Kutu Rambut

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 27 Oktober 2020 . Waktu baca 10 menit
Bagikan sekarang

Definisi

Apa itu kutu rambut? 

Kutu rambut adalah serangga kecil yang hidup di kulit kepala manusia dan mengisap darah untuk bertahan hidup. Pada saat kulit kepala dihinggapi kutu rambut, kondisi ini disebut sebagai pedikulosis kapitis. 

Kutu rambut atau serangga di kulit kepala tidak menandakan Anda kurang menjaga kebersihan rambut atau tinggal di lingkungan yang kotor. Kondisi ini disebabkan kutu yang ada di kulit kepala menyebar dari rambut orang ke orang lain secara langsung. 

Normalnya, ukuran kutu dewasa biasanya sekitar 3 milimeter, seperti ukuran biji wijen. Jika hal ini dibiarkan, kutu akan bertelur dan berkembang biak. Telur kutu berukuran sebesar ketombe kecil. 

Masalah kutu rambut dapat menimbulkan gatal di kulit kepala atau sensasi geli ketika kutu berjalan di area tersebut. Kabar baiknya, masalah kulit kepala ini tidak berbahaya dan tidak menyebarkan penyakit atau virus apapun. 

Cara mengatasi kutu rambut dapat dilakukan dengan mudah. Meski begitu, Anda membutuhkan waktu dan tenaga ekstra. Itu sebabnya, segera lakukan pengobatan agar kulit terhindar dari iritasi akibat gatal dan mencegah penyebaran kutu. 

Seberapa umum kondisi ini? 

Kutu rambut adalah kondisi yang umum terjadi. Hal ini biasanya lebih sering dialami anak-anak. Walaupun demikian, masalah ini dapat terjadi pada siapa saja, terlepas dari usia, jenis kelamin, maupun ras atau etnis. 

Pertumbuhan kutu sebenarnya cenderung terjadi pada wanita dibanding pria. Hal ini mungkin disebabkan oleh kebanyakan wanita sering melakukan kontak fisik rambut dan saling meminjam alat kebersihan, seperti sisir. 

Tanda-tanda & gejala

Apa saja tanda dan gejala kutu rambut? 

Tanda dan gejala kutu rambut sebenarnya cukup mudah dikenali. Namun, pergerakan kutu yang cepat membuat Anda sulit untuk mengetahui apakah benar ada kutu di kulit kepala atau tidak. 

Berikut ini beberapa gejala yang mungkin muncul saat kutu bersarang di kulit kepala Anda. 

Kepala terasa gatal (pruritus)

Salah satu gejala kutu rambut yang cukup umum adalah kulit kepala terasa gatal. Kulit kepala yang gatal disebabkan oleh reaksi alergi terhadap gigitan kutu. 

Meski begitu, orang yang pertama kali terkena kutu mungkin tidak akan langsung merasakan gatal. Rasa gatal mungkin akan muncul 4-6 minggu setelah kutu hinggap. Rasa gatal ini juga dapat menyebar dari kulit kepala, leher, dan telinga. 

Kutu terlihat di kulit kepala

Selain gatal, Anda mungkin juga dapat melihat kutu rambut di kulit kepala. Namun, karena pergerakannya yang cepat dan ukurannya yang kecil, Anda mungkin akan sulit menemukannya. 

Telur kutu di batang rambut

Bila Anda menemukan serpihan berwarna kuning atau cokelat di batang rambut, ada kemungkinan itu adalah telur kutu. Kutu meletakkan telurnya di batang rambut yang dekat dengan kulit kepala untuk menjaga kehangatan saat menetas. 

Meski tampak seperti ketombe, Anda tidak dapat menghilangkannya dengan mengibas atau menyisirnya. Pada beberapa kasus, adanya telur kutu bukan berarti Anda mengalami penularan secara aktif. 

