6 Cara Mudah Mengempiskan Badan yang Bengkak Setelah Melahirkan

Ditinjau secara medis oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 15/07/2018
Bagikan sekarang

Selama kehamilan, bukan hanya perut Anda saja yang membengkak tapi seluruh tubuh — termasuk wajah, lengan, dan kaki. Ini karena tubuh memproduksi sekitar 50% lebih banyak darah dan cairan dari biasanya untuk memenuhi kebutuhan bayi yang sedang bertumbuh. Sekitar 25% dari pertambahan berat badan saat hamil berasal dari ekstra cairan tersebut. Pembengkakan tubuh ini bisa bertahan hingga beberapa minggu setelah melahirkan, yang disebut sebagai edema postpartum. Lantas, bagaimana mengempiskan badan yang bengkak setelah melahirkan?

Penyebab badan jadi bengkak setelah melahirkan

Berat badan air yang sudah ada sejak kehamilan tidak serta-merta bisa langsung hilang setelah melahirkan. Pembengkakan badan bisa bertahan hingga satu minggu atau lebih setelah melahirkan, tapi ini adalah hal yang wajar.

Salah satu hal yang memengaruhinya adalah ukuran rahim yang masih membesar dan belum seoenuhnya kembali ke ukuran semula serta masih tersisanya kelebihan hormon progesteron dari masa kehamilan. Progesteron bersifat menyerap garam natrium dan air sehingga membuat badan Anda membengkak selama dan setelah kehamilan.

Berat badan air setelah melahirkan juga bsa diakibatkan oleh masukan cairan infus selama proses persalinan, terutama jika Anda melahirkan lewat caesar.

Lantas, bagaimana caranya mengempiskan badan bengkak setelah melahirkan agar kembali seperti sedia kala?

Cara mengempiskan badan bengkak setelah melahirkan

1. Makan makanan yang sehat

Pengaturan makan tidak hanya penting dilakukan semasa hamil, tapi juga setelahnya. Pola makan yang tepat dapat membantu Anda menghilangkan berat badan air yang bikin tubuh bengkak setelah melahirkan.

Makanlah makanan yang kaya protein dan karbohidrat kompleks, serta serat dari buah-buahan dan sayuran segar. Selain itu, makanan kaya kalium (ubi manis, kentang, yogurt, jus jeruk asli, brokoli, pisang, dada ayam, tuna, kismis, susu sapi rendah lemak) juga bisa membantu mengempiskan pembengkakan.

Hindari makanan olahan karena mengandung natrium tinggi yang justru memicu pembengkakan edema makin parah.

2. Minum banyak air putih

Satu studi menemukan bahwa minum 2 liter air putih per hari dapat membakar sekitar 95 kalori. Penelitian lain menunjukkan bahwa minum banyak air putih juga penting untuk kesehatan hati dan ginjal, yang dapat mengurangi bengkak setelah melahirkan akibat kelebihan berat badan air.

Selain itu, banyak minum air putih juga memicu Anda untuk bolak-balik buang air kecil untuk membantu mengeluarkan cairan yang masih ditahan dalam tubuh.

3. Olahraga rutin

Olahraga apapun akan membuat Anda mengeluarkan keringat, yang berarti Anda akan kehilangan kelebihan cairan tubuh. Itu kenapa olahraga bisa menjadi salah satu cara terbaik untuk mengurangi berat badan air setelah melahirkan. Satu jam berolahraga dapat menguras hingga dua liter berat air dalam tubuh.

Olahraga juga bisa membantu jantung bekerja lebih efisien untuk memompa darah sehingga sirkulasinya lebih lancar ke seluruh tubuh.

Untuk memilih aktivitas olahraga apa yang ingin dan boleh dilakukan setelah melahirkan, ada baiknya untuk berkonsultasi terlebih dahulu pada dokter Anda.

4. Pijat

Pijat badan dengan lembut juga bisa melancarkan sirkulasi dan mengurangi kelebihan cairan. Anda bisa memijat kaki dengan lembut mulai dari bawah hingga ke atas, pakai minyak pijat seperti minyak biji anggur atau minyak zaitun. Sebaiknya jangan pakai minyak esensial aromaterapi.

