Periode Perkembangan

Perkembangan Kehamilan di Minggu ke-19

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum

Perkembangan Janin

Bagaimana perkembangan janin di kehamilan usia 19 minggu?

Mengutip dari Baby Center, di usia 19 minggu kehamilan janin sudah lebih besar dari buah lemon dengan berat sekitar 240 gram dan panjang sekitar 15 sentimeter dari kepala sampai kaki.

Pembentukan kontur wajah dan rambut

Pada perkembangan janin 19 minggu, rambut-rambut halus sudah mulai tumbuh dan terbentuk di masa kehamilan ini.

Rambut pembentuk kontur wajah, seperti alis dan bulu mata juga mulai tumbuh. Ginjal bayi juga sudah dapat berfungsi sebagaimana mestinya untuk memproduksi urine.

Saraf janin mulai berkembang

Perkembangan saraf janin mencapai puncaknya pada usia minggu 19 kehamilan ini. Beberapa sarafnya seperti penciuman, pengecap, pendengaran, sentuhan, dan penglihatan telah berkembang di otak janin.

Lapisan pelindung berlilin yang disebut vernix caseosa juga mulai terbentuk pada kulit bayi untuk melindungi kulitnya dari cairan ketuban.

Tendangan janin mulai dirasakan ibu

Di usia 19 minggu, gerakan si kecil sudah semakin aktif. Mungkin beberapa gerakan akan berlangsung cepat dan Anda tidak menyadari hal tersebut.

Namun, beberapa gerakan lain seperti tendangan dan pukulan dapat Anda rasakan. Intensitas dan frekuensi gerakan janin akan berbeda-beda.

Bila Anda merasa gerakan si kecil semakin berkurang setiap harinya, segera konsultasi ke dokter untuk memastikan janin di usia 19 minggu dalam keadaan baik.

Perubahan Pada Tubuh

Bagaimana perubahan pada tubuh ibu hamil di usia kehamilan 19 minggu?

Pada usia 19 minggu, si kecil akan semakin aktif. Berikut beberapa perubahan pada tubuh ibu yang mungkin terjadi:

Kaki kram

Melansir dari What to Expect, hal yang mulai dirasakan ibu hamil di kehamilan 19 minggu adalah kaki kram terutama di malam hari.

Kondisi ini sering terasa menyakitkan dan terjadi di area betis, terkadang sampai tidak bisa digerakkan. Kram kaki merupakan kondisi umum selama trimester dua dan tiga kehamilan.

Kram kaki di usia 19 minggu disebabkan karena tubuh lelah membawa beban ekstra di dalam perut.

Untuk mengatasinya, ibu hamil bisa menyimpan bantal di bawah kaki sehingga posisi kaki lebih tinggi dibanding tubuh.

Kaki bengkak

Dilansir dari laman Raising Children,  ibu hamil akan mengalami pembengkakan kaki ketika kehamilannya memasuki usia 19 minggu. Kondisi ini disebabkan oleh banyaknya cairan di tubuh dan ligamen yang meregang.

Di fase ini, Anda akan mulai merasakan sepatu kesayangan terasa lebih sesak dari biasanya. Bila masih dirasa nyaman, Anda masih bisa memakainya.

Namun, kalau sepatu tersebut membuat kaki sakit, lebih baik memakai sandal yang lebih nyaman.

Menjaga perkembangan janin di usia kehamilan berjalan 19 minggu

Kalau ini adalah kehamilan pertama Anda, bersiaplah untuk mengalami perubahan baik itu secara fisik maupun emosional, seperti mood swing.

Tak usah khawatir tentang mitos-mitos kehamilan yang sebenarnya belum terbukti secara ilmiah. Jangan ragu untuk berkonsultasi ke dokter jika Anda memiliki pertanyaan atau ketakutan seputar perkembangan janin kehamilan 19 minggu.

Kunjungan ke Dokter/Bidan

Apa yang perlu saya diskusikan dengan dokter untuk membantu perkembangan janin kehamilan usia 19 minggu?

Pada kehamilan 19 minggu, Anda mungkin akan merasa si kecil sangat aktif bergerak dalam satu hari, tapi hari berikutnya tidak ada gerakan apapun. Bila hal terjadi, jangan cemas dulu karena sangat wajar terjadi.

Hal yang perlu dicatat dan sangat penting, Anda masih bisa merasakan gerakan si kecil meski hanya sesekali.

Biasanya gerakan bayi cenderung lebih konsisten ketika kehamilan sudah memasuki usia 28 minggu. Maka tidak perlu khawatir bila di kehamilan 19 minggu, bayi masih bergerak hanya sesekali.

Meski gerakan bayi masih belum teratur, Anda bisa melakukan stimulasi sederhana untuknya. Caranya, berbaring dalam satu atau dua jam di malam hari setelah makan.

Aktivitas ini seringkali dapat merangsang si kecil bergerak dengan segera. Namun jika metode ini tidak bekerja, coba lagi setelah beberapa jam untuk memantau gerakan janin di dalam kandungan.

Banyak ibu hamil yang tiba-tiba tidak merasakan gerakan bayi selama 1-2 hari atau bahkan 3-4 hari selama kehamilan.

Jika Anda masih khawatir, periksakan ke dokter untuk agar merasa lebih tenang dan mendapatkan jawaban dari keresahan Anda.

Tes yang mungkin dibutuhkan guna mendukung perkembangan janin di kehamilan usia 19 minggu

Jika Anda belum melakukan tes amniocentesis, dokter mungkin merekomendasikan tes di usia kehamilan 19 minggu.

Amniocentesis dapat dilakukan untuk alasan tertentu, tetapi tes ini bukan pemeriksaan rutin.

Tes ini dilakukan dengan cara mengambil sampel cairan ketuban dari kantung yang mengelilingi bayi.

Sampel ini kemudian diuji untuk melihat apakah bayi memiliki kelainan genetik tertentu atau tidak, seperti down syndrome.

Mungkin ada beberapa risiko jika melakukan tes ini. Silakan diskusikan dengan dokter untuk pemilihan tes yang mungkin Anda butuhkan.

Keselamatan dan Keamanan

Apa saja yang perlu saya ketahui untuk menjaga kesehatan dan keselamatan janin kehamilan 19 minggu?

Agar perkembangan janin di kehamilan usia 19 minggu tetap berjalan dengan baik, ada beberapa hal yang perlu diketahui, seperti:

1. Seks

Apakah Anda salah satu yang khawatir kalau kehamilan akan menghambat aktivitas seks bersama pasangan? Jangan khawatir!

Seks tergolong aman dilakukan pada semua tahap kehamilan, termasuk di usia 19 minggu. Asalkan, janin dan ibu tidak memiliki masalah tertentu atau kehamilan dalam keadaan sehat.

Meski seks saat hamil aman, bukan berarti bahwa Anda dapat melakukannya setiap hari. Aktivitas seksual Anda akan sangat tergantung pada status kesehatan, psikologis, usia kehamilan, dan perubahan lain dari tubuh Anda.

Bicarakan dengan pasangan jika Anda merasa ada masalah yang terjadi. Namun yang terpenting, seks saat hamil tetap penting untuk merekatkan hubungans Anda dan pasangan.

2. Pijat kehamilan

Melakukan pijat hamil di usia kehamilan 19 minggu baik untuk perkembangan janin. Namun jangan sembarangan memilih terapis. Anda perlu memilih terapis yang sudah khusus dan ahli di bidang pijat kehamilan.

3. Makan porsi kecil tapi sering

Makan banyak saat hamil adalah suatu hal yang wajah. Namun, Anda harus tetap memperhatikan nutrisi di dalamnya.

Sebaiknya, makanlah dengan porsi kecil tapi intensitasnya sering, misalnya 6 kali sehari. Cara ini dilakukan untuk menjaga asupan nutrisi agar lebih stabil di setiap waktu makan.

Perkembangan janin kehamilan 19 minggu sudah selesai dibahas. Jadi minggu depan, sepetri apa janin akan tumbuh dan berkembang?

Share now :

Direview tanggal: Januari 1, 1970 | Terakhir Diedit: Februari 26, 2020

Sumber
Yang juga perlu Anda baca