Adanya benjolan merah kecil 

Beberapa orang mungkin mengalami iritasi ringan akibat menggaruk kulit kepala yang gatal, sedangkan sisanya mungkin mengalami ruam. Menggaruk kulit terlalu sering dapat menyebabkan infeksi bakteri. 

Bila dibiarkan, Anda berisiko mengalami pembengkakan kelenjar getah bening di bagian belakang atau depan leher. Segera periksakan ke dokter bila Anda menemukan benjolan yang merah, terasa lembut, dan mengeluarkan cairan. 

Kemungkinan ada tanda-tanda dan gejala yang tidak disebutkan di atas. Jika Anda memiliki kekhawatiran akan gejala tertentu, konsultasikanlah pada dokter Anda.

Kapan saya harus ke dokter? 

Jika Anda mengalami salah satu gejala yang disebutkan, atau memiliki pertanyaan apapun, konsultasikan dengan dokter meski belum yakin apakah ada kutu atau tidak. 

Berikut ini beberapa kondisi yang sering disalahartikan sebagai kutu rambut. 

  • Telur kutu kosong atau mati yang berasal dari sisa penularan sebelumnya
  • Ketombe
  • Sisa dari produk perawatan rambut, seperti sampo
  • Jaringan rambut yang mati (hair cast)
  • Debu dan kotoran
  • Jenis serangga lain yang hinggap di rambut

Tubuh masing-masing orang mungkin akan menunjukkan tanda-tanda dan gejala yang bervariasi. Untuk mendapatkan penanganan yang paling tepat dan sesuai dengan kondisi kesehatan Anda, pastikan Anda selalu memeriksakan diri ke dokter kulit. 

Penyebab

Apa saja penyebab kutu rambut? 

Kutu adalah jenis serangga kecil tidak bersayap yang berukuran sama dengan biji wijen. Demi bertahan hidup, kutu akan menghisap darah dari kulit kepala. 

Kutu betina akan memproduksi cairan lengket agar telur menempel di batang rambut. Pasalnya, area ini adalah lingkungan dengan suhu yang ideal untuk menetaskan telur. 

Telur kutu rambut akan menetas setelah 8-9 hari dan membutuhkan waktu sekitar 9-12 hari sampai bertumbuh dewasa. Kutu dewasa akan bertahan hidup selama 3-4 minggu. 

Cara penularan kutu rambut yang paling sering terjadi adalah kontak dari kepala ke kepala lainnya. Kutu akan merangkak mengingat serangga ini tidak dapat terbang atau melompat. 

Parasit mungil ini memiliki cakar, sehingga kutu dapat merangkak dan menempel erat pada rambut. Kutu juga menyebar lewat kontak langsung yang memungkinkan mereka menyeberang dari rambut seseorang ke rambut orang lain. 

Itu sebabnya, penyebab kutu rambut hinggap di kepala Anda adalah berbagi benda yang dipenuhi kutu, seperti:

  • Aksesoris rambut, sikat, sisir, dan ikat rambut
  • Handuk
  • Perabotan rumah, seperti bantal, sofa, atau karpet
  • Pakaian yang digunakan dekat kepala, yaitu topi, syal, dan mantel

Meski begitu, kutu rambut yang sudah memiliki kaki yang telah disesuaikan dengan lingkungan rambut Anda akan sulit menempel pada permukaan halus. Namun, penularan kutu sangat mudah terjadi, sehingga Anda perlu berhati-hati. 

Faktor-faktor risiko

Apa saja faktor yang meningkatkan risiko saya terkena kondisi ini? 

Kutu rambut adalah kondisi yang dapat dialami oleh siapa saja, terlepas dari usia dan kelompok ras. Namun, ada beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko seseorang terkena kondisi ini, yaitu: 

  • Usia, lebih sering dialami anak dan remaja karena sering berkontak fisik
  • Wanita karena sering meminjami aksesoris rambut, seperti sisir
  • Menginap di rumah orang lain atau tempat selain rumah sendiri
  • Berkontak fisik dengan menyentuh kepala, seperti berpelukan
  • Berbagi barang pribadi, seperti handuk, sisir, hingga ponsel

Perlu diingat bahwa mempunyai salah satu atau semua faktor risiko tidak berarti Anda memiliki kutu rambut. Ada kemungkinan Anda dapat tertular meskipun tidak memiliki satupun faktor risiko. 

Diagnosis

Bagaimana kondisi ini didiagnosis? 

Salah satu cara yang digunakan untuk mendiagnosis penularan kutu rambut adalah mengenali kutu pada kulit kepala. Dokter biasanya akan memeriksa rambut dengan sisir yang telah dibasahi kondisioner. Jenis sisir yang dipakai pun memiliki gigi yang rapat. 

Rambut akan disisir secara perlahan dan hati-hati, dari akar hingga ke ujungnya. Jika tidak ada kutu hidup yang ditemukan, dokter mungkin akan mengulangi prosedur yang sama pada pertemuan berikutnya. 

Selain itu, dokter juga mengidentifikasi telur di batang rambut. Pencarian telur kutu dibantu dengan cahaya khusus yang disebut Wood’s light. Cahaya ini dapat memunculkan warna merah ketika disorot ke telur kutu. 

Obat dan pengobatan

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter Anda untuk informasi lebih lanjut.

Bagaimana cara menghilangkan kutu rambut? 

Pada dasarnya, ada dua cara untuk mengatasi kutu rambut, yakni menggunakan obat-obatan dan menghilangkannya dengan tangan. 

Obat kutu rambut

Setelah didiagnosis, dokter biasanya akan merekomendasikan obat-obatan yang mudah diperoleh di apotek. Obat ini berfungsi untuk membunuh telur dan kutu-kutunya. 

Obat kutu tersedia dalam berbagai bentuk, mulai dari sampo obat, krim, dan losion. Namun, terkadang beberapa obat tidak dapat membunuh telur yang masih baru, sehingga dokter akan meminta Anda untuk menjalani perawatan lanjutan. 

Beberapa ahli menyarankan untuk menunggu 7 hari setelah perawatan pertama sebelum melanjutkan pertemuan berikutnya. Namun, hal ini bisa didiskusikan langsung dengan dokter untuk mendapatkan penanganan yang sesuai dengan kondisi Anda. 

Berikut ini beberapa jenis obat kutu yang direkomendasikan oleh dokter. 

  • Pyrethrin (ekstrak bunga krisan)
  • Benzyl alkohol 5%
  • Ivermectin oral dan topikal (losion)
  • Spinosad 0,9%
  • Malathion 0,5%
  • Crotamiton 0,5%
  • Lindane 1%

Sebelum menggunakan obat-obatan tersebut, Anda dapat keramas dengan sampo tanpa kondisioner. Selain itu, membilas rambut dengan cuka juga membantu meluruhkan cairan lengket yang membuat telur menempel di batang rambut. 

Menghilangkan kutu dengan tangan sendiri

Pada beberapa kasus, obat kutu tidak dapat menghilangkan serangga kecil beserta telur-telurnya sepenuhnya. Oleh sebab itu, mengatasi kutu rambut dengan membasminya dengan tangan sendiri adalah pilihan yang tepat. 

Cara ini biasanya cukup aman, terutama bagi anak berusia di bawah dua bulan yang tidak boleh menggunakan obat kutu. Anda bisa mulai dengan menggunakan sisir bergigi rapat pada rambut yang basah dan diberi kondisioner setiap 3-4 hari selama 3 minggu. 

Hal ini bertujuan untuk menghentikan pergerakan serangga ini saat rambut basah dan kondisioner memudahkan Anda untuk menyisir rambut. Jika obat tidak berhasil dan Anda ingin mencoba metode ini, bicarakan dengan dokter Anda terlebih dahulu.

Pengobatan di rumah

Apa saja perubahan gaya hidup atau pengobatan di rumah yang dapat dilakukan untuk mengatasi kutu rambut?

