home

Apa keluhan Anda?

close
Tidak akurat
Susah dipahami
Yang lainnya

13 Cara Bangkit dari Depresi Setelah Kehilangan Bayi

13 Cara Bangkit dari Depresi Setelah Kehilangan Bayi

Kehilangan bayi tentu menjadi hal yang sangat menyedihkan bagi setiap calon orangtua, terutama ibu. Tak jarang rasa duka tersebut membuat Anda menjadi stres. Namun, jangan biarkan diri terjebak dalam kedukaan ya, Bu. Segeralah bangkit dan jalani kembali hidup. Tips-tips berikut semoga bisa membantu ibu menghadapinya.

Cara untuk bangkit dari depresi setelah kehilangan bayi

Bunuh diri covid-19

Mengutip Mayo Clinic, sekitar 10 hingga 20 persen ibu hamil mengalami keguguran dan kebanyakan wanita mengalami stres akibat duka yang berkepanjangan.

Berikut ini beberapa cara yang dapat dilakukan untuk berdamai dengan duka dan luka Anda.

1. Biarkan orang lain membantu Anda

Duka akibat kehilangan bayi memang ibu yang merasakan. Namun, bukan berarti orang di sekitar ibu tidak bisa memahami perasaan tersebut.

Keluarga dan sahabat tentu akan turut merasa sedih jika melihat keadaan ibu yang larut dalam duka. Oleh karena itu, libatkanlah orang lain dalam menghadapi duka yang ibu alami.

Mintalah dukungan dari orang-orang terdekat untuk bangkit dan terus melanjutkan hidup. Biarkan orang-orang yang tulus membantu ibu melewati duka ini.

2. Luapkan kesedihan Anda

Jangan biarkan ibu menyimpan segala rasa duka dan sedih itu terlalu dalam. Luapkanlah dengan air mata atau bahkan rasa marah.

Meluapkan perasaan lebih baik daripada ibu menyimpannya dalam hati dan berpura-pura baik-baik saja.

Selain itu, jangan sungkan untuk mencurahkan perasaan ibu pada orang lain agar merasa lebih lega.

3. Lanjutkanlah hidup meskipun menyimpan duka

Duka kehilangan bayi tentu menjadi pengalaman yang amat berat untuk siapa pun, termasuk ibu. Bahkan, duka tersebut mungkin tidak akan pernah hilang. Namun, bukan berarti ibu tidak bisa melanjutkan hidup.

Terimalah keadaan yang sudah ibu alami, simpanlah duka itu dan jalanilah hidup meskipun duka itu selalu ada. Intinya, jangan biarkan duka itu mengendalikan ibu.

4. Ucapkan kalimat positif

Jika terus menerus larut dalam kesedihan, pikiran ibu akan dipenuhi kalimat-kalimat negatif dan penuh penyesalan.

Pelan-pelan ubahlah kalimat itu menjadi kalimat-kalimat positif. Tetaplah optimis dalam menghadapi hari esok.

Cobalah untuk perlahan-lahan membawa sedikit saja bagian dari diri ibu untuk merasa ‘semua akan baik-baik saja’. Lama-kelamaan perasaan tersebut akan menjadi nyata.

5. Tunggulah sampai Anda siap berhubungan intim lagi

Kehilangan bayi mungkin juga akan membawa perubahan pada hubungan ibu dengan pasangan.

Ada pasangan yang dapat tetap berhubungan seks untuk membuat nyaman satu sama lain, tetapi ada juga yang merasa seks menjadi hal yang mengkhawatirkan dan membuat trauma.

Pasangan mungkin sudah menginginkan bayi lagi, tapi ibu belum siap. Jangan langsung berasumsi negatif, yang ibu perlukan adalah berbicara padanya.

6. Tetap intim dengan suami

Meskipun ibu belum siap berhubungan, keintiman tidak harus dilakukan dengan seks. Ibu dapat menjaga keintiman dengan pasangan seperti ciuman dan pelukan.

Meskipun perasaan ibu belum sepenuhnya lega, tetapi kontak fisik dapat membantu tubuh memproduksi hormon oksitosin. Hormon tersebut baik untuk mengurangi rasa sedih dan stres Anda.

Suami istri paruh baya mengalami perubahan gairah seksual

7. Membaca buku

Cara lainnya yang dapat ibu coba untuk mengatasi depresi dan stres akibat kehilangan bayi adalah membaca buku. Pilihlah buku yang bercerita tentang pengalaman orang lain dalam menghadapi keguguran yang dialaminya.

Dengan membaca buku, ibu dapat menyadari bahwa ibu tidak sendiri dalam menghadapi hal ini. Ibu juga dapat mengikuti tips-tips yang pernah dijalani oleh orang-orang tersebut.

8. Mengikuti komunitas

Yakinlah bahwa ibu tidak sendiri. Ibu bisa menemukan orang-orang yang pernah mengalami hal sama.

