Apa keluhan Anda?

close
Tidak akurat
Susah dipahami
Yang lainnya

Mengenal Husband Stitch, “Jahitan untuk Suami” Setelah Wanita Melahirkan

Mengenal Husband Stitch, “Jahitan untuk Suami” Setelah Wanita Melahirkan

Beberapa waktu lalu sempat ramai dibahas di media sosial tentang husband stitch atau “jahitan suami”. Husband stitch adalah jahitan yang dilakukan pada vagina setelah melahirkan dengan tujuan mengencangkan kembali vagina yang robek setelah persalinan normal.

Namun ternyata, ada sejumlah dampak yang ditimbulkan oleh prosedur ini. Untuk lebih jelasnya, simak di artikel berikut.

Apa itu husband stitch?

mempercepat pembukaan persalinan

Beberapa wanita mungkin mengalami vagina robek saat persalinan normal.

Robekan ini biasanya terletak di perineum, yaitu area antara lubang vagina dengan lubang anus.

Melansir dari National Health Service, sekitar 9 dari 10 wanita mengalami vagina robek saat melahirkan normal untuk pertama kalinya.

Robekan ini biasanya terbentuk dengan sendirinya karena dorongan bayi yang mendesak keluar melalui vagina.

Namun, dalam kondisi tertentu, dokter mungkin sengaja membuat sayatan di perineum yang disebut episiotomi.

Ini dilakukan bila lubang vagina terlalu sempit atau posisi bayi tidak ideal saat persalinan, misalnya posisi sungsang.

Nah, untuk memperbaiki perineum yang robek (baik secara natural maupun akibat episiotomi), dokter akan memberikan jahitan di wilayah tersebut.

Jahitan ini disebut jahitan perineum.

Namun, ternyata ada beberapa dokter, bidan, atau petugas kesehatan lainnya yang menambahkan jahitan lainnya dengan tujuan estetika yang disebut husband stitch.

Husband stitch, atau dikenal juga dengan nama husband knot, adalah jahitan yang diberikan bukan pada area perineum, melainkan pada area vagina.

Beberapa tenaga medis mengatakan bahwa jahitan tersebut dilakukan untuk merapatkan kembali vagina yang robek setelah melahirkan.

Jahitan tersebut diyakini bertujuan untuk mengembalikan kepuasan seks suami karena mendapatkan vagina yang kencang kembali.

Di Indonesia, prosedur ini juga bisa disebut dengan istilah “jahitan suami”. Pasalnya, ini dilakukan semata untuk memenuhi kepuasan seks suami, bukan untuk keperluan medis.

Mirisnya, prosedur ini kerap dilakukan tanpa persetujuan bahkan tanpa diketahui oleh pasien yang bersangkutan.

Padahal, apa pun tindakan yang dilakukan oleh petugas kesehatan harus atas seijin dan sepengetahuan pasien.

Perlukah husband stitch dilakukan setelah melahirkan?

jahitan operasi

Mengutip jurnal Seminars in Plastic Surgery, praktik husband stitch sudah dilakukan sejak pertengahan tahun 1950 di Amerika Serikat dan Britania Raya.

Namun seiring waktu, prosedur ini menuai sejumlah kontroversi karena dianggap sebagai tindakan yang tidak perlu dan hanya menyulitkan wanita.

Dari segi medis, husband stitch sebenarnya tidak diperlukan karena tidak bermanfaat bagi kesehatan organ reproduksi ataupun kesehatan wanita secara umum.

Di samping itu, kendurnya otot-otot vagina merupakan hal yang wajar terjadi akibat proses persalinan.

Vagina yang kendur sebenarnya dapat mengencang kembali seiring waktu. Anda juga bisa melakukan senam kegel untuk mengencangkan kembali otot-otot vagina.

Di samping itu, jahitan suami hanya dilakukan di “pintu” vagina. Padahal yang berperan saat berhubungan seks adalah otot-otot vagina bagian dalam.

Jadi bisa disimpulkan bahwa jahitan suami sebenarnya tidak banyak berpengaruh terhadap kepuasan seks pria.

Di sisi lain, wanita yang menerima jahitan tersebut berisiko memperoleh sejumlah dampak, baik dari segi medis maupun psikologis.

Di sejumlah negara, tindakan ini dianggap ilegal dan terlarang untuk dilakukan.

Alasannya karena tidak memberikan manfaat apa-apa dan dinilai kurang etis bagi wanita.

Apa dampak husband stitch bagi wanita?

alat reproduksi wanita

Jahitan tambahan yang dibuat di vagina setelah melahirkan normal bukan hanya tidak bermanfaat, melainkan juga menimbulkan sejumlah dampak.

Berikut dampak husband stitch untuk wanita.

