Mata Kedutan (Blepharospasm)

Ditinjau secara medis oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 11/05/2020
Bagikan sekarang

Definisi

Apa itu mata kedutan?

Mata kedutan atau blepharospasm adalah kejang berulang yang muncul dengan sendirinya pada otot kelopak mata. Kedutan biasanya terjadi pada kelopak mata bagian atas, namun hal ini juga dapat terjadi pada kelopak bawah mata

Pada kebanyakan orang, kedutan ini sangat ringan dan terasa seperti tarikan lembut pada kelopak mata. Beberapa orang dapat mengalami kedutan yang kuat yang mengakibatkan kelopak mata tertutup. 

Beberapa orang lainnya tidak pernah mengalami tanda-tanda yang terlihat.

Kondisi ini dapat ditangani dengan mengurangi faktor-faktor risiko. Diskusikan dengan dokter untuk informasi lebih lanjut.

Jenis-jenis

Apa saja jenis-jenis mata kedutan?

Dikutip dari Web MD, kondisi ini dibagi menjadi beberapa jenis, yaitu:

1. Mata kedutan minor

Ini biasanya berhubungan dengan faktor lain seperti:

  • Pingsan
  • Stres
  • Kurang tidur
  • Penggunaan alkohol, tembakau, atau kafein.

Kondisi ini juga menjadi hasil dari iritasi dari permukaan mata Anda (kornea) atau selaput yang melapisi kelopak mata Anda (konjungtiva). 

2. Blepharospasm esensial jinak

Biasanya muncul di pertengahan hingga masa dewasa dan semakin lama menjadi lebih buruk. Wanita mempunyai risiko dua kali lebih tinggi terkena kondisi ini daripada pria. Ini bukan kondisi yang serius, tapi kasus yang parah dapat mengganggu kehidupan sehari-hari Anda. 

Blepharospasm esensial jinak dimulai dengan mata tidak bisa berhenti berkedip atau iritasi mata. Ketika kondisi bertambah parah, mata menjadi lebih sensitif terhadap cahaya, penglihatan menjadi kabur, dan Anda mungkin akan mengalami kejang wajah. 

Dalam kasus yang serius, kedutannya terjadi begitu intens hingga menyebabkan kelopak mata Anda tertutup hingga beberapa jam. 

Peneliti menyebut kondisi ini disebabkan oleh faktor genetik dan lingkungan. Meski tak selalu, blepharospasm esensial jinak terkadang diturunkan di keluarga. 

3. Kejang hemifacial 

Kejang hemifacial adalah kondisi langka. Ini melibatkan otot di sekitar mulut dan kelopak mata Anda. Tidak seperti dua jenis lainnya, kondisi ini biasanya terjadi pada salah satu sisi di wajah Anda. Penyebabnya adalah arteri yang menekan saraf wajah. 

Tanda-tanda & gejala

Apa saja tanda-tanda dan gejala kondisi ini?

Ciri dan gejala mata kedutan adalah mengalami kejang yang berulang dan tiba-tiba pada otot kelopak mata.

Kejang pada kelopak mata jarang merupakan gejala dari kelainan otak atau saraf yang serius. Apabila kejang pada kelopak mata merupakan akibat dari kondisi yang lebih serius, biasanya kondisi ini disertai dengan gejala lainnya.

Kemungkinan ada tanda-tanda dan gejala yang tidak disebutkan di atas. Bila Anda memiliki kekhawatiran akan sebuah gejala tertentu, konsultasikanlah dengan dokter Anda.

Kapan saya harus periksa ke dokter?

Anda mungkin perlu menemui dokter jika Anda mengalami kejang pada kelopak mata yang kronis dan salah satu kondisi berikut muncul:

  • Mata merah, bengkak atau mengeluarkan cairan yang tidak lazim
  • Kelopak atas mata turun
  • Kelopak mata tertutup sempurna setiap kelopak mata kedutan
  • Kedutan berlangsung selama beberapa minggu
  • Kedutan mulai mempengaruhi bagian wajah yang lain.

Jika Anda memiliki tanda-tanda atau gejala-gejala di atas atau pertanyaan lainnya, konsultasikanlah dengan dokter Anda. Tubuh masing-masing orang berbeda. Selalu konsultasikan ke dokter untuk menangani kondisi kesehatan Anda.

Penyebab

Apa penyebab kondisi ini?

Dikutip dari Mayo Clinic, mata kedutan dapat dipicu oleh:

  • Asupan alkohol
  • Cahaya yang terang
  • Kafein berlebih
  • Kelelahan
  • Iritasi pada permukaan mata atau bagian dalam kelopak mata
  • Pengerahan tenaga fisik
  • Merokok
  • Stress
  • Angin.

Blepharospasm esensial jinak adalah kelainan gerakan (dystonia) otot-otot di sekitar mata. Penyebab kondisi ini tidak diketahui secara persis, tapi para peneliti percaya blepharospasm esensial jinak disebabkan oleh kerusakan sel-sel tertentu dalam sistem saraf yang disebut basal ganglia. 

Kejang hemifacial biasanya disebabkan oleh arteri kecil yang mengiritasi saraf wajah. Kondisi lainnya yang kadang meliputi mata kedutan sebagai pertanda:

  • Blepharitis
  • Abrasi kornea
  • Mata kering (kurangnya produksi air mata)
  • Uveitis

Sangat jarang, mata kedutan mungkin merupakan tanda gangguan otak dan sistem saraf tertentu. Ketika kondisi ini terjadi, Anda akan mengalami tanda dan gejala lain. 

