Kanker Vulva

Ditinjau secara medis oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 12/05/2020
Bagikan sekarang

Definisi

Apa yang dimaksud dengan kanker vulva?

Kanker vulva adalah kanker yang menyerang bagian luar sistem reproduksi wanita (vulva). Area ini termasuk bagian depan vagina, bibir vagina (labia), klitoris, dan kulit serta jaringan yang menutupi tulang kemaluan. 

Kondisi ini seringkali menyerang bagian luar bibir vagina dan jarang menyerang bibir vagina bagian dalam dan klitoris. Kanker ini tergolong jarang dibandingkan dengan kanker kelamin lainnya seperti kanker ovarium atau kanker uterus.

Penyakit ini umumnya terbentuk sebagai benjolan atau luka pada vulva yang sering menyebabkan gatal. Kondisi ini biasanya diatasi dengan operasi untuk mengangkat kanker dan sejumlah kecil jaringan sehat di sekitarnya. 

Dalam kondisi lainnya, penanganan kondisi ini melibatkan pengangkatan seluruh bagian vulva. Semakin dini kanker ini didiagnosis, semakin kecil pula kemungkinan operasi besar sebagai penanganannya. 

Seberapa umum kondisi ini?

Kanker vulva adalah kanker yang jarang. Kurang dari 1% dari seluruh kanker pada wanita merupakan jenis ini, biasanya menyerang wanita pada usia lebih dari 50 tahun.

Tanda-tanda & gejala

Apa saja tanda dan gejala dari kanker vulva?

Beberapa tanda dan gejala yang umum dari kanker vulva adalah :

Kemungkinan terdapat beberapa tanda dan gejala kanker vulva yang tidak terdaftar di atas. Jika Anda gelisah terhadap suatu gejala, segera hubungi dokter Anda.

Kapan sebaiknya saya ke dokter ?

Biasanya kanker ini tidak memperlihatkan gejala awal kanker vulva. Namun, pergilah ke dokter jika Anda menemukan:

Jika Anda tidak memiliki kanker, Anda dapat berkonsultasi dengan dokter untuk mendapatkan vaksin untuk HPV (Gardasil). Umumnya vaksin ini ditujukan untuk wanita di antara 13 hingga 26 tahun.

Penyebab

Apa saja penyebab kanker vulva?

Belum jelas ditemukan penyebab dari kondisi ini. Umumnya, dokter mengetahui kanker mulai berpotensi ketika sel mengembangkan mutasi pada DNA. 

Dikutip dari Mayo Clinic, mutasi membuat sel untuk tumbuh dan membelah dengan cepat. Sel dan keturunannya terus hidup di saat sel normal lain mati. Sel yang terakumulasi membentuk tumor yang berpotensi kanker, menyerang jaringan terdekat dan menyebar ke bagian tubuh lain.

Jenis-jenis

Jenis kanker dapat membantu dokter merencanakan perawatan yang paling efektif. Jenis kanker vulva yang paling umum adalah: 

  • Karsinoma sel skuamosa vulva. Kanker ini mulai muncul pada sel-sel tipis dan rata yang melapisi permukaan vulva. Sebagian besar kanker vulva adalah karsinoma sel skuamosa. 
  • Melanoma vulva. Kanker ini dimulai pada sel-sel penghasil pigmen yang ditemukan di kulit vulva. 

Faktor-faktor risiko

Apa yang meningkatkan risiko saya terkena kanker vulva?

Beberapa faktor dapat meningkatkan risiko kanker vulva adalah:

  • Bertambahnya usia. Risiko meningkat seiring bertambahnya usia. Rata-rata dapat terdiagnosis di usia 65 tahun.
  • Tidak terlindung dari Human Papllimavirus (HPV). HPV adalah infeksi yang ditularkan secara seksual yang meningkatkan risiko dari beberapa kanker, termasuk penyakit ini. 
  • Merokok. Merokok dapat meningkatkan risiko terkena kanker ini. 
  • Mempunyai sistem kekebalan tubuh yang lemah. Orang yang mengonsumsi obat peningkat kekebalan tubuh, seperti mereka yang melalui transplantasi organ, mempunyai risiko lebih tinggi terkena kanker ini. 
  • Punya riwayat kondisi prakanker vulva. Neoplasia intraepitelial vulva adalah kondisi prakanker yang meningkatkan risiko kondisi ini.
  • Memiliki kondisi kulit yang berkaitan dengan vulva. Lichen sclerosus, yang menyebabkan kulit vulva menjadi tipis dan gatal, dapat meningkatkan risiko kanker ini.

Tidak memiliki faktor berisiko bukan berarti Anda tidak dapat terserang penyakit ini. Anda sebaiknya berkonsultasi dengan dokter Anda untuk informasi lebih lanjut.

Pengobatan

Informasi yang disediakan bukan sebagai pengganti saran medis. SELALU konsultasikan dengan dokter Anda.

