Keracunan Ricin

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 11 Mei 2020 . Waktu baca 5 menit
Bagikan sekarang

Definisi

Apa itu keracunan ricin?

Risin adalah protein beracun yang ditemukan secara alami dalam biji buah jarak (Ricinus communis). Dosis kecil ricin seukuran satu butir garam dapat membunuh orang dewasa.

Keracunan ricin dapat menyebabkan kematian dalam waktu 36-72 jam setelah paparan pertama, tergantung dari rute paparan (dihirup, ditelan, atau disuntikkan) dan seberapa tinggi dosisnya. Racun ini mudah diproduksi.

Jika biji jarak dikunyah atau tertelan, ricin dapat terlepas ke dalam tubuh. Namun begitu, mengunyah biji jarak tidak selalu berakibat fatal.

Tanda-tanda & Gejala

Apa saja tanda-tanda dan gejala keracunan ricin?

Gejala keracunan ricin tergantung dari jalur paparan Anda, dan seberapa banyak dosis yang Anda terima. Pada kasus berat, keracunan ricin dapat merusak banyak organ tubuh.

Gejala awal keracunan ricin setelah menghirupnya dapat terjadi sekitar 4-8 jam setelah paparan pertama, dan paling lambat dalam 24 jam setelah hirupan pertama. Jika ricin ditelan, gejala dapat muncul kurang dari 10 jam setelahnya.

Menghirup ricin: Beberapa jam setelah menghirup ricin dalam jumlah yang cukup banyak, gejala awal yang muncul adalah kesulitan bernapas, demam, batuk, mual, dan rasa sesak di dada. Lambat laun Anda akan berkeringat deras dan paru-paru mengalami penumpukan cairan (edema pulmonaris). Hal ini dapat menyebabkan Anda makin sulit bernapas, dan kulit bisa membiru.Terakhir, tensi darah akan menurun drastis dan diikuti oleh gagal napas, yang berujung kematian. Jika Anda menyadari Anda telah menghirup ricin, segera dapatkan pertolongan medis darurat. Jangan ditunda.

Menelan ricin: Jika Anda menelan ricin dalam jumlah besar, Anda akan mengalami muntah-muntah dan diare yang berdarah. Akibatnya, Anda akan mengalami dehidrasi parah, yang diikuti oleh penurunan tensi darah. Gejala lainnya termasuk kejang, dan urin berdarah. Dalam beberapa hari, ginjal, limpa, dan ginjal Anda akan berhenti bekerja sehingga berujung pada kematian.

Paparan lewat kulit dan mata: Ricin tidak dapat terserap langsung ke dalam kulit yang sehat. Namun begitu, menyentuh bubuk ricin dapat menyebabkan kulit memerah dan terasa sakit. Bubuk ricin yang masuk ke mata juga dapat menyebabkan mata memerah dan iritiasi. Jika Anda menyentuh bubuk ricin yang ada di kulit kemudian langsung makan tanpa cuci tangan, residu ricin tersebut bisa tertelan.

Kemungkinan ada tanda-­tanda dan gejala yang tidak disebutkan di atas. Bila Anda memiliki kekhawatiran akan sebuah gejala tertentu, konsultasikanlah dengan dokter Anda.

Penyebab

Apa penyebab keracunan ricin?

Ricin adalah produk sampingan dari proses pemrosesan biji buah jarak untuk dijadikan minyak. Keracunan ricin dapat disebabkan oleh paparan langsung pada ricin (secara sengaja atau tidak), baik dihirup, ditelan, atau disuntikkan ke dalam kulit.

Dalam tubuh, ricin bekerja memblokir sel tubuh membuat protein. Jika tubuh tidak dapat membuat protein, lama-lama sel akan mati. Jika sel-sel pembangun organ penting mati, organ tersebut akan berhenti berfungsi dan Anda akan mati.

Diagnosis & Pengobatan

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter Anda.

Bagaimana dokter mendiagnosis keracunan ricin?

Diagnosis dilakukan berdasarkan metode paparan racun. Jika ricin digunakan sebagai senjata pembunuh massal yang dilepaskan dalam air atau sebagai bom udara, diagnosis dapat ditegakkan dengan mengamati gejalanya.

