Guillain-Barre Syndrome (Penyakit GBS)

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 24 April 2020 . Waktu baca 7 menit
Bagikan sekarang

Definisi

Apa itu penyakit GBS (Guillain-Barre Syndrome)?

Sindrom Guillain-Barre atau biasa dikenal sebagai penyakit GBS adalah kondisi langka yang disebabkan oleh sistem kekebalan tubuh yang menyerang sistem saraf. Kondisi ini mungkin membuat saraf meradang yang mengakibatkan kelumpuhan atau kelemahan otot jika tidak diobati secepatnya.

Penyakit GBS (sindrom Guillain-Barre) adalah kondisi darurat medis. Sebagian besar orang dengan kondisi ini harus dirawat di rumah sakit untuk menerima perawatan khusus. 

Seberapa umum penyakit GBS?

Penyakit GBS (sindrom Guillain-Barre) ini tergolong umum dan dapat teratasi dengan mengurangi faktor risiko. Tidak ada obat yang diketahui untuk mengobati Guillain-Barre Syndrome ini, tetapi beberapa perawatan dapat meredakan gejala dan mengurangi durasi penyakit. 

Kebanyakan orang pulih dari sindrom Guillain-Barre, meskipun beberapa di antaranya mengalami efek yang tersisa, seperti lesu, mati rasa, atau lunglai. Diskusikanlah dengan dokter untuk informasi lebih lanjut.

Jenis-jenis

Apa saja jenis-jenis penyakit GBS?

Sindrom Guillain-Barre terdiri dari banyak jenis. Berikut adalah jenis yang paling umum dari penyakit GBS:

Acute inflammatory demyelinating polyradiculoneuropathy (AIDP)

Biasanya, rasa lemah dimulai dari bagian bawah tubuh dan secara bertahap naik ke bagian tubuh yang lainnya. Kondisi ini menyebabkan kerusakan pada myelin (selubung sel saraf).

Miller Fisher Syndrome (MFS)

Penyakit GBS (sindrom Guillain-Barre) ini lebih umum ditemukan di wilayah Asia daripada Amerika Serikat. Kelumpuhan dimulai dengan bagian mata dan masalah berjalan sering terjadi. Kondisi ini memengaruhi saraf kranial (saraf yang mencuat dari otak). 

Gejala

Apa saja tanda dan gejala sindrom Guillain-Barre?

Gejala penyakit GBS dapat muncul dengan sangat cepat termasuk  melemahnya tubuh seseorang, gatal-gatal sampai ke lengan atau bagian tubuh atas. Gejala lain dari sindrom Guillain-Barre adalah adalah:

  • Kehilangan refleks tangan dan kaki
  • Gatal-gatal atau kelemahan pada tangan dan kaki
  • Nyeri otot
  • Tidak bisa bergerak dengan leluasa
  • Tekanan darah rendah
  • Detak jantung yang abnormal
  • Penglihatan buram atau juling (melihat 2 gambar dari 1 benda)
  • Bernapas berat
  • Sulit menelan

Mungkin masih ada gejala lain yang tidak tercantum di atas. Jika ingin bertanya tentang tanda ini, konsultasikanlah kepada dokter.

Kebanyakan orang dapat pulih sepenuhnya dari sindrom Guillain-Barre, meskipun beberapa di antaranya terus mengalami kelemahan.

Kapan harus pergi ke dokter?

Anda perlu menghubungi dokter jika Anda merasa gatal pada tangan atau kaki dan tampak menyebar sampai ke tempat lainnya. Di samping itu, Anda perlu memberi tahu dokter bila Anda memiliki gejala lain seperti kelemahan otot atau bernapas berat. 

Sindrom ini harus segera diobati di rumah sakit karena gejalanya akan berkembang dengan serius dalam waktu yang sangat singkat. Setiap tubuh bertindak berbeda satu sama lain. Selalu diskusi dengan dokter untuk mendapatkan solusi terbaik bagi kondisi yang Anda alami.

Penyebab

Apa penyebab penyakit GBS?

Penyebab penyakit sindrom Guillain-Barre (GBS) ini belum diketahui. Penyakit ini sering muncul beberapa hari (atau minggu) setelah infeksi pernapasan atau pencernaan. Terkadang, operasi atau suntikan dapat menyebabkan sindrom ini.

