Nyeri Otot (Sakit Otot, Myalgia)

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum

Definisi

Apa itu nyeri otot?

Sakit otot, juga disebut nyeri otot atau myalgia, adalah rasa nyeri dan sakit yang melibatkan sejumlah kecil atau seluruh otot tubuh, mulai dari ringan sampai amat sangat. Otot adalah jaringan lunak yang tersusun oleh filamen protein yang memiliki panjang dan bentuk yang fleksibel.

Fungsi utama otot adalah untuk mempertahankan dan mengubah postur, daya gerak, serta pergerakan organ dalam.

Dikutip dari Medline Plus, nyeri otot berkaitan dengan ketegangan, penggunaan berlebihan, atau cedera otot akibat melakukan aktivitas fisik yang berat.

Walaupun kebanyakan sakit otot biasanya hilang dalam waktu singkat, dalam beberapa kasus dapat berlangsung dalam waktu yang lebih lama.

Sakit otot dapat berkembang di hampir semua bagian tubuh, termasuk leher, punggung, kaki, dan bahkan tangan.

Seberapa umumkah nyeri otot?

Hampir semua orang mungkin pernah mengalami nyeri otot pada saat tertentu. Sebagian besar kasus nyeri atau sakit otot disebabkan karena rasa stres, ketegangan, serta terlalu banyak melakukan aktivitas fisik tertentu.

Namun, sakit otot bisa diatasi dengan mengurangi faktor risiko. Diskusikan dengan dokter untuk informasi lebih lanjut.

Tanda-tanda & gejala

Apa saja tanda-tanda dan gejala nyeri otot?

Gejala umum nyeri atau sakit otot meliputi rasa tidak nyaman pada otot, seperti nyeri, dan kejang. Perasaan ini bisa saja hanya pada beberapa otot tertentu (myalgia lokal) atau menyebar dari satu tempat ke tempat lainnya (myalgia difusi).

Lalu, ada pula gejala lainnya yang bersamaan dengan rasa sakit juga tidak nyaman pada otot, seperti:

  • Rasa kaku juga kelemahan pada area tertentu yang ditambah dengan demam.
  • Pusing dan sulit bernapas.
  • Terdapat ruam, kemerahan, juga pembengkakan.
  • Demam yang cukup tinggi
  • Rasa yang tidak nyaman di daerah tertentu.

Beberapa gejala atau tanda lainnya mungkin tidak tercantum di atas. Jika Anda merasa cemas tentang gejala tersebut, segera konsultasi ke dokter Anda

Kapan saya harus periksa ke dokter?

Walaupun menjadi salah satu kondisi yang umum terjadi, Anda pun bisa merasakan nyeri otot yang cukup parah. Hubungi dokter apabila Anda mengalami:

  • Gigitan kutu (baru-baru ini)
  • Nyeri otot, terutama pada paha, yang muncul saat berolahraga dan hilang dengan beristirahat
  • Tanda-tanda infeksi, seperti merah dan bengkak di sekitar otot yang sakit
  • Nyeri otot sesudah Anda mulai minum atau meningkatkan dosis obat (khususnya statin, obat yang berguna untuk mengendalikan kolesterol)

Penyebab

Apa saja penyebab nyeri otot?

Nyeri otot adalah jenis rasa sakit yang yang sangat umum dan pernah dialami semua orang selama hidup mereka.

Apakah Anda tahu bahwa Anda memiliki 650 otot dalam tubuh Anda yang mengontrol gerakan, mempertahankan postur, dan mengatur sirkulasi darah dan energi serta nutrisi ke seluruh tubuh?

Kondisi sakit otot dapat bervariasi dari ringan sampai berat dan dapat sembuh dengan sendirinya dalam jangka waktu singkat atau selama berbulan-bulan.

Hal ini dikarenakan otot-otot Anda ada pada setiap bagian tubuh, sehingga rasa nyeri dapat berkembang hampir di mana saja.

Biasanya, nyeri atau sakit otot disebabkan oleh hal-hal di bawah ini seperti:

  • Otot tegang di salah satu atau lebih area tubuh
  • Penggunaan otot berlebihan selama aktivitas fisik
  • Cedera otot saat bekerja atau berolahraga berat (otot keseleo dan tegang adalah cedera yang mampu menyebabkan sakit dan nyeri otot)
  • Beberapa infeksi atau radang otot

Lalu, ada pula penyebab lainnya yang bisa menyebabkan terjadinya nyeri atau sakit otot seperti:

1. Stres

Stres bisa membuat tubuh jadi lebih sulit melawan penyakit tertentu yang masuk ke dalam tubuh. Hal ini juga berhubungan pada bagian otot di dalam tubuh Anda ketika sedang terjadi peradangan atau infeksi.

Biasanya, Anda pun juga merasakan hal lainnya seperti jantung yang berdebar, sakit kepala, gemetar, sesak napas, juga terasa nyeri di bagian dada.

2. Kurangnya nutrisi

Penyebab lain terjadinya sakit otot adalah ketika Anda tidak mendapatkan nutrisi yang cukup dari makanan harian. Coba untuk perhatikan asupan vitamin D pada tubuh untuk memastikan agar otot berfungsi dengan seharusnya.

