Periode Perkembangan

Perkembangan Janin di Usia Kehamilan 36 Minggu

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum

Perkembangan Janin

Bagaimana perkembangan janin di minggu 36 minggu kehamilan?

Begitu masuk minggu 36, perkembangan besa janin Anda kira-kira sudah sebesar kol. Panjang badan dari kepala hingga kaki kurang lebih 47 cm, dan beratnya sekitar 2,7 kilogram.

Saat dilihat lewat USG, umumnya tubuh janin akan terlihat lebih gemuk dari beberapa minggu sebelumnya. Pipi si kecil sudah mulai berisi dan otot mengisap pada mulutnya juga sudah kuat. Perubahan ini memberikan efek pada bentuk wajah janin.

Tulang yang membentuk batok kepala janin di trimester ketiga kehamilan ini umumnya sudah dapat bergerak dan saling tumpang tindih saat kepalanya berada di dalam panggul. Fenomena ini disebut molding, yang mempermudah bayi untuk lahir secara normal.

Jangan khawatir jika bayi Anda nantinya lahir dengan kepala agak runcing atau berbentuk aneh. Setelah beberapa jam atau hari, kepala bayi Anda akan kembali ke bentuk bulat.

Perubahan Pada Tubuh

Bagaimana perubahan pada tubuh saya?

1. Rahim yang membesar

Semakin besar ukuran bayi, semakin mendesak organ dalam perut Anda. Ini membuat makan besar atau makan dengan porsi normal biasa akan jadi lebih sulit. Maka, ibu hamil disarankan makan dengan porsi yang lebih sedikit tapi lebih sering.

Di sisi lain, rasa nyeri ulu hati yang Anda alami kemungkinan akan berkurang dan Anda bisa lebih mudah bernapas. Terutama ketika posisi kepala janin sedang berada di panggul. Proses beralihnya posisi kepala janin ini disebut lightening dan umumnya terjadi pada beberapa minggu sebelum persalinan.

Posisi perpindahan kepala bayi kemungkinan bisa terjadi jika ini adalah kali pertama Anda melahirkan. Jika Anda sudah pernah melahirkan sebelumnya, kemungkinan hal ini tidak akan terjadi sebelum persalinan dimulai.

Jika posisi bayi turun, Anda mungkin akan merasakan adanya peningkatan tekanan pada abdomen bawah, yang akan membuat berjalan kaki rasanya semakin tidak nyaman.

Pada saat ini terjadi pun Anda akan lebih sering ingin buang air kecil. Saat posisi bayi Anda semakin bawah, Anda akan merasakan tekanan pada vagina dan mengakibatkan rasa tidak nyaman. Beberapa wanita mengatakan rasanya seperti membawa bola bowling di antara kedua kakinya.

2. Kontraksi palsu

Di masa perkembangan janin usia 36 minggu kehamilan,  ibu pastinya mengalami yang namanya kontraksi palsu. Anda mungkin akan menyadari bahwa kontraksi palsu akan lebih sering terjadi. Pastikan untuk selalu melaporkan tanda-tanda mau bersalin dengan dokter kandungan Anda.

Umumnya, jika Anda sudah mencapai usia kehamilan yang cukup dan tidak ada komplikasi pada kehamilan Anda, dokter Anda akan menyarankan untuk menunggu sampai tiap  kontraksi berlangsung selama satu menit. Kontraksi melahirkan juga harus terjadi dengan jeda setiap lima menit selama satu jam.

bila mengalami hal tersebut, Anda harus segera pergi ke rumah sakit. Ibu hamil juga harus segera memberitahu dokter jika Anda menyadari ada penurunan aktivitas pada bayi janin.

Kondisi air ketuban bocor sebelum waktunya, perdarahan pada vagina, demam, dan sakit kepala yang parah, bisa menandakan adanya masalah pada perkembangan janin 36 minggu kehamilan Anda.

Apa yang perlu saya perhatikan?

Seiring dengan perkembangan janin 36 minggu masa kehamilan,  kebanyakan ibu hamil akan berhenti mengalami kenaikan berat badan. Pada masa ini berat badan Anda bisa tidak bertambah ataupun berkurang. Jangan khawatir, berat badan janin normalnya akan tetap sama.

Malah, berat badan yang tetap sama bisa menjadi tanda bahwa tubuh Anda sudah siap untuk proses persalinan. Hadirnya air ketuban dan melonggarnya usus untuk mempersiapkan persalinan memang dapat mengurangi berat badan ibu hamil.

Kunjungan ke Dokter/Bidan

Apa yang harus saya diskusikan dengan dokter?

