Kenapa Penderita Depresi Harus Banyak Konsumsi Probiotik?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 7 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Meski kesannya sepele, perubahan gaya hidup sangat berpengaruh terhadap peluang kesembuhan orang yang mengalami depresi. Inilah mengapa dokter biasanya menganjurkan orang dengan depresi untuk berolahraga teratur, mengonsumsi makanan bergizi seimbang, serta cukup istirahat.

Nah, salah satu makanan yang harus Anda tingkatkan untuk mengatasi gejala depresi adalah makanan yang mengandung probiotik. Mengapa harus mengonsumsi banyak makanan probiotik saat depresi? Ini dia jawabannya.

Depresi bukan sekadar galau biasa

Depresi bukan hanya soal suasana hati yang sedang kacau. Pasalnya, depresi disebabkan oleh ketidakseimbangan zat kimia dalam otak. Aktivitas sirkuit otak yang tidak normal serta gen tertentu juga bisa membuat Anda lebih rentan diserang depresi. Maka, depresi tidak akan hilang begitu saja jika dibiarkan.

Penting bagi Anda untuk melakukan sejumlah perubahan, misalnya makan makanan yang baik untuk kesehatan otak dan menghindari penyebab stres. Dengan begitu, Anda bisa mengembalikan fungsi otak dan mengusir gejala depresi.

Bagaimana probiotik bisa mengatasi gejala depresi?

Sebuah penelitian pada 2016 yang diterbitkan dalam jurnal ilmiah Nutrients menyebut probiotik mampu mengurangi gejala depresi secara cukup signifikan. Penelitian terbaru pada 2017 dalam jurnal Scientific Reports juga mendukung temuan tersebut. Kedua penelitian ini membuktikan bahwa probiotik yang baik untuk usus ternyata juga baik untuk kesehatan otak Anda yang diserang depresi.

Probiotik bisa membantu meringankan depresi karena kandungan bakteri baik bernama Lactobacillus. Di dalam usus, Lactobacillus bertugas untuk mengusir bakteri jahat. Bakteri jahat dalam tubuh bisa menyebar dan menyebabkan kerusakan, misalnya memblokir produksi hormon serotonin dan dopamin.

Rendahnya kadar kedua hormon ini akan membuat suasana hati lebih sendu dan mudah putus asa. Bila disertai dengan tekanan batin dari luar, otak malah akan menghasilkan hormon stres bernama kortisol. Karenanya, reaksi kimia di otak jadi makin kacau.

Untuk menghentikan kerusakan dan gangguan yang disebabkan oleh bakteri jahat, tubuh memerlukan sistem daya tahan tubuh yang kuat. Nah, Lactobacillus dalam usus Anda bisa memperkuat daya tahan tubuh dalam melawan kerusakan di otak.

Menurut dr. Emily C. Deans, dokter spesialis kejiwaan dari Amerika Serikat, efek mengonsumsi makanan probiotik hampir serupa dengan efek mengonsumsi obat antidepresan. Namun, bukan berarti probiotik bisa menggantikan antidepresan. Apalagi kalau dokter sudah meresepkannya buat Anda.

Ragam makanan yang mengandung probiotik

Untuk menambah asupan bakteri baik dalam tubuh, Anda bisa mencoba berbagai makanan probiotik. Berikut adalah daftar makanan dan minuman yang kaya akan probiotik.

  • Yogurt
  • Kefir
  • Acar
  • Tahu
  • Tempe
  • Susu kedelai
  • Cokelat hitam
  • Buah zaitun

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Untuk Para Suami, Ini 10 Trik Memanjakan Istri Agar Lebih Bergairah

Pasangan Anda belum cukup luwes dan percaya diri saat berhubungan intim? Tenang, ini dia berbagai cara merangsang istri yang ampuh dan penuh kehangatan.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Kesehatan Seksual, Tips Seks 15 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit

Berapa Lama Telat Datang Bulan Dapat Menjadi Pertanda Kehamilan?

Telat haid memang bisa jadi ciri hamil, tapi bisa juga tidak. Jadi berapa lama sejak telat datang bulan bisa menjadi pertanda kehamilan. Cek di sini ya!

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Kesehatan Wanita, Menstruasi 15 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

5 Langkah Mengatasi Kesepian, Agar Hidup Lebih Semangat

Jangan membiarkan kesepian terlalu lama menggerogoti Anda. Cari tahu cara mengatasi kesepian agar hidup Anda jauh lebih bahagia.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Kesehatan Mental, Stres dan Depresi 15 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit

Tiba-tiba Sakit Kepala Setelah Keramas, Apa Penyebabnya?

Kalau muncul migrain atau sakit kepala setelah keramas, Anda mungkin bertanya-tanya apa artinya. Nah, ini dia berbagai penyebabnya. Simak baik-baik, ya!

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Kesehatan Otak dan Saraf, Sakit Kepala 15 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

pacar posesif

Anda Sering Disebut Pacar Posesif? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

Ditulis oleh: Theresia Evelyn
Dipublikasikan tanggal: 18 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
manfaat sering menangis

Ini Alasan Orang yang Sering Menangis, Justru Mentalnya Sekuat Baja

Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
Dipublikasikan tanggal: 18 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
manfaat kayu secang

Sering Dijadikan Wedang, Jangan Lewatkan 4 Manfaat Hebat Kayu Secang

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 18 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit
cara mengendalikan ego adalah

Bagaimana Cara Mengendalikan Ego yang Tinggi?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Dipublikasikan tanggal: 18 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit