Apnea dan Penyakit Jantung

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 11 Mei 2020 . Waktu baca 5 menit
Bagikan sekarang

Definisi

Apa itu apnea dan penyakit jantung?

Apnea dapat berupa keadaan dimana seseorang berhenti bernapas atau napas timbul tenggelam dalam waktu yang singkat sekitar 10-30 detik saat tidur. Kondisi ini biasanya muncul beberapa kali saat tidur.

Terdapat lebih dari 90 tipe berbeda dari gangguan tidur, umumnya merupakan apnea obstruktif, central apnea, obesity hypoventilation, dsb. Apnea obstruktif sangat berbahaya pada sistem kardiovaskular dan merupakan faktor risiko yang cukup signifikan terhadap kejadian penyakit jantung.

Seberapa umumkah apnea dan penyakit jantung?

Gangguan tidur umum terjadi pada orang-orang setengah baya atau lansia dan orang-orang yang kelebihan berat badan. Gangguan tidur memiliki kaitan yang erat dengan penyakit jantung. Hal ini dapat diatasi dengan mengurangi faktor risiko Anda. Konsultasikan dengan dokter untuk informasi lebih lanjut.

Tanda-tanda & gejala

Apa saja tanda-tanda dan gejala apnea?

Tanda-tanda dari gangguan tidur di antaranya:

  • Mendengkur, khususnya saat telentang;
  • Kelelahan dan kesulitan berkonsentrasi pada siang hari
  • Kantuk pada siang hari meskipun tidur cukup
  • Depresi atau gampang marah

Mungkin ada gejala-gejala yang tidak disebutkan di atas. Apabila Anda mempunyai kekhawatiran mengenai suatu gejala, konsultasikanlah pada dokter Anda.

Kapan saya harus periksa ke dokter?

Anda harus menghubungi dokter Anda apabila Anda mengalami yang berikut ini:

Apabila Anda mengalami tanda-tanda atau gejala tersebut di atas atau memiliki pertanyaan, konsultasikan pada dokter Anda. Di samping itu, Anda harus menghubungi dokter Anda apabila gejala-gejala ini muncul:

  • Merasakan sakit tenggorokan, perasaan panas saat Anda bangun
  • Sakit kepala dan kelelahan setelah tidur
  • Terbangun karena kesulitan bernapas atau tidak bernapas
  • Kurang tidur

Masing-masing tubuh orang bekerja dengan cara yang berbeda. Baiknya diskusikan dengan dokter solusi terbaik untuk situasi Anda.

Penyebab

Apa penyebab apnea?

Gangguan tidur apnea terjadi saat otot di belakang tenggorokan (termasuk palate, uvula, amandel, dan lidah) meregang lebih dari biasanya dan menyebabkan jalur udara tertutup. Apabila tidak ada oksigen yang masuk selama 20 detik, otak akan membangunkan Anda untuk bernapas normal. Tidur Anda akan terganggu beberapa kali; Anda Akan merasakan lelah dan kantuk saat siang hari.

Faktor-faktor risiko

Apa yang meningkatkan risiko saya untuk apnea?

Ada banyak faktor-faktor risiko untuk gangguan tidur dan penyakit jantung, seperti:

  • Kelebihan berat badan, karena penumpukan lemak dapat dengan mudah mengganggu pernapasan
  • Memiliki kondisi lain seperti diabetes atau hipertensi
  • Cacat: tenggorokan sempit, amandel, atau adenoid yang menghalangi masuknya udara
  • Hidung tersumbat kronis
  • Genetik: Jika Anda memiliki keluarga dengan riwayat sleep apnea, Anda memiliki risiko lebih tinggi terkena gangguan tidur
  • Merokok dan mengonsumsi alkohol

Obat & Pengobatan

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter Anda.

Apa saja pilihan pengobatan saya untuk apnea?

Belum ada pengobatan yang tersedia untuk gangguan tidur. Obat-obatan yang diberikan dokter hanya membantu memperluas jalan masuk udara, termasuk:

  • Menggunakan masker khusus saat tidur (mesin CPAP) untuk meningkatkan tekanan dan menjaga agar jalan masuk udara tidak menyempit
  • Menggunakan peralatan pernapasan
  • Operasi untuk memperluas jalan masuk udara. Dokter akan mengangkat jaringan berlebih yang menyempitkan jalan masuk udara atau melonggarkan rahang Anda

Apa saja tes yang biasa dilakukan untuk gangguan tidur dan penyakit jantung?

