Panduan dan Tahapan Melakukan Diet OCD untuk Pemula

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 21 Februari 2021 . Waktu baca 6 menit
Bagikan sekarang

Diet OCD atau intermittent fasting masih menjadi primadona diantara orang yang giat melangsingkan badan. Ada berbagai manfaat yang bisa didapat saat melakukan diet ini, antara lain berat badan menurun. Meski menuai kontroversi dari berbagai pihak, diet yang mirip dengan metode puasa ini sebenarnya bisa dilakukan kalau sesuai dengan aturan yang tepat. Kira-kira bagaimana cara melakukan diet OCD yang benar? Adakah tahapan-tahapan yang harus dilalui seorang pemula? Ini dia panduannya. 

Empat tahap dalam melakukan diet OCD

Diet OCD merupakan metode diet atau puasa dengan menggunakan sistem jendela makan. Nah, jendela makan sendiri adalah lamanya waktu ketika Anda diperbolehkan makan. Waktu makannya berbeda-beda dan bebas sesuai pilihan, ada yang dimulai dengan waktu 8 jam, 6 jam, hingga 4 jam saja dalam sehari. Yuk, simak tahapan jendela makan yang bisa Anda pilih.

diet ocd

1. Jendela makan 16:8

Panduan pertama menjalankan diet OCD ini bisa Anda lakukan pada tahap yang paling awal atau untuk pemula. Ya, awalnya Anda bisa mencoba 8 jam jendela makan dalam sehari (24 jam) dan puasa selama 16 jam. Pada jendela makan ini, Anda boleh mengonsumsi makanan dan minuman apa saja selama 8 jam.

Setelah jendela makan habis, Anda tidak boleh mengonsumsi makanan dan minuman apapun kecuali air putih. Dalam mengatur jadwal puasa dan jendela makan, baiknya dilakukan dalam waktu yang teratur selama kurun waktu 2 minggu.

Misalnya Anda memulai diet OCD pada jam 7 pagi, maka kita dapat mengonsumsi makanan apa pun dari jam 7 pagi sampai jam 3 sore. Setelah jendela makan sudah habis, atau sekitar jam 3 sore, Anda harus melakukan puasa hanya dengan minum air putih sampai esok hari jam 7 pagi.

2. Jendela makan 18:6

Di tahap yang kedua ini, ada sedikit perbedaan dan penambahan waktu diet. Di tahap ini Anda boleh mengonsumsi makanan apa saja dalam durasi 6 jam. Setelahnya, Anda diwajibkan berpuasa selama 18 jam.

Contohnya, Anda membuka jendela makan pada jam 10 pagi. Nah, 8 jam berikutnya, yaitu pukul 4 sore, Anda sudah mulai puasa. Anda tidak boleh mengonsumsi makanan dan minuman apa pun kecuali air putih.

Hal ini dilakukan hingga pukul 10 pagi keesokan harinya. Disarankan bagi Anda yang ingin melakukan ini, baiknya lewati dulu jendela puasa tahap pertama dan baiknya dilakukan selama 2 minggu.  

3. Jendela Makan 20:4

Tahap selanjutnya, tubuh dirasa telah mampu menyesuaikan diri. Jadi di tahap ini bisa dimulai dengan jendela makan yang sangat sedikit, yaitu hanya 4 jam saja dalam satu hari.

Cara yang dilakukan tidak jauh berbeda dari tahap satu dan dua. Perbedaannya hanya pada waktu puasa dan jendela makan. Pada tahap yang cukup berat ini, kalau Anda merasa kesulitan atau diet ini justru tidak manjur buat Anda, Anda boleh bertahan di tahap kedua.

4. Makan satu kali saja dalam sehari

Nah, kini tiba saatnya Anda berada dalam tahapan yang berat dan sulit untuk dilakukan. Pada tahapan ini, Anda harus puasa makan selama 24 jam. Namun, bukan berarti Anda tidak boleh makan sama sekali, ya. Anda tetap diperbolehkan makan, tapi hanya sekali dalam satu hari.

Misalnya kita memulai diet OCD tahap ini pada jam 6 sore, maka Anda hanya makan saat jam 6 sore saja. Setelah dan selama puasa, Anda hanya diperbolehkan mengonsumsi air putih sampai waktu jendela makan keesokan harinya.

Disarankan juga untuk mengombinasi diet OCD ini dengan tahapan diet yang sebelumnya. Coba lakukan selama dua minggu saja, agar tubuh tidak mengalami kekurangan nutrisi ataupun menimbulkan masalah lain.

Makanan yang harus dimakan selama melakukan diet OCD

diet mediterania penyakit jantung

Sekarang Anda mungkin tertarik dan tertantang untuk menerapkan metode diet yang satu ini. Akan tetapi, Anda harus memerhatikan asupan nutrisi makanan yang harus dimakan saat berada di jendela makan diet.

