Waspada Nitrogen Narcosis, Efek Samping Menyelam yang Berakibat Fatal

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 11 Februari 2018 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Bagi pecinta alam bawah laut, scuba diving adalah olahraga yang paling digemari. Selain untuk menikmati keindahan alam dan biota laut, scuba diving juga memiliki manfaat untuk kesehatan. Scuba diving dapat melatih pernapasan, melatih semua otot tubuh, membakar kalori lebih banyak dan menghilangkan stres. Namun, di balik semua manfaatnya itu, scuba diving juga memiliki risiko untuk kesehatan, salah satunya adalah nitrogen narcosis.

Apa itu nitrogen narcosis?

Nitrogen narcosis atau kondisi hilangnya kesadaran akibat terbius efek narkotika dari nitrogen dosis tinggi yang larut dalam tubuh setelah menyelam. Hal ini dapat terjadi selama penyelaman dangkal, namun lebih mungkin dan sering terjadi pada penyelam yang turun jauh di bawah 20 meter. Kondisi ini bisa menjadi parah pada kedalaman 40 meter. Inilah yang dijadikan batas aman untuk scuba diving.

Semakin dalam Anda menyelam, maka semakin besar risiko Anda mengalami narcosis. Pasalnya, semakin dalam Anda menyelam, semakin tinggi tekanan yang tubuh Anda terima sehingga semakin banyak nitrogen yang Anda serap.

Apa saja gejala nitrogen narcosis?

Narcosis menghasilkan kondisi yang mirip dengan mabuk alkohol.  Gejala nitrogen narcosis meliputi pusing, euforia (gembira tak karuan), disorientasi (bingung/linglung), kehilangan keseimbangan, respon reaksi yang lambat, dan gangguan kognitif seperti berbicara melantur, sulit mengingat, konsentrasi buruk, kesulitan berpikir jernih, kesulitan memproses informasi, dan kesulitan memahami apa yang orang lain katakan.

Efek bius ini kemudian dapat menyebabkan halusinasi, gangguan keseimbangan dan koordinasi tubuh, kebutaan, ketidaksadaran (sebagian atau sepenuhnya), hingga bahkan kematian.

Gejala ini bisa diperparah oleh suhu dingin, stres, dan laju perubahan tekanan yang cepat.

Apa yang menyebabkan nitrogen narcosis?

Penyebab nitrogen narcosis adalah efek narkotika dari nitrogen dosis tinggi yang larut dalam tubuh.

Efek bius dari nitrogen ini bisa dicapai ketika tubuh Anda berada di lingkungan tekanan tinggi, seperti di laut dalam. Ketika terpengaruh oleh tekanan tinggi, nitrogen dalam tubuh larut menyerap ke membran saraf dan menyebabkan gangguan pada transmisi sinyal otak. Hal ini kemudian menyebabkan berbagai perubahan kondisi mental dan persepsi sensorik Anda.

Nitrogen dalam tubuh juga diyakini bereaksi dengan jaringan lemak. Sebagian besar otak terdiri dari jaringan lemak.

Bagaimana mengetahui nitrogen narcosis saat menyelam?

Efek bius nitrogen bisa menyebabkan Anda terlena dan sensasi mabuk, yang membuat Anda memutuskan untuk terus menyelam lebih dalam melampaui tekanan cadangan tangkinya tanpa rasa khawatir. Efek mabuk ini membuat Anda tidak menyadari bahaya sebenarnya dari nitrogen narcosis.

Untuk cara cepat mendeteksi narcosis saat sedang menyelam, perhatikan perubahan emosi yang tidak biasa. Banyak penyelam melaporkan mengalami pemikiran yang tidak biasa selama narcosis. Sebagai contoh, seorang penyelam pernah melaporkan efek aneh seperti mencicipi air manis atau melihat warna berbeda pada alat pengukur tekanan mereka.

Naik ke atas (dengan perlahan) atau beri tahu instruktur dan teman menyelam Anda ketika Anda mulai kesulitan untuk memahami informasi, seperti membaca alat pengukur tekanan atau layar selam.

Bagaimana mengatasi nitrogen narcosis?

Begitu Anda mulai menyadari gejala-gejalanya, perlahan naik ke atas. Efek narcosis akan berkurang ketika Anda mencapai perairan yang lebih dangkal. Setelah itu, gejalanya akan mereda dan hilang seluruhnya, tanpa tersisa.

Sebaiknya jangan langsung lanjutkan menyelam setelahnya. Beri waktu bagi tubuh Anda menyesuaikan diri dahulu selama beberapa waktu. Jika gejala masih berlanjut, segera hentikan sesi menyelam Anda setelah mencapai permukaan air.

Jangan pernah menyelam sendirian. Bantuan teman menyelam penting ketika Anda mulai merasakan gejala nitrogen narcosis di dalam laut. 

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Tertarik Belajar Scuba Diving? Ini 3 Hal Penting yang Harus Anda Siapkan

Tertantang untuk mencicipi olahraga scuba diving? Jangan langsung masuk ke air sebab bisa berbahaya. Persiapkan dulu tiga hal ini sebelum ikut scuba diving.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Fauzan Budi Prasetya
Olahraga Lainnya, Kebugaran 25 September 2017 . Waktu baca 6 menit

7 Masalah Kesehatan yang Mungkin Muncul Saat Menyelam

Scuba diving, alias menyelam di laut dalam, adalah kegiatan yang banyak peminatnya. Tapi kalau dilakukan sembarangan, Anda mungkin mengalami ini.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Kesehatan, Informasi Kesehatan 12 Desember 2016 . Waktu baca 7 menit

Direkomendasikan untuk Anda

contoh hobi yang sehat

6 Jenis Hobi yang Membantu Anda Hidup Lebih Sehat dan Bahagia

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Kemal Al Fajar
Dipublikasikan tanggal: 2 Maret 2018 . Waktu baca 4 menit
barotrauma paru saat menyelam

Risiko Barotrauma Paru Saat Menyelam yang Bisa Berakibat Fatal (dan Pencegahannya)

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 5 Desember 2017 . Waktu baca 4 menit
anak scuba diving

Sebelum Ajak Anak Menyelam di Laut Dalam (Scuba Diving), Ortu Wajib Perhatikan Hal Ini

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 4 November 2017 . Waktu baca 4 menit
manfaat scuba diving

Selain Menikmati Keindahan Alam Bawah Laut, Ini 4 Manfaat Scuba Diving Bagi Kesehatan

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 26 September 2017 . Waktu baca 4 menit