home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Mengapa Berat Badan Bisa Naik Turun Dalam Sehari?

Mengapa Berat Badan Bisa Naik Turun Dalam Sehari?

Begitu bangun pagi, Anda menimbang berat badan (setelah mengosongkan kandung kemih, tapi sebelum sarapan, tentunya), dan… akhirnya jarum menunjukkan angka yang fantastis! Segala jerih payah diet ketat dan olahraga rutin kini terbayarkan sudah. Tapi kemudian, Anda memutuskan untuk kembali menimbang diri sendiri sebelum pergi tidur, dan skala menunjukkan dua kilogram kenaikan berat badan. Kok bisa?

Katanya, 3500 asupan kalori sama dengan setengah kilogram tambahan lemak, tetapi Anda tidak makan sampai 10,000 kalori seharian. Dari mana tambahan dua kilogram ini berasal? Apa benar Anda bisa mendapatkan hingga tambahan dua kilogram berat hanya dalam satu hari?

Tapi tunggu dulu, itu bukan lemak

Tenang, Anda tidak kehilangan otot/mendapatkan ekstra lemak setiap kali jarum skala berayun ke kanan — seperti yang Anda pikirkan selama ini.

Tahukah Anda, tubuh manusia bisa menyimpan sedikit berat di dalam usus besar kita? Tidak ada banyak sains yang dibutuhkan untuk mendukung satu ini, timbanglah diri sendiri sebelum dan sesudah buang air besar. Anda dapat mengalami perubahan berat badan dari sekitar 1-2 kilogram dengan hanya pergi ke toilet.

Naik turunnya berat adalah normal, dan hal ini terjadi pada semua orang. Fluktuasi ini dapat disebabkan oleh berbagai faktor, seperti konsumsi makan besar, kelebihan asupan garam, sembelit, dan perubahan hormon. Satu hal yang harus Anda ketahui adalah bahwa berat badan ekstra yang Anda lihat di skala tidak berasal dari peningkatan lemak tubuh; “lemak” ekstra itu dapat berasal dari air, produk limbah atau zat lain yang menetap sementara di tubuh Anda.

Apa yang menyebabkan perbedaan berat badan di pagi dan malam hari?

Ketika benar-benar membicarakan fluktuasi berat badan, air adalah tersangka utama Anda. Perubahan berat badan per hari, atau bahkan per jam, sering diakibatkan oleh seberapa banyak air yang Anda tampung dalam tubuh. “Sepanjang hari, tubuh kita akan menampung cairan selagi kita makan dan minum,” kata Kelly Hogan, MS, RD, CDN, koordinator gizi klinis di Breast Center Dubin di Rumah Sakit Mount Sinai, dilansir dari Daily Burn. Lanjut Hogan, hanya dengan mengonsumsi dua cangkir kecil air putih, misalnya, namun Anda juga mendapatkan asupan dari makanan. Hal ini dapat menambahkan beberapa gram ekstra berat badan. Tidak ada hubungannya dengan persentase lemak tubuh atau massa otot.

Selain itu, makan terlalu banyak makanan asin menyebabkan Anda merasa dehidrasi dan kembung karena tubuh Anda mempertahankan cairan dalam tubuh. Ketika kita tidak minum cukup cairan, tubuh akan secara otomatis berpegangan pada cairan air apapun yang tersisa dalam tubuh untuk menjaga keseimbangan cairan. Kemudian, ginjal kita mengeluarkan cairan lebih sedikit melalui urine karena ginjal diprogram untuk menjaga keseimbangan tersebut. Inilah yang menyebabkan pergeseran angka di timbangan Anda.

Berat badan naik turun juga disebabkan oleh penyimpanan cadangan tenaga

Selain garam dan air, jumlah karbohidrat yang Anda makan juga mempengaruhi berapa banyak air yang ditimbun dalam tubuh karena tubuh kita membutuhkan cairan tambahan untuk menyimpan glikogen (karbohidrat) sebagai energi.

