Demam Scarlet

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 11 Mei 2020 . Waktu baca 5 menit
Bagikan sekarang

Definisi

Apa itu demam scarlet?

Eritema yang juga dikenal sebagai demam scarlet, adalah penyakit karena berkembangnya bakteri pada beberapa orang yang memiliki angina. Bakteri ini mengeluarkan toksin dan menghasilkan reaksi dalam tubuh yang menyebabkan ruam merah. Penyebab demam scarlet menyebabkan bintil merah di seluruh tubuh dan biasanya disertai dengan sakit tenggorokan dan demam tinggi. Tidak semua orang yang terinfeksi tenggorokan menderita demam scarlet.

Jika penyakit ini tidak diobati, ruam dapat menyebabkan kondisi yang lebih berbahaya yang dapat mempengaruhi jantung, ginjal, dan bagian tubuh lainnya.

Seberapa umumkah demam scarlet?

Kondisi ini biasanya terjadi pada anak-anak berusia dari 5-15 tahun. Penyakit ini dapat dicegah dengan mengurangi faktor risiko Anda. Silakan diskusikan dengan dokter Anda untuk informasi lebih lanjut.

Tanda-tanda & gejala

Apa saja tanda-tanda dan gejala demam scarlet?

Gejala pertama dari demam scarlet biasanya sakit tenggorokan, demam (di atas 38°C), pembengkakan kelenjar di leher, batuk, sakit kepala, dan kehilangan nafsu makan. Munculnya amandel dan bagian belakang tenggorokan dapat memiliki lapisan putih atau merah yang bengkak.

Ruam merah adalah gejala yang paling menonjol. Ruam biasanya mulai muncul setelah anak mengalami sakit tenggorokan selama beberapa hari. Ruam pertama muncul pada wajah dan leher dan kemudian akan muncul di dada dan punggung. Lidah berubah menjadi merah (strawberry atau raspberry). Ketika ruam ditekan, menjadi putih. Pada hari keenam, ruam mulai memudar dan kulit mulai mengelupas. Pengelupasan mungkin membutuhkan waktu 1 hingga 2 minggu sebelum pulih.

Kemungkinan ada tanda­-tanda dan gejala yang tidak disebutkan di atas. Bila Anda memiliki kekhawatiran akan sebuah gejala tertentu, konsultasikanlah dengan dokter Anda.

Kapan saya harus periksa ke dokter?

Anda harus menghubungi dokter Anda jika Anda memiliki salah satu dari gejala berikut:

  • Memiliki demam lebih dari 38,9 derajat Celcius
  • Peradangan pada leher
  • Ruam merah

Jika Anda memiliki tanda-­tanda atau gejala-­gejala di atas atau pertanyaan lainnya, konsultasikanlah dengan dokter Anda. Tubuh masing­-masing orang berbeda. Selalu konsultasikan ke dokter untuk menangani kondisi kesehatan Anda.

Penyebab

Apa penyebab demam scarlet?

Bakteri yang disebut Streptococcus (strep) adalah penyebab utama munculnya ruam. Bakteri menyebar melalui kontak langsung kemudian penderita mulai sakit tenggorokan sampai 24-48 jam setelah mengonsumsi antibiotik. Bakteri dapat menyebar ketika orang yang terinfeksi bersin atau batuk. Masa inkubasi dapat berlangsung dari 2-4 hari.

Faktor-faktor risiko

Apa yang meningkatkan risiko saya untuk demam scarlet?

Anak-anak berusia 5 sampai 15 tahun lebih rentan untuk mengalami penyakit ini daripada kelompok usia lainnya. Kuman yang menyebabkan penyakit menyebar dengan mudah di antara orang-orang yang memiliki kontak dekat dengan anak-anak, seperti anggota keluarga atau teman sekelas.

Tidak ada faktor risiko bukan berarti Anda tidak bisa mendapatkan sakit. Tanda-tanda ini hanya untuk referensi saja. Anda harus konsultasi ke dokter spesialis untuk lebih jelasnya.

Obat & Pengobatan

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter Anda.

Apa saja pilihan pengobatan saya untuk demam scarlet?

