Bayi Ternyata Sudah Mulai Belajar Bahasa Sejak Masih Dalam Kandungan, Lho!

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 13/01/2018 . 4 menit baca
Bagikan sekarang

Bayi ternyata sudah bisa mendengar semua suara yang ada di sekitarnya meski masih dalam kandungan. Itu sebabnya segera setelah dilahirkan, bayi bisa membedakan suara ibunya dengan suara orang lain. Selain belajar mendengar, ternyata bayi belajar bahasa juga, lho, selama di dalam rahim ibu!

Bayi belajar bahasa sejak dalam kandungan

Salah satu tanda yang bisa Anda perhatikan untuk mengetahui bahwa malaikat kecil Anda sudah “ahli” berbahasa sejak dalam kandungan adalah dengan mendengarkan tangisannya. Tangisan adalah bahasa yang digunakan bayi untuk berkomunikasi dengan orang di sekitarnya. Misalnya ketika ia merasa lapar, kedinginan, kesakitan, atau sedang sedih.

Namun ternyata, melodi tangisan setiap bayi itu tidak sama. Dilansir dari Science Daily, Kathleen Wermke, peneliti dari Universitas Wurzburg di Jerman, mengatakan bahwa irama tangisan bayi bisa berbeda-beda karena selama dalam kandungan, ia mendengar aksen ibunya saat berbicara.

Penelitian Wermke melibatkan rekaman suara tangis dari 60 bayi sehat selama lima hari setelah kelahiran — 30 bayi berkebangsaan Perancis (dengan bahasa ibu Perancis) dan 30 bayi berkebangsaan Jerman (dengan bahasa ibu Jerman). Bayi yang lahir dari Ibu berbahasa Prancis cenderung memiliki melodi tangisan yang tinggi, sedangkan bayi yang lahir dalam keluarga berbahasa Jerman cenderung memiliki melodi tangisan yang rendah.

Penelitian lain juga pernah membandingkan dua kelompok tangisan bayi, yaitu bayi keturunan Cina dan bayi keturunan Jerman. Setelah diamati melodi serta nada tangisannya, hasil penelitian tersebut menyatakan bahwa tangisan bayi yang berasal dari keturunan Cina memiliki melodi yang lebih bervariasi dibandingkan dengan bayi dari keluarga Jerman.

Hal ini menunjukkan adanya kesamaan dari aksen berbahasa yang sehari-hari dipakai oleh orangtuanya, karena bayi belajar bahasa ibu sejak masih dalam kandungan. Terlebih, ketika diberikan rangsangan suara dengan bahasa yang digunakan ibunya sehari-hari, hampir semua bayi merespon aktif. Sedangkan ketika diberikan rangsangan atau stimulasi suara yang menggunakan bahasa asing, bukan bahasa sehari-hari yang ia dengarkan, maka bayi-bayi tersebut tidak menunjukkan respon yang sama.

Yang didengar bayi selama dalam kandungan tetap diingat sampai dewasa

Bahasa yang didengar selama dalam kandungan pun ikut memengaruhi penyerapan diksi (pemilihan kata), kosakata, serta produksi suara bayi ketika ia besar nanti — meskipun perubahan lingkungan bahasa terjadi sebelum anak-anak dapat berbicara.

Ini dibuktikan dengan suatu penelitian yang mengamati sekelompok orang dewasa keturunan Korea yang lahir dan tumbuh besar di Belanda, tapi tidak bisa berbahasa Korea. Setelah diminta untuk tinggal selama 6-17 bulan di lingkungan khusus dengan orang-orang yang fasih bahasa Korea, pelafalan bahasa Korea mereka jauh lebih lancar daripada pengucapan orang keturunan Belanda asli yang fasih berbahasa Korea.

Dr. Patricia Kuhl di University of Washington mengungkapkan bahwa bayi mampu membedakan semua suara berbeda yang digunakan dalam semua bahasa dunia. Dalam enam bulan pertama kehidupannya, bayi sudah lebih baik dalam membedakan macam-macam suara yang digunakan dalam bahasa mereka sendiri dan menghilangkan ragam suara yang tidak biasa mereka dengar.

Misalnya pada bayi yang tumbuh di negara Jepang, seiring tumbuh kembangnya mereka akan kehilangan kemampuan untuk membedakan “L” dan “R” sehingga semua kata yang mengandung “L” menjadi “R”. Sementara bayi yang tumbuh besar di negara Korea akan cenderung mempertahankan kemampuan pengucapan “tal”, “dal”, dan “ddal”.

Bagaimana cara bayi belajar bahasa dalam kandungan?

Bayi belajar bahasa dimulai dari dalam kandungan, dengan mendengarkan musik atau cara bicara ibunya. Penelitian yang dilakukan oleh Pacific Lutheran University ini menyatakan bahwa pada usia kehamilan 10 minggu terakhir, bayi yang ada di dalam kandungan mendengar ketka ibu mengajaknya bicara, dan saat lahir ia memberikan respon bahwa ia mengerti apa yang dikatakan ibunya selama di kandungan.

Pasalnya, organ koklea (organ penting dalam indera pendengaran yang ada di telinga) janin sudah mulai berkembang di usia kehamilan 24 minggu dan terus berlanjut sampai kelahirannya. Kemudian, sensor pendengaran dan otak bayi sudah mulai berkembang ketika janin berusia 30 minggu. Mulai dari usia ini, otak bayi sudah mampu membedakan pola suara yang berulang dan menanamkannya pada ingatan sehingga kemudian mereka lontarkan ketika mereka mulai bisa berbicara.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Hai Para Suami, Ini 15 Tanda Istri Anda Sedang Hamil

Tak hanya wanita yang harus memerhatikan perubahan pada dirinya. Sebagai suami Anda juga harus peka melihat tanda istri hamil dan segera mempersiapkan diri.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Kesuburan, Kehamilan, Hidup Sehat 13/06/2020 . 6 menit baca

Benarkah Bahan Kimia Kosmetik Tingkatkan Risiko Autisme pada Janin?

Studi temukan bahwa bahan kimia tertentu dalam kosmetik bisa meningkatkan risiko autisme. Namun, benarkah demikian? Yuk, baca di sini.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Gangguan Saraf, Health Centers 28/05/2020 . 3 menit baca

Hal yang Harus Diketahui Jika Ingin Cepat Hamil Setelah Keguguran

Bukanlah hal yang mustahil jika Anda ingin segera kembali hamil setelah mengalami keguguran, tapi ketahui dulu beberapa hal berikut ini.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha
Kesuburan, Kehamilan 18/05/2020 . 5 menit baca

Menu Wajib Saat Puasa untuk Ibu Hamil

Puasa bukan menjadi alasan untuk membatasi ibu memberikan gizi yang tepat untuk janin.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Hari Raya, Ramadan 17/05/2020 . 4 menit baca

Direkomendasikan untuk Anda

cara memandikan bayi yang baru lahir

Agar Tidak Bingung, Berikut Cara Memandikan Bayi Baru Lahir

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Riska Herliafifah
Dipublikasikan tanggal: 25/06/2020 . 9 menit baca
aplikasi belajar bahasa efektif

Belajar Bahasa Asing Lewat Aplikasi, Apakah Efektif?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 25/06/2020 . 5 menit baca
kista saat hamil di usia tua

Apa yang Akan Terjadi Jika Muncul Kista Saat Hamil?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 19/06/2020 . 5 menit baca
depresi pasca melahirkan ayah

Ternyata Ayah Juga Bisa Kena Depresi Pasca Melahirkan

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 14/06/2020 . 5 menit baca