Tidak hanya itu saja, vitamin D pun juga dapat membantu penyerapan kalsium. Apabila asupannya terlalu rendah, akan terjadi hipokalemia yang merupakan kondisi saat tubuh kadar kalsiumnya rendah.

Hal ini pun dapat mempengaruhi tulang serta organ lainnya termasuk otot.

3. Cedera dan keseleo

Kedua penyebab ini dapat membuat sakit atau nyeri otot sehingga menimbukan rasa yang tidak nyaman pada area tertentu pada tubuh. Saat terjadi cedera, area tubuh bisa menjadi kaku dan juga terasa pegal.

Dalam beberapa kasus, kondisi ini bukan hal yang harus dikhawatirkan. Namun, apabila rasa nyeri pada otot menjadi semakin parah, tidak membaik, dan membatasi ruang gerak Anda sebaiknya segera bertemu dengan dokter.

4. Terlalu banyak aktivitas fisik

Banyaknya kegiatan atau melakukan olahraga berlebihan juga bsia menjadi penyebab serta menimbulkan gejala nyeri otot. Perhatikan pula faktor-faktor di bawah ini yang dapat membuat seseorang menjadi lebih rentan terhadap nyeri saat berolahraga, seperti;

  • Tidak terbiasa berolahraga.
  • Mencoba jenis olahraga yang baru dari biasanya.
  • Berolahraga lebih intens dan lebih lama dari baisanya.
  • Tidak melakukan pemanasan atau kurang maksimal meregangkan tubuh terlebih dahulu.

Selain penyebab yang sudah disebutkan di atas, ada pula beberapa masalah medis yangd apat menyebabkan terjadinya sakit atau nyeri otot. Kondisi medis yang dapat mempengaruhi Anda, di antaranya:

Faktor-faktor risiko

Apa yang meningkatkan risiko saya untuk nyeri otot?

Ada banyak kondisi medis yang dianggap sebagai faktor risiko sakit otot, misalnya:

  • Risiko cedera selama aktivitas fisik
  • Penggunaan sistem muskuloskeletal berlebihan dalam kehidupan sehari-hari
  • Risiko infeksi dan radang otot

Diagnosis & Pengobatan

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter Anda.

Apa saja pilihan pengobatan saya untuk nyeri otot?

Kondisi rasa nyeri ini biasanya akan merespon dengan baik pengobatan rumahan. Pengobatan bisa termasuk:

  • Obat-obatan: pereda rasa nyeri, obat antiradang nonsteroid (NSAID), obat untuk meningkatkan kadar serotonin dan norepinephrine (neurotransmiter yang memodulasi fungsi tidur, rasa nyeri, dan sistem imun) mungkin diresepkan dalam dosis rendah
  • Terapi fisik
  • Pijat terapi: mengistirahatkan area tubuh yang mengalami rasa sakit dan nyeri, mengompres es batu di area yang terpengaruh untuk membantu meredakan rasa sakit

Apa saja tes yang biasa dilakukan?

Ketika rasa sakit menjadi lebih serius, yang terbaik adalah untuk memeriksakan diri ke dokter Anda agar mengidentifikasi penyebabnya. Dokter akan meminta Anda untuk menjelaskan rasa sakit.

Berdasarkan deskripsi, dokter dapat merekomendasikan perawatan yang terbaik untuk Anda. Beberapa pertanyaan yang akan ditanyakan oleh dokter Anda yaitu:

  • Dimana sumber rasa sakit itu?
  • Apakah nyeri terasa menusuk atau tidak?
  • Apakah Anda mengalami rasa sakit yang terus-menerus sepanjang hari, pada malam hari atau siang hari?
  • Bagaimana tingkat nyeri yang Anda alami (ringan, sedang atau berat)?
  • Apakah baru-baru ini Anda terluka atau cedera?
  • Apakah Anda berolahraga?
  • Apakah Anda aktif secara fisik?

Terdapat berbagai teknik untuk menentukan penyebab rasa sakit, termasuk pemeriksaan fisik, alat pengukur rasa sakit, dan tes gambar. Dokter mungkin juga melakukan:

  • Scan CT atau CAT: Computed tomography (CT)
  • MRI: Magnetic resonance imaging
  • Diskografi
  • Myelogram
  • EMG
  • Scan tulang

Pengobatan di rumah

Apa saja perubahan gaya hidup untuk mengatasi nyeri?

Gaya hidup dan pengobatan rumahan di bawah ini mungkin dapat membantu mengatasi nyeri:

  • Meregangkan otot sebelum melakukan aktivitas fisik dan setelah berolahraga
  • Melakukan pemanasan dan pendinginan di semua sesi olahraga
  • Tetap terhidrasi, terlebih di hari-hari Anda aktif
  • Berolahraga secara teratur untuk membantu membentuk bentuk otot secara optimal
  • Bangkit dan meregangkan otot secara teratur jika Anda bekerja di kantor atau di lingkungan yang membuat otot Anda berisiko terkilir atau tegang

Bila ada pertanyaan, konsultasikanlah dengan dokter untuk solusi terbaik masalah Anda.

Hello Health Group tidak memberikan nasihat medis, diagnosis, maupun pengobatan.

Share now :

Direview tanggal: September 22, 2016 | Terakhir Diedit: Maret 12, 2020

Sumber
Yang juga perlu Anda baca