Blefarospasme

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 18 September 2020 . Waktu baca 5 menit
Bagikan sekarang

Definisi

Apa itu blefarospasme?

Blefarospasme atau blepharospasm adalah kondisi langka yang menyebabkan kelopak mata Anda berkedip atau berkedut. Anda tidak bisa mengendalikannya, sehingga disebut kedipan atau kedutan yang tidak disengaja. Kedutan ini disebabkan oleh kejang otot di sekitar mata Anda. 

Banyak yang beranggapan blefarospasme sama dengan mata kedutan. Namun, blefarospasme hanyalah salah satu dari alasan mengapa Anda mengalami mata kedutan. Penyebab minor dari mata kedutan bisa termasuk kelelahan atau terlalu banyak mengonsumsi kafein. 

Blefarospasme adalah kondisi yang lebih sering menyerang perempuan daripada laki-laki. Dikutip dari American Academy of Family Physicians, kondisi ini mungkin dapat diturunkan dari hubungan keluarga. 

Kondisi yang disebut juga dengan blepharospasm esensial jinak dimulai dengan mata tidak bisa berhenti berkedip atau iritasi mata. Ketika kondisi bertambah parah, mata menjadi lebih sensitif terhadap cahaya, penglihatan menjadi kabur, dan Anda mungkin akan mengalami kejang wajah. 

Dalam kasus yang serius, kedutannya terjadi begitu intens hingga menyebabkan kelopak mata Anda tertutup hingga beberapa jam. 

Gejala

Apa saja tanda-tanda dan gejala blefarospasme?

Blefarospasme muncul seringkali tanda gejala yang membahayakan. Dikutip dari National Organization for Rare Disorders, blefarospasme hampir selalu menyerang kedua mata sekaligus (bilateral). 

Pada tahap awal, blefarospasme ditandai dengan sering berkedip dan iritasi mata yang dapat diperburuk dengan rangsangan tertentu, seperti:

  • Cahaya terang
  • Kelelahan
  • Ketegangan emosional
  • Faktor lingkungan, seperti angin atau polusi

Tanda dan gejala kondisi ini biasanya muncul pada awal dewasa hingga lanjut usia dan akan memburuk secara bertahap. Gejala mungkin akan berkurang ketika Anda tidur atau fokus mengerjakan sesuatu. 

Dalam kondisi lanjut, kejang otot menyebabkan Anda terus mengedipkan atau menyipitkan mata secara tidak sengaja. Anda akan mengalami kesulitan membuka mata yang dapat menyebabkan gangguan penglihatan parah. 

Kapan saya harus periksa ke dokter?

Anda mungkin perlu menemui dokter jika Anda mengalami kejang pada kelopak mata yang kronis dan salah satu kondisi berikut muncul:

  • Mata merah, bengkak atau mengeluarkan cairan yang tidak lazim
  • Kelopak atas mata turun
  • Kelopak mata tertutup sempurna setiap kelopak mata kedutan
  • Kedutan berlangsung selama beberapa minggu
  • Kedutan mulai mempengaruhi bagian wajah yang lain.

Jika Anda memiliki tanda-tanda atau gejala-gejala di atas atau pertanyaan lainnya, konsultasikanlah dengan dokter Anda. Tubuh masing-masing orang berbeda. Selalu konsultasikan ke dokter untuk menangani kondisi kesehatan Anda.

Penyebab

Apa penyebab blefarospasme?

Blefarospasme adalah kelainan gerakan (dystonia) otot-otot di sekitar mata. Penyebab kondisi ini tidak diketahui secara persis, tapi para peneliti percaya kondisi ini disebabkan oleh kerusakan sel-sel tertentu dalam sistem saraf yang disebut basal ganglia. 

Basal ganglia adalah struktur yang terdiri dari sel-sel saraf yang terletak jauh di dalam otak. Basal ganglia terlibat dalam pengaturan fungsi motorik dan pembelajaran. Namun, tidak diketahui secara pasti apa masalah yang terjadi pada penderita blefarospasme.

Faktor risiko

Apa yang meningkatkan risiko saya untuk blefarospasme?

Jenis kelamin menjadi faktor pemicu seseorang lebih berisiko untuk mengalami mata kedutan atau blepharospasm. Blepharospasm lebih umum terjadi pada wanita dibandingkan pada pria. Biasanya kondisi tersebut muncul pada pertengahan atau akhir masa dewasa.

Selain itu, risiko Anda terkena blefarospasme mungkin akan meningkat karena faktor-faktor di bawah ini:

1. Riwayat keluarga

Dalam beberapa kasus, kondisi ini diturunkan dalam keluarga. Dalam kasus yang lebih jarang, blefarospasme mungkin diwariskan dari orangtua. Namun, diperlukan lebih banyak penelitian untuk membuktikan peran genetika dalam pengembangan kondisi ini. 

2. Riwayat penyakit mata

Blefarospasme terkadang muncul akibat penyakit mata, seperti cedera mata. Namun, kebanyakan kasus kondisi ini berkembang secara spontan, tanpa faktor pencetus apapun.

