Mengetahui Penyebab dan Cara Mengatasi Fobia Ular

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 8 Februari 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Takut pada ular sangatlah wajar, sebab sebagian ular memiliki bisa yang mematikan. Namun, jika membayangkan atau melihat gambar ular saja saja sudah membuat Anda merinding, berkeringat, atau ketakutan setengah mati, ini mungkin saja tanda bahwa Anda memiliki ophidiophobia alias fobia ular.

Mengapa seseorang bisa fobia terhadap ular?

hemofobia adalah takut dengan darah

Sejak zaman purba, otak manusia terus berevolusi untuk dapat bertahan hidup. Salah satu bentuk evolusi tersebut adalah membentuk rasa takut terhadap hewan atau apa pun yang tampak berbahaya, termasuk ular, laba-laba, serangga, dan sebagainya.

Hal ini dibahas oleh sebuah penelitian yang dimuat dalam Proceedings of the National Academy of Sciences of the United States of America. Pada penelitian tersebut, orang yang takut pada ular cenderung lebih cepat dalam mendeteksi keberadaan hewan ini.

Ketika diteliti, jumlah sel saraf yang merespons adanya ular jauh lebih banyak dibandingkan sel saraf yang menanggapi objek lain. Orang yang fobia ular juga menunjukkan respons yang lebih kentara dan lebih sigap untuk menghindarinya.

Selain faktor tersebut, ada pula kondisi lain yang bisa menyebabkan rasa takut berlebih terhadap ular. Berikut di antaranya:

1. Pengalaman negatif

Pengalaman negatif dengan ular dapat menimbulkan trauma hingga bertahun-tahun, apalagi bila Anda mengalaminya ketika masih kecil. Pengalaman tersebut bisa berupa digigit ular, atau berhadapan dengan peristiwa buruk yang berhubungan dengan ular.

2. Gambaran negatif yang ditunjukkan media

Seseorang bisa saja fobia pada ular karena melihat gambaran negatif yang ditunjukkan media. Misalnya, jika Anda terlalu sering menonton film atau video menakutkan dengan ular di dalamnya, lama-kelamaan otak Anda akan ‘belajar’ untuk takut terhadap ular.

3. Mendengar pengalaman negatif orang lain

Rasa takut bisa menular dari orang lain. Ketika mendengar pengalaman buruk orang lain dengan ular, Anda dapat mengalami ketakutan yang sama. Rasa takut biasanya muncul karena Anda merasa cemas akan dampak buruknya.

4. Sering ditakut-takuti

Bila orangtua, teman, atau orang terdekat lainnya sering menakut-nakuti Anda dengan ular, otak Anda lambat laun akan menganggap bahwa ular memang mengerikan. Rasa takut kemudian semakin bertambah besar dan berkembang menjadi fobia.

Cara mengatasi fobia terhadap ular

sindrom tourette

Rasa takut sebenarnya membantu Anda dalam menghadapi situasi berbahaya. Ketika merasa takut, tubuh dan pikiran berada dalam kondisi waspada sehingga Anda lebih siap untuk lari ataupun melawan.

Wajar apabila Anda merasa takut saat berhadapan dengan ular sungguhan, tapi fobia berbeda dengan rasa takut biasa. Kondisi ini memicu rasa takut berlebih terhadap ancaman yang tidak nyata, misalnya saat melihat gambar atau mainan berbentuk ular.

Untungnya, ada sejumlah cara yang dapat Anda lakukan untuk mengatasi fobia ular. Hasilnya mungkin tidak langsung terlihat, tapi bisa membantu mengurangi keparahan gejala saat melihat sesuatu yang berhubungan dengan ular.

Beragam cara tersebut yakni:

1. Terapi paparan

Terapi paparan melatih Anda untuk menghadapi rasa takut. Anda mungkin akan diminta melihat gambar ular, lalu menceritakan emosi dan gejala fisik yang Anda alami kepada terapi. Anda tak perlu cemas, sebab terapi ini akan dilakukan dalam situasi yang aman.

2. Terapi kognitif dan perilaku

Pada terapi ini, Anda bekerja sama dengan terapis untuk mengubah pola pikir keliru yang menyebabkan fobia terhadap ular. Anda mungkin akan diajak belajar tentang ular hingga bisa melihat bahwa ular adalah hewan normal dan bukan objek mengerikan.

3. Obat-obatan

Obat tidak akan menghilangkan rasa takut berlebih pada ular, tapi cara ini membantu meredakan panik yang Anda alami. Perlu diingat bahwa obat dapat menimbulkan ketergantungan, jadi pastikan Anda berkonsultasi dengan dokter tentang hal ini.

Rasa takut pada ular merupakan hal yang wajar, tapi fobia dapat mengganggu kegiatan sehari-hari. Jika Anda terganggu oleh kondisi ini, konseling dengan psikolog dapat membantu Anda menghadapi rasa takut dengan cara yang lebih sehat.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Bukan Sekadar Jijik Pada Benda Kotor, Ini Informasi Lengkap Mysophobia

Wajar jika Anda jijik dengan benda kotor, tapi pada orang dengan mysophobia, hal ini bisa menimbulkan gejala mengganggu. Berikut ulasannya.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Kesehatan Mental, Gangguan Kecemasan 2 Februari 2021 . Waktu baca 6 menit

Merinding Jijik Melihat Foto Ini? Mungkin Anda Mengidap Trypophobia

Trypophobia adalah jenis fobia lubang-lubang yang diciptakan oleh alam atau bentuk melingkar. Anda bisa melakukan trypophobia test untuk mengetahuinya.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Annisa Hapsari
Kesehatan Mental, Gangguan Kecemasan 29 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit

Coulrophobia (Fobia Badut)

Sebagian besar orang menganggap badut lucu, namun ada pula yang merasa takut. Dikenal dengan coulrophobia (fobia badut). Berikut ulasannya.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Kesehatan Mental, Gangguan Kecemasan 29 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit

Kenali Phobia Ketinggian (Acrophobia), Termasuk Gejala dan Cara Mengatasinya

Orang yang memiliki phobia ketinggian bisa bereaksi berlebihan saat di tempat tinggi. Berikut informasi gejala hingga cara mengatasinya.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Annisa Hapsari
Kesehatan Mental, Gangguan Kecemasan 28 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit

Direkomendasikan untuk Anda

thalassophobia

Kenali Gejala Thalassophobia atau Fobia terhadap Laut, Serta Cara Mengatasinya

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Annisa Hapsari
Dipublikasikan tanggal: 21 Februari 2021 . Waktu baca 6 menit
xenophobia

Xenophobia, Rasa Takut yang Dapat Berubah Menjadi Tindak Diskriminasi

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Dipublikasikan tanggal: 21 Februari 2021 . Waktu baca 6 menit
hemofobia adalah takut dengan darah

Mengapa Ada Orang yang Sangat Takut Darah?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 17 Februari 2021 . Waktu baca 4 menit
cara mengatasi fobia

Terus-terusan Dipaksa Menghadapi Rasa Takut, Apakah Bisa Menghilangkan Fobia?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: dr. Ivena
Dipublikasikan tanggal: 11 Februari 2021 . Waktu baca 6 menit