Binge Eating Disorder

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 18 Januari 2021 . Waktu baca 7 menit
Bagikan sekarang

Berapa Banyak Kalori yang Anda Butuhkan?

Selain rajin berolahraga, mengetahui berapa banyak asupan kalori yang harus dikonsumsi juga penting untuk menjaga kesehatan. Cari tahu kalori harian yang Anda butuhkan di sini.

Cari Tahu!
active

Definisi binge eating disorder

Apa itu binge eating disorder?

Binge eating disorder adalah jenis gangguan makan yang membuat seseorang terus makan tanpa kendali. Penderitanya akan terus memikirkan makan, mencari kesempatan untuk makan sekalipun sembunyi-sembunyi.

Biasanya, orang dengan kondisi ini ingin melarikan diri kehidupan yang penuh stres sehingga melampiaskan diri pada makanan. Mereka juga melaporkan san gat sulit untuk berhenti makan.

Beda dengan bulimia nervosa, orang yang mengalami gangguan makan ini memang akan menyesal setelah makan banyak, tapi mereka tidak melakukan upaya untuk menurunkan berat badan dengan benar. Itulah sebabnya, orang dengan gangguan makan ini cenderung mengalami obesitas.

Seberapa umumkah kondisi ini?

Binge eating disorder adalah jenis gangguan makan yang umum terjadi. Perilaku makan yang bermasalah ini bisa menyerang segala usia, namun paling sering ditemukan pada remaja.

Tanda & gejala binge eating disorder

Tanda dan gejala dari seseorang yang mengalami binge eating disorder adalah:

  • Makan makanan dalam jumlah luar biasa banyak dengan waktu cepat, misalnya dalam 2 jam sudah makan 2 kali porsi makan besar.
  • Merasa perilaku makan di luar kendali atau tidak terkontrol.
  • Tetap makan di saat tidak lapar, bahkan ketika kenyang.
  • Sering makan diam-diam atau sembunyi-bunyi.
  • Setelah makan berlebihan, merasa kesal dan bersalah pada diri sendiri.
  • Terkadang mereka mencoba untuk menahan diri untuk tidak makan, tapi malah menyebabkan nafsu makan semakin besar.
  • Tidak selalu, tapi kebanyakan binge eater mengalami obesitas.

Kemungkinan ada tanda-tanda dan gejala makan berlebihan ini yang tidak disebutkan di atas. Jika Anda memiliki kekhawatiran akan gejala tertentu, konsultasikanlah pada dokter Anda.

Kapan saya harus periksa ke dokter?

Jika Anda mengalami tanda gangguan makan binge eating disorder, sebaiknya periksa ke dokter. Terutama jika menunjukkan tanda-tanda berikut ini:

  • Makan berlebihan dengan sangat cepat.
  • Mencoba untuk menyembunyikan makanan di tempat-tempat tertentu untuk dimakan secara sembunyi-sembunyi.
  • Berat badan terus bertambah.

Penyebab binge eating disorder

Penyebab gangguan makan seperti binge eating disorder tidak diketahui secara pasti. Namun, dilansir dari laman National Health Service, beberapa kemungkinan yang bisa memicu terjadinya perilaku makan bermasalah adalah:

Faktor-faktor risiko binge eating disorder

Meskipun penyebabnya tidak diketahui, ada beberapa faktor yang bisa meningkatkan risiko penyakit binge eating, di antaranya:

  • Diet. Kebanyakan penderita sebelumnya melakukan diet yang juga memiliki depresi.
  • Masalah psikologis. Seorang binge eater biasanya merasa negatif dengan penampilan dan pencapaian mereka, salah satunya akibat stres dan tekanan di lingkungan.
  • Riwayat kesehatan keluarga. Anda mungkin berisiko mengalami kondisi ini jika orangtua atau saudara kandung juga memiliki kondisi yang sama.

Komplikasi binge eating disorder

Penyakit binge eating dapat menyebabkan komplikasi jika tidak mendapat perawatan, di antaranya adalah:

  • Kualitas hidup memburuk, karena kehidupan pribadi, sosial, dan pekerjaan menjadi terganggu.
  • Mengalami obesitas yang meningkatkan risiko berbagai penyakit kronis, seperti penyakit jantung, diabetes tipe 2, GERD, dan sleep apnea.
  • Mengalami penyakit mental, seperti depresi, gangguan bipolar, gangguan kecemasan, dan kecanduan.

Diagnosis & pengobatan binge eating disorder

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter Anda.

Untuk mendiagnosis gangguan makan ini, dokter akan merekomendasikan evaluasi psikologis, termasuk diskusi tentang kebiasaan makan Anda.

Dokter juga akan meminta Anda untuk menjalani tes kesehatan untuk memeriksa adanya komplikasi dari gangguan makan berlebihan ini, seperti kolesterol tinggi, tekanan darah tinggi, masalah jantung, diabetes, GERD dan beberapa gangguan pernapasan saat tidur.

Tes kesehatan tersebut mungkin meliputi:

  • Pemeriksaan fisik.
  • Tes darah dan tes urine.
  • Konsultasi pusat gangguan tidur.

Apa saja pengobatan untuk binge eating disorder?

