Nyeri Otot (Sakit Otot, Myalgia)

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 22/04/2020 . Waktu baca 8 menit
Bagikan sekarang

Definisi

Apa itu nyeri otot?

Rasa nyeri atau sakit yang terjadi pada otot disebut dengan myalgia.

Nyeri umumnya memengaruhi sebagian kecil otot di area tubuh yang terlokalisir, misalnya di otot tangan saja, otot leher saja, otot punggung saja, atau otot kaki saja. Meski demikian, sakit juga bisa memengaruhi keseluruhan jaringan otot tubuh dalam satu waktu. Hal ini karena otot ada pada setiap bagian tubuh sehingga rasa nyeri dapat timbul hampir di mana saja.

Dikutip dari Medline Plus, nyeri otot berkaitan dengan ketegangan akibat penggunaan yang berulang atau berlebihan, atau cedera akibat aktivitas fisik yang berat atau ekstrem dan mendadak.

Nyeri bisa terasa ringan atau bahkan sangat parah. Kebanyakan sakit otot biasanya hilang cepat dengan sendirinya, tapi sering juga berlangsung dalam waktu yang lebih lama.

Seberapa umumkah sakit otot?

Hampir semua orang mungkin pernah mengalami sakit otot minimal sekali seumur hidup. Nyeri otot adalah jenis rasa sakit yang yang sangat umum.

Sebagian besar kasus nyeri atau sakit otot disebabkan karena rasa stres, ketegangan, serta terlalu banyak melakukan aktivitas fisik tertentu.

Namun, sakit otot bisa diatasi dengan mengurangi faktor risiko. Diskusikan dengan dokter untuk informasi lebih lanjut.

Tanda-tanda & gejala

Apa saja tanda-tanda dan gejala nyeri otot?

Gejala paling umum dari myalgia adalah rasa sakit, nyeri, atau rasa tidak nyaman pada otot, baik ketika dalam posisi diam atau digerakkan. Gejala juga dapat berupa ketegangan atau sensasi kejang pada otot. Biasanya, nyeri muncul setelah beraktivitas fisik cukup berat atau cedera, yang dapat hilang dengan beristirahat.

Nyeri dapat terjadi hanya pada beberapa otot tertentu (myalgia lokal) atau menyebar dari satu tempat ke tempat lainnya (myalgia difusi).

Beberapa ciri dan gejala lain yang mungkin menyertai rasa sakit pada otot mungkin meliputi:

  • Rasa kaku juga kelemahan pada area tertentu yang ditambah dengan demam.
  • Pusing.
  • Terdapat ruam, kemerahan, juga pembengkakan pada area tubuh yang terdampak.
  • Rasa yang tidak nyaman di daerah tertentu.

Kapan saya harus periksa ke dokter?

Walaupun menjadi salah satu kondisi yang umum terjadi, Anda pun bisa merasakan nyeri otot yang cukup parah. Hubungi dokter apabila Anda mengalami:

  • Demam yang cukup tinggi
  • Sulit bernapas.
  • Gigitan kutu (baru-baru ini).
  • Tanda-tanda infeksi, seperti merah dan bengkak di sekitar otot yang sakit.
  • Nyeri otot sesudah Anda mulai minum atau meningkatkan dosis obat (khususnya statin, obat yang berguna untuk mengendalikan kolesterol).

Beberapa gejala atau tanda lainnya mungkin tidak tercantum di atas. Jika Anda merasa cemas tentang gejala tersebut, segera konsultasi ke dokter.

Penyebab

Apa saja penyebab nyeri otot?

Otot itu sendiri adalah jaringan lunak dan fleksibel yang terbentuk dari sel-sel khusus disebut serabut otot (filamen). Otot melekat pada tulang atau organ dalam dan pembuluh darah.

Manusia memiliki 650 otot dalam tubuhnya. Setiap jenis otot memiliki fungsi tertentu. Namun, fungsi utamanya adalah menciptakan gerakan dari anggota tubuh dan pergerakan organ dalam, mempertahankan daya gerak tubuh, mempertahankan dan mengubah postur, hingga membantu mengatur sirkulasi darah, energi, serta nutrisi ke seluruh tubuh.

Biasanya, nyeri atau sakit otot disebabkan oleh hal-hal di bawah ini seperti:

Penyebab lainnya yang bisa memicu rasa sakit pada otot seperti:

1. Stres

Stres bisa membuat tubuh jadi lebih sulit melawan penyakit tertentu yang masuk ke dalam tubuh. Hal ini juga berhubungan pada bagian otot di dalam tubuh Anda ketika sedang terjadi peradangan atau infeksi.

