backup og meta
Kategori
Cek Kondisi
Tanya Dokter
Simpan

10 Rekomendasi Salep Pereda Nyeri Otot Terbaik di Apotek

Ditinjau secara medis oleh Apt. Ambar Khaerinnisa, S.Farm · Farmasi · None


Ditulis oleh Reikha Pratiwi · Tanggal diperbarui 09/03/2024

Berikut adalah daftar produk yang bisa bermanfaat untuk Anda. Perlu diketahui, kami bisa saja mendapatkan sedikit komisi setiap kali Anda membeli produk via link ini. Tenang, tidak ada penambahan biaya. Pelajari lebih lanjut soal konten produk marketing kami di sini.

    10 Rekomendasi Salep Pereda Nyeri Otot Terbaik di Apotek

    Saat mengalami nyeri otot dan sendi, rasa sakit yang timbul kerap kali mengganggu aktivitas. Untungnya, ada beberapa jenis obat yang bisa digunakan untuk membantu meredakan gejala tersebut, seperti salep atau krim pereda nyeri. Namun, apa saja salep pereda nyeri otot terbaik?

    Sebenarnya, Anda bisa menemukan salep pereda nyeri otot dengan mudah di pasaran. Namun, jika diperlukan, Anda juga bisa diresepkan salep nyeri otot yang lebih kuat oleh dokter. Simak apa saja rekomendasi salep pereda nyeri otot terbaik di bawah ini.

    Cara memilih salep pereda nyeri otot terbaik

    Memilih salep pereda nyeri otot dan sendi yang terbaik bisa tergantung pada beberapa faktor.

    Ini termasuk jenis nyeri yang Anda alami, selera pribadi terkait tekstur dan aroma, serta apakah Anda memiliki kondisi kesehatan tertentu yang perlu diperhatikan.

    Pasalnya, nyeri otot bisa disebabkan oleh berbagai hal, seperti kelelahan, kram, cedera, atau kondisi medis tertentu.

    Salep dengan efek pemanasan cocok untuk nyeri otot karena ketegangan atau kelelahan, sedangkan yang memberi efek pendinginan mungkin lebih baik untuk cedera atau peradangan.

    Selain itu, baca komposisinya. Beberapa bahan aktif yang umum ditemukan dalam salep pereda nyeri otot antara lain mentol, camphor, capsaicin, dan salisilat.

    Mentol dan camphor biasanya memberikan sensasi dingin, sedangkan capsaicin (dari cabai) bisa memberi sensasi panas pada kulit, sebagaimana dilansir dari Cleveland Clinic.

    Sementara itu, salisilat membantu mengurangi nyeri dan peradangan.

    Anda bisa pilih salep pereda nyeri otot terbaik berdasarkan efek yang Anda inginkan.

    Selain itu, jika Anda memiliki kulit sensitif, carilah produk yang dirancang untuk kulit sensitif dan hindari bahan yang mungkin menyebabkan iritasi atau reaksi alergi.

    Pilih juga formulasi yang sesuai. Salep, krim, gel, dan semprot (spray) memiliki tekstur yang berbeda.

    Salep dan krim biasanya lebih padat teksturnya sehingga membutuhkan waktu lebih lama untuk diserap kulit, sedangkan gel dan spray cenderung lebih ringan dan cepat meresap.

    Apakah nyeri otot berbahaya?

    Nyeri otot biasanya tidak berbahaya dan merupakan respons alami tubuh terhadap kelelahan, ketegangan, atau aktivitas fisik yang berlebihan. Meski demikian, sangat penting untuk memperhatikan tanda-tanda dan gejala lainnya yang dapat menunjukkan masalah yang lebih serius, seperti demam tinggi, pembengkakan, kemerahan, kelemahan otot yang signifikan, atau kesulitan bernapas. Bila Anda memiliki kekhawatiran tentang nyeri otot Anda atau mengalami gejala yang mencurigakan, segera periksakan diri ke dokter untuk pemeriksaan lebih lanjut.

    Rekomendasi salep pereda nyeri otot terbaik

    Salep scabies atau kudis

    Berikut ini adalah rekomendasi salep pereda nyeri otot terbaik yang bisa Anda pilih.

    1. Counterpain Cream

    Counterpain Cream adalah salah satu merek populer dari salep pereda nyeri otot yang digunakan secara topikal atau oles.

    Produk ini digunakan untuk meredakan nyeri otot dan sendi yang disebabkan oleh berbagai kondisi, termasuk kram otot, cedera olahraga, arthritis, dan nyeri akibat aktivitas sehari-hari.

    Bahan aktif utama yang terkandung berupa mentol dan methyl salicylate.

    Mentol memberikan efek dingin yang membantu mengurangi sensasi nyeri dan peradangan, sedangkan methyl salicylate memiliki efek analgesik dan antiperadangan.

    Nomor produk BPOM: QD111709511

    2. Nufacort Krim

    Nufacort Krim adalah obat topikal yang mengandung bahan aktif kortikosteroid, yaitu fluocinolone acetonide.

    Produk ini termasuk jenis obat yang tidak dijual secara bebas dan penggunaannya harus dengan resep dokter.

    Nufacort Krim bisa digunakan untuk mengobati berbagai kondisi kulit yang terkait dengan peradangan dan gatal, seperti radang sendi (arthritis), sistem kekebalan, kondisi kulit dan mata, masalah pernapasan, kanker, dan alergi parah.

    Krim dapat dioleskan tipis-tipis pada area kulit yang terkena, biasanya dua atau tiga kali sehari, tergantung pada instruksi dokter atau petunjuk yang tertera pada kemasan.

    Nomor produk BPOM: DKL9618205729A1

    3. Hot In Go Original

    Hot In Go Original adalah krim atau salep yang diklaim meredakan pegal-pegal, nyeri sendi, nyeri otot, masuk angin, perut kembung, dan sakit kepala.

    Produk ini mengandung mentol, methyl salicylate, dan pine oil 50%. Mentol dapat memberikan sensasi dingin kemudian hangat pada kulit, sehingga dapat mengalihkan dari rasa nyeri atau pegal yang dirasakan.

    Dikemas dalam botol, produk ini dilengkapi tiga jenis tutup, yaitu dengan dome untuk mengoleskan krim, bola-bola roll-on untuk meratakan krim, dan alat pijatan titik akupunktur.

    Nomor produk BPOM: QD227034761

    4. Salonpas Cream

    Salonpas Cream adalah krim pereda nyeri topikal yang berfungsi memberikan efek dingin dan mengurangi rasa sakit pada otot dan sendi.

    Mentol dan methyl salicylate adalah dua bahan utama dalam produk ini. Mentol memberikan sensasi dingin yang menyegarkan, sedangkan methyl salicylate memiliki efek analgesik dan antiinflamasi.

    Krim ini dapat digunakan untuk meredakan nyeri otot dan sendi yang disebabkan oleh berbagai kondisi, termasuk cedera olahraga, ketegangan otot, arthritis, atau nyeri akibat aktivitas sehari-hari.

    Nomor produk BPOM: QL041700341

    5. Aclonac Emulsi Gel

    Aclonac Emulsi Gel adalah obat topikal yang mengandung bahan aktif nonsteroid antiinflamasi (NSAID) yang disebut diklofenak dietilamonium.

    Diklofenak bekerja dengan menghambat produksi prostaglandin, yaitu senyawa yang menyebabkan peradangan, sehingga bisa membantu mengurangi rasa nyeri dan peradangan.

    Gel ini dapat digunakan pada kondisi nyeri otot, nyeri sendi, dan cedera olahraga.

    Nomor produk BPOM: DTL1521645128A1

    6. Lespain Cream

    Lespain Cream adalah salep atau krim analgesik yang digunakan secara oles untuk meredakan nyeri otot, nyeri sendi, keseleo, serta pegal-pegal pada leher, bahu, dan punggung.

