Berapa Asupan Karbohidrat untuk Menambah Berat Badan?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 21 Desember 2020 . Waktu baca 5 menit
Bagikan sekarang

Jika Anda sedang dalam upaya untuk meningkatkan berat badan, bukan hanya lemak atau protein yang asupannya perlu ditingkatkan setiap hari. Zat gizi lain, seperti karbohidrat, turut menyumbang energi untuk tubuh dalam bentuk kalori, sehingga membantu menambah berat badan Anda.

Lantas, agar berat badan ideal segera tercapai, seberapa banyak jumlah karbohidrat yang perlu Anda konsumsi?

Mungkinkah karbohidrat memengaruhi peningkatan berat badan?

diet yang ampuh

Secara garis besarnya, karbohidrat tidak “bekerja” untuk menambah berat badan dalam waktu singkat, seperti yang dapat dilakukan oleh protein maupun lemak. Akan tetapi, sumber karbohidrat dari tepung-tepungan (strachy carbs) cenderung padat kalori.

Asupan kalori yang cukup banyak, termasuk dari karbohidrat, dapat membantu Anda untuk menambah berat badan. Dengan catatan, Anda tidak hanya memperbanyak asupan karbohidrat, bahkan sampai menghilangkan asupan zat gizi yang lain.

Supaya lebih optimal, penambahan berat badan bisa dilakukan dengan meningkatkan asupan karbohidrat, lemak, serta protein dari sumber makanan harian.

Kenali kebutuhan karbohidrat dalam sehari

jenis karbohidrat yang sehat

Kebutuhan karbohidrat tidak bisa dipukul rata sama untuk setiap orang, termasuk batasan pasti untuk menambah berat badan. Pasalnya, kebutuhan karbohidrat bisa dipengaruhi oleh jenis kelamin, usia, tingkat aktivitas, dan kondisi kesehatan Anda.

Namun untuk memudahkan Anda dalam menentukan perkiraan batasan konsumsi harian, Anda bisa mengacu pada Angka Kecukupan Gizi (AKG) dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Berikut rata-rata kebutuhan karbohidrat harian berdasarkan usia dan jenis kelamin:

Laki-laki

  • Anak-anak: 155-254 gr/ hari
  • Usia 10-12 tahun: 289 gr/ hari
  • Usia 13-15 tahun: 340 gr/hari
  • Usia 16-18 tahun: 368 gr/ hari
  • Usia 19-29 tahun: 375 gr/ hari
  • Usia 30-49 tahun: 394 gr/ hari
  • Usia 50-64 tahun: 349 gr/ hari
  • Usia 65-80 tahun: 309 gr/ hari
  • Usia di atas 80 tahun: 248 gr/ hari

Perempuan

  • Anak-anak: 155-254 gram (gr)/ hari
  • Usia 10-12 tahun: 275 gr/ hari
  • Usia 13-18 tahun: 292 gr/ hari
  • Usia 19-29 tahun: 309 gr/ hari
  • Usia 30-49 tahun: 323 gr/ hari
  • Usia 50-64 tahun: 285 gr/ hari
  • Usia 65-80 tahun: 252 gr/ hari
  • Usia di atas 80 tahun: 232 gr/ hari

Berangkat dari kebutuhan karbohidrat per hari ini, akan membantu Anda menentukan berapa total karbohidrat yang perlu dikonsumsi untuk membantu menambah berat badan.

Berapa banyak asupan karbohidrat untuk menambah berat badan?

porsi makan malam

Sebelum beranjak mengetahui kebutuhan karbohidrat untuk menambah berat badan, kenali dulu kalori yang harus Anda konsumsi setiap harinya. Dalam upaya untuk menambah berat badan, Anda perlu meningkatkan asupan kalori harian dari makanan dan minuman.

Dengan kata lain, konsumsi makanan serta minuman Anda haruslah mengandung jumlah kalori yang lebih banyak ketimbang yang dibutuhkan oleh tubuh. Supaya lebih mudah, Anda bisa menggunakan kalkulator kebutuhan kalori Hello Sehat atau melalui link berikut bit.ly/kalkulatorBMR.

Setelah mengetahui berapa kebutuhan kalori Anda, selanjutnya cari berapa asupan karbohidrat yang perlu Anda konsumsi ke dalam porsi makanan untuk menambah berat badan.

Mencari kebutuhan karbohidrat untuk menambah berat badan

Misalnya, kebutuhan kalori Anda dalam sehari yakni 1600 kalori. Mengutip dari laman Healthline, Anda bisa menambahkan sekitar 300-500 kalori untuk penambahan berat badan dalam waktu lambat, dan 700-1000 kalori untuk penambahan berat badan dalam waktu cepat.

Sebagai contoh, pilih 300-500 kalori untuk ditambahkan ke dalam porsi makan harian. Jadi, 1600 kalori harian yang harus Anda penuhi ditambah dengan 300-500 kalori, misalnya menjadi 1900-2100 kalori.

