Selain Menikmati Keindahan Alam Bawah Laut, Ini 4 Manfaat Scuba Diving Bagi Kesehatan

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 21 Desember 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Olahraga scuba diving atau menyelam di lautan nampaknya jadi populer beberapa tahun belakangan. Scuba yang juga singkatan dari Self-Contained Underwater Breathing Apparatus ini, menggunakan peralatan menyelam seperti tabung oksigen, regulator, tanki, dan alat penambah berat untuk menjelajah alam bawah laut. Namun, buat apa sih orang repot-repot menyelam ke bawah laut sampai harus pakai tabung oksigen? Selain karena kekayaan alam di bawah laut begitu menakjubkan dan tiada banding, ini dia berbagai manfaat scuba diving yang menyehatkan. 

Manfaat scuba diving untuk kesehatan

Dahulu kala, olahraga ini dilakukan oleh angkatan laut di Amerika, tapi sekarang mulai digemari banyak orang dan menjadi kegemaran masyarakat umum biasa. Kira-kira, apa manfaat dan keuntungan yang didapat dari olahraga menyelam ini, ya? Yuk, simak empat manfaat sehat yang bisa Anda dapat dari scuba diving.

1. Melatih semua otot tubuh

Saat Anda mulai menyelam, seluruh otot tubuh Anda akan melawan arus air yang berat. Menurut pakar kebugaran Kelly Rockwood dari Women’s Health, para penyelam biasanya tidak sadar bahwa kegiatan yang mereka lakukan di bawah air sebenarnya tergolong aktivitas fisik yang cukup berat.

Pasalnya, ketika berada di dalam air, gerakan dan beban tubuh seolah terasa lebih ringan. Padahal, yang terjadi sebetulnya adalah para penyelam menggunakan kelompok otot utama tubuh untuk mendorong diri mereka bergerak melawan resistensi air sembari menjelajah lautan.

Maka tak jarang, kalau sehabis melakukan olahraga scuba diving, tubuh bisa terasa sangat lelah. Terlebih lagi, saat menyelam Anda akan memakai atau membawa tabung oksigen dengan berat sekitar 30 sampai 40 kilogram serta peralatan-peralatan lainnya yang berkisar sampai 10 kilogram.

Karena itu, otot Anda pun akan jadi lebih terlatih dan terbentuk, tanpa perlu berkeringat berlebihan seperti ketika Anda latihan nge-gym di pusat kebugaran.

2. Bakar kalori besar-besaran

Tahukah Anda kalau dengan olahraga scuba diving selama 30 menit, Anda bisa membakar sekitar 400 kalori? Ya, berkat resistensi dan gerakan di dalam air, Anda ternyata mampu membakar kalori lebih banyak. Namun, manfaat scuba diving ini tergantung dari berat badan, arus air, dan intensitas menyelam yang Anda lakukan.

Brad Johnson, Ph.D., seorang ahli kebugaran dan penulis buku kesehatan menyarankan, jika Anda beberapa kali menyelam dalam satu hari, jangan lupa untuk makan dengan porsi yang cukup dan minum air mineral sebanyak mungkin. Karena pada dasarnya kalori Anda sudah terkuras cukup banyak, jika tidak diimbangi dengan asupan makanan yang cukup dikhawatirkan akan menyebabkan masalah kesehatan yang serius.

3. Melatih pernapasan

Menurut Journal of Alternative and Complementary Medicine, Anda dilarang untuk sekadar menahan napas pada saat menyelam. Mengapa tidak boleh? Pada saat menyelam, Anda justru harus menggunakan pernapasan dalam (biasanya menggunakan napas perut), hal ini bertujuan untuk menghindari risiko cedera pada paru-paru.

Selain itu, menurut Harvard Medical School, pernapasan menggunakan napas perut bisa meningkatkan fungsi paru sekaligus memperkuat sistem pernapasan. Bonus lainnya, dengan menggunakan pernapasan dalam, Anda membiarkan tubuh menyerap lebih banyak oksigen dan melepaskan lebih banyak karbon dioksida. Teknik pernapasan dalam juga dapat mengatasi depresi, kecemasan, dan gangguan terkait masalah stres.

4. Menghilangkan stres

Manfaat scuba diving yang satu ini jarang diketahui. Dengan mengombinasikan keluarnya hormon endorfin saat menyelam, melakukan pernapasan dalam, dan melihat pemandangan bawah laut yang cantik, scuba diving bisa membantu Anda melepas stres. Jadi bagaimana, tertarik mencoba olahraga yang unik ini?

Normal Kah Detak Jantung Anda?

Kalkulator detak jantung kami bisa memperkirakan berapa target detak jantung saat olahraga yang perlu Anda capai.

Coba Hitung!
active

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

4 Jenis Olahraga yang Aman Dilakukan di Malam Hari

Olahraga malam hari bisa membantu Anda tidur nyenyak dan menghindarkan diri dari sengatan sinar matahari. Berikut 4 olahraga untuk dilakukan di malam hari.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Olahraga Lainnya, Kebugaran 21 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit

Sakit Kepala Setelah Makan? Ini 4 Hal yang Bisa Jadi Penyebabnya

Ngantuk atau lemas habis makan adalah hal yang biasa. Lalu, bagaimana kalau Anda justru sakit kepala setelah makan? Cari tahu penyebabnya di sini, yuk.

Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Kesehatan Otak dan Saraf, Sakit Kepala 21 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

Cara Menahan Rasa Lapar Saat Melakukan Diet

Sering kali diet Anda gagal karena Anda tak bisa menahan lapar dan akhirnya menyerah dan kembali makan dengan porsi besar. Begini cara mengatasinya.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
Tips Berat Badan Turun, Nutrisi 21 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

Baru Pakai Skincare Antiaging Usia 50 Tahun ke Atas, Bermanfaatkah?

Produk skincare antiaging fungsinya adalah mencegah penuaan dini. Namun, kalau baru pakai antiaging di usia 50 tahun ke atas, apa hasilnya akan sama?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Kesehatan Lansia, Gizi Lansia 21 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit

Direkomendasikan untuk Anda

kelopak mata bengkak, apa penyebabnya

Penyebab Kelopak Mata Bengkak dan Cara Tepat Mengatasinya

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 22 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit
penis bengkok

Bisakah Penis yang Bengkok Diluruskan Kembali?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Andisa Shabrina
Dipublikasikan tanggal: 22 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
memotong kuku

Kuku Pendek vs Kuku Panjang: Mana yang Lebih Baik untuk Kesehatan?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Dipublikasikan tanggal: 22 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit
Mengurangi Bau Badan

Deodoran Tidak Mempan Kurangi Bau Badan? Atasi Dengan Bahan Alami Berikut Ini

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: dr. Marsha Desica Arsanta
Dipublikasikan tanggal: 21 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit