home

Apa keluhan Anda?

close
Tidak akurat
Susah dipahami
Yang lainnya

Apakah Diet Jelly Termasuk Diet Sehat?

Apakah Diet Jelly Termasuk Diet Sehat?

Diet jelly adalah salah satu cara cepat menurunkan berat badan tanpa perlu repot karena anda hanya perlu banyak makan jelly alias agar-agar selama melakukan diet ini. Apakah cara diet ini efektif dan benar-benar sehat?

Benarkah hanya makan agar-agar selama diet jelly?

Tidak demikian. Agar-agar dalam diet ini lebih digunakan sebagai pengganti camilan di sela waktu makan untuk mengganjal perut. Artinya, Anda tetap perlu mengontrol asupan kalori dan mengatur porsi makan harian Anda sementara menjalani diet jelly.

Meski begitu, agar-agar yang digunakan tidak bisa sembarangan yakni yang rendah kalori dan tanpa gula. Pada umumnya, bahan makanan ini terbuat dari bubuk yang mengandung sekitar 65 kalori. Agar-agar juga termasuk makanan yang bebas lemak.

Manfaat penurunan berat badan dari diet jelly ini datang dari kandungan gelatin yang mengandung tinggi protein juga serat dari rumput laut. Setengah gelas agar yang dilarutkan (120 ml) bisa mengandung hingga 2 gram protein.

Sementara itu, beberapa jenis rumput laut, seperti rumput laut cokelat, mengandung pigmen fucoxanthin yang dapat meningkatkan kerja metabolisme tubuh untuk mengubah lemak menjadi energi.

Hal ini diperkuat sebuah penelitian terbitan jurnal Food Chemistry yang menemukan bahwa alginat, serat alami yang terdapat pada rumput laut cokelat, dapat membantu memperlambat lemak dalam usus hingga 75%.

Manfaat lain dari diet jelly

Selain berpotensi untuk menurunkan berat badan, diet jelly juga menyimpan berbagai manfaat lainnya untuk kesehatan. Di bawah ini daftarnya.

1. Baik untuk pencernaan

Serat dari rumput laut dan kandungan glisin dalam agar-agar dapat membantu memperlancar pencernaan. Selain itu, gelatin dapat merangsang produksi asam lambung dan enzim perncernaan agar mempermudah makanan bergerak dalam saluran pencernaan.

Itu sebabnya makan agar-agar dapat mencegah risiko gangguan pencernaan seperti diare dan sembelit. Kesehatan saluran cerna yang lebih baik juga pada akhirnya membantu tubuh lebih efektif mengatur dan menyimpan energi serta cadangan lemak.

Selain itu, sebuah penelitian pada 2002 menyatakan bahwa glisin dapat mengontrol gula darah dan meningkatkan sensitivitas insulin pada orang-orang yang memiliki diabetes tipe 2.

2. Bantu tidur lebih nyenyak

Banyak penelitian yang menunjukkan bahwa konsumsi agar-agar saat diet dapat membantu Anda tidur lebih nyenyak. Hal ini kemungkinan besar terjadi karena adanya kandungan glisin dalam gelatin.

Glisin yaitu jenis asam amino yang dapat membantu merangsang otak untuk lebih banyak melepaskan hormon melatonin yang menimbulkan rasa kantuk.

Manfaat satu ini tentunya merupakan kabar baik bagi Anda yang juga mengalami masalah susah tidur tapi tidak ingin mengalami efek samping dari konsumsi obat tidur.

3. Bantu menjaga kecantikan kulit

Gelatin sebagai bahan utama agar-agar sebenarnya terbuat dari kolagen yang dimasak. Anda mungkin sering mendengar khasiat kolagen untuk kecantikan kulit.

Kolagen yaitu bahan pembangun utama sel-sel kulit serta mampu membuatnya tampak awet muda dan sehat. Komponen ini penting untuk proses pembaruan sel kulit serta bantu menghalangi paparan sinar UV pada wajah.

Kekurangannya dapat berisiko menimbulkan kondisi selulit, kulit yang tampak kendur, serta munculnya garis-garis halus akibat kehilangan kekencangan kulit.

Maka dari itu, mengonsumsinya sangatlah penting bila Anda ingin kulit tetap terlihat sehat dan kencang. Salah satunya, Anda bisa mendapatkan kolagen dari jelly yang Anda konsumsi saat diet.

Sayangnya, agar-agar hampir nol gizi

Meski tinggi serat dan cukup mengenyangkan, agar-agar bisa dikatakan sebagai makanan yang minim gizi lainnya atau bahkan sama sekali nol.

Maka, Anda tetap perlu mencukupi kebutuhan nutrisi lainnya dari makanan lain. Jika tidak, Anda malah akan berisiko mengalami kekurangan gizi. Minimnya kandungan gizi dalam agar justru memicu rasa lemas dan tidak bertenaga.

Kebanyakan produk agar siap saji di pasaran juga mengandung gula. Asupan gula yang berlebihan akan disimpan oleh tubuh sebagai cadangan lemak. Jelly yang diberi pemanis ini tentu malah menjadi asupan yang membuat diet Anda gagal.

Untuk menyiasati risiko tambahan gula yang tidak perlu dan menangkis kekurangan gizi selama diet jelly, sebaiknya buat sendiri agar-agar di rumah. Gunakan jelly serbuk tanpa rasa yang minim kalori dan gula, atau dari lembaran gelatin sapi yang larut air hangat.

Tidak perlu menambahkan gula, tapi hadirkan rasa manis serta asupan nutrisi lainnya dari topping buah-buahan segar, seperti potongan buah mangga, jeruk, stroberi, hingga siraman yogurt sebagai sausnya.

health-tool-icon

Kalkulator Kebutuhan Kalori

Gunakan kalkulator ini untuk menentukan berapa kebutuhan kalori harian Anda berdasarkan tinggi, berat badan, usia, dan aktivitas sehari-hari.

Laki-laki

Wanita

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Borumand, M., & Sibilla, S. (2014). Daily consumption of the collagen supplement Pure Gold Collagen® reduces visible signs of aging. Clinical interventions in aging, 9, 1747–1758. Retrieved 22 April 2021.

YAMADERA, W., INAGAWA, K., CHIBA, S., BANNAI, M., TAKAHASHI, M. and NAKAYAMA, K., 2007. Glycine ingestion improves subjective sleep quality in human volunteers, correlating with polysomnographic changes. Sleep and Biological Rhythms, 5(2), pp.126-131. Retrieved 22 April 2021.

Rubio, I. G., Castro, G., Zanini, A. C., & Medeiros-Neto, G. (2008). Oral ingestion of a hydrolyzed gelatin meal in subjects with normal weight and in obese patients: Postprandial effect on circulating gut peptides, glucose and insulin. Eating and weight disorders : EWD, 13(1), 48–53. Retrieved 22 April 2021.

Foto Penulisbadge
Ditulis oleh Novita Joseph Diperbarui 07/07/2021
Ditinjau secara medis oleh dr. Patricia Lukas Goentoro