3. Penyakit atau kelainan lainnya

Kondisi ini juga dapat menjadi akibat dari berbagai penyakit, seperti tardive dyskinesia atau generalized dystonia, penyakit Wilson, dan berbagai sindrom parkinsonian. 

5. Obat-obatan

Blefarospasme juga dapat terjadi akibat penggunaan obat-obatan tertentu, khususnya obat yang digunakan untuk mengobati penyakit Parkinson

Pengobatan

Bagaimana kondisi ini didiagnosis?

Dokter akan memeriksa mata Anda dan meminta Anda untuk menjelaskan gejala yang Anda alami. Dokter juga akan bertanya tentang riwayat kesehatan Anda. 

Pemeriksaan mungkin termasuk tes pencitraan otak dan mata Anda. Ini termasuk sinar-X, magnetic resonance imaging (MRI), atau computed tomography (CT) scan. Pemindaian ini memungkinkan dokter melihat tubuh Anda dari dalam. 

Apa saja pilihan pengobatan blefarospasme?

Sampai saat ini, belum ada obat yang berhasil menyembuhkan blefarospasme. Namun, beberapa pilihan pengobatan mungkin dapat mengurangi tingkat keparahannya. 

Pengobatan yang paling umum digunakan adalah botulinum toxin (Botox, Dysport, Xeomin). Obat ini juga sering digunakan dengan kejang hemifacial. Botox dapat meringankan kejang parah selama beberapa bulan. Namun, begitu efek suntikan memudar, Anda akan memerlukan suntikan lagi.

Pada kasus yang ringan, dokter dapat menyarankan obat seperti:

Operasi untuk pengangkatan beberapa otot dan saraf pada kelopak mata (miektomi) dapat juga menangani kasus mata kedutan yang mengganggu. Selain itu, terapi fisik dapat bermanfaat untuk melatih otot wajah untuk rileks.

Perawatan mungkin juga tergantung pada kondisi yang membuat Anda terkena blefarospasme. Beberapa orang juga menggunakan pengobatan alternatif. Namun, pengobatan tersebut belum terbukti sebagai cara yang efektif.

Pengobatan alternatif yang dilakukan untuk blefarospasme antara lain:

  • Biofeedback
  • Akupunktur
  • Hipnosis
  • Perawatan chiropractic
  • Terapi nutrisi

Bila ada pertanyaan, konsultasikanlah dengan dokter untuk solusi terbaik masalah Anda.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Baca Juga:

    Yang juga perlu Anda baca

    Retinopati Diabetik

    Retinopati diabetik adalah komplikasi diabetes yang menyerang mata dan bisa menyebabkan kebutaan. Cari tahu lebih lengkapnya di sini!

    Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
    Ditulis oleh: Novita Joseph
    Penyakit Diabetes, Diabetes Tipe 1 8 September 2020 . Waktu baca 8 menit

    Ciri-ciri Ada Cacing di Mata Anda dan Bagaimana Mengobatinya

    Cacing loa-loa adalah jenis cacing yang sering bersarang di mata Anda. Apa penyebab cacing di mata, seperti apa gejalanya, dan bagaimana mengobatinya?

    Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Risky Candra Swari
    Hidup Sehat, Tips Sehat 7 September 2020 . Waktu baca 5 menit

    Begini Alasan Adanya Mata Plus pada Anak

    Mata plus sering dikenal sebagai penyakit orang tua. Padahal banyak juga kasus mata plus pada anak. Baca terus dan pelajari berbagai penyebab dan gejalanya.

    Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
    Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
    Kesehatan Mata, Hidup Sehat 20 Juni 2020 . Waktu baca 5 menit

    Otot Sering Kedutan, Bahaya atau Tidak?

    Hampir semua orang pernah mengalami mata atau tangan kedutan. Namun, apakah Anda tahu arti kedutan dan risikonya bagi kesehatan?

    Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
    Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
    Hidup Sehat, Fakta Unik 15 Juni 2020 . Waktu baca 5 menit

    Direkomendasikan untuk Anda

    manfaat menangis

    3 Manfaat Menangis Bagi Kesehatan Fisik dan Mental

    Ditulis oleh: Arinda Veratamala
    Dipublikasikan tanggal: 29 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit
    risiko kesehatan akibat terlalu lama menatap layar komputer

    Risiko Kesehatan Setelah Menatap Layar Komputer Terlalu Lama

    Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: dr. Elita Mulyadi
    Dipublikasikan tanggal: 1 Oktober 2020 . Waktu baca 5 menit
    mata silinder (astigmatisme)

    Berbagai Cara untuk Mengurangi Mata Minus (Rabun Jauh)

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
    Dipublikasikan tanggal: 17 September 2020 . Waktu baca 3 menit
    trikiasis

    Alergi Mata (Konjungtivitis Alergi)

    Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
    Dipublikasikan tanggal: 10 September 2020 . Waktu baca 7 menit