Dikutip dari WHO, infeksi virus Zika menyebabkan peningkatan kasus Guillain-Barre di negara-negara terkena dampak. Itu sebabnya, virus Zika dianggap sebagai pemicu penyakit GBS. 

Faktor risiko

Apa yang meningkatkan risiko sindrom Guillain-Barre?

Ada banyak faktor risiko yang dapat menjadi penyebab munculnya pen yakit sindrom Guillai-Barre (GBS), misalnya:

  • Usia: orang lanjut usia lebih berisiko terkena penyakit ini
  • Jenis kelamin: pria lebih berisiko daripada wanita
  • Infeksi pernapasan atau pencernaan lainnya macam: flu, gangguan pencernaan, dan radang paru-paru
  • Infeksi HIV/AIDS
  • Infeksi mononuklear
  • Lupus erythematosus
  • Limfoma Hodgkin
  • Pasca operasi atau suntikan

Tidak memiliki faktor risiko bukan berarti Anda tidak bisa mengalami penyakit ini. Faktor risiko ini hanya sebagai referensi. Anda perlu bertanya kepada dokter untuk informasi lebih lanjut.

Pengobatan

Informasi yang tersedia bukanlah pengganti nasihat medis. SELALU konsultasi dengan dokter atau apoteker.

Apa saja pilihan pengobatan untuk sindrom Guillain-Barre?

Penyakit GBS adalah proses peradangan autoimun yang akan sembuh sendiri. Namun, siapa pun dengan kondisi ini harus dirawat untuk dipantau dengan ketat. Gejala penyakit ini dapat dengan cepat memburuk dan bisa berakibat fatal.

Dikutip dari Mayo Clinic, tidak ada obat untuk mengatasi penyakit GBS. Namun, beberapa jenis perawatan sindrom Guillain-Barre dapat dilakukan untuk mencegah komplikasi, mengurangi gejala dan mempercepat penyembuhan. 

Pada tahap awal penyakit, dokter menggunakan terapi untuk memisahkan antibodi dari plasma, dan meresepkan immunoglobulin dalam dosis tinggi.

  • Pertukaran plasma (plasmapheresis). Dalam terapi yang memisahkan antibodi dari plasma, sel darah merah dan sel darah putih akan terpisah dari plasma. Sesudahnya, sel darah tanpa plasma akan kembali ke dalam tubuh.
  • Terapi imunoglobulin. Dalam immunoglobulin berdosis tinggi, dokter menyuntikkan protein immunoglobulin (zat yang berguna untuk menyerang benda asing) ke dalam pembuluh darah

Selain itu, beberapa pengobatan penyakit GBS (sindrom Guillain-Barre) yang bisa Anda gunakan, antara lain:

Orang dengan penyakit GBS membutuhkan bantuan dan terapi fisik sebelum dan sesudah pemulihan. Terapi tersebut dapat termasuk:

  • Menggerakkan lengan dan kaki Anda oleh terapi sebelum pemulihan, untuk membantu kelenturan dan kekuatan otot. 
  • Terapi fisik selama pemulihan untuk membantu Anda mengatasi kelelahan dan mendapatkan kembali kekuatan. 
  • Pelatihan dengan perangkat, seperti kursi roda atau braces, untuk membantu Anda bergerak. 

Pemulihan dari sindrom Guillain-Barre

Meskipun beberapa orang dapat menghabiskan waktu berbulan-bulan hingga bertahun-tahun untuk pulih, sebagian besar orang dengan penyakit GBS mengalami tahapan ini:

  • Setelah tanda dan gejala pertama, kondisinya cenderung memburuk selama dua minggu
  • Gejala mencapai puncak dalam waktu empat minggu
  • Pemulihan dimulai, biasanya berlangsung dalam enam hingga 12 bulan. Namun, sebagian orang bisa membutuhkan waktu selama tiga tahun. 

Apa saja tes yang umum digunakan untuk kondisi ini?

Dokter mendiagnosis berdasarkan riwayat pengobatan dan pemeriksaan klinis. Penyakit GBS tergolong sulit didiagnosis pada tahap awal. Hal ini karena tanda dan gejala yang timbul mirip dengan kondisi saraf lainnya. 