Untuk perkiraan perhitungan, ambil sekitar 1900 kalori yang harus Anda penuhi per hari. Kemudian, ambil 45-65 persennya untuk menghitung karbohidrat.

Ini karena menurut United States Department of Agriculture (USDA), 45-65 persen dari total kalori harian berasal dari karbohidrat. Berikut penjelasan lebih lanjutnya:

  • Hitung 45-65 persen dari 1900 kalori. Hasil yang didapat yakni 855-1235 kalori.
  • Kebutuhan kalori sebanyak 855-1235 ini, masing-masing dibagi 4. Hal ini karena dalam 1 gram karbohidrat, terdapat 4 kalori.
  • Kemudian didapatkan hasil 213,75-308,75 gram.

Nah, 213,75-308,75 gram inilah yang perlu Anda tambahkan ke dalam porsi makan harian dalam sehari. Ambil contoh Anda makan 3 kali dalam sehari, berarti 213,75-308,75 gram ini dibagi rata ke 3 kali porsi makan sehari.

Di awal, coba tingkatkan konsumsi karbohidrat dalam sehari hingga mencapai 213,75 gram terlebih dahulu. Jika dirasa perlu untuk ditambahkan lagi, Anda bisa meningkatkan jumlahnya perlahan-lahan sampai 308,75 gram.

Begitu pula perhitungannya jika Anda ingin menambahkan 700-1000 kalori agar peningkatan berat badan berlangsung lebih cepat.

Namun yang perlu Anda ingat, angka peningkatan asupan karbohidrat untuk menambah berat badan tersebut merupakan perkiraan. Kebutuhan kalori masing-masing orang bisa berbeda-beda, begitu pula kebutuhan karbohidrat hariannya.

Jadi, pastikan Anda mengetahui berapa kebutuhan kalori dan karbohidrat Anda per hari sesuai dengan usia, berat badan, aktivitas, dan lainnya. Kemudian tentukan berapa jumlah karbohidrat yang perlu ditambah setiap kali makan. Setelah itu, pilih beragam jenis sumber karbohidrat yang bisa jadi menu makanan sehari-hari.

Selain nasi, Anda juga bisa makan kentang, ubi, kacang-kacangan, pasta, dan lain sebagainya. Dengan begitu, diharapkan berat badan akan mengalami peningkatan. Jika ingin lebih mudah dan jelas, Anda bisa berkonsultasi lebih lanjut dengan ahli gizi Anda untuk membantu mencapai berat badan ideal yang Anda inginkan.

Kalkulator BMI

Benarkah berat badan Anda sudah ideal?

Ayo Cari Tahu!
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Apakah Susu Penambah Berat Badan Betulan Ampuh Bikin Berisi?

Anda mungkin tergoda untuk minum suplemen susu penambah berat badan agar badan lebih berisi. Namun, apa betulan ampuh dan efektif?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Tips Berat Badan Naik, Nutrisi 7 Desember 2020 . Waktu baca 5 menit

5 Fakta Menarik Seputar Sarapan Bubur Ayam

Sarapan bubur ayam ternyata rendah kalori, namun bikin Anda cepat lapar lagi. Yuk, perhatikan beragam fakta lainnya soal bubur bagi kesehatan berikut ini.

Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Fakta Gizi, Nutrisi 1 Desember 2020 . Waktu baca 4 menit

Kalau Ingin Berat Badan Ideal, Berapa Kalori yang Harus Dibakar?

Berapa banyak kalori yang harus dibakar per hari? Jika ingin berat badan ideal, olahraga juga perlu untuk membakar kalori, bukan hanya membatasi makanan.

Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Tips Berat Badan Turun, Nutrisi 4 November 2020 . Waktu baca 4 menit

Nasi, Mie, Pasta, dan Roti: Sumber Karbohidrat Mana yang Paling Sehat?

Ada berbagai jenis makanan pokok yang bisa Anda pilih, mulai dari nasi, mie, pasta, atau roti. Namun, yang mana sumber karbohidrat paling sehat?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Fakta Gizi, Nutrisi 6 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

diet cico adalah

Mengenal Diet CICO, yang Penting Kalori Masuk dan Keluar Sama

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Rr. Bamandhita Rahma Setiaji
Dipublikasikan tanggal: 26 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
apa itu kalori adalah

Mengenal Kalori: Pengertian, Sumber, Kebutuhan Harian, dan Jenis-Jenisnya

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Brigitta Maharani
Dipublikasikan tanggal: 18 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit
tidur siang bikin gemuk

Benarkah Tidur Siang Bisa Bikin Badan Gemuk?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 21 Desember 2020 . Waktu baca 5 menit
gemuk air itu apa

Tubuh Gemuk Akibat Berat Air Tinggi, Apa Penyebabnya?

Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 15 Desember 2020 . Waktu baca 4 menit