Kolik

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 11/05/2020 . 1 menit baca
Bagikan sekarang

Definisi

Apa itu kolik?

Kolik adalah ketika bayi menangis terus menerus tanpa penyebab apapun. Kondisi ini bukan termasuk penyakit dan tidak akan membahayakan bayi. 

Bayi dengan kolik seringkali menangis lebih dari 3 jam sehari, 3 hari seminggu selama 3 minggu atau lebih. Apapun yang Anda lakukan untuk membantu bayi selama episode ini tampak tidak ampuh untuk meredakan tangisan bayi.

Kondisi ini dapat mempersulit kedua orang tua dan bayi. Namun Anda harus mengetahui bahwa kolik relatif berjangka pendek. Dalam waktu mingguan atau bulanan, kolik akan berhenti, dan Anda akan melewati tantangan pertama dalam mengasuh anak.

Seberapa umum kolik?

Kondisi ini biasanya paling parah saat bayi di sekitar 6-8 minggu dan menghilang dengan sendirinya pada usia antara minggu ke-8 hingga minggu ke-14. 

Kondisi ini dapat ditangani dengan mengurangi faktor-faktor risiko. Diskusikan dengan dokter untuk informasi lebih lanjut.

Gejala

Apa saja tanda-tanda dan gejala kolik?

Rewel dan menangis cukup wajar pada bayi, dan bayi yang rewel tidak selalu memiliki kolik. Pada bayi yang sehat, tanda-tanda kondisi ini meliputi:

Episode menangis yang terprediksi

Bayi yang memiliki kondisi ini seringkali menangis pada waktu yang sama setiap hari, biasanya pada sore atau malam hari. 

Episode kondisi tersebut dapat berlangsung dari beberapa menit hingga tiga jam atau lebih dalam sehari. Bayi dapat buang air besar atau buang angin pada akhir episode kolik.

Menangis yang intens dan tidak dapat diredakan

Menangis akibat kolik intens, terdengar sengsara dan seringkali bernada tinggi. Wajah bayi dapat memerah, dan sulit untuk ditenangkan.

Menangis tanpa alasan yang jelas

Normal untuk bayi menangis kadang-kadang. Namun, menangis biasanya berarti bayi memerlukan sesuatu, seperti makanan atau popok bersih. Menangis yang terkait dengan menangis terus menerus terjadi tanpa penyebab yang jelas.

Perubahan postur

Kaki yang melingkar, tangan mengepal dan otot perut yang kencang umum terjadi saat episode kolik.

Kapan saya harus periksakan bayi saya ke dokter?

Diagnosis dan perawatan dini dapat menghentikan kondisi ini dari memburuk dan mencegah kondisi medis darurat lainnya, maka itu bicaralah pada dokter segera untuk mencegah kondisi serius ini.

Bayi yang menangis tanpa sebab tidak selalu kolik. Langkah pertama yang perlu Anda lakukan adalah memastikan bahwa bayi Anda tidak punya alasan kesehatan untuk menangis. 

Segera hubungi dokter jika bayi Anda:

  • Demam hingga 38℃
  • Kurang aktif dari biasanya
  • Tidak menyusu dengan benar
  • Tidak mengisap payudara atau botol dengan kuat saat menyusu
  • Tinja encer atau terdapat darah 
  • Muntah
  • Mengalami pertambahan atau pengurangan berat badan
  • Tidak dapat tenang, apapun yang Anda lakukan. 

Jika bayi Anda memiliki tanda-tanda atau gejala-gejala di atas atau pertanyaan lainnya, konsultasikanlah dengan dokter. Tubuh masing-masing orang berbeda. Selalu konsultasikan ke dokter untuk menangani kondisi kesehatan bayi Anda.

Penyebab

Apa penyebab kolik?

Hingga kini penyebab kolik masih tidak dapat diketahui secara pasti. Mayo Clinic menyebut peneliti mengalami kesulitan menjelaskan kondisi ini, seperti mengapa kondisi ini biasanya dimulai pada akhir bulan pertama kehidupan. 

Bagaimana variasi kondisi di antara bayi, mengapa kondisi terjadi pada waktu-waktu tertentu, dan mengapa kondisi dapat diselesaikan dengan sendirinya juga sulit untuk diteliti.  

Namun, beberapa ahli telah menelusuri beberapa teori soal penyebab kolik, yaitu:

  • Alergi
  • Intoleransi laktosa
  • Perubahan bakteri normal pada sistem pencernaan
  • Sistem pencernaan yang belum berkembang sempurna
  • Orang tua yang cemas
  • Perbedaan pada cara bayi diberi makan atau ditenangkan. 

Namun, masih tidak jelas mengapa beberapa bayi memiliki kolik dan beberapa lain tidak. 

Kondisi ini terjadi tidak tergantung pada kelahiran bayi, yaitu anak pertama, kedua, ketiga, atau seterusnya. Kondisi ini juga bisa terjadi pada bayi yang disusui ASI ataupun susu formula. 

Apa yang meningkatkan risiko bayi saya untuk kolik?

Ada banyak faktor risiko untuk kolik, yaitu:

  • Ibu bayi yang merokok selama kehamilan atau setelah persalinan memiliki risiko yang lebih besar terkena kolik.
  • Banyak teori lain tentang apa yang menyebabkan anak rentan terhadap kolik, namun tidak ada satupun yang telah dibuktikan. Sebagai contoh kolik lebih jarang terjadi pada anak pertama atau bayi yang diberikan susu formula, pola makan ibu yang menyusui tidak memicu kolik, dan anak perempuan dan laki-laki, apapun urutan kelahiran atau bagaimana diberikan makan, mengalami kolik dengan angka yang serupa.

Apa komplikasi yang timbul dari bayi dengan kolik?

Kolik tidak menimbulkan masalah kesehatan jangka pendek atau panjang pada anak-anak. Namun, kondisi ini dapat mengakibatkan stres pada orang tua. 

Penelitian menunjukkan ada hubungan antara kolik dengan masalah-masalah di bawah ini:

  • Peningkatan risiko depresi pasca-persalinan pada ibu
  • Penghentian menyusui dini
  • Perasaan bersalah, kelelahan, tidak berdaya atau marah. 

Stres saat menenangkan bayi yang menangis kadang-kadang mendorong orang tua untuk mengguncang kepada atau membahayakan anak mereka. 

Mengguncang bayi dapat menyebabkan kerusakan serius pada otak, bahkan kematian. Risiko reaksi yang tidak terkontrol ini lebih besar jika orang tua tidak memiliki informasi tentang menenangkan anak yang menangis, pendidikan tentang kolik, dan dukungan yang diperlukan untuk merawat bayi dengan kolik. 

Diagnosis

Bagaimana kolik didiagnosis?

Apabila dokter menduga bayi Anda memiliki kondisi ini, pemeriksaan fisik dan beberapa tes akan direkomendasikan. Pemeriksaan mencakup:

  • Mengukur tinggi, berat badan, dan lingkar kepala bayi Anda
  • Mendengarkan suara jantung, paru-paru, dan perut bayi Anda
  • Meneliti anggota tubuh, termasuk jemari tangan dan kaki, mata, telinga, dan alat kelamin
  • Menilai reaksi terhadap sentuhan atau gerakan
  • Mencari tanda-tanda ruam, peradangan, atau tanda-tanda infeksi atau alergi lainnya. 

Anda juga akan ditanyakan bagaimana tangisan mempengaruhi Anda dan menunjukkan bagaimana untuk memberi makan dan membuat bayi sendawa. Dokter juga dapat menyarankan Anda mencatat kapan dan seberapa sering bayi menangis.

Apabila bayi memiliki gejala yang mengkhawatirkan Anda, seperti muntah atau demam, dokter dapat melakukan tes laboratorium atau rontgen untuk menemukan penyebab.

Pengobatan

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter Anda.

Bagaimana kolik ditangani?

Kolik dapat membaik dengan sendirinya, seringnya pada usia 3 bulan. Namun tidak ada perawatan yang terbukti yang konsisten ampuh pada setiap bayi. Beberapa pilihan perawatan dapat meliputi:

Obat pereda gas

Obat-obatan ini tergolong aman, kecuali pada bayi yang harus menggunakan obat pengganti tiroid.

