Melasma

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 29 November 2018 . Waktu baca 7 menit
Bagikan sekarang

Definisi

Apa itu melasma?

Chloasma, atau lebih dikenal dengan sebutan melasma adalah suatu masalah kulit yang lazim. Kondisi ini menyebabkan bercak berwarna cokelat hingga abu-cokelat pada wajah. Kebanyakan orang memilikinya di pipi, batang hidung, dahi, dagu, dan di atas bibir atas mereka. Chloasma juga dapat muncul di bagian tubuh lain yang banyak terkena matahari, seperti lengan bawah dan leher.

Seberapa umumkah melasma?

Kondisi ini adalah kondisi yang lazim. Menurut American Academy of Dermatology, 90 persen orang yang terkena chloasma adalah wanita. Orang berkulit gelap, seperti keturunan Latin/Hispanik, Afrika Utara, Afrika-Amerika, Asia, India, Timur Tengah, dan Mediterania juga lebih mungkin untuk terkena melasma. Orang yang memiliki hubungan darah dengan penderita melasma juga jauh lebih mungkin untuk terkena kondisi ini.

Namun, ini dapat diatasi dengan mengurangi faktor risiko Anda. Diskusikanlah dengan dokter untuk informasi lebih lanjut.

Tanda-Tanda & Gejala

Apa saja tanda-tanda dan gejala melasma?

Melasma menyebabkan bercak berwarna. Bercak tersebut lebih gelap daripada warna kulit Anda yang biasa. Kondisi ini biasanya muncul pada wajah dan keberadaannya simetris, dengan noda yang sama di kedua sisi wajah. Area lain di tubuh Anda yang sering terpapar matahari juga bisa terkena chloasma ini.

Bercak berwarna kecokelatan biasanya muncul di:

  • pipi
  • dahi
  • batang hidung
  • dagu

Bercak kecokelatan ini juga bisa muncul di leher dan lengan bawah. Perubahan warna itu tidak menyebabkan gangguan fisik, tetapi Anda bisa melihat tanda-tandanya. Jika Anda menyadari adanya gejala melasma, periksakan ke dokter. Dokter bisa merujuk Anda ke dermatologis alias dokter spesialis kulit.

Kapan saya harus periksa ke dokter?

Jika Anda mengalami tanda atau gejala yang disebutkan di atas, atau memiliki pertanyaan apa pun, konsultasikanlah ke dokter. Tubuh setiap orang bereaksi dengan cara berbeda. Selalu lebih baik untuk mendiskusikan apa yang terbaik untuk keadaan Anda dengan dokter.

Penyebab

Apa penyebab melasma?

Penyebab kondisi ini masih belum jelas. Kemungkinan, chloasma terjadi ketika sel-sel pembuat warna di kulit (melanosit) memproduksi terlalu banyak warna. Orang yang berkulit gelap biasanya lebih rentan terkena kondisi ini karena memiliki melanosit yang lebih aktif daripada mereka yang berwarna kulit terang.

Beberapa faktor penyebab melasma termasuk:

Paparan matahari

Cahaya ultraviolet (UV) dari matahari dapat merangsang melanosit. Bahkan, hanya sejumlah kecil paparan matahari dapat membuat melasma kembali setelah menghilang. Paparan matahari adalah alasan kondisi ini sering kali memburuk di musim  panas. Paparan matahari juga adalah alasan utama mengapa banyak orang dengan melasma memilikinya lagi dan lagi.

Perubahan hormon

Wanita hamil sering terkena melasma. Perubahan hormon menjadi salah satu penyebabnya. Selain itu, pil KB dan pengganti hormon juga dapat memicu kondisi ini.

Kosmetik

Produk perawatan kulit yang mengiritasi kulit dapat memperparah kondisi ini.

Faktor Pemicu

Apa yang membuat seseorang lebih berisiko terkena melasma?

Orang yang berkulit gelap lebih berisiko daripada individu berkulit terang. Sensitivitas estrogen dan progesteron juga dikaitkan dengan kondisi ini. Berarti, pil KB, kehamilan, dan terapi hormon dapat memicu melasma. Stres dan penyakit tiroid juga telah dikemukakan sebagai faktor risiko melasma.

Diagnosis & Pengobatan

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter Anda untuk informasi lebih lanjut.

Bagaimana melasma didiagnosis?

Pemeriksaan visual pada area yang terkena sering kali cukup untuk dapat mendiagnosis kondisi ini. Untuk mengeliminasi penyebab-penyebab khusus, dokter juga dapat melakukan beberapa tes.

Satu teknik pengujian adalah pemeriksaan lampu Wood. Ini adalah jenis cahaya khusus yang menyinari kulit dan membuat dokter menjadi dapat memeriksa infeksi dan menentukan berapa banyak lapisan kulit yang terkena melasma. Untuk memeriksa kondisi kulit yang serius, dokter juga dapat melakukan biopsi. Cara ini akan menggunakan pengangkatan sepotong kecil kulit yang terkena untuk diuji.

