Candidiasis

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 11/05/2020 . Waktu baca 7 menit
Bagikan sekarang

Definisi

Apa itu candidiasis?

Candidiasis adalah infeksi jamur yang disebabkan oleh jenis jamur yaitu Candida, atau Candida albicans. Candidiasis dapat mempengaruhi area kelamin, mulut, kulit, dan darah. Selain itu, obat-obatan dan kondisi kesehatan tertentu dapat menyebabkan lebih banyak jamur yang tumbuh, terutama di area tubuh yang hangat dan lembap. Candidiasis pada vagina disebut yeast vaginitis dan candidiasis pada mulut dikenal sebagai thrush. Gejala candidiasis bervariasi tergantung pada area infeksi. Anda mungkin memiliki bagian kulit berwarna merah atau putih yang menyebabkan gatal dan iritasi. Tanda-tanda lainnya meliputi kesulitan menelan atau rasa sakit.

Candidiasis dapat menyebabkan rasa tidak nyaman namun tidak membahayakan nyawa. Ada beberapa bentuk candidiasis yang serius dan memerlukan pengobatan medis, seperti candidiasis yang masuk ke aliran darah, yang juga dikenal sebagai candidemia atau candidiasis invasif.

Seberapa umumkah candidiasis?

Candidiasis sangat umum terjadi, terutama pada wanita. Namun candidiasis juga dapat terjadi pada pria dan anak-anak. Candidiasis sering kali mempengaruhi orang dengan sistem imun yang lemah, seperti wanita hamil, orang dengan diabetes, bayi, serta orang dengan HIV atau AIDS. Anda dapat mengurangi risiko terkena candidiasis dengan mencuci tangan serta menjaga kebersihan diri.

Tanda-tanda & gejala

Apa saja tanda-tanda dan gejala candidiasis?

Gejala dari candidiasis dapat bervariasi dan tergantung pada area infeksi. Berikut adalah beberapa gejala umum yang dapat terjadi:

  • Area kulit. Anda mungkin memiliki bagian kulit berwarna merah atau putih yang gatal, perih, dan meradang.
  • Area genital. Pada wanita, infeksi jamur pada vagina dapat mengakibatkan gejala rasa gatal yang ekstrem, kemerahan, serta rasa sakit pada area vagina. Cairan vagina terlihat berwarna putih dan kental. Pada pria, gejala dapat meliputi rasa sakit, gatal, dan perih pada ujung penis. Pria dan wanita dapat merasakan sakit saat berhubungan seks.
  • Mulut dan kerongkongan. Sering disebut thrush, dapat menghasilkan bercak-bercak putih pada lidah dan mulut. Gusi juga dapat menjadi bengkak dengan luka berwarna merah dan putih. Candida esophagitis yang mempengaruhi kerongkongan dapat menyebabkan rasa sakit dan kesulitan saat menelan.
  • Aliran darah dan organ lainnya. Dikenal sebagai candidemia, dapat mengakibatkan demam dan menggigil.

Kemungkinan ada tanda-tanda dan gejala yang tidak disebutkan di atas. Bila Anda memiliki kekhawatiran akan sebuah gejala tertentu, konsultasikanlah dengan dokter Anda.

Kapan saya harus periksa ke dokter?

Anda harus menghubungi dokter bila Anda mengalami gejala-gejala berikut ini:

  • Gejala yang memburuk atau tidak membaik dalam 1 minggu.
  • Luka berwarna putih pada lidah, pipi bagian dalam, langit-langit mulut, gusi dan amandel.
  • Luka yang sedikit menimbul
  • Kemerahan atau rasa sakit yang cukup parah, menyebabkan kesulitan makan atau menelan
  • Sedikit berdarah apabila luka tergesek
  • Retak atau kemerahan pada ujung-ujung mulut.

Penyebab

Apa penyebab candidiasis?

