Mengapa Berat Badan Bisa Naik Turun Dalam Sehari?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 18 Desember 2020 . Waktu baca 6 menit
Bagikan sekarang

Begitu bangun pagi, Anda menimbang berat badan (setelah mengosongkan kandung kemih, tapi sebelum sarapan, tentunya), dan… akhirnya jarum menunjukkan angka yang fantastis! Segala jerih payah diet ketat dan olahraga rutin kini terbayarkan sudah. Tapi kemudian, Anda memutuskan untuk kembali menimbang diri sendiri sebelum pergi tidur, dan skala menunjukkan dua kilogram kenaikan berat badan. Kok bisa?

Katanya, 3500 asupan kalori sama dengan setengah kilogram tambahan lemak, tetapi Anda tidak makan sampai 10,000 kalori seharian. Dari mana tambahan dua kilogram ini berasal? Apa benar Anda bisa mendapatkan hingga tambahan dua kilogram berat hanya dalam satu hari?

Tapi tunggu dulu, itu bukan lemak

Tenang, Anda tidak kehilangan otot/mendapatkan ekstra lemak setiap kali jarum skala berayun ke kanan — seperti yang Anda pikirkan selama ini.

Tahukah Anda, tubuh manusia bisa menyimpan sedikit berat di dalam usus besar kita? Tidak ada banyak sains yang dibutuhkan untuk mendukung satu ini, timbanglah diri sendiri sebelum dan sesudah buang air besar. Anda dapat mengalami perubahan berat badan dari sekitar 1-2 kilogram dengan hanya pergi ke toilet.

Naik turunnya berat adalah normal, dan hal ini terjadi pada semua orang. Fluktuasi ini dapat disebabkan oleh berbagai faktor, seperti konsumsi makan besar, kelebihan asupan garam, sembelit, dan perubahan hormon. Satu hal yang harus Anda ketahui adalah bahwa berat badan ekstra yang Anda lihat di skala tidak berasal dari peningkatan lemak tubuh; “lemak” ekstra itu dapat berasal dari air, produk limbah atau zat lain yang menetap sementara di tubuh Anda.

Apa yang menyebabkan perbedaan berat badan di pagi dan malam hari?

Ketika benar-benar membicarakan fluktuasi berat badan, air adalah tersangka utama Anda. Perubahan berat badan per hari, atau bahkan per jam, sering diakibatkan oleh seberapa banyak air yang Anda tampung dalam tubuh. “Sepanjang hari, tubuh kita akan menampung cairan selagi kita makan dan minum,” kata Kelly Hogan, MS, RD, CDN, koordinator gizi klinis di Breast Center Dubin di Rumah Sakit Mount Sinai, dilansir dari Daily Burn. Lanjut Hogan, hanya dengan mengonsumsi dua cangkir kecil air putih, misalnya, namun Anda juga mendapatkan asupan dari makanan. Hal ini dapat menambahkan beberapa gram ekstra berat badan. Tidak ada hubungannya dengan persentase lemak tubuh atau massa otot.

Selain itu, makan terlalu banyak makanan asin menyebabkan Anda merasa dehidrasi dan kembung karena tubuh Anda mempertahankan cairan dalam tubuh. Ketika kita tidak minum cukup cairan, tubuh akan secara otomatis berpegangan pada cairan air apapun yang tersisa dalam tubuh untuk menjaga keseimbangan cairan. Kemudian, ginjal kita mengeluarkan cairan lebih sedikit melalui urine karena ginjal diprogram untuk menjaga keseimbangan tersebut. Inilah yang menyebabkan pergeseran angka di timbangan Anda.

Berat badan naik turun juga disebabkan oleh penyimpanan cadangan tenaga

Selain garam dan air, jumlah karbohidrat yang Anda makan juga mempengaruhi berapa banyak air yang ditimbun dalam tubuh karena tubuh kita membutuhkan cairan tambahan untuk menyimpan glikogen (karbohidrat) sebagai energi.

Untuk menyimpan setiap gram glikogen, tubuh memerlukan tiga gram air. Saat kita makan karbohidrat, asupan gula sederhana ini disimpan sebagai glikogen di berbagai tempat dalam tubuh, termasuk sel darah merah dan putih, otak, juga ginjal (dalam jumlah kecil). Glikogen berfungsi sebagai penyimpanan energi jangka panjang sekunder, setelah lemak. Glikogen otot diubah menjadi glukosa oleh sel-sel otot, dan glikogen hati diubah menjadi glukosa untuk digunakan di seluruh tubuh, termasuk sistem saraf pusat.

Setiap gram penyimpanan karbohidrat menyebabkan tubuh Anda untuk mempertahankan 2,7-4 kali lipat glikogen dalam bentuk air. Kombinasi antara peningkatan karbohidrat dan air yang mengikat pada karbohidrat masing-masing menyebabkan berat badan kita meningkat.

Penasaran mengapa Anda merasa tubuh jadi lebih ringan setelah keringatan berolahraga? Meskipun Anda mungkin melihat adanya penurunan berat badan segera setelah latihan intens, Anda mungkin akan mendapat lebih banyak berat jika otot Anda menimbun cairan. “Latihan resistensi atau bahkan mencoba latihan baru dapat mengakibatkan penimbunan cairan jika otot bekerja keras,” kata Hogan. Bagian dari respon tubuh saat memperbaiki luka sobek mikroskopik pada otot adalah retensi cairan.

Berapa banyak berat yang biasanya didapat dari fluktuasi berat badan ini?

Fluktuasi berat badan dapat mengakibatkan peningkatan berat badan sementara hingga 2,5 kg per hari. Butuh beberapa waktu bagi sistem pencernaan Anda bisa memproses makanan, cairan dan garam yang Anda konsumsi, dan zat-zat yang masih diproses dengan baik sebelum memberikan kontribusi pada berat badan Anda sebenarnya.

Ketika Anda makan malam besar malam sebelumnya, berat Anda akan tetap sama saat bangun di pagi hari jika Anda belum memiliki pergerakan usus. Hal ini terjadi khususnya jika Anda mengonsumsi makanan yang mengandung banyak garam. Bahkan jika Anda makan lebih banyak dari biasanya, berat badan Anda tidak dapat meningkat secara signifikan hanya dalam semalam. Berat badan Anda yang sebenarnya merupakan hasil dari proses yang terjadi berkelanjutan dalam jangka waktu panjang.

Timbang berat badan seminggu sekali, bukan setiap hari

Salah satu cara untuk mencegah stres yang dihasilkan dari fluktuasi berat badan adalah sebisa mungkin menahan diri menimbang berat badan setiap hari. Timbang diri Anda seminggu sekali, dan melakukan ini tanpa mengenakan pakaian dan sepatu, yang dapat menambahkan satu atau dua kilogram pada skala.

Cobalah untuk menimbang diri sendiri setelah Anda mengosongkan perut Anda di pagi hari. Jika Anda menemukan bahwa berat badan Anda masih naik-turun ketika Anda menimbang seminggu sekali, Anda harus minum banyak air untuk mengurangi jumlah garam dalam tubuh. Kemudian, timbang berat sekali lagi dua hari setelahnya, di pagi hari. Jika hasilnya masih tinggi, Anda mungkin harus menilai kembali program diet dan olahraga Anda untuk memastikan bahwa Anda tidak mengonsumsi kalori lebih dari yang Anda bakar.

BACA JUGA:

Kalkulator BMI

Benarkah berat badan Anda sudah ideal?

Ayo Cari Tahu!
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Baca Juga:

    Yang juga perlu Anda baca

    6 Cara Menghangatkan Tubuh Saat Sedang Kedinginan

    Mengenakan selimut dan pakaian tebal merupakan salah satu cara menghangatkan tubuh saat kedinginan. Apakah ada cara lainnya?

    Ditulis oleh: Arinda Veratamala
    Kesehatan, Informasi Kesehatan 20 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

    Hati-hati, 8 Suplemen Herbal Ini Tak Boleh Dikonsumsi Sebelum Masuk Ruang Operasi

    Meski bermanfaat bagi kesehatan, beberapa suplemen herbal dapat berisiko komplikasi berbahaya jika diminum menjelang operasi. Apa saja itu?

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
    Pengobatan Herbal dan Alternatif, Herbal A-Z 20 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit

    Konsumsi Kayu Manis Berlebihan, Hati-hati Risikonya untuk Kesehatan

    Meski memiliki manfaat, perhatikan jumlah asupan kayu manis. Terlalu banyak mengonsumsi rempah ini memiliki risiko kayu manis yang berbahaya.

    Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Risky Candra Swari
    Pengobatan Herbal dan Alternatif, Herbal A-Z 20 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

    7 Penyebab Hidung Meler serta Cara Mengatasinya

    Hidung ingusan memang sangat menganggu Anda. Berikut tips yang bisa dilakukan di rumah untuk meringankan hidung meler, entah karena flu atau alergi.

    Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
    Ditulis oleh: Aprinda Puji
    Kesehatan THT, Gangguan Hidung 19 Januari 2021 . Waktu baca 9 menit

    Direkomendasikan untuk Anda

    Mengurangi Bau Badan

    Deodoran Tidak Mempan Kurangi Bau Badan? Atasi Dengan Bahan Alami Berikut Ini

    Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: dr. Marsha Desica Arsanta
    Dipublikasikan tanggal: 21 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit
    tips lari untuk penderita rematik

    6 Kesalahan Saat Olahraga Lari yang Wajib Dihindari

    Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
    Dipublikasikan tanggal: 21 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
    strategi menahan lapar

    Cara Menahan Rasa Lapar Saat Melakukan Diet

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
    Dipublikasikan tanggal: 21 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
    cara mengobati tipes

    Berbagai Pilihan Pengobatan untuk Atasi Tipes

    Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
    Ditulis oleh: Fajarina Nurin
    Dipublikasikan tanggal: 20 Januari 2021 . Waktu baca 8 menit