Diagnosis dari suntikan ricin termasuk sulit untuk dilakukan karena tidak ada tes medis khusus untuk memastikan keracunan ricin. Namun begitu, pemeriksaan fisik dasar dapat membantu dokter menentukan penyebabnya. Tes diagnostik komplit dapat mengidentifikasi kadar ricin dalam darah dalam waktu 24 jam. Namun, tes ini tidak tersedia secara meluas.

Bagaimana keracunan ricin diobati?

Bila Anda atau orang di dekat Anda mengalami keracunan ricin, segera hubungi 118/119 atau kunjungi instalasi gawat darurat di rumah sakit terdekat untuk mendapat bantuan. Keracunan ricin tidak ada obat penyembuh atau vaksin pencegahnya. Pengobatan hanya bersifat mengelola gejalanya:

  • Jika terhirup, Anda mungkin butuh bantuan pernapasan buatan. Jika parah, Anda mungkin perlu bantuan intubasi atau menggunakan ventilator di rumah sakit.
  • Jika tertelan, isi perut akan dipompa dan dikeluarkan langsung. Anda mungkin akan diberikan minum arang aktif (activated charchoal) untuk menyerap residu racun dalam tubuh. Untuk mengatasi dehidrasi, dokter dapat menginfus cairan.
  • Jika gejala termasuk tensi darah rendah dan kejang-kejang, obat-obatan akan diberikan sesuai gejalanya.
  • Jika ricin disuntikkan, antibiotik mungkin diresepkan untuk mencegah infeksi sekunder. Imunisasi tetanus juga mungkin dilakukan untuk langkah pencegahan.

Pencegahan

Apa saja perubahan gaya hidup atau pengobatan rumahan yang dapat dilakukan untuk mencegah keracunan ricin?

Satu-satunya langkah mencegah keracunan ricinyang paling efektif adalah menghindari paparan. Namun, tidak ada vaksin atau antidot penyembuh dari keracunan ricin. Selama serangan gas massal, menggunakan masker pelindung wajah dapat melindungi Anda dari paparan inhalasi.

Silakan diskusikan dengan dokter Anda untuk informasi lebih lanjut. Bila ada pertanyaan, konsultasikanlah dengan dokter untuk solusi terbaik masalah Anda.

Hello Health Group tidak memberikan nasihat medis, diagnosis, maupun pengobatan.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Panduan Makanan Bergizi untuk Orang dengan Thalassemia

Salah satu masalah orang thalasemia adalah masalah gizi. Apa saja pilihan makanan dan nutrisi yang tepat untuk penderita thalasemia?

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Rr. Bamandhita Rahma Setiaji
Penyakit Kelainan Darah, Thalasemia 22 Oktober 2020 . Waktu baca 7 menit

Memahami Prosedur Transplantasi Sumsum Tulang Belakang (BMT)

Transplantasi sumsum tulang belakang (BMT) adalah prosedur penggantian sumsum tulang yang rusak dengan yang sehat. Bagaimana melakukannya?

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
Penyakit Kelainan Darah, Thalasemia 22 Oktober 2020 . Waktu baca 8 menit

5 Masalah Seks yang Paling Mengganggu Pria (Plus Cara Mengatasinya)

Meski tampaknya selalu bersemangat soal urusan di ranjang, ada banyak juga masalah seks yang dapat mengganggu pria. Yuk, ketahui apa saja!

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Hidup Sehat, Seks & Asmara 21 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit

Bolehkah Ibu Hamil Makan Daging Kambing?

Ibu hamil makan daging kambing memiliki beragam pendapat di masyarakat. Namun, sebenarnya bolehkah ibu hamil makan daging jenis ini?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Yuliati Iswandiari
Kehamilan & Kandungan, Kehamilan 21 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

KDRT konflik rumah tangga

Alasan Psikologis Mengapa Korban KDRT Susah Lepas dari Jeratan Pasangan

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 22 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit
tips menghindari perceraian

7 Rahasia Menghindari Perceraian dalam Rumah Tangga

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 22 Oktober 2020 . Waktu baca 5 menit

Apa Benar Kena Air Hujan Bisa Bikin Sakit?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 22 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit
gejala leptospirosis

Cara Mengatasi Gejala Leptospirosis, Penyakit Khas di Musim Hujan

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Dipublikasikan tanggal: 22 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit