Periode Perkembangan

5 Fungsi Plasenta yang Menakjubkan Bagi Hidup Janin

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum

Fungsi plasenta adalah sebagai tempat kehidupan bagi si buah hati Anda. Itu sebabnya, selama kehamilan plasenta atau biasa disebut dengan ari-ari ini memegang peranan yang cukup penting.

Kebanyakan orang menyebut plasenta sebagai ‘saudara’ si jabang bayi selama di dalam kandungan karena plasentalah yang menjaga dan melindungi bayi di dalam kandungan. Pada dasarnya, fungsi plasenta lebih banyak untuk menjadi sistem pendukung bagi kelangsungan hidup janin di dalam rahim ibu.

Fungsi plasenta yang menakjubkan bagi hidup janin

Simak sejumlah fungsi plasenta yang menakjubkan berikut ini:

1. Plasenta sebagai kelenjar yang menghasilkan hormon

Selama masa kehamilan, plasenta berfungsi sebagai kelenjar untuk melepaskan semua hormon penting yang diperlukan untuk membantu pertumbuhan bayi dan persiapan menyusui. Beberapa hormon yang dilepaskan oleh plasenta, yaitu: Human Chorionic Gonadotropin (hCG), progesteron, estrogen, dan human lactogen plasenta. Hormon-hormon tersebut sangat dibutuhkan untuk meningkatkan aliran darah, merangsang pertumbuhan rahim dan jaringan payudara, memperkuat lapisan rahim, dan mempercepat metabolisme tubuh ibu.

2. Plasenta memberikan nutrisi untuk janin

Saat makan, tubuh Anda memecah makanan dan protein agar masuk ke aliran darah. Nah selama kehamilan nutrisi yang dibawa melalui aliran darah ibu akan dialirkan ke plasenta. Melalui tali pusar yang terhubung ke bayi, asupan nutrisi ini akan ditransfer langsung ke janin.

Hal inilah yang kemudian menjadi makanan si jabang bayi selama kehamilan yang mendukung pertumbuhan dan perkembanganya. Itu sebabnya, sangat penting bagi ibu untuk memperhatikan asupan nutrisi dan gizi selama kehamilan.

3. Plasenta melindungi bayi dari infeksi

Sebelum melahirkan, bayi mendapat antibodi melalui plasenta. Antibodi membantu memberikan perlindungan sistem kekebalan tubuh untuk awal kehidupan bayi. Pada beberapa situasi, plasenta dapat membantu melindungi janin dari infeksi saat berada di dalam rahim. Jika ibu memiliki infeksi bakteri, plasenta membantu melindungi bayi dari infeksi bakteri tersebut. Namun dalam beberapa kasus infeksi virus yang serius, plasenta mungkin tidak bisa memberikan perlindungan yang efektif.

4. Plasenta menyaring zat berbahaya

Fungsi plasenta yang lainnya pada bayi bertindak seperti ginjal, yaitu menyaring darah untuk menghilangkan zat-zat berbahaya dan zat buangan yang tidak di perlukan. Contohnya karbon dioksida, yang kemudian diteruskan ke aliran darah ibu untuk kemudian dibuang oleh sistem dalam tubuh ibu.

5. Plasenta bertindak sebagai paru-paru

Plasenta berfungsi menyediakan 100 persen kebutuhan oksigen bayi. Sama seperti tubuh Anda yang menyediakan oksigen ke semua organ dan jaringan melaui aliran darah, tubuh Anda juga akan mengirimkan oksigen ke bayi melalui plasenta. Plasenta mentransfer oksigen yang diperlukan bayi ke tali pusar bayi untuk dialirkan ke aliran darah bayi. Jadi saat Anda bernapas, Anda juga bernapas untuk si kecil.

Baca Juga:

Share now :

Direview tanggal: Mei 15, 2017 | Terakhir Diedit: September 6, 2017

Sumber
Yang juga perlu Anda baca