Kenali Penyebab Nyeri pada Siku

Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 22 Desember 2020 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Dalam seni bela diri, mungkin Anda sering mendengar orang mengatakan bahwa siku merupakan tulang yang paling keras dalam tubuh. Walaupun pernyataan tersebut kemungkinan benar, Anda masih bisa merasakan nyeri pada siku akibat trauma atau cedera.

Sendi siku terdiri dari tulang, kartilago (tulang rawan), ligamen dan cairan. Otot dan tendon membantu sendi siku bergerak bebas. Ketika salah satu struktur ini terluka atau cedera, Anda akan mengalami masalah siku. Banyak faktor yang menyebabkan nyeri pada siku, seperti:

  • Cedera saat olahraga merupakan penyebab umum nyeri siku.
  • Kecelakaan saat jatuh.
  • Olahraga yang bertumpu pada sendi.
  • Penyakit dan gangguan yang mempengaruhi bagian tubuh.

Siku Anda dapat mengalami retak atau dislokasi akibat jatuh tepat di siku atau lengan mendapat terlalu banyak tekanan. Dokter dapat meluruskan kembali sendi Anda yang terkilir, dan jangan mencoba melakukan hal ini sendiri tanpa pengawasan para ahli.

Saat siku mengalami retak atau dislokasi, segera lakukan pertolongan pertama. Jangan menggerakan siku dan pasang belat untuk mengurangi guncangan. Anda dapat menempelkan kantung es untuk mengurangi pembengkakan di daerah yang cedera.

Apa saja penyebab umum dari nyeri siku?

Untuk mendapatkan pengobatan terbaik, ketahuilah terlebih dahulu penyebab nyeri di siku Anda.

Tendinosis atau tendonitis

Tendinosis, atau dikenal dengan tendonitis kronis, merupakan cedera tendon yang menyebabkan rasa sakit yang ekstrim pada siku. Penyebab tendonitis adalah kebiasaan menggunakan pergelangan tangan dan siku terus-menerus, seperti melempar bisbol atau mengayunkan tongkat golf, atau bermain tenis.

Ada dua jenis tendonitis, yaitu epicondylitis medial atau “siku pemain golf” (jenis tendonitis yang memengaruhi bagian dalam siku) dan lateral epicondylitis atau “tennis elbow” (jenis tendonitis yang memengaruhi bagian luar siku).

Untuk sakit yang disebabkan oleh tendon, gejala akan berangsur hilang dengan istirahat, terapi fisik, atau obat-obatan anti-inflamasi.

Olecranon bursitis

Terkadang nyeri siku bisa datang dari bursa, kantung kecil berisi cairan yang membantu melindungi dan melumasi sendi. Bersandar atau mendapatkan benturan pada siku, infeksi, dan arthritis dapat menyebabkan kerusakan pada bursa Anda.

Kondisi ini mungkin dapat ditangani dengan pemberian obat dan bantalan siku. Dalam beberapa kasus yang berat, operasi mungkin perlu dilakukan.

Osteoarthritis

Osteoarthritis merupakan jenis dari arthritis. Osteoarthritis menyebabkan rasa sakit dan mengurangi gerak di tangan Anda. Kondisi ini dapat terjadi pada setiap sendi, tetapi biasanya menyerang tangan, lutut, pinggul atau tulang belakang.

Osteoarthritis memecah tulang rawan yang membantu mengurangi gerakan tiba-tiba. Ketika kondisi ini terjadi, tulang yang saling bergesekan dari waktu ke waktu akan merusak sendi secara permanen.

Perawatan yang dapat diberikan adalah anjuran olahraga, obat-obatan, dan operasi termasuk penggantian sendi untuk kasus yang lebih berat.

Dalam banyak kasus, Anda harus menjalani terapi fisik setelah pengobatan cedera siku parah. Terapi fisik akan membantu mengembalikan rentang gerak setelah operasi atau setelah bidai atau gips dicopot.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Yuk, Ketahui Manfaat dan Gerakan Senam Jantung Sehat

Ingin jantung selalu sehat? Cobalah untuk mencoba senam jantung sehat. Yuk, lihat manfaat sekaligus panduan gerakan-gerakannya berikut ini.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Penyakit Jantung, Kesehatan Jantung 13 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit

Bagaimana Cara Mengetahui Umur Tulang Anda?

Mengetahui umur tulang bisa membantu Anda mendiagnosis penyakit tertentu dan mengobatinya sebelum terlambat. Bagaimana caranya?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Kesehatan Muskuloskeletal, Gangguan Muskuloskeletal 13 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit

Olahraga Pagi atau Olahraga Malam, Mana yang Lebih Baik?

Ada yang suka berolahraga setelah bangun pagi, ada juga yang lebih senang olahraga pulang kantor. Sebetulnya, lebih baik olahraga pagi atau malam?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Satria Perdana
Olahraga Lainnya, Kebugaran 13 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

Olahraga Kardio vs Angkat Beban: Mana yang Lebih Cepat Turunkan Berat Badan?

Olahraga adalah cara mendapatkan berat badan ideal yang paling efektif. Namun dari semua jenis, mana yang lebih manjur: olahraga kardio atau angkat beban?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Olahraga Kardio, Kebugaran 11 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

tips lari untuk penderita rematik

6 Kesalahan Saat Olahraga Lari yang Wajib Dihindari

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
Dipublikasikan tanggal: 21 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
minum kopi sebelum olahraga

3 Manfaat yang Bisa Didapat dari Minum Kopi Sebelum Olahraga

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 21 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

7 Olahraga untuk Membantu Menambah Tinggi Badan

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Adinda Rudystina
Dipublikasikan tanggal: 18 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit
olahraga untuk mantan penderita sembuh dari pasien kanker survivor

Panduan Olahraga untuk Mantan Penderita Kanker

Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 15 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit