Rhinitis Alergi (Pilek Alergi)

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum

Definisi

Apa itu rhinitis alergi?

Rhinitis alergi adalah salah satu jenis rhinitis (radang membran hidung) yang muncul ketika Anda menghirup alergen. Ini adalah reaksi berlebihan tubuh dalam merespons alergen.

Kondisi ini dikenal juga dengan sebutan alergi musiman. Hal ini disebabkan oleh alergi ini memiliki dua macam, yaitu alergi musiman (terjadi pada suatu periode waktu dalam setahun) dan tahunan (sepanjang tahun).

Seberapa umumkah alergi musiman ini?

Kondisi ini sangat umum dan dapat terjadi pada semua umur. Menurut statistik dari American Academy of Allergy, Asthma & Immunology, persentase orang yang mungkin juga mengalami rhinitis alergi adalah sekitar 10-30% dari populasi dunia.

Tanda-Tanda & gejala

Apa saja tanda-tanda dan gejala alergi rhinitis?

Gejala alergi musiman yang paling umum muncul adalah:

  • Bersin
  • Hidung meler
  • Gatal pada hidung, mata, tenggorokan, kulit, atau area apa pun
  • Batuk
  • Hidung tersumbat
  • Tenggorokan gatal
  • Mata berair
  • Lingkaran hitam di bawah mata
  • Sakit kepala terus-menerus
  • Gejala sejenis eksim, misalnya kulit sangat kering dan gatal serta sering melepuh
  • Gatal-gatal
  • Kelelahan yang amat sangat

Beberapa gejala mungkin tidak tercantum di atas. Jika ingin bertanya tentang gejala, konsultasikan kepada dokter.

Kapan saya harus periksa ke dokter?

Sebaiknya Anda memeriksakan diri ke dokter apabila:

  • Gejala parah
  • Pengobatan yang dulunya efektif tidak lagi bekerja
  • Gejala yang muncul tidak berpengaruh pada pengobatan yang diberikan

Penyebab

Apa penyebab rhinitis alergi?

Ketika Anda menghirup alergen, sistem imun melepaskan histamin—zat kimia alami yang bertanggung jawab dalam melindungi tubuh dari faktor berbahaya dari luar. Zat kimia ini adalah penyebab munculnya gejala, menyebabkan alergi musiman.

Beberapa alergen yang umum meliputi:

  • Serbuk bunga
  • Rumput
  • Debu
  • Jamur
  • Ketombe hewan
  • Asap rokok
  • Parfum

Faktor Pemicu

Apa yang membuat seseorang berisiko terkena alergi musiman?

Ada banyak faktor pemicu yang bisa memperparah kondisi alergi ini, antara lain:

  • Zat kimia
  • Suhu dingin
  • Kelembapan
  • Angin
  • Polusi udara
  • Hairspray
  • Parfum
  • Asap kayu
  • Asap beracun

Diagnosis & Pengobatan

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter Anda.

Apa saja pilihan pengobatan saya untuk rhinitis alergi?

Obat-obatan

Obat dapat diresepkan untuk mengurangi gejala alergi musiman ini. Beberapa obat yang mungkin diresepkan oleh dokter antara lain:

  • Antihistamin. Merupakan solusi paling umum untuk rhinitis alergi. Obat bekerja untuk menghentikan produksi histamin. Antihistamin dapat diminum atau disemprot ke dalam hidung. Beberapa jenis antihistamin bisa menyebabkan kantuk.
  • Dekongestan. Hidung tersumbat dapat membaik dengan dekongestan, tapi penggunaannya tidak boleh melebihi 3 hari.
  • Semprotan kortikosteroid hidung. Efektif untuk mengobati alergi musiman.

Bila Anda sedang menggunakan obat jenis lainnya, Anda harus berdiskusi dengan dokter sebelum menggunakan obat rhinitis alergi.

Suntikan alergi

Jika kondisi parah, dokter mungkin menyarankan Anda mendapatkan suntikan alergi (imunoterapi). Pengobatan ini meliputi suntikan alergen secara teratur yang telah Anda dapatkan, sampai gejala terkendali.

Imunoterapi sublingual

Pengobatan ini mirip dengan suntikan alergi, tapi obat ditaruh di bawah lidah. Kemungkinan efek samping termasuk gatal pada mulut atau telinga dan iritasi tenggorokan.

Tes apa saja yang dapat dilakukan untuk rhinitis alergi (alergi musiman)?

Pertama-tama, dokter mungkin bertanya tentang gejala untuk menentukan kondisi kesehatan Anda dan apakah Anda mengalami alergi musiman atau tahunan. Kemudian, tes kulit dilakukan dengan mengoleskan beberapa zat di atas kulit. Dokter dapat mengetahui penyebab rhinitis alergi jika bintik merah kecil muncul di atas kulit.

Seandainya Anda tidak menjalani tes kulit, dokter akan meminta Anda menjalani tes darah, yang juga dikenal dengan tes radioallergosorbent (RAST). Dengan menguji jumlah antibodi immunoglobulin E ke alergen tertentu di dalam darah, RAST dapat mengukur kadar zat yang terkait dengan alergi.

Pengobatan di rumah

Apa saja perubahan gaya hidup atau pengobatan rumahan yang dapat dilakukan untuk mengatasi kondisi ini?

Untuk mencegah kambuhnya alergi ini, Anda harus menghindari alergen penyebabnya. Contohnya, daripada membuka jendela yang memungkinkan serbuk bunga, angin, debu masuk ke dalam rumah Anda boleh mencoba menggunakan AC.

Bila ada pertanyaan, konsultasikanlah dengan dokter untuk solusi terbaik masalah Anda.

Hello Health Group tidak memberikan nasihat medis, diagnosis, maupun pengobatan.

Sumber