Probiotik

Probiotik adalah zat yang membantu menjaga keseimbangan alami bakteri “baik” pada saluran pencernaan. Karena bayi dengan kolik dapat memiliki ketidakseimbangan bakteri ini, peneliti telah mencoba untuk mengganti beberapa probiotik ini dalam beberapa studi.

Salah satunya, Lactobacillus reuteri, secara signifikan mengurangi gejala kondisi ini. Namun, hasil studi telah beragam. Beberapa menunjukkan manfaat, beberapa lagi tidak menemukan manfaat apapun. 

Namun, para ahli tidak menemukan bukti yang cukup untuk merekomendasikan probiotik untuk mengatasi kondisi ini.

Apa saja perubahan-perubahan gaya hidup atau pengobatan rumahan yang dapat dilakukan untuk mengatasi kolik?

Berikut adalah gaya hidup dan pengobatan rumahan yang dapat membantu Anda mengatasi kondisi ini:

Gendong bayi dengan tegak sebisa mungkin saat menyusui

Jika Anda menyusui, mungkin menyusui dari satu payudara hingga hampir habis dapat membantu sebelum mengganti sisi. 

Hal ini memberikan bayi hindmilk yang kaya dan berlemak, berpotensi lebih memuaskan dibandingkan foremilk yang encer pada awal menyusui.

Lakukan strategi yang menenangkan bayi

Anda mungkin akan merasa terbantu jika menyusun strategi untuk mengatasi kondisi ini. Anda mungkin perlu melakukan eksperimen. Strategi tersebut meliputi:

  • Menggunakan dot
  • Ajak bayi Anda jalan-jalan dengan mobil atau kereta dorong
  • Berjalan-jalan dengan mengayunkan bayi Anda
  • Balut bayi Anda dengan selimut
  • Mandikan bayi Anda dengan air hangat
  • Pijat perut atau punggung bayi Anda
  • Memutar audio suara tenang dan menenangkan
  • Menyalakan mesin penyedot debu
  • Redupkan cahaya dan batasi stimulasi visual lainnya. 

Pertimbangkan mengubah pola makan, jika Anda menyusui

Pola makan ibu menyusui tampaknya tidak berperan pada gejala kolik bayi. Namun, pada bayi dengan sejarah alergi, menghilangkan potensi alergen dari pola makan dapat menghindari alergi makanan pada bayi. 

Apabila Anda menyusui, dokter anak dapat menyarankan Anda menghindari makanan yang kemungkinan menyebabkan alergi, seperti produk susu, kacang, gandum, kedelai dan ikan, selama 2 minggu untuk melihat perubahan pada gejala bayi.

Ganti susu formula bayi

Seperti ASI, susu formula tampaknya tidak menyebabkan gejala. Namun, mengganti menjadi susu formula jenis hydrolysate dapat memberikan perubahan apabila bayi alergi terhadap susu sapi atau memiliki intoleransi susu.

Ganti botol

Ada berbagai botol dan dot dengan beragam pilihan. Mencoba jenis botol atau dot yang berbeda dapat membantu meringankan gejala bayi. Botol yang memiliki kantung yang dapat dilipat dapat mengurangi jumlah udara yang ditelan bayi.

Apa yang bisa saya lakukan untuk menghindari stres akibat bayi kolik?

Menenangkan bayi dengan kondisi tersebut dapat menyebabkan stres dan kelelahan, meski pada orang tua yang telah berpengalaman. Cara-cara di bawah ini dapat membantu Anda mengatasi stres:

Beristirahatlah

Bergantianlah dengan pasangan Anda untuk menenangkan bayi Anda, atau minta orang terdekat untuk menggantikan peran Anda. Beri kesempatan diri Anda sendiri untuk keluar rumah jika memungkinkan. 

Gunakan boks bayi untuk beristirahat singkat

Letakkan bayi Anda pada boks untuk sementara waktu pada saat ia menangis. Pada saat itu, Anda bisa menenangkan diri Anda sendiri dari perasaan gugup dan cemas. 