Ada beberapa cara untuk mengobati penyakit eating disorder, di antaranya adalah:

Psikoterapi

Dalam pengobatan psikoterapi, dokter membantu pasien mengubah kebiasaan makan tidak sehat dan mengurangi pola makan berlebihan. Contoh psikoterapi yang umumnya dilakukan adalah

  • Terapi perilaku kognitif (CBT). Terapi perilaku kognitif dapat membantu mengatasi masalah yang dapat memicu episode makan berlebihan, seperti perasaan negatif tentang tubuh Anda atau suasana hati yang tertekan dengan lebih baik.
  • Psikoterapi interpersonal. Jenis terapi untuk binge eating disorder ini berfokus pada hubungan pasien dengan orang lain. Tujuannya adalah untuk meningkatkan keterampilan berhubungan dengan orang lain, termasuk keluarga, teman, dan rekan kerja.
  • Terapi perilaku dialektis. Bentuk terapi ini dapat membantu pasien mempelajari keterampilan perilaku untuk mengatasi stres, mengatur emosi, dan meningkatkan hubungan Anda dengan orang lain, yang semuanya dapat mengurangi keinginan untuk makan berlebihan.

Minum obat

Lisdexamfetamine dimesylate (Vyvanse), obat untuk gangguan attention-deficit hyperactivity, adalah obat mengobati gangguan makan pesta sedang hingga parah pada orang dewasa.

Efek samping yang umum termasuk mulut kering dan insomnia, tetapi efek samping yang lebih serius dapat terjadi.

Beberapa jenis obat lain dapat membantu mengurangi gejala gangguan makan, antara lain:

  • Topiramate (Topamax). Biasanya digunakan untuk mengontrol kejang, topiramate juga telah ditemukan untuk mengurangi episode makan berlebihan. Namun, ada efek samping, seperti pusing, gugup, kantuk, dan kesulitan berkonsentrasi.
  • Antidepresan. Antidepresan dapat mengurangi makan berlebihan dengan memengaruhi bahan kimia otak tertentu yang terkait dengan suasana hati sehingga makan berlebihan dapat dikendalikan.

Pengobatan binge eating disorder di rumah

Selain pengobatan dokter, pasien dengan gangguan makan ini juga perlu menjalani perawatan di rumah, meliputi:

  • Sebagian besar keinginan Anda untuk makan muncul secara emosional, jadi cobalah untuk membedakan rasa lapar yang sebenarnya. Kemudian, taati jadwal diet Anda, misalnya 3 kali makan sehari dengan sedikit makanan ringan di sore hari.
  • Selain itu, ketika keinginan untuk makan muncul, Anda dapat menarik napas, kemudian bertanya pada diri sendiri mengapa Anda harus makan sekarang, mengapa tidak nanti, mengapa makanan ini, mengapa di saat ini, bagaimana perasaan Anda. Memikirkan semua pertanyaan ini akan mengurangi nafsu makan Anda, sehingga tidak lagi makan.
  • Idealnya, menjalani gaya hidup sehat juga akan berhasil. Berolahraga, cukup tidur, atau mengikuti komunitas dengan penderita gangguan makan yang sama sangatlah membantu. Ini membuat Anda merasa lebih baik dalam menjalani hari. 

Pencegahan binge eating disorder

Tidak ada cara pasti untuk mencegah gangguan makan berlebihan. Akan tetapi, ahli kesehatan menyarankan untuk memupuk rasa cinta pada diri sendiri, terutama pada bentuk badan dan berat tubuh.

Agar tidak makan berlebihan, Anda juga perlu menerapkan pola makan yang sehat, yakni mengatur waktu dan porsi makan yang tepat. Tingkatkan edukasi diri untuk menjaga berat badan tetap sehat dan tetap aktif bergerak serta menjalankan olahraga.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Mental Illness (Gangguan Mental)

Mental illness adalah gangguan mental yang memengaruhi pemikiran, perasaan, perilaku,suasana hati, atau kombinasi diantaranya. Berikut informasi lengkapnya.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Kesehatan Mental, Gangguan Mental Lainnya 17 September 2020 . Waktu baca 11 menit

Ketagihan Mie Instan? Ini 6 Trik Jitu Mengatasinya

Bagi Anda yang ketagihan mie instan, sekadar diingatkan apa bahaya kebanyakan mie instan saja tak akan mempan. Lebih baik coba pakai cara ampuh ini!

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Fakta Gizi, Nutrisi 28 Agustus 2020 . Waktu baca 4 menit

Drunkorexia, Fenomena Rela Tak Makan Demi Minum Alkohol

Kebiasaan konsumsi alkohol berlebihan mungkin sudah biasa. Lantas, bagaimana dengan rela tidak makan karena ingin minum alkohol atau disebut drunkorexia?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Kesehatan Mental, Gangguan Makan 4 Juli 2020 . Waktu baca 6 menit

Keluar dari Lubang Hitam Anda Lewat Psikoterapi

Sedang mengalami masa sulit yang seakan mengisap energi dan pikiran Anda ke dalam lubang hitam? Psikoterapi bisa membantu Anda mencari solusinya.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Kesehatan Mental, Gangguan Mental Lainnya 20 Juni 2020 . Waktu baca 5 menit

Direkomendasikan untuk Anda

depresi pagi hari

Gejala Depresi Suka Muncul di Pagi Hari? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Kemal Al Fajar
Dipublikasikan tanggal: 13 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
pedofilia kekerasan seksual pada anak

Pedofilia

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
Dipublikasikan tanggal: 2 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit
tanda stress yang sering diabaikan

7 Tanda Stres yang Sering Tidak Anda Sadari

Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
Dipublikasikan tanggal: 1 Oktober 2020 . Waktu baca 5 menit
gangguan atau penyimpangan makan pada remaja

Penyebab Gangguan Makan pada Remaja dan Cara Mengatasinya

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Atifa Adlina
Dipublikasikan tanggal: 19 September 2020 . Waktu baca 10 menit