Yang Terjadi Pada Otak Setelah Anda Kebanyakan Makan Junk Food

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 21 April 2018 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Efek makan junk food hampir selalu dikaitkan dengan obesitas, kolesterol tinggi, hipertensi, dan penyakit jantung. Yang tidak banyak orang sadari, makanan cepat saji juga ikut menggerogoti kesehatan otak. Ini bisa dilihat dari banyaknya orang yang kecanduan junk food.

Makan junk food bisa bikin ketagihan

Junk food adalah jenis makanan yang tinggi kandungan gula, lemak, garam, dan minyak. Kombinasi inilah, ditambah dengan wangi makanan dan berbagai paduan rasa lainnya, yang membuat makanan terasa nikmat menggoyang lidah. Kemudian, saraf lidah langsung mengirim sinyal untuk merangsang otak memproduksi hormon bahagia dopamin dalam jumlah tinggi.

Selain itu, dilansir dari Huffington Post. Steven Witherly, seorang ilmuwan di bidang makanan, berpendapat bahwa kecanduan junk food juga bisa dipengaruhi oleh kombinasi sensasi yang berbeda dalam satu kali makan. Misalnya krim keju bertekstur lembut yang dioleskan merata di atas sepotong pizza renyah, atau burger dengan isi daging tebal dan juicy yang ditambah beberapa lembar daun selada renyah.

Kombinasi campur aduk ini yang kemudian membuat otak mengartikan makan junk food sebagai suatu pengalaman yang menyenangkan. Sebagai tindak lanjutnya, otak memproduksi lebih banyak dopamin.

Efek membahagiakan dari makan junk food tersebut akan membuat tubuh mengidam secara otomatis, sehingga Anda merasa butuh untuk mengulangi makan lagi. Semakin banyak dan semakin lama Anda terbiasa makan junk food akan membuat efek ketagihan semakin kuat, karena kadar dopamin yang menumpuk dalam tubuh dapat mengganggu fungsi otak.

Otak bisa salah mengira Anda kurang makan ketika bersantap junk food, sehingga Anda akan makan lagi

Masih menurut Witherly, junk food sering melibatkan bahan-bahan makanan yang bisa “hilang” dalam sekejap. Misalnya saus mayonaise atau lelehan keju mozarela yang mudah meleleh di lidah. Ketika lidah mendeteksi bahwa tidak ada lagi makanan dalam mulut, saraf pengecap akan memberi sinyal ke otak bahwa Anda kurang makan atau sedang tidak makan.

Otak kemudian berpikir Anda kekurangan kalori sehingga akan cepat bereaksi dengan memicu pelepasan hormon lapar ghrelin untuk mencegah Anda kelaparan. Akibatnya, Anda cenderung makan berlebihan saat sedang bersantap makanan cepat saji.

Kita jadi lemot dan lebih sulit berpikir ketika sudah kecanduan junk food

Sebuah penelitian dalam American Journal of Clinical Nutrition tahun 2011 menunjukkan bahwa individu sehat yang makan junk food selama lima hari berturut-turut mengalami penurunan fungsi kognitif otak. Ini ditandai dengan kurangnya fokus perhatian, kecepatan bertindak, ingatan yang lebih buruk, serta perubahan mood drastis.

Di dalam otak, dopamin dosis tinggi yang dihasilkan setelah makan junk food menghambat kerja hippocampus dan menyebabkan peradangan. Hippocampus merupakan tempat pembentukan dan penyimpanan memori jangka panjang.

Selain itu, makanan tinggi gula dan lemak dapat menurunkan fungsi sinaps otak yang bertanggung jawab untuk pembelajaran dan kemampuan mengingat, serta mengganggu aktivitas peptida otak yang disebut brain-derived neurotrophic factor (BNFD) yang membantu meningkatkan aliran darah ke otak dan mencegah kerusakan sel otak.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Bisakah Wanita Orgasme Hanya dengan Merangsang Payudara?

Sudah tahu caranya bikin wanita orgasme dengan stimulasi klitoris? Apakah orgasme pada wanita juga bisa dipicu dengan merangsang payudara?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Kesehatan Seksual, Tips Seks 22 Februari 2021 . Waktu baca 4 menit

Daftar Makanan Penambah Darah untuk Orang Anemia (Plus Pantangannya)

Anemia umumnya bisa diatasi dengan mudah. Anda bisa mengonsumsi makanan penambah darah ataupun menjauhi pantangan untuk anemia. Apa saja?

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Novita Joseph
Anemia, Penyakit Kelainan Darah 22 Februari 2021 . Waktu baca 7 menit

Usia Berapa Gigi Lansia Akan Mulai Ompong?

Orang tua lebih rentan mengalami gigi ompong. Lantas, pada usia berapa gigi lansia akan mulai ompong dan bagaimana cara mencegah kondisi ini?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Perawatan Oral, Gigi dan Mulut 22 Februari 2021 . Waktu baca 4 menit

4 Hal yang Perlu Anda Perhatikan Jika Ingin Kembali Bekerja Setelah Stroke

Serangan stroke banyak dialami oleh orang-orang usia produktif. Simak tips berikut jika Anda ingin kembali bekerja setelah stroke.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Stroke, Kesehatan Otak dan Saraf 22 Februari 2021 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

penyebab mata berair

9 Penyebab Mata Anda Terus Berair dan Cara Mengatasinya

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
Dipublikasikan tanggal: 23 Februari 2021 . Waktu baca 8 menit
ventilasi

Pentingnya Ventilasi Udara yang Baik di Dalam Rumah untuk Kesehatan

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 23 Februari 2021 . Waktu baca 7 menit
manfaat crystal x mengencangkan vagina

Crystal X, Tongkat Ajaib Pengencang Vagina yang Justru Bahayakan Kesehatan

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 23 Februari 2021 . Waktu baca 6 menit
ingatan fotografis

Benarkah Ada Orang yang Punya Ingatan Fotografis?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 23 Februari 2021 . Waktu baca 4 menit