Apa saja pilihan perawatan untuk mengatasi kanker vulva?

Pilihan perawatan untuk kanker ini tergantung pada jenis dan stadium yang Anda alami. Selain itu, perawatan tersebut juga tergantung pada kondisi kesehatan Anda secara keseluruhan. 

Berikut adalah pilihan pengobatan untuk mengatasi kondisi ini: 

Operasi untuk menyingkirkan kanker

Operasi ini terbagi menjadi dua, yaitu:

  • Menghapus kanker dan jaringan sehat. Prosedur ini juga dikenal dengan eksisi lokal luas atau radikal. Tindakan ini terdiri dari pemotongan kanker dan sejumlah kecil jaringan normal yang mengelilinginya. 
  • Operasi yang lebih luas. Pembedahan dilakukan untuk mengangkat bagian dari vulva (vulvectomy parsial) atau seluruh vulva, termasuk jaringan yang mendasarinya (vulvectomy radikal). Operasi ini merupakan pilihan perawatan untuk kanker yang lebih besar. 

Operasi untuk mengangkat kelenjar getah bening di sekitarnya

Kondisi ini dapat menyebar ke kelenjar getah bening di pangkal paha, sehingga dokter Anda dapat mengangkat kelenjar getah bening pada saat Anda menjalani operasi pengangkatan kanker. 

Selain yang telah disebutkan di atas, pilihan pengobatan untuk mengatasi kanker vulva adalah terapi radiasi dan kemoterapi

Apa saja tes umum untuk mendiagnosis kondisi ini?

Dokter sering melihat perubahan awal pada vulva di pemeriksaan rutin pada pelviks. Karena pemeriksaan dan gejala, dokter dapat meminta biopsi untuk memastikan diagnosis. Jika hasil biopsi menunjukkan kanker, tes lain dapat dilakukan untuk melihat seberapa jauh penyebarannya.

Pengobatan di rumah

Apa saja perubahan gaya hidup dan pengobatan rumah yang dapat dilakukan untuk membantu mengontrol kanker vulva?

Perubahan gaya hidup dan pengobatan rumah berikut dapat membantu Anda mengatasi kanker vulva adalah:

  • Lakukan pemeriksaan rutin dengan dokter untuk memantau perkembangan kanker dan kesehatan Anda.
  • Ikuti arahan dokter, konsumsi obat-obat yang ditentukan.
  • Kurangi faktor risiko sebanyak mungkin. Persentase terbesar wanita terjangkit penyakit ini adalah karena infeksi HPV.
  • Lakukan hubungan seksual yang sehat. Gunakan kondom jika Anda berkemungkinan tertular STD.
  • Jangan hiraukan menebalnya kulit atau luka pada labia Anda.

Jika Anda memiliki pertanyaan, silakan konsultasikan dengan dokter Anda untuk memahami lebih baik mengenai solusi terbaik bagi Anda.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, ataupun pengobatan.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Memahami Prosedur Tes HPV DNA untuk Deteksi Dini Kanker Serviks

Dari beberapa macam tes medis untuk mendeteksi kanker serviks, tes HPV DNA bisa menjadi salah satu pilihan Anda. Namun, bagaimana tes ini dilakukan?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri

Kanker Serviks Stadium 3: Perkembangan, Angka Harapan Hidup, dan Pengobatan

Perkembangan kanker serviks stadium 3 sudah bukan hanya di dalam serviks, tapi sudah sampai ke area tubuh lainnya. Yuk, cari informasinya lebih lanjut.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri

Kanker Serviks Stadium 2: Perkembangan, Peluang Sembuh, dan Pengobatan

Kanker serviks bisa terus berkembang hingga mencapai stadium 2. Seperti apa tahap perkembangan kanker serviks di stadium ini, dan bagaimana perawatannya?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri

Segala Hal yang Perlu Anda Tahu Soal Penyembuhan Kanker Serviks

Setelah pengobatan selesai, Anda akan masuk ke tahap penyembuhan kanker serviks. Apa saja yang perlu diperhatikan selama proses pemulihan kanker serviks?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri

Direkomendasikan untuk Anda

jenis kelamin genetik ayah

Kondisi Genetik Ayah Turut Menentukan Jenis Kelamin Anak yang Lahir

Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Dipublikasikan tanggal: 25/04/2020
penderita kanker serviks

Kenali Komplikasi dan Harapan Hidup Kanker Serviks

Ditulis oleh: Maria Amanda
Dipublikasikan tanggal: 27/03/2020
tes kanker serviks saat hamil

Bolehkah Tes IVA Saat Hamil untuk Mendeteksi Kanker Serviks?

Ditinjau secara medis oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Dipublikasikan tanggal: 20/03/2020
biopsi kanker serviks

Berbeda dengan Pengangkatan Jaringan, Pahami Lebih Jauh Seputar Biopsi Serviks

Ditinjau secara medis oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 08/03/2020