Nyeri Ligamen Perut Bawah Saat Hamil

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 2 September 2020 . Waktu baca 6 menit
Bagikan sekarang

Definisi

Apa itu nyeri ligamen perut bawah saat hamil?

Nyeri ligamen perut bawah adalah rasa sakit yang menusuk atau tajam pada perut bagian bawah atau selangkangan. Keluhan ini sangat umum terjadi saat kehamilan dan merupakan kondisi yang normal. Nyeri ligamen perut bawah saat hamil paling sering muncul pada trimester kedua

Perempuan yang sedang tidak hamil memiliki ligamen perut bawah yang tebal dan pendek. Namun, kehamilan bisa menyebabkan ligamen ini menjadi panjang dan kencang. Ligamen perut bawah biasanya berkontraksi dan mengendur perlahan. Kehamilan memberi tekanan ekstra pada ligamen perut bawah Anda, sehingga bisa menjadi tegang. 

Tanda-tanda dan gejala

Apa tanda-tanda dan gejala nyeri ligamen perut bawah saat hamil?

Tingkat ketidaknyamanan akibat kondisi ini berbeda di setiap orang. Jika Anda tengah melalui kehamilan pertama, Anda mungkin khawatir bahwa kondisi ini menyebabkan masalah besar. Namun, ini adalah hal yang normal selama kehamilan. 

Dikutip dari Healthline, nyeri ligamen perut bawah saat hamil bersifat sementara. Biasanya kondisi ini berhenti setelah beberapa detik atau menit, tetap sakitnya terasa datang dan pergi. Kegiatan dan gerakan tertentu dapat menyebabkan rasa sakit. 

Gejalanya antara lain rasa sakit seperti kram di perut. Biasanya lebih terasa di perut kanan, tapi bisa terjadi di kedua sisi. Sakitnya mungkin hanya terasa beberapa detik. Bergerak atau berolahraga mungkin memicu rasa sakit. Begitu juga dengan: 

  • Bersin
  • Batuk 
  • Tertawa 
  • Berguling di kasur 
  • Berdiri terlalu cepat 

Kemungkinan ada tanda-tanda dan gejala  yang tidak disebutkan di atas. Bila Anda memiliki kekhawatiran akan sebuah gejala tertentu, konsultasikanlah dengan dokter Anda.

Anda cenderung mengalami ketidaknyamanan selama aktivitas fisik karena gerakan menyebabkan peregangan ligamen perut bawah. Namun, Anda dapat membuat penyesuaian untuk meringankan ketidaknyaman tersebut.

Kapan saya harus periksa ke dokter?

Anda harus menghubungi dokter bila ada keluhan nyeri apa pun saat hamil. Namun, segera cari bantuan medis kalau Anda mengalami:

  • Nyeri yang tak tertahankan
  • Nyeri tidak hilang setelah beberapa menit
  • Demam, menggigil
  • Sakit ketika buang air kecil
  • Susah berjalan

Nyeri ligamen perut bawah saat hamil bisa terjadi karena berbagai penyebab. Karena itu, penting bagi dokter Anda untuk memastikan Anda tidak memiliki kondisi serius lainnya, termasuk komplikasi kehamilan seperti abruptio plasenta atau penyakit lain seperti: 

Nyeri persalinan prematur juga kadang dikira sebagai nyeri perut bawah saat hamil. 

Penyebab

Apa penyebab nyeri ligamen perut bawah saat hamil?

Sejumlah ligamen yang tebal akan mengitari dan menyokong rahim Anda seiring dengan perkembangan janin dan kehamilan Anda. Salah satunya adalah ligamen perut bawah yang menghubungkan bagian depan rahim ke selangkangan. Ligamen ini normalnya akan menegang dan melemas pelan-pelan. 

Seiring dengan pertumbuhan janin, ligamen ini akan meregang. Karena itu, ligamen akan semakin mudah menegang dan cedera. 

Nyeri ligamen perut bawah saat hamil biasanya dialami di sisi kanan perut atau panggul, tapi rasa tidak nyaman juga dapat terjadi di sisi kiri dan kedua sisi. Rasa sakit sering terjadi pada saat Anda bangun atau berguling di tempat tidur atau saat Anda bergerak cepat.

Pergerakan tiba-tiba bisa membuat ligamen menegang secara mendadak, seperti karet yang direntangkan dan dilepas tiba-tiba. Inilah yang menyebabkan rasa nyeri. 

Kondisi ini juga dapat disebabkan oleh penyebab lain, beberapa di antaranya adalah hal serius. Penyebab tersebut dapat termasuk penyakit radang usus buntu, hernia, dan masalah hati atau ginjal. 

Dalam kasus yang parah, dokter mungkin perlu menyingkirkan persalinan prematur. Persalinan prematur bisa terasa seperti nyeri ligamen perut bawah. Namun, kondisi ini bisa berlangsung lebih lama.

Jika Anda merasakan nyeri disertai demam atau menggigil, dan sakit saat buang air kecil, segera hubungi dokter Anda. 

Pengobatan

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter Anda.

Bagaimana cara dokter mendiagnosis kondisi ini?

Tidak ada tes khusus untuk mendiagnosis kondisi. Jika ini adalah kehamilan pertama Anda dan Anda merasa tidak familiar dengan jenis sakit ini, segera hubungi dokter untuk mendiskusikan gejala yang membuat Anda khawatir. 