    Obat krim ini mengandung methyl salicylate, mentol, dan eugenol yang berfungsi sebagai pereda nyeri otot dan sendi dengan memberikan rasa hangat pada bagian tubuh yang sakit.

    Cukup oleskan krim pada bagian yang sakit. Namun, hindari penggunaan pada anak-anak berusia di bawah 2 tahun.

    Nomor produk BPOM: QD06170687

    7. Stop X

    Stop X adalah merek krim yang digunakan untuk meredakan gejala nyeri akibat pegal-pegal, nyeri otot, dan keseleo.

    Krim ini mengandung benzil nicotinate yang dapat melebarkan pembuluh darah serta champora, eugenol, mentol, dan methyl salicylate  untuk membantu meredakan nyeri.

    Selain itu, ada juga bahan antiiritasi dalam obat nyeri otot ini yang memberikan sensasi hangat sehingga terasa nyaman saat dipakai.

    Nomor produk BPOM: QD161714621

    8. Neo Rheumacyl Hot Cream

    Neo Rheumacyl Hot Cream adalah produk topikal yang digunakan untuk meredakan nyeri otot, nyeri sendi, keseleo, dan pegal-pegal akibat aktivitas sehari-hari atau olahraga.

    Krim ini memiliki efek panas yang membantu mengurangi rasa sakit dan ketegangan pada otot dan sendi.

    Di dalam produknya terkandung berbagai bahan aktif, termasuk mentol, methyl salicylate, dan ekstrak herbal lainnya.

    Mentol memberikan efek pendinginan, sedangkan methyl salicylate memiliki efek analgesik dan antiinflamasi yang membantu mengurangi nyeri dan peradangan.

    Nomor produk BPOM: QD041702781

    9. Molakrim Cream

    Molakrim Cream adalah salep atau krim oles yang diklaim untuk meredakan nyeri otot terkilir, nyeri akibat pukulan, memar, dan pegal linu.

    Dengan kandungan eugenolum, mentholum, dan methyl salicylate, krim ini tidak hanya sebagai pereda nyeri, tapi juga dapat digunakan sebelum latihan dan olahraga untuk membantu meredakan rasa kaku pada otot.

    Oleskan secukupnya pada bagian yang nyeri, lalu gosok secara merata hingga terserap ke dalam kulit. Bila perlu, penggunaan krim dapat diulang satu sampai tiga kali sehari

    Nomor produk BPOM: QD151713881

    10. Chondromax Krim Hot

    Chondromax Krim Hot adalah produk topikal atau oles yang digunakan untuk meredakan nyeri sendi dan memelihara kesehatan sendi.

    Krim ini mengandung glucosamine, chondroitin, dan capsaicin yang dirancang untuk memberikan efek pemanasan pada area yang terkena, membantu meningkatkan sirkulasi darah, mengurangi ketegangan otot, dan meredakan nyeri.

    Untuk penggunaannya, bersihkan dan keringkan kulit, kemudian oleskan krim ke bagian kulit yang nyeri dan gosok perlahan agar terserap ke kulit.

    Nomor produk BPOM: QD091708661

    Itulah beberapa rekomendasi salep atau krim pereda nyeri otot terbaik yang tersedia di pasaran maupun dengan resep dokter.

    Jangan ragu untuk mencoba beberapa produk berbeda dengan mempertimbangkan saran di atas.

    Mencobanya dapat membantu menemukan salep terbaik yang paling efektif sebagai pereda nyeri otot yang Anda alami.

    Catatan

    Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

    Ditinjau secara medis oleh

    Apt. Ambar Khaerinnisa, S.Farm

    Farmasi · None


    Ditulis oleh Reikha Pratiwi · Tanggal diperbarui 09/03/2024

    advertisement iconIklan

    Apakah artikel ini membantu?

    advertisement iconIklan
    advertisement iconIklan