Ekspresikan perasaan Anda

Adalah hal yang normal bagi orang tua untuk merasa tidak berdaya, tertekan, bersalah, atau marah. Bagikan perasaan Anda tersebut dengan anggota keluarga, teman, atau dokter anak Anda. 

Jangan menyalahkan diri Anda sendiri

Jangan mengukur kesuksesan Anda sebagai orangtua dengan seberapa sering bayi Anda menangis. Kolik bukanlah hasil dari pengasuhan yang buruk. 

Tangisan bayi pun tidak dapat diartikan sebagai penolakan anak terhadap Anda.

Jagalah kesehatan Anda

Makanlah makanan yang sehat. Luangkan waktu untuk berolahraga, seperti berjalan kaki. Jika memungkinkan, tidurlah ketika bayi Anda tidur, meski pada siang hari. Hindari alkohol dan obat-obatan terlarang 

Ingatlah bahwa kondisi ini adalah sementara

Episode kolik biasanya akan membaik pada bulan ke-3 hingga ke-4 usia bayi. 

Susunlah rencana penyelamatan

Jika memungkinkan, buat rencana dengan teman atau saudara untuk mengambil alih jika Anda kewalahan. Jika perlu, hubungi dokter atau psikolog untuk memberikan bantuan dalam merawat kesehatan mental Anda. 

Bila ada pertanyaan, konsultasikanlah dengan dokter untuk solusi terbaik masalah Anda.

Hello Health Group tidak memberikan nasihat medis, diagnosis, maupun pengobatan.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

    Apakah artikel ini membantu Anda?
    happy unhappy"
    Sumber

    Yang juga perlu Anda baca

    Kupas Tuntas Kolik Pada Bayi: Penyebab, Gejala, dan Cara Mengatasinya

    Kolik pada bayi adalah kondisi yang umum terjadi. Cari tahu penyebab, gejala, dan cara mengatasinya dalam ulasan berikut ini.

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Tamara Alessia
    Bayi, Parenting, Bayi Satu Tahun Pertama 24/05/2018 . 3 menit baca

    Penyebab Bayi Kolik dan Menangis Berjam-jam Tanpa Henti

    Menangis adalah hal yang normal dilakukan bayi, tetapi jika ia menangis sepanjang waktu, ini biasa disebut dengan kolik. Apa penyebabnya?

    Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Arinda Veratamala
    Parenting, Tips Parenting 24/04/2018 . 5 menit baca

    Apakah Aman Mengatasi Kolik Bayi Dengan Akupuntur?

    Penelitan mengungkapkan bahwa akupuntur dapat frekuensi tangisan bayi atau kolik. Tapi apakah aman menggunakan akupuntur pada bayi untuk mengatasi kolik?

    Ditulis oleh: Theresia Evelyn
    Kesehatan Anak, Parenting 14/03/2017 . 4 menit baca

    Ascaris Lumbricoides

    Ascaris lumbricoides adalah nama latin cacing gelang yang hidup di usus manusia, yaitu penyebab penyakit ascariasis alias cacingan pada manusia.

    Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
    Ditulis oleh: Risky Candra Swari
    Penyakit A-Z, Kesehatan A-Z 22/09/2016 . 1 menit baca

    Direkomendasikan untuk Anda

    sakit perut pada anak

    Ketahui Penyebab dan Cara Memulihkan Sakit Perut pada Anak

    Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
    Ditulis oleh: Roby Rizki
    Dipublikasikan tanggal: 10/03/2020 . 5 menit baca
    ruam bayi

    Ketahui Faktor Penyebab Ruam pada Bayi

    Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
    Ditulis oleh: Maria Amanda
    Dipublikasikan tanggal: 23/01/2020 . 6 menit baca
    susu soya untuk bayi alergi

    Apakah Susu Soya Baik untuk Bayi Alergi?

    Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
    Ditulis oleh: Maria Amanda
    Dipublikasikan tanggal: 20/01/2020 . 5 menit baca
    asi terlalu banyak

    Produksi ASI Terlalu Banyak Juga Tidak Baik, Ini Masalah yang Bisa Muncul

    Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
    Dipublikasikan tanggal: 18/10/2019 . 7 menit baca