Saat memeriksa perkembangan janin yang masuk 36 minggu, ibu wajib melaporkan segala jenis gejala kehamilan yang dirasakan pada dokter. Nantinya, dokter akan memberitahu cara menanganinya dan apa saja tanda-tanda persalinan agar Anda dapat bersalin tepat waktu.

Tanda-tanda persalinan mungkin terjadi secara tidak teratur, jika Anda ragu apakah ini tanda persalinan sungguhan atau bukan, silakan hubungi dokter Anda. Biasnaya dokter kandungan akan memberikan jawaban dengan mendengarkan pertanyaan Anda melalui telepon.

Tes apa yang perlu saya ketahui?

Ada beberapa pemeriksaan yang dilakukan untuk memantau perkembangan janin yang masuk ke usia 36 minggu masa kehamilan.

Tes yang dilakukan pun akan jauh lebih menarik. Biasanya dokter akan memperkirakan ukuran bayi Anda dan bahkan memprediksikan waktu kelahirannya.

Dokter mungkin juga akan memberikan Anda tes yang berbeda berdasarkan kebutuhan Anda dan dokter. Di antaranya:

  • mengukur berat badan (berat badan akan berhenti atau menurun saat ini)
  • memeriksa tekanan darah (mungkin lebih tinggi dari trimester kedua)
  • tes urin untuk memeriksa kadar gula dan protein
  • memeriksa varises pada kaki, tangan dan kaki bengkak
  • memeriksa ukuran rahim dengan menguji bagian dalam untuk mengetahui seberapa tipis dan siapkah rahim untuk meregang
  • mengukur ketinggian fundus (puncak rahim)
  • tes denyut jantung bagi janin
  • mempredisiksi ukuran janin, arah persalinan (kepala lebih dulu atau bagian bawah yang lebih dulu), posisi (menghadap ke bawah atau ke atas) melalui sentuhan

Siapkan daftar pertanyaan yang Anda ingin tanyakan kepada dokter, terutama yang berhubungan dengan persalinan.

Tanyakan juga gejala-gejala kontraksi yang Anda rasakan, termasuk tanda-tanda abnormal lainnya.

Kesehatan dan Keselamatan

Apa saja yang perlu saya ketahui untuk menjaga kesehatan dan keselamatan selama hamil?

1. Akupuntur

Akupuntur umumnya aman dan tidak membahayakan perkembangan janin di minggu 36 kehamilan.

Penelitian telah menunjukkan bahwa akupuntur efektif untuk mengatasi stress, morning sickness, nyeri pinggul dan punggung, posisi bayi sungsang, serta depresi ringan hingga sedang.

Akupuntur bukanlah pengganti dari perawatan medis prenatal. Sebaliknya, akupuntur menawarkan perawatan tambahan yang memiliki banyak manfaat.

Akupuntur biasanya tidak memiliki efek samping yang parah. Namun Anda harus tetap konsultasi pada dokter kandungan sebelum melakukan akupuntur saat hamil.

2. Berhubungan seksual

Berhubungan seks tidak akan membahayakan perkembangan janin ketika sudah masuk minggu 36 kehamilan.

Namun, hindari bercinta apabila Anda memiliki kondisi berikut:

  • Anda didiagnosis memiliki plasenta previa (plasenta terletak rendah). Pada kasus ini, penis yang menyentuh serviks dapat merusak ari-ari dan menyebabkan perdarahan pada janin
  • Anda mengalami perdarahan pada vagina
  • Saat cairan ketuban sudah pecah, karena bayi Anda tidak lagi dapat terlindungi dari infeksi.
  • Anda pernah bersalin prematur
  • Anda memiliki serviks atau rahim yang lemah

Jadi usai minggu 36, bagaimana perkembangan janin di masa kehamilan selanjutnya?

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan.

Sumber
Pantau Perkembangan Janin Anda Dapatkan update mingguan di email Anda
untuk memantau perkembangan janin dalam kandungan.
Error message goes here
Pantau Bayi Saya
Tak tahu kapan akan melahirkan? Hitung di sini! *Dengan mendaftar, saya setuju dengan Syarat & Ketentuan Hello Sehat.
Anda hamil [num] minggu! Kami siap memandu Anda dalam perjalanan sebagai orangtua. Email pertama untuk Anda akan segera dikirim. Silakan klik tautan yang sudah kami kirim ke email Anda sebagai konfirmasi bahwa alamat email Anda sudah benar.
Sebelum mulai, silakan baca ini dulu:
Kapan hari pertama menstruasi terakhir Anda?
Hitung!
Error message goes here
Anda hamil [num] minggu! Perkiraan Melahirkan: [num] Dapatkan info setiap hari, sesuai dengan kebutuhan pribadi Anda dan bayi.
Error message goes here
Pantau sekarang!
Hitung ulang!
Yang juga perlu Anda baca