5. Angkat kaki saat berbaring

Setelah melahirkan, Anda akan lebih banyak menghabiskan waktu dengan berbaring — entah untuk istirahat sejenak atau menyusui bayi. Nah ketika berbaring, angkat kedua kaki Anda lebih tinggi dari pinggul untuk membantu mengempiskan bengkak. Tahan posisi ini minimal selama 30 menit. Kalau pegal atau tidak kuat, Anda bisa angkat dan senderkan kedua kaki Anda di tembok, dan sangga pinggul dengan bantal empuk.

Juga, hindari berdiri terlalu lama. Ketika memang harus berdiri lama, cobalah segera beristirahat kembali setelahnya.

Saat duduk atau berbaring, jangan silangkan kaki karena ini bisa menghambat kelancaran aliran darah di tubuh bagian bawah.

6. Gunakan sepatu yang nyaman

Ketika Anda ingin bepergian, pilihlah sepatu yang paling nyaman untuk Anda berjalan dan tidak menekan kaki terlalu kencang. Hindari pakai sepatu hak tinggi selama sedang dalam masa pemulihan setelah melahirkan.

Hindari pula pakai pakaian yang terlalu ketat di sekitar pergelangan tangan dan pergelangan kaki. Sebaliknya, pilih pakaian longgar sehingga tidak menekan badan dan menghambat sirkulasi darah

Kapan harus pergi ke dokter?

Tubuh yang bengkak setelah melahirkan memang bukan tanda penyakit serius dan bisa mereda dengan sendirinya. Akan tetapi, segera konsultasikan ke dokter jika pembengkakan sudah terjadi terlalu lama dan ditambah dengan gejala lain seperti:

  • Rasa nyeri yang terus meningkat
  • Kesulitan bernapas
  • Urin yang sangat sedikit
  • Jantung berdegup kencang
  • Demam
  • Kemerahan
  • Tercium bau busuk

Gejala-gejala di atas bisa menandakan penyumbatan pembuluh darah dan komplikasi lain yang lebih serius.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

10 Tips Mudah untuk Sembuhkan Kaki Bengkak Setelah Melahirkan

Kaki bengkak bisa mulai terjadi selama kehamilan, bahkan terus bertahan sampai setelah melahirkan. Apa penyebabnya? Dan adakah cara untuk memulihkannya?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Melahirkan, Kehamilan 16/08/2019

Mengenal Sindrom Angioedema, Pembengkakan Pada Kaki Hingga Organ Intim

Pembengkakan pada mata, bibir, tangan, kaki, hingga alat kelamin dapat terjadi akibat sindrom angioedema. Yuk, kenali lebih dalam kondisi ini.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji

Usai Melahirkan Malah Sakit Punggung? Ini 5 Cara Mengatasinya

Berbagai keluhan dapat timbul pascapersalinan, termasuk sakit punggung setelah melahirkan. Agar tidak mengganggu, ini 5 tips mengatasinya.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Diah Ayu
Melahirkan, Kehamilan 24/04/2019

Jadi Susah Menahan BAK Setelah Melahirkan? Ini 6 Cara Mengatasinya

Anda merasakan keinginan untuk pipis yang tak tertahankan seusai persalinan? Cobalah tips berikut untuk mengatasi inkontinensia setelah melahirkan.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Melahirkan, Kehamilan 05/04/2019

Direkomendasikan untuk Anda

ayah ibu depresi postpartum

5 Peran Ayah dalam Membantu Ibu yang Mengalami Depresi Postpartum

Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 01/06/2020
sindrom sheehan

Sindrom Sheehan dan Hal yang Perlu Anda Ketahui Tentangnya

Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 02/03/2020
afirmasi positif ibu hamil dan melahirkan

Manfaat Afirmasi Positif Ibu Hamil dan Ibu Melahirkan Bagi Kesehatan Jiwanya

Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Dipublikasikan tanggal: 30/01/2020
masalah kulit setelah melahirkan

4 Masalah Kulit yang Mungkin Muncul Usai Melahirkan

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 29/09/2019