Kenali Gejala Siklotimi, Gangguan Mental yang Mirip Dengan Bipolar

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 22 Juni 2018 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang
Artikel ini berisi:

    Pernahkah Anda mendengar siklotimia? Ya, siklotimia adalah salah satu gangguan mental yang gejalanya hampir menyerupai bipolar disorder. Gangguan mental ini cukup sulit dideteksi karena orang yang terkena penyakit ini sering kali tidak menyadarinya.

    Jadi, pahami apa itu siklotimia, bagaimana gejala, dan penyebabnya supaya lebih mudah diatasi. Penasaran? Yuk, baca ulasannya berikut ini.

    Siklotimia adalah salah satu gangguan mental

    Siklotimik disorder dikenal juga dengan siklotimia adalah gangguan pada suasana hati yang menyebabkan emosi naik turun, dari hipomania ke depresi, tapi dalam skala ringan. Kondisi ini biasanya sering terjadi pada remaja. Orang dengan kondisi ini sering merasa normal atau sehat, padahal akan terlihat murung bagi orang lain. Itulah sebabnya banyak orang yang tidak sadar bila terkena gangguan ini  karena perubahan suasana hati yang dialami tidak terlalu berat.

    Adanya siklotimik disorder dapat ditandai dengan gejala depresi ringan yang kemudian berubah menjadi hipomania. Hipomania adalah perubahan suasana hati yang membuat seseorang merasa sangat bersemangat baik secara fisik maupun mental.

    Gejala dan penyebab siklotimia

    Dilansir dari Health Line, perbedaan antara siklotimik disorder dengan gangguan bipolar adalah intensitas gejala. Perubahan suasana hati akibat bipolar lebih ekstrem dibanding dengan siklotimik disorder.

    Jadi, gejala depresi yang dialami dan hipomania yang muncul lebih ringan dibanding  gangguan bipolar. Tapi perlu Anda ketahui, bila tidak ditangani kondisi ini bisa berkembang menjadi gangguan bipolar tipe 1 atau 2.

    Gejala umum dari siklotimia adalah depresi yang terjadi lebih dari berminggu-minggu yang kemudian diikuti oleh hipomania dalam beberapa hari. Gejala depresi dari siklotimia meliputi:

    • Cepat marah
    • Lebih agresif
    • Gangguan tidur, bisa insomnia atau hipersomnia
    • Nafsu makan berubah dan berat badan menurun
    • Mudah lelah
    • Dorongan seksual rendah
    • Mudah putus asa dan merasa bersalah
    • Mudah lupa dan sulit konsentrasi

    merasa kesepian

    Sementara gejala hipomania dari siklotimia meliputi:

    • Mudah cemas
    • Sering mengeluarkan pendapat tidak seperti biasanya
    • Tidak dapat mengambil keputusan dengan baik
    • Gelisah
    • Terlalu bersemangat tanpa merasa lelah tidak seperti biasanya
    • Tidak teliti
    • Cenderung berbicara sangat cepat sampai orang lain sulit untuk mencerna perkataannya

    Gejala bisa terjadi secara terpisah atau bisa juga bersamaan. Sebelum didiagnosa dengan penyakit ini, gejala yang menyerang harus terjadi setidaknya dua tahun pada orang dewasa dan satu tahun pada anak-anak. Siklus perubahan gejala biasanya berpola, yaitu dari depresi, normal, kemudian hipomania.

    Hingga saat ini, penyebab antara bipolar dengan siklotimia tidak diketahui secara pasti. Namun, beberapa faktor bisa dikaitkan dengan penyakit ini, seperti riwayat keluarga yang sebelumnya memiliki gangguan mental. Pada beberapa kasus, peristiwa traumatis  juga bisa jadi pemicu terjadinya kondisi ini.

    Perawatan untuk orang dengan siklotimia

    Siklotimia merupakan kondisi kronis yang membutuhkan perawatan seumur hidup. Walaupun tidak dapat disembuhkan, namun gejalanya masih bisa dikelola. Bila tidak mengalami perawatan, kondisi bisa berkembang menjadi gangguan bipolar yang rentan dengan berbagai kondisi yang berbahaya, seperti penggunaan obat-obatan terlarang, tindak kekerasan, pelecehan seksual, bahkan kematian karena penyakit kronis dan bunuh diri.

    Beberapa obat-obatan yang dapat membantu siklotimia, meliputi:

    • Lithium untuk mengendalikan susasan hati
    • Obat antikejang, seperti lemotrigin, asam valproat, dan natrium divalproex
    • Obat antikecemasan, seperti benzodiazepine
    • Obat antidepresan yang digunakan bersama dengan obat penstabil suasana hati
    •  Obat antipsikotik atopikal, seperti olanzapine, quetiapine, risperidone

    Selain obat, pasein juga membutuhkan terapi kesehatan dan terapi kognitif. Terapi kesehatan berfokus pada keseluruhan kesehatan dan cara mengurangi gejala. Sementara, terapi kognitif bertujuan untuk mengembalikan perilaku ke arah yang lebih positif dan sehat.

    Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

    Was this article helpful for you ?
    Sumber

    Yang juga perlu Anda baca

    Menjadi Seorang Perfeksionis itu Baik atau Buruk, ya?

    Berusaha menjadi lebih baik tidak sama dengan menjadi seorang perfeksionis. Namun, berusaha menjadi sempurna itu baik atau buruk, sih?

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Annisa Hapsari
    Kesehatan Mental, Gangguan Mental Lainnya 18 Februari 2021 . Waktu baca 8 menit

    Mental Illness (Gangguan Mental)

    Mental illness adalah gangguan mental yang memengaruhi pemikiran, perasaan, perilaku,suasana hati, atau kombinasi diantaranya. Berikut informasi lengkapnya.

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Ihda Fadila
    Kesehatan Mental 17 Februari 2021 . Waktu baca 11 menit

    Mood Disorder (Gangguan Suasana Hati)

    Perubahan mood normal terjadi. Namun, bila terus menerus, mungkin tanda mood disorder (gangguan suasana hati). Berikut informasi lengkapnya.

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Ihda Fadila
    Gangguan Mood 15 Februari 2021 . Waktu baca 10 menit

    Post Traumatic Stress Disorder (PTSD)

    Post Traumatic Stress Disorder atau PTSD adalah kondisi serangan panik yang dipicu oleh trauma pengalaman masa lalu. Bagaimana mengatasinya?

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Annisa Hapsari
    Gangguan Mental Lainnya 14 Februari 2021 . Waktu baca 7 menit

    Direkomendasikan untuk Anda

    takut pada anjing

    Takut Berlebihan Terhadap Anjing, Tanda Gangguan Cynophobia

    Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Aprinda Puji
    Dipublikasikan tanggal: 2 Maret 2021 . Waktu baca 4 menit
    agoraphobia adalah apa itu

    Agoraphobia

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Aprinda Puji
    Dipublikasikan tanggal: 24 Februari 2021 . Waktu baca 6 menit
    apatis

    Mengenali Ciri-ciri Sikap Apatis dan Cara Mengatasi yang Tepat

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Annisa Hapsari
    Dipublikasikan tanggal: 23 Februari 2021 . Waktu baca 6 menit
    gangguan bipolar adalah

    Gangguan Bipolar (Bipolar Disorder)

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Ihda Fadila
    Dipublikasikan tanggal: 21 Februari 2021 . Waktu baca 10 menit