Penyebab utama candidiasis adalah jamur Candida atau Candida albicans. Jamur ini ditemukan hampir di mana saja, termasuk tubuh Anda. Jamur bertumbuh di area di mana terdapat kelembapan dan panas, seperti area genital dan area tertentu pada kulit. Jamur dapat bertumbuh pada orang dengan sistem imun yang lemah, seperti wanita hamil, orang dengan diabetes, atau HIV atau AIDS. Mengonsumsi antibiotik dalam jangka panjang dapat membunuh bakteri alami yang berada di tubuh Anda, membuat Candida bertumbuh.

Faktor-faktor risiko

Apa yang meningkatkan risiko saya untuk candidiasis?

Ada banyak faktor risiko untuk candidiasis, yaitu:

  • Memiliki sistem imun yang lemah (bayi, wanita hamil, lansia)
  • Sedang dalam pengobatan tertentu, seperti antibiotik, corticosteroid minum atau hirup
  • Menjalani kemoterapi atau terapi radiasi untuk kanker
  • Mengalami kondisi yang menyebabkan mulut kering
  • Wanita dengan kadar estrogen yang tinggi
  • Memiliki diabetes yang tidak terkendali dengan baik
  • Aktif secara seksual dapat meningkatkan risiko (namun, Candidiasis bukanlah salah satu penyakit menular seksual)
  • Kebiasaan kebersihan yang buruk
  • Menggunakan gigi palsu.

Obat & Pengobatan

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter Anda.

Bagaimana mendiagnosis candidiasis?

Tergantung pada jenis infeksi, dokter akan melihat sejarah medis Anda dan melakukan pemeriksaan fisik menyeluruh.

Dokter akan mengambil sampel dari daerah yang terinfeksi, seperti kelamin atau mulut, dan mengirimkan ke laboratorium untuk diagnosis. Pada kasus yang lebih serius, ultrasound atau CT scan dapat diperlukan untuk memeriksa otak, ginjal, liver atau limfa untuk melihat adanya luka candida.

Bagaimana cara mengobati candidiasis?

Candidiasis diobati dengan menggunakan antijamur, jenis obat yang digunakan untuk mengobati infeksi jamur. Jenis spesifik antijamur tergantung pada jenis infeksi. Anda harus mengonsultasikan dengan dokter untuk mengetahui pengobatan yang tepat untuk Anda. Dokter dapat merekomendasikan pengobatan untuk:

  • Mulut dan saluran pernapasan: nystatin, clotrimazole, fluconazole, itraconazole
  • Kerongkongan: nystatin, fluconazole, itraconazole
  • Area kulit: obat luar seperti nystatin, miconazole, clotrimazole, naftifine, dan ketoconazole
  • Area vagina: topical clotrimazole, miconazole, butoconazole, terconazole, tioconazole
  • Aliran darah: anidulafungin, caspofungin, micafungin atau amphotericin B

Obat-obatan yang disebutkan di atas hanyalah beberapa contoh. Anda harus mendiskusikan dengan dokter jika Anda memiliki pertanyaan tentang resep obat. Pastikan untuk menyelesaikan terapi dengan penuh. Menggunakan pakaian yang longgar dan menjaga kulit sejuk dan kering juga dapat membantu. Candidiasis vagina biasanya pulih dalam 4 hingga 7 hari. C

Pengobatan di rumah

Apa saja perubahan gaya hidup atau pengobatan rumahan yang dapat dilakukan untuk mengatasi candidiasis?