Gangguan otak dan sistem saraf yang dapat menyebabkan mata kedutan adalah:

Mata kedutan mungkin merupakan efek samping dari obat, terutama yang digunakan untuk penyakit Parkinson. Kondisi ini juga mungkin tanda awal dari gangguan gerakan kronis, terutama jika kejang di bagian wajah lain muncul.

Faktor-faktor risiko

Apa yang meningkatkan risiko saya untuk mata kedutan?

Jenis kelamin menjadi faktor pemicu seseorang lebih berisiko untuk mengalami mata kedutan atau blepharospasm. Blepharospasm lebih umum terjadi pada wanita dibandingkan pada pria.

Biasanya kondisi tersebut muncul pada pertengahan atau akhir masa dewasa.

Pengobatan

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter Anda.

Bagaimana kondisi ini didiagnosis?

Dokter akan memeriksa mata Anda dan meminta Anda untuk menjelaskan gejala yang Anda alami. Dokter juga akan bertanya tentang riwayat kesehatan Anda. 

Jika dokter menduga mata kedutan Anda disebabkan oleh stres atau kelelahan, mereka mungkin akan merujuk Anda memeriksakan diri ke spesialis saraf. 

Pemeriksaan itu mungkin termasuk tes pencitraan otak dan mata Anda. Ini termasuk sinar-X, magnetic resonance imaging (MRI), atau computed tomography (CT) scan. Pemindaian ini memungkinkan dokter melihat tubuh Anda dari dalam. 

Bagaimana mata kedutan ditangani?

Pada banyak kasus, kedutan ringan akan hilang dengan sendirinya. Apabila penyebabnya adalah mata kering atau iritasi mata, cobalah air mata buatan yang dijual di apotek. Biasanya air mata buatan dapat meringankan kondisi ini.

Pengobatan yang paling umum digunakan adalah botulinum toxin (Botox, Dysport, Xeomin). Obat ini juga sering digunakan dengan kejang hemifacial. Botox dapat meringankan kejang parah selama beberapa bulan. Namun, begitu efek suntikan memudar, Anda akan memerlukan suntikan lagi.

Pada kasus yang ringan, dokter dapat menyarankan obat seperti:

Operasi untuk pengangkatan beberapa otot dan saraf pada kelopak mata (miektomi) dapat juga menangani kasus mata kedutan yang mengganggu. Selain itu, terapi fisik dapat bermanfaat untuk melatih otot wajah untuk rileks.

Pengobatan di rumah

Apa saja yang dapat dilakukan untuk mengatasi mata kedutan?

Jika kejang pada kelopak mata terjadi lebih sering, miliki jurnal dan catat setiap kondisi ini terjadi. Catat asupan kafein, tembakau dan alkohol, serta kadar stress dan seberapa banyak Anda tidur selama periode sebelum dan saat mata kedutan.

Jika Anda menyadari bahwa Anda mengalami kejang lebih sering saat Anda kekurangan tidur, cobalah untuk tidur 30 menit hingga 1 jam lebih awal untuk membantu meringankan tekanan pada kelopak mata dan untuk mengurangi kejang.

Mata kedutan disebabkan oleh banyak hal. Perawatan tepat tergantung dari kondisi masing-masing orang. 

Bila ada pertanyaan, konsultasikanlah dengan dokter untuk solusi terbaik masalah Anda.

Hello Health Group tidak memberikan nasihat medis, diagnosis, maupun pengobatan.

Baca Juga:

    Apakah artikel ini membantu Anda?
    happy unhappy"
    Sumber

    Yang juga perlu Anda baca

    Mata Seperti Melihat Kilatan Cahaya, Apa Sebabnya?

    Pernahkah Anda merasakan seperti melihat kilatan cahaya di mata, padahal tidak ada benda apa pun yang membuat Anda silau? Kira-kira apa penyebabnya, ya?

    Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Aprinda Puji

    Penyebab Muncul Bintik-Bintik Cokelat (Freckles) di Mata, Plus Tanda-Tandanya

    Freckles di kulit adalah hal yang biasa. Namun, bagaimana jika freckles juga ternyata muncul di mata? Yuk kenali penyebab dan gejalanya.

    Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Widya Citra Andini

    Inilah 5 Penyakit Mata yang Sering Menyerang Si Kecil Selain Mata Merah

    Tidak hanya mata merah, ternyata ada banyak jenis penyakit mata yang sering terjadi pada anak. Apa sajakah penyakitnya? Simak ulasannya berikut ini.

    Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Aprinda Puji

    3 Manfaat Sawi Putih yang Sayang untuk Dilewatkan

    Selain kaya nutrisi, masih ada beragam manfaat sawi putih lainnya yang mungkin belum Anda ketahui. Berikut tiga di antaranya.

    Ditinjau secara medis oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Diah Ayu
    Nutrisi, Hidup Sehat 01/04/2019

    Direkomendasikan untuk Anda

    cara mengobati kalazion benjolan di mata

    6 Cara Menghilangkan Benjolan di Kelopak Mata (Kalazion)

    Ditinjau secara medis oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Riska Herliafifah
    Dipublikasikan tanggal: 01/05/2020
    dampak polusi udara pada mata

    Dampak Polusi Udara pada Kesehatan Mata dan Cara Mencegahnya

    Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Winona Katyusha
    Dipublikasikan tanggal: 01/05/2020
    mengatasi kelopak mata kering

    3 Perawatan di Rumah yang Bisa Dicoba untuk Mengatasi Kelopak Mata Kering

    Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Aprinda Puji
    Dipublikasikan tanggal: 17/08/2019
    mata kedutan normal penyakit

    Bagaimana Membedakan Kedutan Mata Biasa dan Akibat Penyakit Saraf Mata?

    Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Aprinda Puji
    Dipublikasikan tanggal: 04/08/2019