Cobalah untuk mencari forum diskusi di internet maupun di dunia nyata untuk berbagi pengalaman yang sama.

Mungkin rasanya memang sakit ketika membicarakan kesedihan ibu dengan orang lain. Namun, ibu pasti tidak menyangka dengan apa yang akan didapatkan ketika bergabung dengan komunitas yang memiliki pengalaman sama.

Betapa dukungan teman, kerabat, dan orang yang baru ditemui akan menguatkan hati ibu.

9. Abaikan komentar dari mereka yang tidak paham

Di saat ibu berduka karena kehilangan bayi, mungkin saja ibu mendapati beberapa orang yang tidak berempati bahkan melontarkan kalimat-kalimat yang menyakitkan.

Abaikanlah perkataan mereka dan hindari berinteraksi dengan orang yang tidak paham dengan permasalahan ibu. Lebih baik, bergaul dengan orang yang memahami keadaan ibu.

10. Menjalani konseling psikologis

Selain membicarakan dengan teman atau keluarga dekat, ibu mungkin bisa mencoba menjalani sesi konseling dengan psikolog.

Psikolog adalah orang yang ahli dalam bidang kejiwaan. Berkonsultasi dengan psikolog memungkinkan ibu mendapatkan saran terbaik yang tidak diperoleh dari orang lain.

11. Pertimbangkan kesehatan Anda

Boleh-boleh saja ibu meresapi kesedihan akibat kehilangan bayi. Namun, sebaiknya ketahui batasan diri ibu. Pasalnya, kondisi kejiwaan berpengaruh terhadap kesehatan tubuh secara keseluruhan.

Mengutip dari American Pregnancy Association, stres akibat keguguran dapat menyebabkan pusing, susah tidur, kehilangan nafsu makan dan sulit berkonsentrasi. Jika hal ini terus ibu biarkan, tubuh bisa jatuh sakit.

Kehilangan memang hal yang berat, bahkan ibu mungkin menyalahkan diri sendiri. Namun, cobalah untuk memaafkan dan menyayangi diri demi kesehatan ibu.

12. Siapkan diri untuk mencoba lagi

Meskipun pernah kehilangan bayi, bukan berarti ibu tidak bisa mencobanya lagi. Jadikan pengalaman keguguran atau kematian si kecil menjadi pengalaman berharga untuk dipelajari.

Sibukkan diri Anda untuk mencari tahu apa saja yang perlu dipersiapkan untuk kehamilan selanjutnya serta langkah-langkah untuk menghindari permasalahan yang sama.

pemeriksaan kesehatan wanita

13. Mendekatkan diri pada Yang Maha Kuasa

Hal lainnya yang sebaiknya perlu ibu ingat saat kehilangan bayi adalah dekatkan diri kepada Tuhan. Yakinlah bahwa bayi ibu kini ada pada-Nya dan ia berbahagia di sana.

Dekatkan diri pada Tuhan dengan berdoa. Mintalah agar Dia memberikan ketegaran dan kekuatan pada ibu untuk menjalani hidup dan bangkit dari rasa duka.

Kalkulator Masa Subur

Kalkulator Masa Subur

Memantau siklus haid, menentukan hari kesuburan dan lebih membantu Anda untuk merencanakan kehamilan lebih baik.

Kalkulator Masa Subur

Memantau siklus haid, menentukan hari kesuburan dan lebih membantu Anda untuk merencanakan kehamilan lebih baik.

Kalkulator Masa Subur

Berapa lama siklus haid Anda?

(hari)

28

Berapa lama Anda haid?

(hari)

7
Punya cerita soal kehamilan?

Ayo gabung dengan komunitas Ibu Hamil Hello Sehat dan temukan berbagai cerita menarik seputar kehamilan.


Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

After a Miscarriage: Surviving Emotionally – American Pregnancy Association. (2020). Retrieved 15 April 2021, from https://americanpregnancy.org/getting-pregnant/pregnancy-loss/miscarriage-surviving-emotionally-582/

Miscarriage – Symptoms and causes. (2019). Retrieved 15 April 2021, from https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/pregnancy-loss-miscarriage/symptoms-causes/syc-20354298

Brier, N. (2004). Anxiety After Miscarriage: A Review of the Empirical Literature and Implications for Clinical Practice. Birth, 31(2), 138-142. doi: 10.1111/j.0730-7659.2004.00292.x

DuBois, E., Backman, L., & Pizzoferrato, A. (2012). I never held you. [Charleston, SC]: [Ellen DuBois].

 Ilse, S., & Appelbaum, A. (2015). Empty arms. Maple Plain, MN: Wintergreen Press.

Home – Share Pregnancy & Infant Loss Support. (2021). Retrieved 15 April 2021, from https://nationalshare.org/

 

Foto Penulisbadge
Ditulis oleh Indah Fitrah Yani Diperbarui 27/06/2021
Ditinjau secara medis oleh dr. Damar Upahita