Dokter akan memeriksa riwayat kesehatan, pemeriksaan paru-paru, vaksinasi, dan gangguan hidung dan tenggorokan untuk mendiagnosis gangguan tidur.

Cara terbaik untuk mendiagnosis apnea obstruktif adalah dengan observasi langsung. Sementara itu, dokter akan mengukur aktivitas otak, pernapasan, tingkat oksigen, dan detak jantung pada malam hari.

Pengobatan di rumah

Apa saja perubahan gaya hidup atau pengobatan rumahan yang dapat dilakukan untuk mengatasi apnea dan penyakit jantung?

Gaya hidup berikut dan pengobatan rumahan dapat membantu Anda mengatasi gangguan tidur apnea dan penyakit jantung:

  • Turunkan berat badan untuk melonggarkan jalan masuk udara apabila Anda kelebihan berat badan atau menderita obesitas. Menurunkan berat badan dapat memperbaiki kesehatan dan kualitas kehidupan Anda serta mengurangi kantuk di siang hari
  • Lakukan olahraga secara rutin untuk meningkatkan sirkulasi darah.
  • Hindari mengonsumsi alkohol dan merokok
  • Hindari penggunaan barbiturat dan obat-obatan lain tanpa konsultasi terlebih dahulu dengan dokter
  • Coba tidur pada satu sisi atau tengkurap untuk menghindari lidah dan palate menekan jalur masuk udara. Anda harus berbaring di sisi kanan supaya tidak menekan jantung
  • Gunakan saline nasal spray untuk hidung apabila mengalami hidung tersumbat. Anda harus berkonsultasi dengan dokter untuk rekomendasi obat-obatan

Bila ada pertanyaan, konsultasikanlah dengan dokter untuk solusi terbaik masalah Anda.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Baca Juga:

    Yang juga perlu Anda baca

    Apakah Seseorang yang Mengalami Aritmia Jantung Bisa Sembuh?

    Aritmia merupakan jenis penyakit kardiovaskuler yang mempengaruhi denyut jantung. Lantas, apakah aritmia jantung bisa sembuh?

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Aprinda Puji
    Kesehatan Jantung, Aritmia 24 Juni 2020 . Waktu baca 5 menit

    Apa Bedanya Stres dan Depresi? Kenali Gejalanya

    Stres dan depresi tidak sama, keduanya memiliki perbedaan mendasar. Maka jika penanganannya keliru, depresi bisa berakibat fatal. Cari tahu, yuk!

    Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
    Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
    Hidup Sehat, Psikologi 26 Mei 2020 . Waktu baca 6 menit

    Manfaat dan Jenis-jenis Senam untuk Penderita Hipertensi

    Senam termasuk olahraga yang disarankan untuk penderita hipertensi. Yuk, ketahui apa saja manfaat dan jenis senam untuk penderita hipertensi.

    Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
    Ditulis oleh: Ihda Fadila
    Hipertensi, Kesehatan Jantung 17 Mei 2020 . Waktu baca 7 menit

    5 Tips Lancar Puasa Bagi Anda yang Punya Tekanan Darah Tinggi

    Punya masalah hipertensi alias tekanan darah tinggi saat puasa tentu memberikan tantangan sendiri. Agar puasa tetap lancar, ikuti tips ampuhnya berikut ini!

    Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
    Hari Raya, Ramadan 4 Mei 2020 . Waktu baca 5 menit

    Direkomendasikan untuk Anda

    bahaya makanan asin

    Kenapa Kita Tak Boleh Terlalu Banyak Makan Makanan Asin?

    Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
    Dipublikasikan tanggal: 19 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit
    darah tinggi setelah melahirkan

    Kenali Gejala dan Bahaya Tekanan Darah Tinggi Setelah Melahirkan

    Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
    Ditulis oleh: Risky Candra Swari
    Dipublikasikan tanggal: 13 Oktober 2020 . Waktu baca 6 menit
    makanan untuk yang kurang tidur

    Berbagai Makanan yang Perlu Dikonsumsi Jika Anda Kurang Tidur

    Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
    Ditulis oleh: Kemal Al Fajar
    Dipublikasikan tanggal: 13 Oktober 2020 . Waktu baca 5 menit

    Mengapa Mendengarkan Suara Hujan Bikin Mengantuk?

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Gladys Mangkuliguna
    Dipublikasikan tanggal: 22 September 2020 . Waktu baca 3 menit