Untuk menyimpan setiap gram glikogen, tubuh memerlukan tiga gram air. Saat kita makan karbohidrat, asupan gula sederhana ini disimpan sebagai glikogen di berbagai tempat dalam tubuh, termasuk sel darah merah dan putih, otak, juga ginjal (dalam jumlah kecil). Glikogen berfungsi sebagai penyimpanan energi jangka panjang sekunder, setelah lemak. Glikogen otot diubah menjadi glukosa oleh sel-sel otot, dan glikogen hati diubah menjadi glukosa untuk digunakan di seluruh tubuh, termasuk sistem saraf pusat.

Setiap gram penyimpanan karbohidrat menyebabkan tubuh Anda untuk mempertahankan 2,7-4 kali lipat glikogen dalam bentuk air. Kombinasi antara peningkatan karbohidrat dan air yang mengikat pada karbohidrat masing-masing menyebabkan berat badan kita meningkat.

Penasaran mengapa Anda merasa tubuh jadi lebih ringan setelah keringatan berolahraga? Meskipun Anda mungkin melihat adanya penurunan berat badan segera setelah latihan intens, Anda mungkin akan mendapat lebih banyak berat jika otot Anda menimbun cairan. “Latihan resistensi atau bahkan mencoba latihan baru dapat mengakibatkan penimbunan cairan jika otot bekerja keras,” kata Hogan. Bagian dari respon tubuh saat memperbaiki luka sobek mikroskopik pada otot adalah retensi cairan.

Berapa banyak berat yang biasanya didapat dari fluktuasi berat badan ini?

Fluktuasi berat badan dapat mengakibatkan peningkatan berat badan sementara hingga 2,5 kg per hari. Butuh beberapa waktu bagi sistem pencernaan Anda bisa memproses makanan, cairan dan garam yang Anda konsumsi, dan zat-zat yang masih diproses dengan baik sebelum memberikan kontribusi pada berat badan Anda sebenarnya.

Ketika Anda makan malam besar malam sebelumnya, berat Anda akan tetap sama saat bangun di pagi hari jika Anda belum memiliki pergerakan usus. Hal ini terjadi khususnya jika Anda mengonsumsi makanan yang mengandung banyak garam. Bahkan jika Anda makan lebih banyak dari biasanya, berat badan Anda tidak dapat meningkat secara signifikan hanya dalam semalam. Berat badan Anda yang sebenarnya merupakan hasil dari proses yang terjadi berkelanjutan dalam jangka waktu panjang.

Timbang berat badan seminggu sekali, bukan setiap hari

Salah satu cara untuk mencegah stres yang dihasilkan dari fluktuasi berat badan adalah sebisa mungkin menahan diri menimbang berat badan setiap hari. Timbang diri Anda seminggu sekali, dan melakukan ini tanpa mengenakan pakaian dan sepatu, yang dapat menambahkan satu atau dua kilogram pada skala.

Cobalah untuk menimbang diri sendiri setelah Anda mengosongkan perut Anda di pagi hari. Jika Anda menemukan bahwa berat badan Anda masih naik-turun ketika Anda menimbang seminggu sekali, Anda harus minum banyak air untuk mengurangi jumlah garam dalam tubuh. Kemudian, timbang berat sekali lagi dua hari setelahnya, di pagi hari. Jika hasilnya masih tinggi, Anda mungkin harus menilai kembali program diet dan olahraga Anda untuk memastikan bahwa Anda tidak mengonsumsi kalori lebih dari yang Anda bakar.

BACA JUGA:

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Weight Fluctuation: Here’s What’s Normal and What’s Not http://dailyburn.com/life/health/weight-fluctuation-whats-normal/ accessed September 5, 2016

WHAT THOSE SCALE-WEIGHT FLUCTUATIONS REALLY MEAN http://www.ontheregimen.com/2014/02/09/what-those-scale-weight-fluctuations-really-mean/ accessed September 5, 2016

Weight Fluctuations Explained http://www.fitday.com/fitness-articles/fitness/cardio/recognizing-heat-exhaustion-and-what-to-do-if-you-overheat.html accessed September 5, 2016

Foto Penulis
Ditinjau oleh dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh Ajeng Quamila
Tanggal diperbarui 16/09/2016
x