Dokter mungkin akan memulai pemeriksaan dengan melihat riwayat kesehatan dan tes fisik. Kemudian, dokter mungkin akan merekomendasikan:

  • Lumbal pungsi. Sejumlah kecil cairan dikeluarkan dari saluran tulang belakang di punggung bawah Anda. Cairan ini diuji untuk jenis perubahan yang umumnya terjadi pada orang dengan penyakit GBS.
  • Elektromiografi. Elektroda jarum tipis dimasukkan ke dalam otot yang ingin diperiksa dokter. Elektroda mengukur aktivitas saraf di otot. 
  • Studi konduksi saraf. Elektroda ditempelkan ke kulit di atas saraf Anda. Guncangan kecil dilewatkan melalui saraf untuk mengukur kecepatan sinyal saraf. 

Pengobatan di rumah

Apa saja perubahan gaya hidup atau pengobatan rumahan yang dapat membantu mengatasi sindrom Guillain-Barre?

Gaya hidup dan pengobatan rumahan di bawah ini mungkin membantu mengatasi sindrom Guillain-Barre:

  • Ikuti instruksi dokter, jangan menggunakan obat tanpa resep atau berhenti tanpa izin dokter
  • Buat jadwal pemeriksaan selanjutnya untuk mengontrol perkembangan penyakit serta kondisi kesehatan.

Jika Anda memiliki pertanyaan, konsultasikanlah kepada dokter untuk mendapatkan solusi terbaik bagi Anda.

Hello Health Group tidak menyediakan nasihat medis, diagnosis atau pengobatan.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Baca Juga:

    Yang juga perlu Anda baca

    Berbagai Perawatan untuk Menjaga Kesehatan Kulit

    Walaupun tidak punya masalah atau penyakit, sebaiknya kulit dirawat sejak dini. Intip ragam perawatan untuk kulit agar lebih sehat.

    Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
    Kesehatan Kulit 18 September 2020 . Waktu baca 8 menit

    Transplantasi Ginjal

    Pelajari hal-hal yang perlu Anda ketahui sebelum menjalani transplantasi ginjal, mulai dari persiapan, proses, pemulihan, sampai risikonya di sini.

    Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
    Urologi, Ginjal 15 September 2020 . Waktu baca 11 menit

    Akantosis Nigrikans, Saat Kulit Menebal dan Menghitam Akibat Diabetes

    Akantosis nigrikans adalah gangguan kulit yang ditandai dengan kulit menebal dan menggelap. Kondisi ini bisa menjadi salah satu tanda diabetes.

    Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
    Ditulis oleh: Fidhia Kemala
    Penyakit Diabetes, Diabetes Tipe 2 8 September 2020 . Waktu baca 5 menit

    11 Cara Mencegah Diabetes yang Bisa Dilakukan Mulai Hari Ini

    Meski tak bisa disembuhkan, ada berbagai macam cara untuk mencegah diabetes. Tindakan pencegahan diabetes ini pun sangat sederhana. Apa saja?

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Aprinda Puji
    Penyakit Diabetes, Diabetes Tipe 2 8 September 2020 . Waktu baca 9 menit

    Direkomendasikan untuk Anda

    daging ayam belum matang

    4 Penyakit Akibat Makan Daging Ayam Belum Matang (Plus Ciri-cirinya)

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
    Dipublikasikan tanggal: 20 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit
    atrofi otot

    Informasi Lengkap Atrofi Otot, Mulai dari Gejala Hingga Pengobatan

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Annisa Hapsari
    Dipublikasikan tanggal: 18 Oktober 2020 . Waktu baca 7 menit
    pencegahan anemia

    7 Cara Mencegah Anemia yang Perlu Anda Lakukan

    Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
    Ditulis oleh: Fajarina Nurin
    Dipublikasikan tanggal: 2 Oktober 2020 . Waktu baca 7 menit
    terapi urine minum air kencing

    Terapi Urine dengan Minum Air Kencing, Benarkah Efektif?

    Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
    Dipublikasikan tanggal: 23 September 2020 . Waktu baca 8 menit