Migrain Okular

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 11 Mei 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Definisi

Apa itu migrain okular?

Migrain yang menyebabkan gangguan penglihatan disebut dengan migrain okular. Migrain okular bisa muncul dengan atau tanpa rasa nyeri pada kasus migrain pada umumnya.

Saat mengalami migrain okular, atau migrain dengan aura, Anda mungkin seolah melihat garis-garis cahaya, kelap-kelip, atau cahaya gemerlapan. Beberapa orang bahkan menggambarkannya seperti melihat gambar-gambar absurd berwarna terang. Anda juga mungkin kehilangan penglihatan pada titik-titik tertentu. Dari lima orang yang mengalami migrain okular, satu orang melaporkan dirinya mengalami aura ini.

Kondisi ini bisa mengganggu aktivitas seperti membaca, menulis, dan mengemudi.

Migrain okular sering dianggap migrain retinal. Padahal keduanya adalah kondisi yang berbeda. Migrain retina sangat jarang terjadi dan hanya memengaruhi satu sisi mata. Hilangnya penglihatan pada satu sisi mata bisa jadi gejala kondisi medis lainnya yang lebih serius. Kalau Anda kehilangan penglihatan pada satu mata, segera cari bantuan medis.

Tanda-tanda dan gejala

Apa saja tanda-tanda dan gejala migrain okular?

Beberapa gejala umum migrain okular antara lain:

Gangguan penglihatan

Gangguan penglihatan yang hanya terjadi pada satu mata, seperti melihat berkas cahaya, kehilangan penglihatan pada titik-titik tertentu, hingga kebutaan bisa jadi gejala migrain okular. Gejala-gejala tersebut bisa berlangsung selama beberapa menit hingga 30 menit.

Namun, kadang sulit membedakan apakah gejala ini hanya dirasakan pada satu mata atau keduanya. Kalau Anda tidak yakin, tutup satu sisi mata Anda dan perhatikan gejalanya. Lalu ganti dengan mata satunya.

Sakit kepala

Sakit kepala yang terasa selama 4 hingga 72 jam yang:

  • Hanya menyerang satu sisi kepala (sakit kepala sebelah)
  • Terasa sakit atau sangat sakitFeel moderately or very painful
  • Nyut-nyutan
  • Tambah parah ketika Anda bergerak

Gejala lainnya:

  • Mual
  • Muntah
  • Sensitif terhadap cahaya silau atau suara

Mungkin ada beberapa tanda dan gejala yang tak disebutkan di atas. Jika Anda memiliki kekhawatiran terhadap gejala tertentu, mohon konsultasikan dengan dokter Anda.

Kapan saya harus periksa ke dokter?

Jika Anda mengalami satu pun tanda atau gejala yang disebutkan di atas, atau memiliki pertanyaan apapun, konsultasikanlah pada dokter. Tubuh setiap orang bereaksi dengan cara berbeda. Selalu lebih baik untuk mendiskusikan apa yang terbaik untuk keadaan Anda dengan dokter.

Penyebab

Apa penyebab migrain okular?

Para ahli belum yakin apa penyebab migrain okular. Dugaan terbesarnya, migrain okular berhubungan dengan adanya:

  • Kejang pada pembuluh darah di retina mata
  • Perubahan sel-sel saraf yang menyebar di retina

Meski sangat jarang, orang dengan migrain okular lebih berisiko mengalami kebutaan pada satu sisi mata. Belum bisa dipastikan apakah obat-obatan yang biasa digunakan untuk mencegah migrain seperti antidepresan trisiklik atau obat antikejang bisa mencegah kebutaan.

Jadi bila Anda mengalami migrain okular, meskipun nantinya penglihatan Anda akan kembali normal lagi, segera periksa ke dokter.

Diagnosis & pengobatan

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter Anda.

Bagaimana migrain okular didiagnosis?

