Hamil 9 Bulan: Perkembangan Janin Usia Kehamilan 36-42 Minggu

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 8 Januari 2021 . Waktu baca 12 menit
Bagikan sekarang

Kapan waktunya bayi lahir? Waktu yang tepat bayi lahir adalah saat ibu hamil 9 bulan, tepatnya usia kehamilan 39-40 minggu. Ada banyak yang terjadi dalam fase hamil 9 bulan di usia kehamilan ini. Berikut penjelasan lengkapnya.

 

Kalkulator Hari Perkiraan Lahir

Kalkulator ini dapat memperkirakan kapan hari persalinan Anda.

Cek HPL di Sini
general

Hamil 9 bulan

berhubungan intim saat hamil

Memasuki fase hamil 9 bulan adalah waktunya janin lahir. American College of Obstetrician and Gynecologist (ACOG), bila janin usia 37-38 minggu disebut lahir lebih awal.

Sementara usia 39 minggu – 40 minggu 6 hari disebut lahir tepat waktu dan lahir di usia 41-42 minggu disebut terlambat lahir.

Berikut penjelasan seputar hamil 9 bulan yang termasuk fase akhir trimester tiga dengan usia kehamilan 36-42 minggu.

Kehamilan 37 minggu: janin sudah bisa menggenggam jarinya sendiri

kehamilan 37 minggu

Masuk di kehamilan usia 37 minggu kehamilan, berat janin saat ini kira-kira sudah mencapai 2,85 kg dengan panjang badan dari kepala hingga tumit kurang lebih 48 cm.

Di usia kehamilan ini anggota gerak bayi di dalam kandungan berkembang cukup baik. Si kecil sudah mampu menggenggam jari jemarinya. 

Jika cahaya terang diarahkan ke perut, bayi mungkin akan berputar menghadap ke arah cahaya tersebut di dalam rahim.

Usus bayi sekarang sudah mengandung mekonium, yaitu feses pertama janin yang berupa zat hijau lengket.

Saat lahir nanti, si kecil juga bisa menghasilkan feses pertama yang ikut keluar dengan cairan ketuban.

Kehamilan 38 minggu:mulut bayi memiliki otot untuk menelan cairan ketuban

kehamilan 38 minggu

Memasuki kehamilan 38 minggu, perkembangan tubuh janin sudah sepanjang 45 cm dari ujung kepala hingga kaki dengan berat 3,2 kilogram. Berat si kecil masih akan terus bertambah sampai waktunya melahirkan.

Pada saat ini, mulut bayi sudah memiliki otot untuk mengisap dan menelan cairan ketuban. Alhasil, pencernaan janin sudah mulai bisa menghasilkan mekonium yang juga dikenal sebagai feses pertama janin.

Sementara itu, perkembangan paru-paru janin masih dalam tahap penyempurnaan fungsi saat ibu hamil 9 bulan. Paru-parunya masih akan menghasilkan banyak surfaktan.

Surfaktan adalah suatu zat yang mencegah kantung udara pada paru-paru janin saling menempel begitu ia mulai bernapas saat lahir.

Perkembangan lain yang dapat diamati di kehamilan 38 minggu ini adalah bertambahnya lemak dalam tubuh janin.

Selain itu, janin masih akan menyempurnakan otak dan sistem sarafnya agar bisa merespon rangsangan saat ia lahir nanti.

Kehamilan 39 minggu: rambut halus janin sudah menipis

kehamilan 39 minggu

Memasuki minggu 39 kehamilan, perkembangan berat janin sekarang sudah mencapai 3,5 kilogram. Panjang tubuhnya sudah sekitar 50 cm dari kepala sampai kaki.

Saat hamil 9 bulan, tepatnya usia 39 minggu, tali pusar atau tali pusat mungkin dapat melilit leher janin. Umumnya hal ini tidak menyebabkan masalah apa pun. 

Namun jika lilitannya mempersulit bayi untuk dilahirkan normal, dokter akan mengambil tindakan operasi caesar.

Vernix atau lapisan lemak tipis yang yang menutupi kulit janin di minggu 39 sudah mulai menghilang. Selain vernix, lanugo atau rambut halus di sekujur tubuh bayi juga umumnya sudah mulai menipis.

Imun atau kekebalan tubuh yang ditransfer ibu melalui plasenta akan membantu sistem imun bayi Anda dalam melawan infeksi untuk 6-12 bulan pertama setelah ia lahir.

Kehamilan 40 minggu: janin sudah siap lahir 

kehamilan 40 minggu hamil 9 bulan

Memasuki kehamilan usia 40 minggu, perkembangan berat janin sudah mencapai 3,5 kilogram dengan panjang badan 50,8 cm.

