7 Penyebab Halusinasi Pendengaran yang Paling Sering Terjadi

Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 14 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Halusinasi pendengaran adalah jenis halusinasi yang paling umum terjadi, yang menyebabkan seseorang mendengar suara seperti alunan musik, langkah kaki, percakapan, tawa, jeritan dan suara lainnya — tetapi orang lain tidak mendengarnya. Halusinasi ini dapat membuat orang sekitar terganggu dan memicu perdebatan.

Halusinasi terjadi saat otak merasakan atau memproses suatu hal yang tidak benar-benar terjadi. Apa penyebab seseorang mengalami halusinasi pendengaran?

Apa penyebab seseorang mengalami halusinasi pendengaran?

1. Gangguan jiwa

Banyak gangguan mental yang bisa menyebabkan seseorang tidak dapat membedakan kenyataan dan imajinasi, seperti halusinasi. Halusinasi pendengaran rentan dialami oleh orang-orang yang mengidap skizofrenia (biasa disebut “gila”).

Namun kadang, hal ini juga bisa disebabkan oleh gangguan mental lainnya, termasuk

2. Anda mengonsumsi alkohol dan obat-obatan terlarang

Minuman keras dan obat-obatan seperti sabu, ekstasi dan lainnya, sering menyebabkan penggunanya melihat dan mendengar sesuatu yang sebetulnya tidak ada. Biasanya hal ini terjadi ketika seseorang sudah kecanduan berat dengan alkohol atau obat-obatan terlarang atau sedang dalam masa sakau.

3. Penyakit Alzheimer dan tumor otak

Penyakit degeneratif otak seperti Alzheimer, demensia, Parkonsin dan jenis penyakit pikun lainnnya, rentan membuat pengidapnya berhalusinasi mendengar sesuatu. Bagi beberapa orang, suara-suara tersebut bahkan terdengar sangat nyata dan bisa diikuti oleh gambaran visual yang meyakinkan.

Selain itu, halusinasi pendengaran juga bisa dialami oleh orang-orang yang memiliki tumor otak. Terutama jika tumor berada di bagian otak yang berhubungan dengan indera pendengaran.

4. Gangguan pendengaran

Orang dengan gangguan pendengaran di salah satu atau kedua telinga mungkin mendengar sesuatu dari suara aneh hingga musik dan suara, tidak ada yang benar-benar ada di sana.

5. Migrain

Seringkali, jika Anda terkena migrain Anda merasa pusing, mendengar suara-suara, ataupun melihat hal yang sebetulnya tidak ada. Hal ini rentan dialami, terlebih jika Anda juga mengalami depresi

6. Efek samping dari obat

Jika Anda mengalami halusinasi pendengaran, coba cek, apakah Anda sedang mengonsumsi obat tertentu atau tidak. Jika Anda baru mengonsumsi obat, tanyakan dokter apakah dosis yang diberikan lebih tinggi atau tidak, karena hal ini bisa memicu adanya halusinasi suara pada diri Anda.

7. Penyebab lainnya

Beberapa hal lainnya yang dapat menyebabkan Anda mendengar sesuatu yang tidak nyata, termasuk:

  • Kekurangan waktu tidur, misalnya begadang hingga berhari-hari
  • Demam tinggi menyebabkan delirium, kondisi penurunan kemampuan untuk memusatkan perhatian sehingga Anda menjadi linglung, mengalami disorientasi, dan tidak mampu berpikir secara jernih.
  • Penyakit dengan stadium akhir seperti pada kanker, AIDS, atau gagal ginjal dan liver.
  • Cacat indera pendengaran dan pengelihatan
  • Epilepsi
  • Isolasi sosial, terutama pada lansia

Bagaimana dokter mendiagnosis halusinasi?

Umumnya dokter akan menanyakan beberapa hal, termasuk suara apa yang didengar, apakah Anda sedang mengonsumsi sesuatu, dan lain hal. Setelah itu, Anda akan mendapatkan beberapa tes berdasarkan apa yang menurut dokter mungkin menjadi penyebabnya.

Misalnya, Anda mungkin perlu menemui psikiater untuk memeriksa jika mengidap gangguan mental.  Atau Anda mungkin perlu menjalani electroencephalogram (EEG) untuk mengukur sinyal listrik di otak Anda, guna memastikan apakah halusinasi pendengaran Anda disebabkan oleh epilepsi. Anda juga perlu melakukan pemeriksaan pendengaran secara keseluruhan untuk memeriksa adanya gangguan pendengaran atau tinnitus.

Bagaimana mengobatinya?

Halusinasi pada umumnya ditangani dengan pemberian obat yang memperlambat kerja otak. Namun penanganan halusinasi harus juga memperhitungkan faktor yang menyebabkannya untuk mengurangi keparahan halusinasi.

Bila halusinasi terjadi akibat efek samping obat, Dokter mungkin menurunkan dosis atau mengganti obat yang Anda minum. Pada orang lain, pengobatan lebih kompleks dan Anda mungkin perlu mencoba beberapa hal untuk melihat apa yang berhasil. Misalnya, jika Anda didiagnosis penyakit seperti skizofrenia, Anda mungkin memerlukan kombinasi obat, terapi, dan perawatan lainnya.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Mie Instan atau Nasi Putih, Mana yang Lebih Sehat untuk Dikonsumsi?

Keduanya sama-sama karbohidrat, tapi apakah benar nasi lebih baik dari mie? Cari tahu lebih lanjut sebelum menentukan pilihan.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Monika Nanda
Fakta Gizi, Nutrisi 24 Februari 2021 . Waktu baca 3 menit

Mengungkap Serba-serbi Micellar Water, Amankah Bagi Wajah?

Micellar water populer di kalangan makeup artist dan pencinta produk skincare. Namun, apakah produk ini aman dan bermanfaat?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Perawatan Kulit, Kesehatan Kulit 24 Februari 2021 . Waktu baca 4 menit

5 Fakta Mengagumkan Soal Lutut Manusia yang Tangguh Tapi Rawan Cedera

Lutut manusia bertugas untuk menopang aktivitas Anda sehari-hari. Yuk, cari tahu berbagai fakta menarik soal kesehatan lutut berikut ini.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
Kesehatan Muskuloskeletal, Gangguan Muskuloskeletal 24 Februari 2021 . Waktu baca 5 menit

BAB Sering Berdarah? Hati-hati, Bisa Jadi Tanda Kanker pada Saluran Cerna

Penyebab BAB berdarah bukan cuma ambeien alias wasir saja. Darah pada feses bisa jadi pertanda adanya kanker pada salah satu organ saluran cerna Anda.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: dr. Ivena
Kanker, Kanker Lambung 24 Februari 2021 . Waktu baca 3 menit

Direkomendasikan untuk Anda

bahaya mie instan

Bahaya Mie Instan Jika Terlalu Sering Dikonsumsi

Ditinjau oleh: Hello Sehat Medical Review Team
Ditulis oleh: Theresia Evelyn
Dipublikasikan tanggal: 25 Februari 2021 . Waktu baca 3 menit
penyakit dari tikus

Hati-hati! Ini 6 Penyakit Berbahaya yang Disebabkan Oleh Tikus

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Fajarina Nurin
Dipublikasikan tanggal: 24 Februari 2021 . Waktu baca 7 menit
keluar air mani

Tiba-tiba Keluar Air Mani Padahal Tidak Terangsang, Kok Bisa?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 24 Februari 2021 . Waktu baca 4 menit
efek bleaching gigi

Efek Bleaching untuk Memutihkan Gigi, Adakah yang Perlu Diwaspadai?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 24 Februari 2021 . Waktu baca 6 menit