Manfaat dan Risiko Puasa Mutih Bagi Kesehatan

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 18 Desember 2020 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Puasa mutih di Indonesia banyak dilakukan dalam rangka ritual keagamaan. Berbeda dengan puasa Ramadan, puasa ini pada dasarnya adalah pantangan makanan tertentu saja. Ketika sedang berpuasa mutih, Anda masih boleh makan dan minum di siang harinya. Lalu, apa yang dimaksud dengan puasa mutih? Adakah manfaat dan efek sampingnya?

Apa itu puasa mutih?

Puasa mutih adalah prinsip “diet” yang hanya memperbolehkan seseorang untuk mengonsumsi nasi putih dan air putih saja, tanpa lauk pauk apapun. Biasanya puasa ini dilakukan dalam jangka waktu tertentu dan berbeda-beda. Ada yang mulai dari 3 hari sampai 40 hari, tergantung niat dan tujuan puasa itu sendiri.

Kurang lebih, puasa mutih yang Anda lakukan sama aturannya dengan makanan tinggi karbohidrat. Namun, apakah puasa jenis ini itu baik buat kesehatan tubuh?

Manfaat puasa mutih untuk kesehatan

Puasa mutih sama saja dengan mengonsumsi makanan tinggi karbohidrat. Asupan tinggi karbohidrat dapat mempercepat metabolisme tubuh, serta menyediakan sumber utama bahan bakar tubuh. Sederhananya, puasa mutih dapat menghasilkan energi yang cepat untuk aktivitas fisik dalam jangka waktu yang pendek.

Beberapa ahli diet terkadang merekomendasikan asupan tinggi karbohidrat dan rendah lemak untuk beberapa kasus tertentu. Efek yang ada pada tubuh sangat bergantung pada jenis karbohidrat yang dikonsumsi. Pada kasus puasa mutih ini, Anda hanya mengonsumsi nasi putih sebagai karbohidrat sederhana, alias karbohidrat kosong. Para peneliti menunjukkan bahwa makan makanan yang mengandung karbohidrat diduga lebih meningkatkan usaha dalam menurunkan berat badan di awalnya. Diet tinggi karbohidrat juga rata-rata aman dilakukan dalam kurun waktu yang sebentar.

Adakah risiko kesehatan dari puasa mutih?

Dua studi di Meksiko yang dipublikasikan pada tahun 2002 oleh Journal of the National Cancer Institute, menyatakan bahwa pola makan tinggi karbohidrat dapat meningkatkan risiko kanker payudara dan kanker pankreas. Jika diet tinggi karbohidrat tidak dipantau ketat oleh ahli gizi, hal ini dapat menyebabkan obesitas dan penyakit kronis lainnya.

Satu penelitian lain yang dilakukan oleh Mayo Clinic menemukan bahwa diet kaya karbohidrat dan gula meningkatkan risiko Anda mengalami kerusakan kognitif ringan, yang kemudian meningkatkan risiko penyakit demensia. Hasil ini dilaporkan setelah mengamati pola makan tinggi karbohidrat pada 1.230 orang berusia antara 70 – 89 tahun selama setahun.

Begini cara yang sehat dan aman untuk melakukan puasa mutih

Menimbang manfaat dan risiko kesehatan dari diet tinggi karbo yang telah disinggung di atas, ada baiknya Anda untuk tetap mengonsumsi vitamin atau suplemen jika tetap ingin berpuasa mutih agar tubuh bisa memenuhi kebutuhan gizinya secara optimal. Puasa mutih tergolong relatif aman untuk dilakukan sesekali, tapi tidak disarankan untuk dilakukan sebagai gaya hidup yang rutin.

Selain Anda bisa kekurangan gizi, tubuh pun akan lebih mudah terserang penyakit yang bersumber dari kelebihan zat karbohidrat dan gula. Baiknya setelah beberapa waktu setelah “berpuasa”, Anda harus dan wajib membalasnya dengan mengonsumsi sayuran, buah, kacang, dan biji-bijian. Dengan demikian, setidaknya kebugaran tubuh Anda tetap terjaga dan terpenuhi juga nutrisinya.

 

Kalkulator BMI

Benarkah berat badan Anda sudah ideal?

Ayo Cari Tahu!
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Tiba-tiba Sakit Kepala Setelah Keramas, Apa Penyebabnya?

Kalau muncul migrain atau sakit kepala setelah keramas, Anda mungkin bertanya-tanya apa artinya. Nah, ini dia berbagai penyebabnya. Simak baik-baik, ya!

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Kesehatan Otak dan Saraf, Sakit Kepala 15 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

Waspada Brazilian Blowout, Teknik Meluruskan Rambut dengan Formalin

Smoothing sudah menjadi cara lama untuk meluruskan rambut. Sekarang ada tren Brazilian blowout dengan metode baru. Benarkah lebih aman dilakukan?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Perawatan Rambut & Kulit Kepala, Kesehatan Kulit 15 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

Cara Mengatasi Mimisan dengan Cepat, Mulai dari Bahan Alami hingga Obat Medis

Mimisan bisa terjadi pada siapa saja dan kapan saja, tapi Anda tak perlu panik. Berikut adalah berbagai obat mimisan alami yang ampuh hentikan perdarahan.

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Kesehatan THT, Gangguan Hidung 14 Januari 2021 . Waktu baca 7 menit

5 Penyebab Bercak Putih di Puting Susu dan Cara Mengatasinya

Pernahkah Anda memiliki bintik atau bercak putih di puting susu atau sekitarnya? Tak usah khawatir, kenali penyebab dan cara mengatasinya di sini.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Andisa Shabrina
Kesehatan Wanita, Penyakit pada Wanita 14 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit

Direkomendasikan untuk Anda

cara merangsang istri

Untuk Para Suami, Ini 10 Trik Memanjakan Istri Agar Lebih Bergairah

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 15 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit
olahraga untuk mantan penderita sembuh dari pasien kanker survivor

Panduan Olahraga untuk Mantan Penderita Kanker

Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 15 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit
telat datang bulan

Berapa Lama Telat Datang Bulan Dapat Menjadi Pertanda Kehamilan?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Dipublikasikan tanggal: 15 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
mengatasi kesepian

5 Langkah Mengatasi Kesepian, Agar Hidup Lebih Semangat

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Dipublikasikan tanggal: 15 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit