Berat Badan Turun Hingga 5 Kg Dalam 2 Minggu Dengan Diet Thonon, Apakah Aman?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 18 Desember 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Semakin meningkatnya kesadaran masyarakat atas pentingnya memiliki berat badan ideal, semakin menjamur pula berbagai tips diet untuk menurunkan berat badan dengan cepat. Salah satu diet yang belakangan ini sedang naik daun di kalangan artis Hollywood adalah diet Thonon, yang katanya bisa menggelontorkan lemak tubuh hingga 5 kilogram dalam 2 minggu saja. Apakah cara diet ini benar aman?

Apa itu diet Thonon?

Diet Thonon adalah diet yang mengutamakan pola makan tinggi protein selama 14 hari (2 minggu) sebagai cara menurunkan berat badan dengan cepat. Setelah dua minggu, berat badan Anda dipercaya bisa turun hingga 5 kilogram.

Diet ini juga mengharuskan Anda memotong asupan kalori harian hingga setengahnya — dari minimal 1,200 kalori per hari menjadi hanya 600-800 kalori per hari.

Bagaimana cara melakukan diet Thonon?

Seperti layaknya aturan diet pada umumnya, diet thonon juga memiliki cara “khas”-nya untuk menurunkan berat badan dengan cepat. Dilansir dari laman Women’s Health, jadwal makan dalam diet thonon seperti berikut ini:

  • Menu sarapan: Minum secangkir kopi atau teh tanpa pemanis. Kadang, bisa diselingi dengan susu dan sepotong kecil roti gandum.
  • Menu makan siang: Sepiring lauk tinggi protein. Misalnya, dua buah telur rebus dengan tambahan sayuran; atau ikan yang direbus dengan tambahan kombinasi sayuran.
  • Menu makan malam: Masih menu yang tinggi protein, misalnya daging steak 200 gr dengan tambahan sayuran sesuai selera

Pada intinya, menu makanan selama 14 hari dalam diet thonon adalah 3 kali makan: makan pagi, makan siang, dan makan malam. Dengan aturan, menu sarapan dan makan siang harus rendah kalori. Sementara untuk jenis makanan, dapat disesuaikan sesuai selera dan keinginan Anda.

Setelah 14 hari melakukan diet ketat, tahap selanjutnya adalah “tahap stabilisasi”. Tahap ini dimaksudkan untuk mencegah berat badan kembali seperti semula. Biasanya, fase ini akan berlangsung selama satu minggu untuk setiap penurunan satu kilogram berat badan.

Sebenarnya diet thonon efektif, tetapi…

Beberapa pihak yang mendukung metode ini berpendapat bahwa diet thonon merupakan solusi terbaik untuk menurunkan berat badan dengan cepat. Namun pihak yang kontra ataupun masih ragu-ragu berkata sebaliknya.

Menurut Samantha Rigoli, seorang ahli gizi di Healthy to The Core New York City, mengatakan bahwa secara teori menu makanan yang monoton akan sulit dilakukan dalam jangka panjang. Mungkin Anda akan mengalami penurunan berat badan di awal program diet, tapi untuk mempertahankan berat badan tersebut bukanlah yang hal mudah. apabila bila Anda tidak bisa mempertahankan pola makan tersebut, diet Thonon akan sulit dijaga dalam jangka panjang sehingga pada akhirnya berat badan akan kembali seperti semula.

Selain itu, diet Thonon juga dinilai tidak sehat karena hanya mengandalkan asupan tinggi protein, tapi rendah kalori. Sejumlah penelitian melaporkan bahwa pola makan tinggi protein dan serat membuat Anda cenderung mengalami sembelit, meski pada akhirnya diet ini berhasil menurunkan berat badan dalam waktu cepat.

Pola diet Thonon juga tidak direkomendasikan untuk dilakukan anak-anak, orang tua, ibu hamil, orang yang punya penyakit jantung, pengidap gangguan ginjal, orang hipertensi, serta orang-orang yang sedang mengonsumsi obat-obatan tertentu.

Lebih baik olahraga rutin dan jaga pola makan sehat seimbang, daripada diet instan

Sebagai gantinya, jika Anda ingin menurunkan berat badan cobalah dengan melakukan cara yang sehat. Ia merekomendasikan untuk meningkatkan aktivitas fisik dan mengganti makanan olahan dengan makanan dengan kandungan gizi yang lebih beragam.

Kalkulator BMI

Benarkah berat badan Anda sudah ideal?

Ayo Cari Tahu!
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

8 Kesalahan yang Tanpa Disadari Bisa Bikin Kondom Sobek

Kondom ampuh mencegah kehamilan dan penularan penyakit seksual jika digunakan dengan tepat. Tapi hati-hati, kesalahan kecil saja bisa bikin kondom sobek.

Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Kesehatan Seksual, Tips Seks 1 Maret 2021 . Waktu baca 5 menit

6 Trik Sederhana Agar Terbiasa Jalan Kaki Demi Tubuh yang Bugar

Jalan kaki adalah olahraga paling mudah, namun banyak yang malas melakukannya. Yuk, biasakan jalan kaki dengan tips berikut.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Olahraga Lainnya, Kebugaran 1 Maret 2021 . Waktu baca 5 menit

Jangan Remehkan Bahaya Debu Polusi! Yuk, Lindungi Diri Dengan Cara Ini

Debu polusi yang tampak kecil dan tak berbahaya bisa jadi musuh besar kesehatan Anda. Ini berbagai bahaya polusi udara dan cara mengatasinya.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Kesehatan, Informasi Kesehatan 1 Maret 2021 . Waktu baca 5 menit

5 Manfaat Kulit Manggis untuk Kesehatan Tubuh

Banyak berbagai macam penelitian yang menyatakan bahwa kulit manggis kaya manfaat. Yuk, simak apa saja manfaat kulit manggis yang baik bagi kesehatan.

Ditulis oleh: Novita Joseph
Pengobatan Herbal dan Alternatif, Herbal A-Z 1 Maret 2021 . Waktu baca 3 menit


Direkomendasikan untuk Anda

minyak daun basil

5 Khasiat Minyak Daun Basil untuk Kesehatan Tubuh

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 2 Maret 2021 . Waktu baca 4 menit
sakit perut karena gas dan karena penyakit lain

Tips Membedakan Sakit Perut Karena Gas dan Karena Penyakit Lain

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Monika Nanda
Dipublikasikan tanggal: 2 Maret 2021 . Waktu baca 5 menit
cara memilih multivitamin yang tepat

Begini Cara Memilih Multivitamin yang Aman dan Sesuai untuk Anda

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 2 Maret 2021 . Waktu baca 4 menit
kutu bulu mata

Sering Tidak Disadari, Bulu Mata Juga Bisa Kutuan! Apa Gejalanya?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: dr. Elita Mulyadi
Dipublikasikan tanggal: 1 Maret 2021 . Waktu baca 3 menit