home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Kenapa Semakin Tua Semakin Sering Ngorok?

Kenapa Semakin Tua Semakin Sering Ngorok?

Tidak dapat disangkal bahwa suara ngorok itu mengganggu. Bukan hanya mengganggu tidur orang-orang di sekitar Anda, tapi juga Anda sendiri. Suara merdu dengkuran yang keluar dari tenggorokan Anda bisa membangunkan Anda di tengah malam. Menariknya, semakin bertambah usia Anda akan semakin sering ngorok. Kenapa bisa begitu?

Apa yang terjadi saat kita mendengkur?

Ngorok disebabkan oleh penyempitan tenggorokan saat Anda tidur, sehingga Anda tidak dapat mengeluarkan udara secara bebas melalui tenggorokan dan hidung.Selain itu, posisi lidah Anda saat tidur juga bisa menghalangi jalur keluar-masuk udara selama tidur. Hal ini membuat jaringan di sekitar jalur pernapasan bergetar, sehingga menghasilkan suara ngorok yang keras dan mengganggu.

Siapa pun di usia berapa pun bisa tidur ngorok. Akan tetapi semakin tua, Anda justru makin sering ngorok.

Kenapa semakin tua semakin sering ngorok?

Salah satu penyebabnya adalah pertambahan berat badan saat Anda beranjak semakin tua. Pola kenaikan berat badan ini kemudian jadi memfokuskan penumpukan lemak di sekitar leher sehingga ruang tenggorokan semakin sempit, menurut Pelayo seorang spesialis di Stanford Sleep Medicine Center.

Selain itu, massa otot tubuh akan semakin menurun dan mengendur seiring bertambahnya usia. Pada akhirnya, hal ini juga memengaruhi otot di saluran pernapasan. Otot saluran pernapasan yang kendur akan lebih rentan bergetar ketika dialiri oleh udara dari paru-paru.

Penggunaan obat-obatan yang semakin beragam dan sering seiring waktu juga menjadi salah satu penyebab kenapa Anda semakin tua jadi makin sering ngorok. Pasalnya, Obat-obatan tertentu bisa memberikan efek kering pada saluran pernapasan, juga membuat otot tenggorokan lebih rileks sehingga saluran udara menjadi lebih sempit.

Semakin tua semakin sering mengorok saat tidur, mungkin tanda sleep apnea

Pada beberapa kasus, mendengkur adalah hal yang normal, meski juga bisa disebabkan oleh penyakit berbahaya. Salah satunya adalah sleep apnea, yang umum terjadi pada orang-orang paruh baya dan lanjut usia (50 tahun ke atas). Sleep apnea termasuk gangguan tidur yang cukup serius karena disebabkan oleh adanya penyumbatan pada saluran pernapasan.

Gejala utama dari sleep apnea adalah suara ngorok amat kencang saat tidur malam yang seringnya membangunkan Anda di tengah malam. Bolak-balik buang air kecil tengah malam dan tidur ngiler juga bisa jadi beberapa tanda khas dari sleep apnea.

Berikut gejala lain yang harus Anda waspadai selain mengorok:

  • Mengantuk di siang hari yang berlebihan dari biasanya
  • Sakit kepala di pagi hari
  • Terbangun di pagi hari namun rasanya seperti belum beristirahat
  • Mulut terasa kering
  • Berhenti napas saat tidur.

Nah, jika timbul gejala-gejala lain di samping kebiasaan ngorok, Anda perlu berhati-hati dan mengonsultasikannya ke dokter.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Shah Yagana. 2017. Why You Snore More Aas You Get Older and WHat You Can Do About It. [Online] Tersedia pada: https://www.huffingtonpost.com/2015/07/06/how-to-stop-snoring_n_7687906.html (Diakses 19 Febuari 2018)

American Snoring. Tanpa tahun. Snoring and Aging. [Online] Tersedia pada: http://americansnoring.com/snoring-and-aging/ (Diakses 19 Febuari 2018)

National Sleep Foundation. Tanpa Tahun. Snorirng and Sleep. [Online] Tersedia pada: https://sleepfoundation.org/sleep-disorders-problems/other-sleep-disorders/snoring/page/0/1 (Diakses 19 Febuari 2018)

Davis Kathleen. 2018. What You Need to Know ABout Sleep Apnea. [Online] Tersedia pada: https://www.medicalnewstoday.com/articles/178633.php (Diakses 19 Febuari 2018)

Foto Penulis
Ditinjau oleh dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh Rr. Bamandhita Rahma Setiaji
Tanggal diperbarui 10/03/2018
x