1. Prosedur tersebut sangat menyakitkan

Sejumlah wanita mengaku merasakan kesakitan yang luar biasa saat petugas kesehatan melakukan jahitan husband stitch pada vagina mereka.

Bahkan melansir National Organization for Women Foundation, banyak dari wanita tersebut mengaku bahwa rasa sakitnya itu melebihi sakitnya melahirkan.

2. Nyeri saat berhubungan intim

Berhubungan intim setelah melahirkan tentunya menjadi momen yang dinanti-nanti setelah melewati masa nifas.

Namun, sejumlah wanita yang telah menerima jahitan suami merasakan nyeri saat berhubungan seks.

Bahkan mereka merasa bahwa jahitan tersebut membuat vagina mereka lebih sempit daripada seharusnya.

3. Menyebabkan trauma psikologis

Beberapa wanita yang memperoleh husband stitch pada persalinan sebelumnya mengaku takut untuk melahirkan lagi karena khawatir vaginanya akan dijahit lagi.

Selain itu, mereka merasa trauma untuk berhubungan seks dengan suami karena nyeri yang mereka rasakan.

4. Berisiko komplikasi

Dari segi medis, husband stitch ternyata berisiko menimbulkan sejumlah komplikasi seperti rasa perih dan nyeri bahkan infeksi pada luka jahitan tersebut.

Mereka juga kemungkinan mengalami kesulitan mengontrol air kencing dan buang air besar.

Selain itu, bila memperoleh jahitan suami, wanita lebih berisiko untuk mendapatkan jahitan episiotomi pada persalinan berikutnya.

Apa yang sebaiknya Anda lakukan untuk menghindari husband stitch?

pemeriksaan dokter gastroenterologi

Meskipun di sejumlah negara prosedur husband stitch sudah dilarang. Namun, pada kenyataannya, di Indonesia masih kerap ditemui praktik ini.

Pasalnya, pihak yang berwenang belum menerapkan aturan yang tegas dalam melarang praktik ini sepenuhnya.

Selain itu, beberapa suami juga secara pribadi meminta dilakukan jahitan tersebut pada istrinya.

Oleh sebab itu, untuk menghindari husband stitch, sebaiknya Anda melakukan hal-hal berikut ini.

  • Berkomunikasi dengan suami mengenai efek dan risiko tindakan tersebut pada diri Anda.
  • Memastikan persalinan Anda dibantu oleh tenaga medis yang mematuhi kode etik dan peduli terhadap kepentingan wanita.
  • Membaca dengan baik informed consent sebelum melahirkan dan memastikan semua prosedur dilakukan atas persetujuan Anda.
  • Menyampaikan secara terbuka kepada dokter atau tenaga medis lainnya bahwa Anda tidak ingin menerima jahitan tersebut.

Beberapa oknum tenaga medis bisa jadi memberikan husband stitch tanpa persetujuan bila Anda dalam kondisi tidak sadar.

Oleh sebab itu, mintalah bantuan keluarga untuk menyampaikan kepada tenaga medis yang menangani Anda mengenai penolakan Anda terhadap tindakan tersebut.


Punya cerita soal kehamilan?

Ayo gabung dengan komunitas Ibu Hamil Hello Sehat dan temukan berbagai cerita menarik seputar kehamilan.


health-tool-icon

Kalkulator Hari Perkiraan Lahir-Hello Sehat

Gunakan kalkulator ini untuk menghitung hari perkiraan lahir (HPL) Anda. Ini hanyalah prediksi, bukan sebuah jaminan pasti. Pada umumnya, hari melahirkan sebenarnya akan maju atau mundur seminggu dari HPL.

Durasi siklus haid

28 days

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Dobbeleir, J., Van Landuyt, K., & Monstrey, S. (2011). Aesthetic Surgery of the Female Genitalia. Seminars In Plastic Surgery, 25(02), 130-141. doi: 10.1055/s-0031-1281482

The Objectification of Women’s Bodies in Healthcare: The Husband Stitch | National Organization for Women. (2021). Retrieved 1 March 2022, from https://now.org/blog/the-objectification-of-womens-bodies-in-healthcare-the-husband-stitch/

Episiotomy and perineal tears. (2020). Retrieved 1 March 2022, from https://www.nhs.uk/pregnancy/labour-and-birth/what-happens/episiotomy-and-perineal-tears/

Gün, İ., Doğan, B., & Özdamar, Ö. (2016). Long- and short-term complications of episiotomy. Journal Of Turkish Society Of Obstetric And Gynecology, 13(3), 144-148. doi: 10.4274/tjod.00087

Aesthetic Genital Plastic Surgery. Retrieved 1 March 2022, from https://www.plasticsurgery.org/cosmetic-procedures/aesthetic-genital-plastic-surgery

Foto Penulisbadge
Ditulis oleh Indah Fitrah Yani Diperbarui Apr 06
Ditinjau secara medis oleh dr. Damar Upahita