Untuk mendukung pengobatan dari dokter, ada berbagai pengobatan yang bisa Anda coba untuk membasmi kutu, yakni: 

Cuci pakaian dan perlengkapan rumah hingga bersih

Jika ada orang yang terkena kutu dan berada di ruangan yang sama dengan Anda, segera cuci seluruh pakaian, selimut, dan seprai yang tersentuh orang tersebut. Hal ini bertujuan agar kutu tidak menular ke orang lain di rumah. 

Usahakan untuk mencuci dengan air bersuhu 55°C. Setelah itu, masukkan ke dalam pengering selama 20 menit. 

Rendam peralatan rambut dengan alkohol 

Sikat rambut, sisir, jepit rambut, dan aksesoris rambut lainnya juga rentan menjadi sarang kutu. 

Untuk mengatasinya, rendam peralatan-peralatan tersebut di dalam larutan alkohol. Kemudian, simpan di dalam kantong plastik dan letakkan di dalam freezer selama 2 hari.

Bila memungkinkan, ganti semua aksesoris rambut, seperti sisir dan ikat rambut, dengan yang baru. 

Hindari berbagi perlengkapan pribadi

Pada beberapa situasi terkadang membuat Anda harus berbagi perlengkapan pribadi dengan orang lain, seperti sisir, topi, atau handuk. Nah, untuk mencegah penularan kutu, sebaiknya hentikan kebiasaan tersebut. 

Anda juga disarankan untuk tidak melakukan kontak langsung dengan orang lain agar kutu tidak bersarang di kulit kepala. 

Jika Anda memiliki pertanyaan, konsultasikanlah pada dokter untuk memahami solusi terbaik untuk Anda.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Apa Orang Dewasa Boleh Pakai Sampo Bayi?

Ternyata tidak semua orang dewasa cocok pakai sampo yang diformulasikan untuk bayi. Cari tahu alasan selengkapnya berikut ini.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Hidup Sehat, Fakta Unik 22 Februari 2020 . Waktu baca 3 menit

Bagaimana Cara Mencegah Ingrown Hair agar Tidak Semakin Parah?

Kamu memiliki kondisi rambut tumbuh ke dalam, atau ingrown hair? Berikut cara mencegah ingrown hair agar tidak semakin parah dan melebar.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Riska Herliafifah
Hidup Sehat, Tips Sehat 5 Februari 2020 . Waktu baca 4 menit

Maksimalkan Keindahan Rambut dengan Mengenali Jenis-jenisnya

Jenis rambut tidak sebatas lurus dan keriting saja. Ternyata ada banyak tipe rambut yang bisa dikenali dan disesuaikan dengan perawatan rambut Anda.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Perawatan Rambut & Rambut Rontok, Hidup Sehat 29 November 2019 . Waktu baca 6 menit

Tahukah Anda Kenapa Rambut yang Digunting Tidak Terasa Sakit?

Rambut merupakan salah satu bagian tubuh yang unik. Contohnya, tidak akan terasa sakit saat rambut digunting. Namun, tahukah kenapa hal ini bisa terjadi?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Hidup Sehat, Fakta Unik 17 Oktober 2019 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

bahan alami untuk mengusir kulit kepala gatal

Bahan-bahan Alami untuk Mengusir Kulit Kepala Gatal

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 9 Juni 2020 . Waktu baca 5 menit
merawat rambut keriting

10 Cara Merawat Rambut Keriting agar Mudah Diatur

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Dipublikasikan tanggal: 5 Mei 2020 . Waktu baca 4 menit
Konten Bersponsor
cara penularan kutu rambut

Bagaimana Sebenarnya Cara Penularan Kutu Rambut?

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Dipublikasikan tanggal: 21 April 2020 . Waktu baca 4 menit
Konten Bersponsor

Panduan Pakai Obat Kutu Agar Gatal Cepat Hilang

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Maria Amanda
Dipublikasikan tanggal: 21 April 2020 . Waktu baca 4 menit