Periode Perkembangan

Perkembangan Kehamilan di Minggu 19

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum

Perkembangan Janin

Bagaimana perkembangan janin 19 minggu kehamilan?

Pada perkembangan janin 19 minggu kehamilan, janin sudah lebih besar dari ukuran lemon dengan berat sekitar 240 gram dan panjang sekitar 15 sentimeter  dari kepala sampai kaki.

Pada perkembangan janin 19 minggu, rambut-rambut halus sudah mulai tumbuh dan terbentuk. Rambut pembentuk kontur wajah, seperti alis dan bulu mata juga mulai tumbuh. Ginjal bayi juga sudah dapat berfungsi sebagaimana mestinya untuk memproduksi urin.

Perkembangan saraf mencapai puncaknya pada minggu ini. Beberapa saraf seperti penciuman, pengecap, pendengaran, sentuhan, dan penglihatan telah berkembang di otak janin. Lapisan pelindung berlilin yang disebut vernix caseosa juga mulai terbentuk pada kulit bayi untuk melindungi kulitnya dari cairan ketuban.

Perubahan Pada Tubuh

Bagaimana perubahan pada tubuh ibu hamil di minggu 19?

Pada perkembangan janin 19 minggu, si kecil akan semakin aktif dan Anda akan semakin sering merasakannya. Mungkin beberapa gerakan akan berlangsung cepat dan Anda tidak menyadari bahwa hal tersebut karena ulah si kecil di dalam perut.

Namun, beberapa gerakan lain seperti tendangan dan pukulan dapat Anda rasakan. Intensitas dan frekuensi gerakan janin akan berbeda-beda, tapi jika Anda merasa gerakan si kecil semakin berkurang setiap harinya, segera konsultasi ke dokter.

Menjaga kehamilan yang berjalan 19 minggu

Tidak ada cukup bukti ilmiah yang dapat membuktikan bahwa kehamilan dapat mengganggu memori atau ingatan. Jadi, anggapan bahwa kehamilan dapat memengaruhi daya ingat seorang ibu tidaklah tepat.

Jika ini adalah kehamilan pertama Anda, bersiaplah untuk mengalami perubahan baik itu secara fisik maupun emosional. Tak usah khawatir tentang mitos-mitos kehamilan yang sebenarnya belum terbukti secara ilmiah. Jangan ragu untuk berkonsultasi ke dokter jika Anda memiliki pertanyaan atau ketakutan seputar kehamilan Anda.

Kunjungan ke Dokter/Bidan

Apa yang perlu saya diskusikan dengan dokter di minggu 19?

Pada perkembangan janin 19 minggu, Anda mungkin akan merasa si kecil sangat aktif bergerak dalam satu hari tapi hari berikutnya tidak ada gerakan apapun. Jika ini terjadi, jangan cemas dulu. Hal ini wajar terjadi, yang terpenting Anda masih bisa merasakan gerakan si kecil meski sesekali. Biasanya gerakan bayi cenderung lebih konsisten ketika kehamilan sudah memasuki 28 minggu.

Meski gerakan bayi masih belum teratur, Anda bisa melakukan stimulasi sederhana untuknya. Hal ini bisa dilakukan dengan berbaring dalam satu atau dua jam di malam hari setelah minum segelas susu, secangkir jus jeruk, atau makan snack sehat. Aktivitas ini seringkali dapat merangsang si kecil bergerak dengan segera. Namun jika metode ini tidak bekerja, jangan khawatir, coba lagi setelah beberapa jam.

Memang, banyak wanita tiba-tiba tidak merasakan gerakan bayi selama satu sampai dua hari, atau bahkan tiga sampai empat hari pada waktu selama kehamilan. Jika Anda masih khawatir, periksakan ke dokter untuk merasa lebih aman.

Tes yang mungkin dibutuhkan guna mendukung perkembangan janin 19 minggu

Jika Anda belum melakukan tes amniocentesis, dokter Anda dapat merekomendasikan tes ini. Amniocentesis dilakukan untuk alasan tertentu, namun tes ini bukan pemeriksaan rutin.

Tes amniocentesis dilakukan dengan cara mengambil sampel cairan ketuban dari kantung yang mengelilingi bayi. Sampel ini kemudian diuji untuk melihat apakah bayi memiliki kelainan genetik tertentu atau tidak, seperti Down syndrome. Mungkin ada beberapa risiko jika melakukan tes ini. Silakan diskusikan dengan dokter Anda apa pilihan terbaik bagi Anda

Keselamatan dan keamanan

Apa saja yang perlu saya ketahui untuk menjaga kesehatan dan keselamatan selama hamil?

1. Seks

Apakah Anda salah satu yang khawatir kalau kehamilan akan menghambat aktivitas seks bersama pasangan? Jangan khawatir! Seks aman pada semua tahap kehamilan, selama status kehamilan Anda tidak mengalami kasus khusus yang membutuhkan perhatian.

Namun, ketahuilah bahwa meski seks saat hamil aman, bukan berarti bahwa Anda dapat melakukannya setiap hari. Aktivitas seksual Anda akan sangat tergantung pada status kesehatan, psikologis, usia kehamilan, dan perubahan lain dari tubuh Anda.

Bicarakan dengan pasangan jika Anda merasa ada masalah yang terjadi. Meskipun sepanjang hari Anda terus memikirkan perkembangan si kecil, tetapi sangat penting untuk memiliki waktu intim bersama suami.

2. Susu sapi mengandung hormon BST

Anda harus berhati-hati ketika ingin minum susu selama kehamilan. Terutama susu yang mengandung hormon BST. BST sendiri adalah protein, bukan steroid, sehingga tidak memiliki aktivitas biologis pada manusia dan hanya untuk dicerna seperti protein lain ketika Anda meminum susu yang mengandung BST. Sapi biasanya disuntikkan BST untuk menghasilkan lebih banyak susu. Silakan konsultasi ke dokter untuk informasi lebih lanjut.

Jadi minggu depan janin akan tumbuh seperti apa?

Sumber
Yang juga perlu Anda baca