5 Makanan Terbaik untuk Menjaga Kesehatan Jiwa

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 26 November 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Makanan yang tepat tidak hanya akan membuat tubuh bugar dan terhidar dari berbagai macam penyakit, namun juga berpengaruh pada kesehatan jiwa seperti dark chocolate. Dark chocolate digadang-gadang menjadi camilan sehat selama berolahraga karena dapat meningkatkan performa atletik Anda. Di sisi lain, cokelat terbukti dapat mengurangi kadar hormon stres kortisol dan menurunkan tekanan darah yang memicu perasaan tenang dan bahagia. Apalagi makanan yang baik untuk kesehatan jiwa?

Pilihan makanan terbaik untuk kesehatan jiwa

Berikut ini 5 asupan makanan terbaik untuk kesehatan jiwa yang harus Anda ketahui:

1. Lemak ikan

Makanan yang mengandung asam lemak omega-3 tinggi, seperti ikan salmon, sarden dan makarel, telah terbukti mengurangi gejala skizofrenia, depresi, sindrom ADHD dan gangguan mental lainnya. Selain itu, seseorang yang rutin mengonsumsi ikan juga bisa memperlambat penurunan kognitif otak yang dipengaruhi usia.

Penelitian tahun 2005 di jurnal Archives of Neurology menemukan seseorang yang berusia 65 tahun yang mengonsumsi dua kali ikan dalam seminggu selama enam tahun terhindar dari penurunan fungsi kognitif sebanyak 13 persen dibandingkan dengan yang tidak teratur mengonsumsinya. Hal ini terjadi karena pengaruh kandungan asam omega-3 pada produksi neurotransmitter seperti dopamin dan serotonin, yaitu bahan kimia otak yang bertanggung jawab atas suasana hati kita.  

2. Gandum utuh

Karbohidrat adalah bahan bakar utama tubuh yang terdiri dari gula. Karbohidrat pada dasarnya dibagi menjadi dua jenis, yaitu: karbohidrat sederhana dan karbohidrat kompleks. Karbohidrat sederhana dipecah dengan mudah di dalam tubuh. Namun sayangnya, karbohidrat sederhana bisa memicu kenaikan kadar gula dalam darah secara signifikan.

Sedangkan karbohidrat kompleks membutuhkan waktu lebih lama untuk memecah gula, namun memberikan simpanan energi lebih lama. Berdasarkan penelitian, asupan gula berlebih dapat meningkatkan gangguan mental umum seperti rasa cemas dan depresi. Nah, whole grain termasuk dalam karbohidrat kompleks yang selain kaya serat juga menyediakan sumber bahan bakar yang baik untuk otak dan tubuh sehingga bisa dikaitkan dengan kesehatan psikologis yang lebih baik.

3. Sayuran hijau

Manfaat sayuran hijau bagi kesehatan sudah tidak diragukan lagi. Asam amino yang terkandung dalam sayuran hijau sangat berpengaruh terhadap produksi hormon yang mengendalikan suasana hati seseorang. Sayuran hijau seperti bayam, lobak, sawi, dan brokoli mengandung asam folat tinggi, seperti bit dan lentil. Kekurangan vitamin folat dan vitamin B lainnya dikaitkan dengan tingkat depresi, kelelahan dan insomnia yang lebih tinggi. Itu sebabnya, penting untuk menambahkan sayuran hijau ke dalam menu makanan Anda sehari-hari untuk membantu meningkatkan fungsi otak dan kesehatan mental secara keseluruhan.

4. Buah beri

Buah beri sering masuk ke dalam daftar kudapan maupun pencuci mulut sehat sehari-hari. Dalam sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Agricultural and Food Chemistry menemukan suplemen dalam jus beri biru liar telah membantu sembilan orang dewasa dalam mengembalikan ingatan mereka. Sedangkan dalam laporan 2009 di Jurnal Nutrisi disebutkan jika buah beri biru dan stroberi memiliki kandungan antioksidan yang tinggi. Buah itu juga dapat menurunkan stres dan penuaan serta meningkatkan daya tangkap otak.

5. Yogurt

Beragam jenis makanan fermentasi seperti yogurt, kimchi, acar, kefir, tahu, dan tempe mengandung bakteri baik yang disebut probiotik. Probiotik bisa membantu meringankan depresi karena kandungan bakteri baik bernama Lactobacillus. Di dalam usus, Lactobacillus bertugas untuk mengusir bakteri jahat yang menyebabkan kerusakan, misalnya memblokir produksi hormon serotonin dan dopamin. Nah, rendahnya kadar kedua hormon tersebut bisa membuat suasana hati Anda jadi lebih sendu dan muram. Itu sebabnya, mengonsumsi probiotik secara teratur bisa menjadi salah satu faktor dalam mengurangi gejala gangguan kecemasan serta melawan kerusakan di otak. 

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Masih Suka Main Boneka Saat Dewasa, Apakah Normal?

Boneka identik dengan mainan anak-anak. Lantas, apa jadinya jika seseorang masih suka main boneka saat dewasa di waktu luangnya? Apa ini normal?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Kesehatan Mental, Gangguan Mental Lainnya 3 Maret 2021 . Waktu baca 3 menit

Takut Berinteraksi dengan Orang Lain? Mungkin Itu Tanda Avoidant Personality Disorder

Memang ada orang yang pemalu. Tapi kalau sudah parah sampai takut untuk bergaul dengan orang lain, mungkin ia mengidap avoidant personality disorder.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Kemal Al Fajar
Gangguan Mental Lainnya 3 Maret 2021 . Waktu baca 5 menit

7 Keuntungan Jadi Jomblo dari Sisi Psikologis

Tak perlu galau jika Anda belum juga menemukan kekasih. Berikut keuntungan jadi jomblo dari sisi psikologis, menurut para peneliti.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
Hubungan Harmonis 2 Maret 2021 . Waktu baca 5 menit

Cemas atau Takut Saat Tidak Memegang Ponsel? Bisa Jadi Pertanda Nomophobia

Kecanduan smartphone bisa menyebabkan gangguan kecemasan yang disebut nomophobia. Apa sih sebenarnya kondisi ini? Berikut ulasannya.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Gangguan Kecemasan 1 Maret 2021 . Waktu baca 7 menit

Direkomendasikan untuk Anda

Mengenal Misophonia

Misophonia, Alasan Mengapa Anda Benci Suara Tertentu

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Monika Nanda
Dipublikasikan tanggal: 5 Maret 2021 . Waktu baca 5 menit
sensory processing disorder

Mengenal Sensory Processing Disorder: Saat Otak Salah Menginterpretasikan Informasi

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Kemal Al Fajar
Dipublikasikan tanggal: 5 Maret 2021 . Waktu baca 5 menit
manfaat pisang

9 Manfaat Pisang yang Jadi Buah Favorit Banyak Orang

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 5 Maret 2021 . Waktu baca 6 menit
stockholm syndrome adalah

Stockholm Syndrome: Ketika Sandera Justru Bersimpati Pada Penculiknya

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 4 Maret 2021 . Waktu baca 5 menit