Apa saja pengobatan untuk melasma?

Kondisi ini dapat menghilang dengan sendirinya. Ini sering kali terjadi ketika pemicu yang menjadi penyebab melasma, seperti kehamilan atau pil KB, telah selesai (pasien tidak lagi terpapar pemicunya). Ketika wanita telah melahirkan atau berhenti menggunakan pil KB, ganggan kulit ini bisa menghilang.

Namun, sebagian orang memiliki bercak ini selama bertahun-tahun—atau bahkan seumur hidup. Jika melasma tidak menghilang atau seorang wanita ingin tetap menggunakan pil KB, pengobatan melasma adalah sebagai berikut:

Hydroquinone

Obat pertama yang lazim untuk mengobati melasma adalah hydroquinone. Obat ini dioleskan pada kulit dan bekerja dengan mencerahkan kulit. Anda bisa menemukan hydroquinone dalam bentuk krim, lotion, gel, atau cairan. Anda bisa mendapatkannya tanpa resep. Namun, produk yang dijual bebas tidak mengandung hydroquinone sebanyak produk yang diresepkan dermatologis.

Tretinoin dan kortikosteroid

Untuk meningkatkan pencerahan kulit, dermatologis Anda dapat memberikan resep obat kedua. Obat ini bisa jadi tretinoin atau kortikosteroid. Terkadang satu obat mengandung 3 obat-obatan (hydroquinone, tretinoin, dan kortikosteroid). Campuran ini sering kali disebut triple krim.

Obat salep lainnya

Dermatologis Anda dapat meresepkan asam azelaic atau asam kojic untuk membantu mencerahkan kondisi kulit ini.

Prosedur

Jika salep tidak dapat mengatasi kondisi ini, prosedur perawatan tertentu bisa saja berhasil. Prosedur yang dimaksud biasanya melibatkan pengelupasan kimia (seperti asam glikolat), mikrodermabrasi, dan dermabrasi. Prosedur perawatan ini hanya bisa dilakukan oleh seorang dermatologis. Jika tidak, masalah kulit yang baru bisa muncul apabila pengobatan tidak menyesuaikan jenis kulit pasien.

Pengobatan di Rumah

Apa saja perubahan gaya hidup atau pengobatan di rumah yang dapat dilakukan untuk mengatasi melasma?

Perubahan gaya hidup dan pengobatan di rumah berikut ini mungkin bisa membantu Anda mengobati kondisi ini, antara lain:

Gunakan tabir surya setiap hari

Salah satu pengobatan paling umum untuk melasma adalah perlindungan terhadap matahari. Oleh karena cahaya matahari dapat memicu kondisi ini, penting untuk menggunakan tabir surya setiap hari, bahkan di hari berawan dan setelah berenang atau berkeringat. Pilihlah tabir surya yang menawarkan perlindungan dengan spektrum luas, Sun Protection Factor (SPF) 30 atau lebih, dan zinc oksida dan/atau titanium dioksida untuk secara fisik membatasi efek sinar matahari terhadap kulit Anda. Oleskan tabir surya 15 menit sebelum pergi keluar dan oleskan kembali setidaknya setiap dua jam.

Kenakan topi bertepi lebar ketika Anda berada di luar

Seperti yang digambarkan oleh studi terbaru di jurnal Nature, tabir surya saja tidak akan memberikan perlindungan terhadap matahari yang Anda butuhkan. Kapan pun jika dimungkinkan, selain mengoleskan tabir surya, carilah tempat teduh dan kenakan pakaian yang melindungi kulit Anda.

Pilih produk perawatan kulit yang ramah untuk kulit

Pilih produk perawatan kulit yang tidak menyengat atau membakar, karena produk yang mengiritasi kulit dapat membuat kondisi memburuk.

Hindari waxing

Waxing dapat menyebabkan peradangan kulit yang bisa membuat kondisi kulit memburuk. Jadi, penting untuk menghindari waxing demi menghindari risiko terkena kondisi ini. Tanyakan pada dermatologis mengenai jenis hair removal atau metode penghilangan bulu lain yang mungkin tepat bagi Anda.

Hello Health Group tidak menyediakan nasihat medis, diagnosis, maupun pengobatan.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy

Direkomendasikan untuk Anda

bercak cokelat di wajah

Punya Bercak Cokelat di Wajah, Bagaimana Menghilangkannya?

Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Dipublikasikan tanggal: 5 September 2018 . Waktu baca 4 menit
asia kulit menghitam

Kenapa Kulit Orang Asia Lebih Mudah Menghitam Saat Kena Sinar Matahari?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
Dipublikasikan tanggal: 20 Juni 2017 . Waktu baca 3 menit

Mengenali Perbedaan Gejala Melasma dan Melanoma

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
Dipublikasikan tanggal: 12 Juni 2017 . Waktu baca 3 menit