Berikut adalah gaya hidup dan pengobatan rumahan yang dapat membantu Anda mengatasi candidiasis:

  • Lakukan kebersihan gigi yang baik. Sikat gigi setidaknya 2 kali sehari dan floss 1 kali sehari. Ganti sikat gigi dengan sering sampai infeksi pulih. Jangan bergantian sikat gigi.
  • Kumur dengan air garam hangat. Larutkan ½ sendok teh garam (2,5 mL) dengan 1 cup (235 mL) air hangat. Kumur dan buang larutan, jangan ditelan.
  • Gunakan nursing pads jika Anda menyusui dan memiliki infeksi jamur. Gunakan pad untuk membantu mencegah penyebaran jamur ke pakaian Anda. Pilihlah pad yang tidak terbuat dari plastik, yang dapat menjadi tempat bertumbuhnya candida. Jika Anda tidak menggunakan pad sekali pakai, cuci nursing pad dan bra dengan air panas dengan pemutih.
  • Jaga kadar gula. Pastikan kadar gula darah Anda terkendali, jika Anda memiliki diabetes.
  • Hindari potensial iritan. Iritan seperti sabun dengan pewangi, shower gel, deodoran, tisu basah dan pembersih vagina dapat menyebabkan atau memperburuk infeksi.
  • Hindari penggunaan pakaian yang ketat. Pakaian dalam, legging, dan celana yang ketat dapat membuat area genital lembap, mengakibatkan infeksi.

Bila ada pertanyaan, konsultasikanlah dengan dokter untuk solusi terbaik masalah Anda.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

6 Bahan Alami yang Bisa Dimanfaatkan untuk Obat Kudis Tradisional

Obat kudis tradisional dengan bahan-bahan alami dapat melengkapi pengobatan medis yang dilakukan sehingga penyakit kulit ini teratasi lebih cepat.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Fidhia Kemala
Penyakit Kulit, Health Centers 22/05/2020 . Waktu baca 6 menit

Setiap Jenis Cacar Berbeda Penyebabnya, Bagaimana Pengobatannya?

Berbeda jenis cacar, maka berbeda pula cara mengobati gejalanya. Pastikan Anda mengenali setiap jenis cacar sehingga tidak salah melakukan penanganan.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Fidhia Kemala
Penyakit Kulit, Health Centers 21/05/2020 . Waktu baca 8 menit

Waspadai Penyebab Cacar Air dan Berbagai Faktor Risikonya

Penyebab utama penyakit cacar air adalah infeksi virus varicella-zoster. Bagaimana infeksi memengaruhi keparahan penyakit? Bisakah sembuh dengan sendirinya?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Fidhia Kemala
Penyakit Kulit, Health Centers 20/05/2020 . Waktu baca 6 menit

Waspadai Ciri Scabies Berdasarkan Jenis dan Parahnya Gejala Kudis

Scabies atau kudis merupakan penyakit kulit menular. Penting bagi Anda mengenali ciri dan gejala scabies (kudis) untuk mendapatkan pengobatan yang tepat.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Fidhia Kemala
Penyakit Kulit, Health Centers 20/05/2020 . Waktu baca 6 menit

Direkomendasikan untuk Anda

jamur cordyceps

4 Manfaat Cordyceps Militaris, Jamur yang Berkhasiat bagi Kesehatan Terutama untuk Pernapasan

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Dipublikasikan tanggal: 07/07/2020 . Waktu baca 4 menit
Konten Bersponsor
obat untuk infeksi jamur kulit

Cara Memilih Obat untuk Kulit yang Gatal Karena Infeksi Jamur Kulit

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Maria Amanda
Dipublikasikan tanggal: 26/05/2020 . Waktu baca 6 menit
Cacar api pada anak dan bayi

Cacar Api pada Anak: Penyebab, Gejala, Pengobatan, dan Cara Mencegahnya

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Fidhia Kemala
Dipublikasikan tanggal: 24/05/2020 . Waktu baca 6 menit
Konten Bersponsor
ilustrasi wanita terkena infeksi jamur kulit yang dapat diatasi dengan obat oles atau salep jamur kulit

Kapan Harus Menggunakan Obat Antijamur Saat Muncul Gatal pada Kulit?

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Willyson Eveiro
Dipublikasikan tanggal: 22/05/2020 . Waktu baca 4 menit