Pada kebanyakan kasus, dokter akan mendiagnosis nyeri ligamen perut bawah saat hamil berdasarkan gejala yang Anda jelaskan. Dokter mungkin akan melakukan pemeriksaan fisik untuk memastikan bahwa rasa nyeri tidak disebabkan oleh masalah lain. 

Meskipun Anda sudah familiar dengan kondisi ini, penting untuk selalu menghubungi dokter jika sakit tidak kunjung reda setelah beberapa menit, atau ketika Anda merasakan sakit yang begitu parah. 

Nyeri ligamen perut bawah saat hamil mungkin akan membuat Anda berpikir bahwa itu disebabkan oleh peregangan ligamen. Namun, ini tidak selalu terjadi. Anda mungkin memiliki kondisi yang lebih serius dan membutuhkan perhatian dokter. 

Apa yang harus dilakukan untuk mengatasi nyeri ligamen perut bawah saat hamil?

Tergantung kondisi setiap ibu hamil, dokter mungkin merekomendasikan berbagai penanganan berikut ini. 

  • Minum obat pereda nyeri seperti paracetamol (acetaminophen). Namun, selalu tanyakan dulu ke dokter sebelum minum obat apa pun ketika hamil. 
  • Berolahraga agar otot-otot inti tetap kuat. Anda bisa mencoba yoga prenatal atau melakukan latihan peregangan. Tanyakan pada dokter olahraga apa yang aman buat Anda dan janin. 
  • Coba gerakan berikut ini: posisikan diri seperti mau merangkak, dengan telapak tangan dan kedua lutut di lantai. Turunkan kepala Anda dan condongkan bagian belakang punggung ke atas. 
  • Hindari gerakan yang tiba-tiba. Misalnya saat mau berdiri atau duduk. 
  • Gerakkan pinggul Anda, terutama ketika batuk, bersin, atau tertawa supaya ligamen tidak tiba-tiba tertarik. 
  • Kompres dengan kain yang dibasahi air hangat untuk meredakan nyeri. Sekali lagi, tanya dulu pada dokter apakah hal ini aman dilakukan. Pasalnya, suhu yang terlalu panas bisa membahayakan bayi. 
  • Hindari gerakan yang bisa membuat nyeri semakin parah. Sesuaikan juga aktivitas harian Anda supaya tidak memicu nyeri. 

Bila ada pertanyaan, konsultasikanlah dengan dokter untuk solusi terbaik masalah Anda.

Hello Health Group tidak memberikan nasihat medis, diagnosis, maupun pengobatan.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Baca Juga:

    Yang juga perlu Anda baca

    3 Manfaat Menangis Bagi Kesehatan Fisik dan Mental

    Orang dewasa sangat normal untuk menangis, bukan hanya bayi atau anak. Bahkan, menangis bisa memberi manfaat untuk Anda. Apa saja manfaat menangis?

    Ditulis oleh: Arinda Veratamala
    Hidup Sehat, Fakta Unik 29 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit

    5 Efek Musik Terhadap Kinerja Otak Manusia

    Manfaat musik bukan hanya sebagai hiburan saja. Tahukah Anda bahwa salah satu efek musik adalah mempermudah otak belajar bahasa baru? Apa lagi?

    Ditulis oleh: Kemal Al Fajar
    Hidup Sehat, Fakta Unik 29 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit

    Cek Menu Harian Anda: 9 Makanan Ini Membuat Anda Tampak Cepat Tua

    Ingin terus terlihat awet muda hingga bertahun-tahun ke depan? Hindari makanan yang ada di dalam artikel ini jika tidak ingin tampak cepat tua!

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Yuliati Iswandiari
    Hidup Sehat, Fakta Unik 29 Oktober 2020 . Waktu baca 5 menit

    9 Jenis Susu Anak dan Tips Memilihnya Sesuai Kebutuhan

    Ada banyak jenis susu yang dijual di pasaran, mulai dari susu bubuk sampai susu UHT yang bisa langsung minum. Namun, apa susu yang tepat untuk anak?

    Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
    Parenting, Nutrisi Anak 28 Oktober 2020 . Waktu baca 12 menit

    Direkomendasikan untuk Anda

    perut kosong hindari makan pedas dan asam

    Kenapa Makanan Pedas Tidak Boleh Dimakan Saat Perut Kosong?

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
    Dipublikasikan tanggal: 30 Oktober 2020 . Waktu baca 3 menit
    cara pijat bayi

    Ketahui Manfaat dan Cara Melakukan Pijat Bayi di Rumah

    Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
    Dipublikasikan tanggal: 30 Oktober 2020 . Waktu baca 10 menit
    mitos tentang tidur

    Mengenal 4 Tahapan Tidur: Dari “Tidur Ayam” Hingga Tidur Pulas

    Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
    Ditulis oleh: Ajeng Quamila
    Dipublikasikan tanggal: 29 Oktober 2020 . Waktu baca 7 menit
    pria sulit menangis

    Alasan Psikologis Mengapa Pria Lebih Sulit Menangis Dibanding Wanita

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Yuliati Iswandiari
    Dipublikasikan tanggal: 29 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit