4 Ciri Utama yang Menunjukkan Anda Memiliki Mata Silinder

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 23 Desember 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Saat kesulitan melihat suatu objek, mungkin Anda akan menerka-nerka apakah kondisi yang Anda alami adalah mata minus, plus, atau silinder? Kesulitan dalam melihat garis lurus dengan jelas sering dikaitkan dengan gangguan mata silinder. Namun, masih ada tanda dan gejala lain yang termasuk ke dalam ciri-ciri mata silinder. Simak penjelasan berikut untuk membedakan ciri mata silinder dengan gangguan penglihatan lainnya.

Apa saja ciri-ciri mata silinder?

Mata silinder (astigmatisme) terjadi akibat bentuk kornea atau lensa di bagian dalam bola mata yang tidak memiliki kelengkungan sempurna. Kondisi ini menyebabkan mata tidak dapat memfokuskan cahaya pada retina (kelainan refraksi) sehingga objek tidak terlihat dengan jelas.

Anda bisa saja mengalami mata silinder dengan tingkatan yang berbeda di masing-masing mata. Artinya, mungkin hanya salah satu mata saja yang mengalami silinder, sementara yang lainnya tidak. Dalam beberapa kasus kedua mata bisa mengalami silinder, tapi dengan tingkat keparahan yang berbeda.

Mata silinder biasa dialami bersamaan dengan rabun jauh (miopi) ataupun rabun dekat (hipermetropi). Sebagian besar penderita mata silinder, terutama anak-anak, sulit menyadari jika mengalami gangguan penglihatan ini.

Oleh karena itu, penting bagi Anda untuk mengenali ciri-ciri dari mata silinder sehingga bisa gangguan penglihatan ini bisa segera ditangani. Berikut adalah beberapa gejala mata silinder:

1. Pandangan buram atau kabur

pandangan kabur ciri mata silinder

Penglihatan tampak buram merupakan tanda umum yang menunjukkan adanya kerusakan pada mata. Normalnya, bentuk kornea atau lensa di dalam bola mata berbentuk bulat sempurna. Hal ini bertujuan untuk meratakan penyebaran cahaya yang datang ke mata agar objek bisa terlihat dengan jelas.

Namun pada kondisi mata silinder, lengkungan pada lensa mata tidak terbentuk dengan sempurna. Perbedaan bentuk lengkungan ini bisa mengubah cahaya yang masuk atau membiaskan kembali ke arah yang lain. Akhirnya, cahaya tidak dapat jatuh tepat di retina.

Kondisi inilah yang menyebabkan penglihatan pada mata menjadi kabur dan tidak jelas. Penderita mata silinder biasanya akan kesulitan untuk melihat garis atau permukaan benda yang lurus. Selain tampak buram, ciri-ciri dari mata silinder terkadang menunjukkan objek bisa terlihat berbayang.

2. Mata lelah dan sulit fokus

penyakit mata keratoconus

Akibat mata harus bekerja ekstra keras karena adanya kerusakan, mata jadi mudah lelah saat melihat. Terutama ketika harus fokus dalam waktu lama pada suatu objek, seperti membaca, menatap layar elektronik, bekerja di depan komputer, ataupun melihat dari jarak jauh.

Ciri-ciri mata silinder ini menyebabkan mata perih, gatal, atau berair sehingga perlu diistirahatkan dengan memejamkan mata sejenak. Kondisi mata yang lelah menyebabkan seseorang sulit untuk fokus mengamati atau mengerjakan sesuatu.

Menurut NHS, saat gejala mata silinder ini terjadi pada anak-anak dan tidak segera diatasi, selanjutnya bisa menyebabkan komplikasi mata malas.

Apabila anak sering mengeluhkan matanya terasa lelah dan sakit saat fokus menonton atau membaca dalam waktu lama, segera lakukan pemeriksaan visus mata guna mendeteksi kondisi mata silinder lebih dini.

3. Sering menyipitkan mata

mempertajam penglihatan mata

Ciri-ciri mata silinder selanjutnya adalah sering menyipitkan mata saat melihat dari jarak dekat atau jauh. Kesulitan untuk melihat suatu objek, tak jarang membuat Anda harus menyipitkan mata sampai objek terlihat cukup jelas.

Gejala mata silinder ini bisa dengan jelas diketahui saat Anda memiliki gangguan penglihatan tertentu. Contohnya, Anda yang mengalami rabun jauh biasanya tetap bisa melihat objek dari dekat dengan jelas, tapi mata silinder bisa menyebabkan penglihatan pada objek yang dekat menjadi buram.

5 Cara Membedakan Mata Minus dan Mata Silinder

4. Sakit kepala

penyebab sakit kepala sebelah

Dalam beberapa kasus, kondisi mata silinder yang parah juga bisa menyebabkan sakit kepala. Hal ini biasanya terjadi karena mata bekerja terlalu keras untuk melihat objek dengan jelas. Padahal mata telah mengalami penurunan kemampuan penglihatan akibat mata silinder.

Sakit kepala karena gejala mata silinder biasanya disertai juga dengan mata lelah, terutama jika ini sudah sering dialami. Saat sakit kepala muncul, mata biasanya juga terasa tegang. Rasa sakit di kepala bisa semakin parah apabila mata silinder tidak segera ditangani.

Pada kondisi astigmatisme yang ringan, biasanya mata masih bisa menyesuaikan. Namun, penggunaan lensa kontak atau kacamata bisa menjadi cara mengatasi gejala mata silinder yang mengganggu. Selain itu, menjaga kesehatan mata juga penting dilakukan untuk mencegah mata silinder bertambah parah.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Penyebab Mata Silinder, Samakah dengan Mata Minus atau Plus?

Mata silinder menyebabkan penglihatan menjadi buram.Tidak seperti mata minus, penyebab mata silinder tidak dipengaruhi kebiasaan membaca atau menonton.

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Fidhia Kemala
Kesehatan Mata, Perawatan Mata 22 Desember 2020 . Waktu baca 4 menit

Strabismus (Mata Juling)

Strabismus (mata juling) adalah kondisi saat kedua mata tidak bergerak ke arah yang sama dan terlihat bergerak ke arah yang berbeda. Bagaimana mengatasinya?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Shylma Na'imah
Kesehatan Mata, Gangguan Penglihatan 22 Desember 2020 . Waktu baca 10 menit

Tak Hanya Kacamata Plus, Rabun Dekat Bisa Diatasi dengan Pengobatan Lain

Rabun dekat menyebabkan mata kesulitan melihat benda dari jarak dekat, tapi penggunaan kacamata plus atau operasi bisa menjadi cara mengobati gangguan ini.

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Fidhia Kemala
Kesehatan Mata, Penyakit Mata 22 Desember 2020 . Waktu baca 6 menit

Cara Mengatasi Mata Minus, dari Kacamata Hingga Kebiasaan Sehat

Penggunaan kacamata minus dapat menjadi cara mengobati rabun jauh (miopi) yang utama. Namun, ada juga cara lain mengatasi mata minus tanpa bantuan kacamata.

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Fidhia Kemala
Kesehatan Mata, Gangguan Penglihatan 22 Desember 2020 . Waktu baca 7 menit

Direkomendasikan untuk Anda

Membaca jarak dekat dengan kacamata plus

Kenali, Jenis Lensa Kacamata Berdasarkan Material dan Fungsinya

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Fidhia Kemala
Dipublikasikan tanggal: 22 Desember 2020 . Waktu baca 8 menit
Operasi lasik mata pada anak

Sebelum Operasi LASIK, Perhatikan Dulu Hal Berikut Ini!

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Adinda Rudystina
Dipublikasikan tanggal: 22 Desember 2020 . Waktu baca 9 menit
Bedah refraktif

Berbagai Jenis Operasi untuk Mata Minus, Bukan Hanya LASIK Saja

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Fidhia Kemala
Dipublikasikan tanggal: 22 Desember 2020 . Waktu baca 7 menit
cara mengobati mata silinder

Punya Mata Silinder? Begini Cara Mengobatinya dengan Tepat

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Fidhia Kemala
Dipublikasikan tanggal: 22 Desember 2020 . Waktu baca 5 menit