Apa Benar Merencanakan Caesar dari Jauh-Jauh Hari Lebih Baik Daripada Melahirkan Normal?

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum

Banyak ibu hamil yang tidak ingin merasakan rasa sakitnya melahirkan normal, sehingga mereka memilih untuk melahirkan caesar saja dari jauh-jauh hari. Katanya, melahirkan caesar yang direncanakan lebih dulu akan lebih nyaman dibandingkan harus menunggu kontraksi sebelum persalinan normal. 

Kenapa banyak ibu yang memilih merencanakan melahirkan caesar?

Pada dasarnya, operasi caesar diperlukan hanya pada situasi-situasi tertentu, seperti karena ukuran bayi dalam kandungan terlalu besar, panggul ibu terlalu sempit, atau karena posisi bayi sungsang sehingga akan sulit jika bayi dilahirkan dengan cara normal.

Namun, banyak ibu di luar situasi tersebut juga ingin melahirkan lewat caesar. Melahirkan caesar yang bisa dijadwalkan dari jauh-jauh hari membuat ibu merasa lebih nyaman dan tenang dalam menghadapi persalinan. Persalinan caesar yang direncanakan membuat ibu lebih bebas stres sehingga ia bisa mengontrol perasaannya. Ibu lebih bisa menikmati saat-saat mendekati persalinan tanpa harus merasakan waswas akan kontraksi yang bisa datang kapan saja.

Selain itu, ibu juga tidak perlu menunggu lama dan merasakan sakit, seperti jika ibu memilih melahirkan normal. Persalinan caesar juga dapat menghindari ibu dari vagina robek dan inkontinensia urin. Ditambah lagi, persalinan caesar juga memudahkan ibu dalam berkegiatan setelah melahirkan, termasuk merencanakan cuti setelah melahirkan.

Melahirkan caesar tidak selalu lebih baik dari persalinan normal

Walaupun mungkin Anda tidak akan merasakan sakit seperti persalinan normal dan tidak menunggu lama untuk melahirkan, namun melahirkan lewat caesar membatasi kendali Anda selama proses persalinan sehingga mungkin lebih berisiko tinggi terhadap komplikasi melahirkan. Berbeda dengan ibu yang melahirkan normal, ia akan memiliki kendali penuh atas dirinya. Dan, saat bayi berhasil dilahirkan, ini merupakan kepuasan tersendiri bagi ibu yang melahirkan normal.

Proses pemulihan setelah operasi caesar juga dapat berjalan lebih lama dibandingkan jika Anda memilih melahirkan normal. Hal ini mungkin akan membuat Anda kesulitan dalam memberikan ASI dan merawat bayi Anda yang baru lahir. Berbeda jika Anda melahirkan normal, proses pemulihan yang lebih cepat setelah melahirkan normal membuat Anda bisa menyusui bayi Anda segera.

Ibu yang melahirkan caesar bisa menghabiskan waktu lebih lama di rumah sakit, sekitar 2-4 hari, dibandingkan ibu yang melahirkan normal. Masa pemulihan sepenuhnya yang dibutuhkan oleh ibu yang melahirkan caesar juga bisa lebih lama, setidaknya dua bulan. Hal ini karena melahirkan caesar memberikan lebih banyak rasa sakit setelah melahirkan dan ketidaknyamanan di perut karena bekas luka bedah.

Bekas jahitan yang ditinggalkan setelah operasi caesar harus Anda rawat sampai benar-benar sembuh. Jika tidak dirawat dengan baik, hal ini mungkin bisa menimbulkan risiko infeksi. Anda mungkin harus membatasi aktivitas fisik Anda selama beberapa minggu untuk mendukung penyembuhannya.

Risiko melahirkan caesar meski bisa melahirkan normal

Anda juga perlu ingat bahwa begitu Anda memilih untuk melahirkan caesar sekali, maka pada kehamilan selanjutnya Anda cenderung harus melahirkan lewat caesar lagi. Operasi caesar dapat meningkatkan risiko Anda mengalami komplikasi di kehamilan berikutnya, seperti ruptur uteri yang bisa terjadi saat bekas jahitan caesar robek dan masalah pada plasenta. Karena banyaknya risiko dari persalinan caesar, banyak ahli menyarankan untuk lebih memilih melahirkan normal dibandingkan melahirkan caesar.

Baca Juga:

Share now :

Direview tanggal: Juni 28, 2017 | Terakhir Diedit: Agustus 15, 2017

Sumber
Yang juga perlu Anda baca