Biasanya, Anda pun juga merasakan hal lainnya seperti jantung yang berdebar, sakit kepala, gemetar, sesak napas, juga terasa nyeri di bagian dada.

2. Kurangnya nutrisi

Penyebab lain terjadinya sakit otot adalah ketika Anda tidak mendapatkan nutrisi yang cukup dari makanan harian. Coba untuk perhatikan asupan vitamin D pada tubuh untuk memastikan agar otot berfungsi dengan seharusnya.

Tidak hanya itu saja, vitamin D pun juga dapat membantu penyerapan kalsium. Apabila asupannya terlalu rendah, akan terjadi hipokalemia yang merupakan kondisi saat tubuh kadar kalsiumnya rendah.

Hal ini pun dapat mempengaruhi tulang serta organ lainnya termasuk otot.

3. Cedera

Keseleo dan terkilir adalah jenis cedera fisik yang paling sering menyebabkan sakit dan nyeri otot

Saat terjadi cedera, otot yang digunakan bisa menjadi tegang, kaku, tertarik, terpelintir, dan juga terasa pegal.

Dalam beberapa kasus, kondisi ini bukan hal yang harus dikhawatirkan. Namun, apabila rasa nyeri pada otot menjadi semakin parah, tidak membaik, dan membatasi ruang gerak, Anda sebaiknya segera bertemu dengan dokter.

4. Aktivitas fisik

Banyaknya kegiatan atau melakukan olahraga berlebihan juga bsia menjadi penyebab serta menimbulkan gejala nyeri otot.

Perhatikan pula faktor-faktor di bawah ini yang dapat membuat seseorang menjadi lebih rentan terhadap nyeri saat berolahraga, seperti;

  • Tidak terbiasa berolahraga.
  • Mencoba jenis olahraga yang baru dari biasanya.
  • Berolahraga lebih intens dan lebih lama dari baisanya.
  • Tidak melakukan pemanasan atau kurang maksimal meregangkan tubuh terlebih dahulu.

5. Penyakit tertentu

Selain penyebab yang sudah disebutkan di atas, ada pula beberapa masalah medis yangd apat menyebabkan terjadinya sakit atau nyeri otot. Kondisi medis yang dapat mempengaruhi Anda, di antaranya:

Faktor-faktor risiko

Apa yang meningkatkan risiko saya untuk nyeri otot?

Ada banyak kondisi medis yang dianggap sebagai faktor risiko sakit otot, misalnya:

  • Risiko cedera selama aktivitas fisik
  • Penggunaan sistem muskuloskeletal berlebihan dalam kehidupan sehari-hari
  • Risiko infeksi dan radang otot

Diagnosis & Pengobatan

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter Anda.

Apa saja tes yang biasa dilakukan?

Ketika rasa sakit menjadi lebih serius, yang terbaik adalah untuk memeriksakan diri ke dokter Anda agar mengidentifikasi penyebabnya. Dokter akan meminta Anda untuk menjelaskan rasa sakit.

Berdasarkan deskripsi, dokter dapat merekomendasikan perawatan yang terbaik untuk Anda. Beberapa pertanyaan yang akan ditanyakan oleh dokter Anda yaitu:

  • Dimana sumber rasa sakit itu?
  • Apakah nyeri terasa menusuk atau tidak?
  • Apakah Anda mengalami rasa sakit yang terus-menerus sepanjang hari, pada malam hari atau siang hari?
  • Bagaimana tingkat nyeri yang Anda alami (ringan, sedang atau berat)?
  • Apakah baru-baru ini Anda terluka atau cedera?
  • Apakah Anda berolahraga?
  • Apakah Anda aktif secara fisik?

Terdapat berbagai teknik untuk menentukan penyebab rasa sakit, termasuk pemeriksaan fisik, alat pengukur rasa sakit, dan tes gambar. Dokter mungkin juga melakukan:

  • Scan CT atau CAT: Computed tomography (CT)
  • MRI: Magnetic resonance imaging
  • Diskografi
  • Myelogram
  • EMG
  • Scan tulang

Apa saja pilihan pengobatan saya untuk nyeri otot?