Di dalam rahim, janin akan banyak mengalami perubahan bentuk terutama pada kepalanya. Kepala janin kemungkinan akan tertutupi vernix caseosa dan darah. Selain itu, kulit janin juga mungkin akan mengalami perubahan warna dan banyak ruam.

Secara umum, sistem hormon tubuh bayi juga sudah mulai bekerja dengan baik di usia kehamilan 40 minggu.

Bentuk alat kelamin bayi (skrotum bagi bayi laki-laki dan labia bagi bayi perempuan) mungkin akan tampak lebih besar ketika dilihat lewat USG.

Janin di minggu ini umumnya sudah siap untuk lahir ke dunia. Akan tetapi, tidak perlu khawatir bila Anda belum juga menunjukkan tanda-tanda melahirkan saat hamil 9 bulan.

Pasalnya, hanya ada 5 persen wanita yang melahirkan sesuai dengan estimasi hitungan HPL (hari perkiraan lahir) yang telah ditentukan.

Selebihnya, ibu hamil bisa melahirkan lewat atau kurang dari waktu perkiraan lahirnya.

Hamil 41 minggu: kulit janin lebih kering

kehamilan 41 minggu hamil 9 bulan

Pada usia kehamilan 41 minggu, perkembangan besar janin kini kira-kira sudah seukuran buah nangka. Panjang tubuh janin sudah lebih dari 50 cm dan beratnya sekitar 3.6 kilogram.

Di minggu ini, janin sudah siap lahir. Ia tidak bisa terus menerus ada di dalam perut ibu sehingga harus dilahirkan.

Kebanyakan dokter kandungan tidak akan membiarkan kehamilan melewati 2 minggu dari estimasi HPL (hari perkiraan lahir) yang telah ditentukan. Ini bertujuan untuk mencegah risiko komplikasi pada janin dan ibu hamil.

Janin yang lahir pada saat fase akhir hamil 9 bulan, atau usia 41 minggu, biasanya akan memiliki kulit yang kering, keriput, kukunya panjang, rambut tebal, dan perkembangan sebum di sekitar tubuhnya lebih sedikit.

Bayi yang lahir lebih dari 2 minggu lewat HPL kemungkinan juga kekurangan nutrisi dan lemak subkutannya juga lebih tipis. Ini perlu diperhatikan dalam perkembangan janin usia kehamilan 41 minggu.

Hamil 42 minggu: kulit janin pecah-pecah dan terkelupas

perkembangan janin 42 minggu hamil 9 bulan

Memasuki perkembangan bayi 42 minggu usia kehamilan, bisa dibilang sudah mendekati waktu bersalin.

Namun, penting untuk memahami bahwa tidak semua bayi akan lahir sesuai dengan tanggal perkiraan lahirnya di awal kehamilan.

Dalam beberapa kasus, bayi bisa lahir 2 minggu lebih awal dari tanggal perkiraan jatuh temponya.

Ukuran janin Anda di 42 minggu kehamilan kira-kira sudah sebesar buah semangka atau nangka yang cukup besar, ini sesuai dengan perkembangan bayi.

Meski begitu, bukan tidak mungkin masih akan tetap bisa melahirkannya secara normal melalui vagina.

Bayi yang lahir melewati tanggal perkiraan yang seharusnya kadang tampak memiliki rambut dan kuku yang cenderung lebih panjang.

Bahkan disertai dengan kulit kering, pecah-pecah, terkelupas, serta berkerut. Kondisi ini sering dialami janin di perkembangan kehamilan usia 42 minggu.

Kondisi ini biasanya hanya berlangsung sementara karena ia kehilangan vernix (zat pelindung dalam kulit bayi) akibat kelahirannya yang melewati tanggal jatuh tempo.

Hal yang dirasakan saat hamil 9 bulan

mengatasi kutu kelamin saat hamil 9 bulan

Seiring dengan pertumbuhan janin, tubuh ibu juga akan mengalami beberapa perubahan saat hamil 9 bulan, yaitu:

Rahim membesar di fase hamil 9 bulan

Saat hamil 9 bulan yang dimulai dari usia 36 minggu kehamilan, ukuran bayi semakin besar. Semakin besar ukuran bayi, semakin terdesak pula organ dalam perut.

Hal ini membuat makan besar atau makan dengan porsi normal biasa akan jadi lebih sulit. Maka, ibu hamil disarankan makan dengan porsi yang lebih sedikit tapi lebih sering.

Di sisi lain, rasa nyeri ulu hati yang dialami kemungkinan akan berkurang dan bisa lebih mudah bernapas.

Hal ini terutama ketika posisi kepala janin sedang berada di panggul. Proses beralihnya posisi kepala janin ini disebut lightening dan umumnya terjadi pada beberapa minggu sebelum persalinan.

Berat badan ibu berhenti bertambah saat hamil 9 bulan

Dalam fase hamil 9 bulan, kebanyakan ibu hamil akan berhenti mengalami kenaikan berat badan.

Pada masa ini berat badan bisa tidak bertambah ataupun berkurang. Jangan khawatir, berat badan janin normalnya akan tetap sama.

Malah, berat badan yang tetap sama bisa menjadi tanda bahwa tubuh Anda sudah siap untuk proses persalinan.

Hadirnya air ketuban dan melonggarnya usus untuk mempersiapkan persalinan memang dapat mengurangi berat badan ibu hamil.

Keluar lendir dari vagina saat hamil 9 bulan

Ada kemungkinan ibu mengalami gejala kehamilan berupa lendir yang keluar dari vagina.

Lendir ini bisa banyak atau sedikit jumlahnya ketika keluar. Terkadang, lendir yang warnanya putih atau bening ini bisa bercampur dengan darah.

Belum diketahui pasti penyebab keluarnya lendir dari vagina ibu hamil. Namun beberapa orang percaya bahwa campuran lendir dan darah yang keluar bisa menjadi tanda melahirkan.

Selain yang sudah disebutkan di atas, ibu hamil juga mengalami beberapa perubahan lain, seperti:

Untuk ibu hamil dengan usia kehamilan 41-42 minggu, ada beberapa kondisi kurang ideal yang akan dialami. 

Mengutip dari American of Obstetrician and Gynecologist (ACOG) usia kehamilan 41-42 minggu disebut dengan waktu terlambat lahir. Sementara bila lebih dari 42 minggu disebut sangat terlambat.

Bayi yang lahir pada lebih pada akhir fase hamil 9 bulan atau usia 41-42 minggu, umumnya memiliki kulit kering dan kelebihan berat badan.

Tidak disarankan untuk membiarkan janin terlalu lama berada di dalam rahim. Ini dapat meningkatkan risiko infeksi pada rahim yang dapat berbahaya dan bahkan menyebabkan bayi lahir mati (still birth).

Bila belum muncul tanda-tanda akan melahirkan pada usia kehamilan tersebut, Anda perlu waspada. Pasalnya Anda berisiko mengalami komplikasi kehamilan.

Hal yang perlu diperhatikan saat konsultasi ke dokter

hipertensi dalam kehamilan

Saat melakukan kontrol di fase hamil 9 bulan, ibu wajib melaporkan segala jenis gejala yang dirasakan kepada dokter.

Nantinya, dokter akan memberitahu cara menanganinya dan apa saja tanda mau melahirkan agar dapat bersalin tepat waktu.

Biasanya dokter akan memberitahu mengenai pilihan suntikan induksi untuk merangsang persalinan. Induksi obat akan diberikan jika bayi tidak lahir pada minggu berikutnya.

Kebanyakan dokter tidak akan membiarkan ibu menunda melahirkan lebih dari dua minggu dari estimasi HPL yang telah ditentukan. Kondisi ini akan meningkatkan risiko komplikasi bagi ibu dan bayi.

Anda juga dianjurkan untuk merasakan berapa banyak tendangan yang biasanya dilakukan si kecil di dalam perut selama kehamilan trimester ketiga ini.

Segera waspadai jika tiba-tiba frekuensi tendangan bayi berubah, terutama jadi tidak sesering biasanya.

Tes yang perlu diketahui saat hamil 9 bulan

Ada beberapa pemeriksaan yang dilakukan untuk memantau fase hamil 9 bulan. Beberapa tes yang dilakukan yaitu:

  • Mengukur berat badan (berat badan akan berhenti atau menurun saat ini).
  • Memeriksa tekanan darah (mungkin lebih tinggi dari trimester kedua).
  • Tes urine untuk memeriksa kadar gula dan protein.
  • Memeriksa varises pada kaki dan pembengkakan di tangan serta kaki.
  • Memeriksa ukuran rahim dengan menguji bagian dalam untuk mengetahui seberapa tipis dan siapkah rahim untuk meregang.
  • Mengukur ketinggian fundus (puncak rahim).
  • Tes detak jantung bagi janin.
  • Pemeriksaan panggul untuk melihat posisi janin

Untuk fase akhir hamil 9 bulan, tepatnya usia kehamilan 41-42 minggu, ada beberapa tes yang perlu dilakukan. 

Dijelaskan dalam situs resmi American of Obstetrician and Gynecologist (ACOG), kemungkinan dokter akan menyarankan untuk melakukan contraction stress test (CST).

Tes ini untuk menilai detak jantung janin berubah saat rahim kontraksi. Untuk membuat rahim kontraksi ringan, dokter akan memberikan oksitosin lewat tabung intravena (suntikan di lengan). 

Semua tes ini bertujuan untuk memeriksa apakah bayi bergerak dengan baik, bernapas dengan lancar, memiliki jumlah cairan ketuban yang cukup, dan denyut jantungnya stabil.

Jika kelahiran kemungkinan terlambat dari tanggal jatuh tempo, dokter mungkin akan mempertimbangkan untuk melakukan induksi persalinan.

Tips menjaga kesehatan saat hamil 9 bulan

lupus pada ibu hamil 9 bulan lupus saat hamil

Berikut ini beberapa cara yang bisa membantu Anda untuk menjaga kesehatan dan merangsang kontraksi saat hamil 9 bulan:

Berhubungan seksual saat hamil 9 bulan

Berhubungan seks tidak akan membahayakan janin di usia kehamilan 36-42 minggu. Justru cairan sperma bisa menjadi induksi alami yang memicu kontraksi, mengingat saat hamil 9 bulan adalah waktunya si kecil dilahirkan.

Meski begitu, Anda dan pasangan harus tetap memahami aturan berhubungan intim saat hamil. Sebaiknya hindari bercinta apabila Anda memiliki kondisi berikut:

  • Didiagnosis memiliki plasenta previa (plasenta terletak rendah)
  • Mengalami perdarahan pada vagina.
  • Saat cairan ketuban sudah pecah
  • Pernah bersalin prematur.
  • Memiliki serviks atau rahim yang lemah.

Berikan sugesti positif pada janin agar tidak stres tapi tetap bisa segera dilahirkan, mengingat usia kehamilan sudah semakin besar.

Hindari konsumsi obat-obatan tertentu

Bila sering mengalami migrain sebelum kehamilan, ada kemungkinan akan lebih sering mengalami migrain. Bisa juga migrain yang Anda alami terasa lebih hebat.

Beberapa ibu mungkin khawatir dan bertanya-tanya mana obat sakit kepala yang aman untuk kehamilan. 

Umumnya dokter kandungan akan menyarankan ibu hamil mengonsumsi paracetamol sebagai obat penghilang rasa sakit kepala saat hamil. 

Ibu hamil 9 bulan tidak disarankan untuk mengonsumsi aspirin atau ibuprofen untuk migrain tanpa resep dan anjuran dari dokter. Selalu konsultasikan dengan dokter kandungan sebelum minum obat medis. 

Perbanyak jalan kaki saat hamil 9 bulan

Sambil menunggu si kecil dilahirkan, Anda bisa jalan kaki untuk latihan selama kehamilan.

Untuk memicu kontraksi, bisa berjalan sambil menggoyangkan pinggul agar kepala janin masuk ke dalam panggul di fase hamil 9 bulan ini.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Pengalaman 4 Kali Gagal Program Bayi Tabung, Kini Kami Dianugerahi 4 Bayi Kembar

Program kehamilan normal tak bisa kami jalani sebagaimana pasangan lainnya. Kami terpaksa mengikuti program bayi tabung.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
Menanti Momongan 1 Maret 2021 . Waktu baca 8 menit

Memahami Fungsi Hormon FSH dan LH pada Sistem Reproduksi

Fungsi hormon FSH dan LH berperan penting pada sistem reproduksi pria dan wanita. Ketahui apa saja fungsi kedua hormon tersebut lebih lanjut.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Atifa Adlina
Kesuburan, Kehamilan 23 Februari 2021 . Waktu baca 7 menit

Kapan Bisa Mulai Mendengar Detak Jantung Janin Dalam Kandungan?

Detak jantung janin mulai berdegup di sekitar minggu keenam kehamilan, tapi kadang suaranya masih terlalu lemah untuk Anda bisa dengar. Kapan waktunya?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Prenatal, Kehamilan & Kandungan, Kehamilan 23 Februari 2021 . Waktu baca 7 menit

Vitamin E untuk Kesuburan, Benarkah Bisa Bikin Cepat Hamil?

Ingin mencoba suplemen vitamin E supaya cepat hamil? Eits, simak dulu penjelasan lengkap dari berbagai penelitian soal manfaat vitamin E untuk kesuburan.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Atifa Adlina
Kesuburan, Kehamilan 22 Februari 2021 . Waktu baca 6 menit

Direkomendasikan untuk Anda

cara membaca hasil usg

Agar Lebih Akurat, Begini Cara Membaca Hasil USG Kehamilan

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 3 Maret 2021 . Waktu baca 9 menit
minyak kelapa untuk bayi

Manfaat Minyak Kelapa untuk Bayi, Mulai dari Mengatasi Eksim Sampai Melebatkan Rambut

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 2 Maret 2021 . Waktu baca 5 menit
perkembangan jantung janin

Mengenal 4 Tahap Perkembangan Jantung Janin di Tiap Trimester

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 2 Maret 2021 . Waktu baca 7 menit
pembukaan persalinan

Kenapa Gerakan Janin Berkurang Menjelang Persalinan?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 1 Maret 2021 . Waktu baca 4 menit