Anak-anak akan diresepkan antibiotik erythematosus, seperti penisilin atau eritromisin. Anak Anda harus diisolasi untuk mencegah penyebaran penyakit. Tidak perlu membatasi jenis makanan dan anak-anak harus minum banyak air. Gunakan semprotan dingin atau bilas mulut dengan air garam hangat dapat membantu mengurangi sakit tenggorokan pada anak-anak.

Apa saja tes yang biasa dilakukan untuk demam scarlet?

Dokter mendiagnosis berdasarkan kondisi dan pemeriksaan klinis. Dokter akan mengambil swab tenggorokan untuk menentukan jenis bakteri dalam tenggorokan anak.

Pengobatan di rumah

Apa saja perubahan gaya hidup atau pengobatan rumahan yang dapat dilakukan untuk mengatasi demam scarlet?

Berikut adalah gaya hidup dan pengobatan rumahan yang dapat membantu Anda mengatasi demam scarlet:

Gunakan obat yang telah diresepkan.

  • Jagalah anak agar tetap nyaman. Berilah makanan cair yang lembut dan berilah anak-anak air minum yang banyak. Gunakan humidifier untuk menghasilkan udara dingin.
  • Jauhkan anak dari anggota keluarga lain dan dari anak-anak lain, sejak mengalami sakit tenggorokan untuk 2 hari setelah minum antibiotik. Anak-anak dapat kembali ke sekolah setelah 2 minggu.
  • Gunakan cangkir dan peralatan makan secara terpisah, cuci dengan air panas dan sabun.
  • Cuci tangan Anda sesering mungkin.
  • Potonglah kuku anak-anak Anda untuk mencegah mereka menggaruk ruam yang gatal.
  • Beritahu dokter jika demam (lebih dari 38 derajat C) asmbuh kembali setelah beberapa hari pemulihan atau adanya tanda-tanda infeksi kulit yang mengelupas.
  • Beritahu dokter jika Anda mengalami mual atau muntah, sakit kepala berat, sakit telinga, nyeri dada atau batuk berdahak kental

Bila ada pertanyaan, konsultasikanlah dengan dokter untuk solusi terbaik masalah Anda.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Cara Alami Atasi Demam Anak Sebelum Pergi ke Dokter

Demam pada anak adalah tanda tubuh sedang melawan bakteri. Anda cukup melakukan cara alami ini untuk mengatasi demam pada anak.

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Kesehatan Anak, Parenting 21 Juli 2020 . Waktu baca 4 menit

Apa yang Harus Diakukan Jika Anak Step (Kejang Demam)

Wajar bila orangtua panik saat bayi atau balitanya mendadak step alias kejang saat demam. Tapi sebenarnya, kondisi ini tak seburuk kelihatannya, kok.

Ditulis oleh: dr. Angga Maulana
Parenting, Tips Parenting 21 Juli 2020 . Waktu baca 5 menit

Tips Mencegah Ruam Popok Pada Pantat Bayi

Eits, kata siapa semua bayi pasti pernah kena ruam popok? Dengan cara-cara berikut, Anda bisa mencegah ruam popok pada si buah hati, lho.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Yuliati Iswandiari
Bayi, Perawatan Bayi, Parenting 25 Juni 2020 . Waktu baca 4 menit

5 Penyebab Leher Bayi Kemerahan dan Apa yang Bisa Ortu Lakukan

Kulit bayi yang lebih sensitif memicu munculnya berbagai masalah yang ditandai dengan leher bayi merah. Bahkan, disertai dengan rasa gatal dan tidak nyaman.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Bayi, Perawatan Bayi, Parenting 25 Juni 2020 . Waktu baca 5 menit

Direkomendasikan untuk Anda

gejala psoriasis

Berbagai Gejala Psoriasis, Baik Secara Umum Maupun Sesuai Jenisnya

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 24 September 2020 . Waktu baca 7 menit
antibiotik untuk radang tenggorokan

Ciri-ciri Radang Tenggorokan yang Butuh Antibiotik dan yang Bisa Pakai Obat Biasa

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Dipublikasikan tanggal: 8 September 2020 . Waktu baca 4 menit
Konten Bersponsor
penyakit tenggorokan musiman

5 Penyakit Musiman yang Mengganggu Tenggorokan

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Maria Amanda
Dipublikasikan tanggal: 1 September 2020 . Waktu baca 6 menit
alergi makanan

Alergi Makanan

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 1 September 2020 . Waktu baca 14 menit