Kondisi rasa nyeri ini biasanya akan merespon dengan baik pengobatan rumahan. Pengobatan bisa termasuk:

  • Obat-obatan: obat pereda nyeri otot, obat antiradang nonsteroid (NSAID), obat untuk meningkatkan kadar serotonin dan norepinephrine (neurotransmiter yang memodulasi fungsi tidur, rasa nyeri, dan sistem imun) mungkin diresepkan dalam dosis rendah.
  • Terapi fisik.
  • Pijat.
  • Mengistirahatkan area tubuh yang mengalami rasa sakit dan nyeri.
  • Mengompres es batu di area yang terpengaruh untuk membantu meredakan rasa sakit.

Pengobatan di rumah

Apa saja perubahan gaya hidup untuk mengatasi nyeri otot?

Gaya hidup dan pengobatan rumahan di bawah ini mungkin dapat membantu mengatasi sakit otot:

  • Meregangkan otot sebelum melakukan aktivitas fisik dan setelah berolahraga
  • Melakukan pemanasan dan pendinginan di semua sesi olahraga
  • Tetap terhidrasi, terlebih di hari-hari Anda aktif
  • Berolahraga secara teratur untuk membantu membentuk bentuk otot secara optimal
  • Bangkit dan bergerak secara teratur jika Anda bekerja di kantor atau di lingkungan yang membuat otot Anda berisiko terkilir atau tegang.

Bila ada pertanyaan, konsultasikanlah dengan dokter untuk solusi terbaik masalah Anda.

Hello Health Group tidak memberikan nasihat medis, diagnosis, maupun pengobatan.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

    Apakah artikel ini membantu Anda?
    happy unhappy"
    Sumber

    Yang juga perlu Anda baca

    3 Kunci Atasi Pegal dan Nyeri Otot bagi Orang Kantoran yang Super Sibuk

    Rutinitas bekerja plus menerjang kemacetan setiap hari tak ayal membuat tubuh nyeri dan pegal. Intip cara menghilangkan pegal setelah bekerja di sini.

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Widya Citra Andini
    Konten Bersponsor
    menghilangkan pegal setelah bekerja
    Nyeri Kronis, Health Centers 06/11/2019 . Waktu baca 4 menit

    6 Peregangan Sederhana Agar Tetap Bugar Saat Berkendara Jauh

    Duduk diam selama berkendara untuk perjalanan jauh bisa bikin pegal linu. Coba berbagai peregangan sederhana ini agar tetap bugar sesampainya di tujuan!

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Risky Candra Swari
    Kebugaran, Hidup Sehat 16/09/2019 . Waktu baca 4 menit

    6 Penyebab Badan Mudah Pegal dan Nyeri Beserta Cara Mengatasinya

    Mungkin badan Anda mudah pegal dan terasa nyeri, tapi tahukah Anda apa saja hal yang bisa menjadi penyebab, dan bagaimana cara mengatasinya?

    Ditulis oleh: Annisa Hapsari
    Konten Bersponsor
    badan mudah pegal
    Hidup Sehat, Fakta Unik 02/09/2019 . Waktu baca 5 menit

    6 Cara Mengatasi Nyeri Otot dan Sendi Bagi yang Sering Naik Transportasi Umum

    Berdesakan naik angkutan umum memang bikin pegal. Supaya Anda tak mengalaminya terus, simak cara mengatasi nyeri otot dan sendi akibat naik angkutan umum.

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Risky Candra Swari
    Konten Bersponsor
    mengatasi nyeri sendi naik angkutan umum
    Nyeri Kronis, Health Centers 05/07/2019 . Waktu baca 5 menit

    Direkomendasikan untuk Anda

    nyeri otot dada

    Ketahui Penyebab dan Cara Mengatasi Nyeri Otot di Dada

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Atifa Adlina
    Dipublikasikan tanggal: 24/05/2020 . Waktu baca 6 menit
    nyeri otot paha

    Nyeri Pada Otot Paha? Ketahui Penyebab dan Cara Mengatasinya!

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Atifa Adlina
    Dipublikasikan tanggal: 20/05/2020 . Waktu baca 6 menit
    nyeri otot punggung

    Beragam Penyebab Nyeri Otot Punggung dan Cara Mengatasinya!

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Atifa Adlina
    Dipublikasikan tanggal: 19/05/2020 . Waktu baca 7 menit
    Konten Bersponsor
    gejala nyeri sendi

    5 Kiat Atasi Nyeri Otot dan Sendi Akibat Sering Bawa Mobil Atau Motor

    Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
    Dipublikasikan tanggal: 07/11/2019 . Waktu baca 5 menit