Umumnya, penting untuk makan makanan yang mengandung karbohidrat. Selain sebagai sumber energi, karbohidrat dibutuhkan untuk proses metabolisme tubuh, yaitu ketika tubuh menghasilkan energi dari makanan yang Anda santap.

Lalu, sehari-harinya tubuh juga membutuhkan protein untuk menjaga massa otot. Anda bisa mendapatkan protein pada bahan makanan seperti telur, daging hewan, tahu, atau tempe.

Sedangkan untuk memenuhi kebutuhan vitamin harian tubuh, pastikan ada makanan seperti sayuran hijau atau buah-buahan dalam jendela makan diet Anda. Anda juga bisa mengonsumsi suplemen vitamin agar tidak kekurangan nutrisi.

Dan yang paling penting adalah air mineral. Selama jam diet atau puasa, Anda hanya boleh mengonsumsi air mineral  sebanyak mungkin. Jangan sampai tubuh Anda kurang atau menjadi dehidrasi selama melakukan diet ini. Tipsnya, coba minum 1-2 gelas air tiap jamnya, serta penting juga untuk selalu melakukan aktivitas ringan selama diet agar tubuh tidak lemas.

Yang harus diketahui sebelum menjalani diet OCD

makanan diabetesi

Memang, efek penurunan berat badan yang dihasilkan dari diet OCD cukup menggiurkan. Sayangnya, tidak semua orang boleh melakukan diet ini.

Dengan mengikuti jendela makan, maka Anda akan melewatkan jam makan seperti yang biasanya. Berpuasa terlalu lama akan mendorong produksi hormon rasa lapar yang tentunya meningkatkan keinginan untuk makan. Bila sudah demikian, efeknya bisa membuat Anda melampiaskan rasa lapar tersebut dengan makan berlebihan ketika memasuki jendela makan.

Selain itu, ada beberapa orang yang tidak disarankan untuk menjalani diet OCD. Beberapa di antaranya adalah:

  • orang-orang yang memiliki diabetes,
  • memiliki penyakit jantung dan tekanan darah,
  • orang-orang yang memiliki riwayat mengalami gangguan makan,
  • orang-orang yang memiliki riwayat amenorrhea,
  • ibu hamil, dan
  • anak-anak di bawah usia 18 tahun.

Bila Anda termasuk dalam kelompok yang disebutkan, sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter atau ahli gizi sebelum mencoba diet ini.

Perlu diketahui juga bahwa tubuh setiap orang bisa merasakan efek yang berbeda-beda dari diet OCD. Jika Anda mulai mengalami sakit kepala, mual, kecemasan yang tidak biasa, atau gejala lainnya setelah menjalani diet, segera hubungi dokter.

Kalkulator BMI

Benarkah berat badan Anda sudah ideal?

Ayo Cari Tahu!
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Cara Aman Mengobati Luka dan Lecet di Vagina

Vagina Anda luka? Jangan digaruk atau dibersihkan dengan sembarang sabun. Apa penyebab lecet dan luka di vagina? Dan bagaimana mengobatinya?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Kesehatan Wanita, Penyakit pada Wanita 26 Februari 2021 . Waktu baca 4 menit

3 Manfaat Daun Mimba (Intaran), Tanaman Obat yang Serba Guna

Pohon mimba ternyata memiliki sejuta mnfaat, bukan hanya daun mimba saja lho. Yuk simak apa saya manfaat daun mimba dan bagian lainnya!

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Rr. Bamandhita Rahma Setiaji
Herbal A-Z 26 Februari 2021 . Waktu baca 4 menit

5 Makanan dan Minuman Sehat yang Mengandung Bakteri Asam Laktat

Tahukah Anda kalau makanan yang mengandung bakteri asam laktat menyehatkan? Makanan apa saja itu? Mari simak jawabannya di sini.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Fakta Gizi, Nutrisi 26 Februari 2021 . Waktu baca 3 menit

Penyebab Kumis dan Jenggot Tidak Tumbuh pada Sebagian Pria

Tak semua pria itu sama. Ada yang brewokan dan kumisan, tapi ada juga yang tidak tumbuh jenggot dan kumis di wajahnya. Apa penyebabnya?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Kesehatan Pria, Penyakit pada Pria 25 Februari 2021 . Waktu baca 3 menit


Direkomendasikan untuk Anda

mengenal berbagai jenis beras

Mengenal Jenis Beras, Mana yang Paling Sehat?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 1 Maret 2021 . Waktu baca 5 menit
jenis tambal gigi

4 Jenis Tambalan Gigi dan Prosedur Pemasangannya di Dokter Gigi

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 26 Februari 2021 . Waktu baca 6 menit
Apa Fungsi Obat Methylprednisolone

Obat Penambah Tinggi Badan, Apakah Benar Bisa Membuat Tinggi?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 26 Februari 2021 . Waktu baca 4 menit
luka gatal mau sembuh

Kenapa Biasanya Luka Terasa Gatal Kalau Mau Sembuh?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 26 Februari 2021 . Waktu baca 3 menit