Dokter akan menanyakan gejala-gejala dan memeriksa mata Anda. Dokter akan memastikan Anda tidak punya kondisi atau penyakit lain seperti:

  • Amaurosis fugax, kebutaan sementara karena kurangnya aliran darah ke mata. Ini bisa disebabkan oleh penyumbatan pembuluh darah arteri ke mata.
  • Kejang arteri yang menyebabkan darah masuk ke retina
  • Giant cell arteritis (arteritis sel raksasa), gangguan penglihatan atau kebutaan yang disebabkan oleh radang di pembuluh darah.
  • Gangguan pembuluh darah lain akibat penyakit autoimun.
  • Penyalahgunaan obat-obatan.
  • Penyakit yang mengganggu penggumpalan darah normal, seperti penyakit sel sabit dan polisitemia

Pilihan pengobatan migrain okular

Migrain okular biasanya hilang sendiri dalam waktu sekitar 30 menit. Saat migrain terjadi, istirahatkan dulu mata Anda sampai kondisinya kembali seperti semula. Kalau muncul sakit kepala, minum obat pereda nyeri yang dianjurkan dokter.

Baru ada sedikit penelitian yang membahas cara mengobati migrain okular. Namun, dokter mungkin merekomendasikan pengobatan berikut ini.

  • Aspirin
  • Obat epilepsi seperti divalproex sodium (Depakote) atau topiramate (Topamax)
  • Antidepresan triklisik seperti amitriptyline (Elavil) atau nortriptyline (Pamelor)
  • Obat beta-blocker untuk tekanan darah

Bila ada pertanyaan, konsultasikanlah dengan dokter untuk solusi terbaik masalah Anda.

Hello Health Group tidak memberikan nasihat medis, diagnosis, maupun pengobatan.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy

Yang juga perlu Anda baca

Apa Benar Kena Air Hujan Bisa Bikin Sakit?

Banyak orang yang jatuh sakit setelah hujan-hujanan. Benarkah terkena air hujan memengaruhi kesehatan kita? Bagaimana cara mengatasinya?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Hidup Sehat, Fakta Unik 22 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit

Cara Mengatasi Gejala Leptospirosis, Penyakit Khas di Musim Hujan

Leptospirosis adalah salah satu penyakit yang sering bermunculan saat musim hujan. Saat gejala leptospirosis mulai terasa, segera atasi dengan cara ini.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Hidup Sehat, Tips Sehat 22 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit

Efek Makan Mi untuk Penderita Diabetes dan Tips Aman Mengonsumsinya

Meski populer, mi instan sering dicap sebagai makanan tidak sehat. Lantas, apakah penderita diabetes boleh makan mi instan?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Penyakit Diabetes, Diabetes Tipe 2 22 Oktober 2020 . Waktu baca 5 menit

Panduan Makanan Bergizi untuk Orang dengan Thalassemia

Salah satu masalah orang thalasemia adalah masalah gizi. Apa saja pilihan makanan dan nutrisi yang tepat untuk penderita thalasemia?

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Rr. Bamandhita Rahma Setiaji
Penyakit Kelainan Darah, Thalasemia 22 Oktober 2020 . Waktu baca 7 menit

Direkomendasikan untuk Anda

covid-19 vaksin yang terburu-buru

Pro Kontra Rencana Vaksin COVID-19 di Indonesia

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
Dipublikasikan tanggal: 23 Oktober 2020 . Waktu baca 7 menit
cara mengobati sengatan lebah

Pertolongan Pertama untuk Mengobati Sengatan Lebah

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 23 Oktober 2020 . Waktu baca 3 menit
KDRT konflik rumah tangga

Alasan Psikologis Mengapa Korban KDRT Susah Lepas dari Jeratan Pasangan

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 22 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit
tips menghindari perceraian

7 Rahasia Menghindari Perceraian dalam Rumah Tangga

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 22 Oktober 2020 . Waktu baca 5 menit