home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Apakah Minum Kopi Bisa Menurunkan Berat Badan?

Apakah Minum Kopi Bisa Menurunkan Berat Badan?

Kopi biasanya diminum untuk menambah energi atau konsentrasi saat akan menjalani aktivitas. Namun, belakangan ini banyak yang menggunakannya untuk menurunkan berat badan. Lantas, benarkah kopi bisa membantu dalam diet?

Hubungan antara kopi, kafein, dan diet untuk menurunkan berat badan

Kafein adalah salah satu zat yang terkandung dalam kopi. Kafein aman dikonsumsi, namun dengan takaran yang ditentukan.

Berdasarkan Surat Keputusan Kepala Badan POM, batas konsumsi kafein maksimum adalah sebanyak 150 miligram per hari, yang dibagi minimal dalam 3 dosis.

Sedangkan kopi bisa mengandung 50-200 miligram kafein per cangkir, tergantung penyeduhannya. Lalu, adakah hubungan konsumsi kafein dalam kopi dengan diet untuk menurunkan berat badan?

Kafein mungkin mampu membantu mengurangi sedikit dan mencegah peningkatan berat badan, namun ternyata belum ada penelitian yang benar-benar membuktikan bahwa konsumsi kopi berkafein bisa menurunkan berat badan secara signifikan dan permanen.

Beberapa penelitian bahkan baru hanya dilakukan terhadap binatang, sehingga meragukan bila menyamakan hasilnya terhadap manusia. Meskipun begitu, terdapat beberapa teori yang mungkin dapat mendukung pendapat ‘konsumsi kopi berkafein bisa menurunkan berat badan’ tersebut.

Kafein dalam kopi dapat bantu diet dengan meningkatkan metabolisme tubuh Anda dan membantu tubuh dalam membakar kalori yang Anda konsumsi. Meski Anda sedang tertidur atau beristirahat, kafein tetap dapat merangsang thermogenesis, menghasilkan panas dan energi untuk terus mencerna makanan.

Kafein dapat meningkatkan kewaspadaan dan menangkal rasa kantuk dalam diri Anda. Sehingga, Anda dapat beraktivitas dalam jangka waktu yang lebih lama dan mengeluarkan energi yang lebih banyak.

Kopi juga dapat menekan nafsu makan Anda yang tentunya sangat berguna untuk diet. Hal ini sesuai dengan suatu penelitian yang dilakukan pada tahun 2013 yang mengungkapkan bahwa, orang yang minum kopi pada hari itu, makan lebih sedikit dibandingkan mereka yang tidak minum kopi.

Teori-teori tersebut akan benar-benar terbukti tentu bila Anda tidak menambahkan pemanis pada seduhan kopi Anda, mengingat kombinasi dari kopi dan kafein mungkin akan menghasilkan seduhan yang terasa agak pahit. Penambahan pemanis buatan tentu malah akan meningkatkan kalori yang Anda konsumsi.

Apa yang terjadi bila mengonsumsi kafein berlebih?

Meski memang kafein dari kopi bisa membantu diet Anda, tetaplah ingat untuk tidak mengonsumsinya secara berlebihan. Sebab, kelebihan kafein dapat menimbulkan reaksi yang tak menyenangkan pada tubuh.

Reaksi terhadap konsumsi kafein berlebih pada diri seseorang memiliki dampak yang bervariasi. Namun secara umum, berdasarkan tingkat keparahannya, Badan POM membaginya jadi 3 tingkat sebagai berikut.

  • Keracunan kafein pada tingkat ringan akan menimbulkan gejala mual dan sulit tidur
  • Pada tingkat sedang, Anda akan merasakan gelisah, muntah hingga peningkatan tekanan darah
  • Sedangkan keracunan kafein tingkat berat akan menyebabkan Anda muntah parah berkepanjangan hingga kejang.

Berdasarkan jangka waktu konsumsinya, mengonsumsi kafein sekali minum dan dalam jumlah yang melebih dosis yang dianjurkan dapat menyebabkan perasaan sangat gelisah, halusinasi, denyut jantung lebih cepat, hingga demam.

Sedangkan konsumsi kafein secara terus menerus pada orang dewasa dapat menyebabkan perasaan gugup, cemas, gelisah, hingga tremor (gemetar pada anggota tubuh di luar kemauan). Reaksi kopi yang satu ini tentu bisa saja mengganggu berjalannya diet untuk sebagian orang.

Selain terdapat pada kopi, kafein juga terkandung dalam teh, cokelat, minuman bersoda dan minuman berenergi lain. Perlu diketahui juga bila, kafein merupakan kandungan yang dapat menimbulkan efek ketagihan serta tidak disarankan untuk dikonsumsi oleh penderita penyakit jantung, diabetes, ibu hamil dan hipertensi.

Jadi, berapa banyak kopi yang telah Anda minum hari ini?

health-tool-icon

Kalkulator Kebutuhan Kalori

Gunakan kalkulator ini untuk menentukan berapa kebutuhan kalori harian Anda berdasarkan tinggi, berat badan, usia, dan aktivitas sehari-hari.

Laki-laki

Wanita

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Caffeine: Can it help me lose weight? (2020). Mayo Clinic. Retrieved 21 May 2021, from http://www.mayoclinic.org/healthy-lifestyle/weight-loss/expert-answers/caffeine/faq-20058459

Waspadai Keracunan Kafein dalam Minuman Berenergi. (n.d.). Sentra Informasi Keracunan Badan POM. Retrieved 21 May 2021, from http://ik.pom.go.id/v2016/artikel/Waspadai-Keracunan-Kafein-dalam-Minuman-Berenergi.pdf

“Upper” Limits The Value of Caffeine in Weight Loss. (n.d.). Obesity Action Coalition. Retrieved 21 May 2021, from https://www.obesityaction.org/community/article-library/upper-limits-the-value-of-caffeine-in-weight-loss/

Foto Penulis
Ditulis oleh Theresia Evelyn pada 15/01/2017
x