Anak gemuk memang terlihat lucu dan menggemaskan, tetapi banyak orangtua yang tak menyadari bahwa anak-anaknya yang chubby tersebut berisiko mengalami berbagai gangguan kesehatan ketika dewasa kelak. Faktanya, pada tahun 2015 dari data World Health Organization, anak usia di bawah 5 tahun yang mengalami obesitas ada sebanyak 42 juta anak dan semakin tahun, semakin bertambah jumlahnya. Tapi tenang saja, saat ini telah ditemukan cara untuk mencegah kegemukan pada anak-anak bahkan sebelum kehamilan terjadi.

Bagaimana cara mencegah anak gemuk bahkan sebelum Anda hamil?

Bagi Anda kaum perempuan yang sedang berencana untuk hamil, ada banyak hal yang Anda harus perhatikan. Sebab, semua hal yang Anda lakukan, khususnya pola hidup Anda akan memengaruhi kesehatan si anak kelak. Bahkan pola hidup Anda sebelum kehamilan terjadi harus sudah diperhatikan dan diubah.

Pernyataan ini bahkan telah dibuktikan dalam sebuah penelitian yang berasal dari Cleveland Clinic. Dalam penelitian ini, para ahli mencoba untuk mengajak kelompok perempuan yang akan hamil untuk mengubah gaya hidupnya menjadi lebih sehat, seperti makan makanan yang lebih beragam dan mengandung banyak zat gizi, menjaga berat badan ideal, melakukan olahraga rutin, serta mengonsumsi makanan dengan porsi yang sesuai.

Di akhir penelitian, peneliti berhasil membuktikan jika anak yang dilahirkan dari kelompok ibu tersebut lebih sehat ketimbang dengan yang tidak memerhatikan gaya hidupnya sebelum hamil.

Jika baru memperbaiki pola hidup ketika hamil, Anda termasuk telat dalam mencegah kegemukan pada anak

Pada penelitian ini, para ahli menyatakan bila perubahan gaya hidup yang baru dilakukan ketika hamil, tidak akan mencegah kegemukan pada anak secara maksimal. Misalnya saja, seorang calon ibu baru menerapkan gaya hidup sehat, menjaga makanannya, serta melakukan olahraga rutin. Semua itu memang akan berdampak baik bagi janin yang sedang dikandungnya, tetapi apa yang ia lakukan tidak lah maksimal. Namun, tubuh yang telah sebagian rusak dan terganggu akibat gaya hidup yang sebelumnya diterapkan, belum tentu sudah pulih ketika ibu tersebut hamil.

Sehingga, jika Anda ingin anak Anda kelak selalu sehat dan memiliki status gizi yang baik, maka persiapkan lah dari jauh-jauh hari sebelum Anda merencanakan kehamilan. Bahkan gizi pra nikah (status gizi sebelum menikah) juga bisa memengaruhi kesehatan anak Anda nanti.

Mencegah anak gemuk jauh lebih baik ketimbang mengobatinya

Seperti yang telah sering Anda dengar, jika mencegah lebih baik dari pada mengobati. Begitu juga dengan kasus kegemukan pada anak. Apabila orangtua dapat mencegah anak mereka untuk tidak gemuk dan menjaga status gizinya selalu baik, maka mereka tidak perlu khawatir akan perkembangan dan pertumbuhan si anak kelak. Sebab, lemak yang menumpuk juga berlaku jahat pada anak-anak.

Lemak tidak memandang usia atau jenis kelamin. Penimbunan lemak di dalam tubuh, berapa pun usia dan apa pun jenis kelaminnya pasti akan berdampak buruk bagi kesehatan, seperti menimbulkan penyakit jantung, diabetes mellitus, tekanan darah tinggi.

Tidak hanya itu, apabila Anda membiarkan anak tumbuh dengan status gizi berlebihan, akan mengganggu perkembangan mentalnya juga. Beberapa penelitian menyebutkan bahwa anak gemuk cenderung lebih sering mengalami depresi dan sindrom kecemasan (anxiety disorder) ketimbang anak yang memiliki status gizi normal. Jika hal ini terjadi dalam waktu yang berkepanjangan, maka akan memengaruhi perkembangan mentalnya hingga ia dewasa.

Baca Juga:

Sumber
Yang juga perlu Anda baca