahan dokter.

Catatan

Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan. Selalu konsultasikan dengan ahli kesehatan profesional untuk mendapatkan jawaban dan penanganan masalah kesehatan Anda.

Ditinjau secara medis oleh

dr. Andreas Wilson Setiawan

General Practitioner · None


Ditulis oleh Larastining Retno Wulandari · Tanggal diperbarui 29/11/2022

ad iconIklan

Apakah artikel ini membantu?

ad iconIklan
ad iconIklan